
Seperti sebelumnya, Ara meninggalkan Sanaya di sekolahnya. Ia memilih ke toko roti dari pada menunggu di sekolah. Ia merasa
malas jika harus berhadapan dengan ibu-ibu rempong.
Siang ini saat Sanaya sudah waktunya pulang, maka
Arak an kembali lagi ke sekolah Sanaya. Ia turun dari mobil dan melihat ibu-ibu
rempong sedang berkerumun membuat Ara tertarik untuk ikut melihat, ara pun
menghampiri ibu-ibu rempong itu.
“Ada apa?’ Tanya Ara pada salah satu orang yang ada di sana.
“Lihat tuh …, ihhhh ganteng banget …!”
“Siapa?”
“Ada wali murid, gantengnya nggak ketulungan …, mau
banget jadi istrinya deh!”
Palingan juga gantengan suamiku ….
“Lihat tuh bun, dia datang sama pengawalnya …!”
“pengawal?”
Ternyata ada yang orang yang kayak Agra, ke sekolah pakek pengawal ….
Ara tidak tertarik lagi untuk melihatnya, Ara
berbalik dan hendak duduk di sebuah bangku tempat menunggu anak-anak, tapi
langkahnya terhenti saat matanya menangkap sebuah mobil yang begitu ia kenali.
“Itu mobil …, kenapa di sini?” gumam Ara, dengan
cepat ia menoleh ke kerumunan ibu-ibu itu. Mereka begitu mengagumi sosok yang
katanya begitu tampan.
Ara dengan cepat berbalik dan menerobos kerumunan,
ia tertegun di tempatnya, mulutnya menganga, tapi dengan cepat juga segera
menutupnya dengan telapak tangannya.
“hubby …!”
Mata Ara melotot saat melihat ibu-ibu rempong itu saling berebut untuk foto bersama dengan Agra, dan ternyata agra juga
__ADS_1
melayaninya. Walaupun kaku ia tetap tersenyum.
“Dasar …, tukang tebar pesona!” Ara meremas
tangannya, ingin sekali meremas wajah suaminya yang sok tampan itu.
“Bukannya menolak, dia malah tebar pesona seperti itu, dasar playboy!”
Teng teng teng
Bell sekolah berbunyi menandakan sekolah telah usai,
anak-anak keluar dari kelasnya. Begitu pun dengan Sanaya.
“Pap …!” Sanaya begitu senang karena papinya yang
menjemput.
“Sayang ….!” Agra memeluk putrinya membuat ibu-ibu
rempong itu membuat jarak, mereka tampah terpesona melihat kedekatan Agra
dengan Sanaya.
“Aihhhh ….., suami idaman banget sih …!”
“Kami permisi ibu-ibu …!” Agra berpamitan pada
begitu maskulin.
Ara mengurungkan niatnya untuk menjemput Sanaya di
depan kelasnya, ia memilih menunggu putri dan suaminya di depan mobil, ia
melipat tangannya di depan dada, wajahnya begitu kesal.
“Pap …, itu momi!” Sanaya menunjuk ke arah Ara.
“Iya sayang …, kita ke sana, momi kamu pasti seneng lihat papi pulang!”
“Iya pap!”
Mereka pun menghampiri Ara, Agra segera mencium pipi
Ara, tapi Ara tetap diam membuat Agra dan Sanaya menggunakan mode bertanya
dengan ekspresi wajahnya.
“Ayo masuk sayang!” Ara segera meraih tangan Sanaya dan mengajaknya masuk. Ia duduk di depan.
Agra yang masih bingung segera ikut masuk ke dalam mobil, ia meminta anak buahnya untuk pulang lebih dulu, ia ingin mengajak
__ADS_1
Sanaya dan Ara jalan-jalan sebentar.
Agra menjalankan mobilnya, tapi wanita di sampingnya masih tetap diam, membuat Sanaya dan Agra bingung.
“Ada apa sih sayang …, suami pulang kok malah di diemin!” ucap Agra sambil tangan satunya terulur menyentuh pipi istrinya tapi
segera di tepis oleh Ara.
“Nay …, bilang sama papimu. Nggak usah lagi datang datang ke sekolah kamu!”
Sanaya yang masih tak mengerti hanya menatap papi dan maminya bergantian bingung.
“Memang kenapa sayang, papi nggak bikin masalah kan
sayang tadi?” Tanya Agra pada putrinya itu.
“Enggak pap …!”
“Tuh …, Nay saja tahu kalau papi nggak bikin
masalah!”
Melihat suaminya yang tanpa dosa dan nggak merasa
bersalah membuat Ara bertambah kesal, Ara pun memalingkan wajahnya, ia memilih
melihat ke luar.
“Dasar …, suka tebar pesona. Sama lanjutin aja tebar
pesonanya!” gumam Ara. Mendengarkan gumaman Ara membuat Agra tersenyum.
“Ohhh …, ceritanya istriku ini sedang cemburu ya!” goda Agra.
“Nggak siapa juga yang cemburu, aku hanya nggak suka
ada orang tebar pesona!”
“Baiklah …, maaf-maaf …!”
“Tapi mom …., Nay suka kalau papi ke sekolah Nay …!”
Bersambung
Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya
Follow Ig aku ya
tri.ani.5249
Maaf ya untuk beberapa hari ini akan slow aku date ya, mohon di maklumi
__ADS_1
Happy Reading 😘😘😘😘😘