
Setelah satu minggu di rumah sakit akhirnya Abimanyu
diperbolehkan untuk pulang.
“Maaf tuan, saya ijin pulang cepat karena Abimanyu akan pulang!” ijin pak Mun pada Agra saat mengantarkan Agra kembali ke kantor
setelah meeting.
“Benarkah …, baiklah kita langsung putar balik saja pak Mun!”
“Maksud tuan?”
“Aku akan ikut!”
Mendengar ucapan tuannya, pak Mun hanya bisa pasrah.
Ia pun memutar kembali mobilnya meninggalkan pelataran kantor. Mobil itu
kembali melaju memecah keramaian jalan di tengah teriknya matahari menuju ke
rumah sakit.
Sesampai di rumah sakit ternyata dokter sudah
memperbolehkan Abimanyu pulang, Abimanyu bersiap untuk segera pulang. Agra dan
pak Mun tak perlu menunggu lagi, mereka langsung pulang.
Istri pak mun mengantarkan Abimanyu untuk
beristirahat di dalam kamarnya. Sedangkan Agra dan pak Mun duduk di depan, tak
berapa lama istri pak Mun kembali dengan membawakan dua cangkir kopi.
“Silahkan diminum tuan!”
“Terimakasih!”
“Maaf tuan, saya tinggal ke dalam lagi!”
“Silahkan!”
Kini tinggal pak Mun dan Agra yang mengobrol di ruang tamu. Istri pak mun sedang sibuk di dapur.
“Pak Mun, saya ingin menanyakan sesuatu!”
__ADS_1
“Silahkan tuan!”
“Beberapa waktu lalu, saya sempat melihat foto Viona di kamar abimanyu!”
Ucapan Agra membuat pak Mun tersentak, ia tidak menyangka jika tuannya akan melihat foto itu, padahal selama ini dia sudah
cukup menyembunyikan kenyataan ini.
“Apa pak Mun ingin menjelaskan sesuatu padaku?” pria itu bertanya dengan penuh ketegasan, walaupun wajahnya tak sedingin sahabatnya tapi wibawanya membuat siapapun yang berhadapan dengannya harus berpikir
puluhan kali untuk berurusan dengan pria itu.
“maafkan saya tuan, saya tidak bermaksud
menyembunyikan semuanya pada tuan!”
“Aku tahu, tapi jika tidak keberatan, pak Mun bisa menceritakan semuanya.”
Flash Back
Sembilan tahun yang lalu
Putra pertama pak mun yang bernama Resky tama. Dia lulus S2 dengan nilai terbaik, ia mendapat tawaran pekerjaan di sebuah
perusahaan fasion ternama, karena prestasinya, karirnya semakin baik.
pertemuan mereka semakin intens karena pekerjaan mereka menuntut untuk mereka
sering bertemu.
Lambat laun Resky memiliki perasaan pada wanita cantik itu, Resky sering sekali menyatakan perasaannnya pada gadis itu, tapi
sepertinya gadis itu sengaja menggantungnya. Tapi perlakuan Resky tidak pernah
mendapat penolakan, mereka bahkan sering melakukan hubungan layaknya suami
istri, Resky mengajak gadis itu menikah tapi gadis itu selalu menolaknya.
Hingga suatu hari Resky mengajak gadis itu ke rumah untuk di perkenalkan dengan keluarganya. Pak Mun mengenali siapa gadis itu, dia adalah Viona. Pacar tuannya, bagaimana ia bisa merestui hubungan mereka,
sedangkan saat itu tuannya sedang menempuh pendidikan di luar negri.
Penolakan pak Mun membuat Resky marah, ia memutuskan untuk keluar dari rumah. Memilih bersama wanita itu.
Hingga dua tahun kemudian pak mun mendapat berita jika putranya ,mengalami kecelakaan, pak Mun dan istrinya segera menemuin putranya di rumah sakit.
__ADS_1
“Ayah …, maafkan putramu ini yang tidak berbakti. Aku mencintai Viona yah, apa ayah tau sebentar lagi ayah akan menjadi seorang
kakek! Tolong jaga putraku ya yah ….!”
Ucap pria itu dengan terbata-bata, setelah mentakan hal itu ia menghembuskan nafas terakhirnya. Pak Mun kehilangan putranya untuk
selamanya.
Setelah putranya tiada, pak Mun pun mencari
keberadaan Viona. Gadis itu seperti menghilang di telan bumi, pak Mun hamper
saja menyerah.
Tapi ternyata yang di cari datang sendiri dengan membawa seorang bayi di gendongannya. Pak Mun tahu itu pasti cucunya.
“Saya datang ke sini karena bayi ini! Saya akan
menyerahkan bayi ini pada kalian tapi dengan satu syarat!”
“Apa syaratnya?”
“Jangan katakan pada siapapun bahwa bayi ini adalah anakku, termasuk pada keluarga Agra!”
“dasar wanita rubah, kau ini tidak pantas di sebut sebagai seorang ibu!”
“Jika kalian tidak mau, aku akan membuang bayi ini hingga siapapun tidak akan dapat menemukannya, kalian mengerti!”
“Baiklah …, tapi jangan harap setelah ini kau akan bisa mendapatkan putramu kembali!”
‘tentu …, aku tidak menginginkannya! Tapi aku
memegang janji kalian, kalau sampai ada yang mengetahuinya aku akan melakukan hal yang tidak pernah kalian duga!”
Akhirnya wanita itu meninggalkan bayinya bersama keluarga pak Mun, semenjak saat itu nama Viona tidak pernah lagi di sebutkan
dalam keluarga itu. Pak Mun menamia cucunya itu dengan nama Abimanyu agar dia
menjadi anak yang kuat seperti abumanyu.
Bersambung
Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya
Follow Ig aku ya
__ADS_1
tri.ani.5249
Happy Reading 😘😘😘😘