
Dua bulan berlalu ocha dan arman tidak saling bertemu.
Ocha sudah tidak lagi bersedih, cintanya untuk arman sudah menghilang saat ia tahu arman berselingkuh dengan aulia.
Aulia memilih pindah ke rumah baru bersama kedua orang tuanya sementara rumah yang dulu ia tinggali bersama arman ia jual karena tak ingin mengingat kenangan dengan mantan suaminya itu.
Satu bulan yang lalu ia mendapat kabar dari pihak HRD kalau arman melamar kerja di perusahaannya.
Berhubung ia memerlukan karyawan sebagai manajer akhirnya ia mau menerima arman jadi karyawannya.
Arman berhasil mendapat pekerjaan baru namun ia tak sadar selama sebulan ini telah bekerja sebagai karyawan di perusahaan Prabowo Corp.
Yang di pegang oleh ocha sendiri sang mantan istri.
Pagi ini ocha mengadakan briefing pagi bersama karyawan lainnya membahas semua rencana penjualan produk mereka ke luar negeri.
Ketika briefing pagi selesai ocha mendengar beberapa karyawannya sedang bergosip bahwa arman pasti menyesal telah berpisah dengannya.
Entah dari mana mereka tau hubungan masa lalunya itu,ocha tak mau ambil pusing ia berjalan menuju ke ruangannya.
Arman tidak berangkat ke kantor karena hari ini ia sedang melangsungkan pernikahannya dengan aulia.
Dan mereka kini hanya tinggal di kontrakan pinggiran kota.
**Di kediaman arman dan aulia sudah berkumpul sebagian tetangga,para saksi dan penghulu yang akan menyaksikan pernikahan keduanya.
Arman dan aulia duduk bersebelahan di depan penghulu.
Aulia menyewa seseorang untuk menjadi wali nikahnya karena orang tuanya sudah tiada.
"Saya terima nikah dan kawinnya aulia Maharani binti Alm.galih kusuma dengan mas kawin emas 10 gram dan uang sejumlah satu juta rupiah di bayar tunai"arman mengucapkan ijab qabul dengan lantang karena ini bukan kali pertama untuknya.
"Bagaimana para saksi Sah?"tanya pak penghulu.
"Sah!"jawab para saksi serempak.
Aulia tersenyum senang keinginannya untuk menikah dengan arman bisa tercapai.
Walaupun hanya hidup sederhana namun ia tak khawatir karena memiliki tabungan yang cukup banyak tanpa sepengetahuan arman.
Setalah ijab qabul mereka saling memasangkan cincin pernikahan.
Arman mencium kening aulia lalu aulia mencium tangan arman yang sudah sah menjadi suaminya.
Acara mereka hanya di lakukan dengan sederhana saja jadi selepas acara akad tidak ada acara resepsi lagi.
Impian aulia untuk menikah di gedung mewah dan di hadiri banyak tamu harus pupus begitu saja.
Malam harinya,arman ingin meminta haknya sebagai suami kepada aulia.
Karena hampir selama sebulan ini mereka tidak bertemu dengan alasan di pingit, padahal aulia sedang sakit.
__ADS_1
Ya *********** terasa sangat gatal dan bau.
"Iya mas sebentar aku ke kamar mandi dulu ya,mau pipis?"ucap aulia segera menutup pintu kamar mandi.
Aulia segera membersihkan **** ************* dengan pembersih khusus daerah sensitifnya sebelum ia berhubungan dengan arman.
"Aulia sayang,ayolah jangan terlalu lama di dalam kamar mandi.
Aku sudah tidak tahan"ucap arman sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi.
"Iya mas tunggu, sebentar lagi aku selesai".
Aulia segera menyiram dan mengelap daerah sensitifnya.
Di rasa sudah cukup wangi,ia lalu memakai baju dinas malam untuk menservice suaminya malam ini.
Ceklek
Aulia membuka pintu kamar mandi dengan menggunakan lingerie warna merah menyala membuat arman terpaku melihatnya.
Ya walaupun ia dan aulia sering melakukannya namun ia masih tetap bergairah melihat aulia dengan penampilan seperti itu.
"Mas arman!"panggil aulia lirih namun terdengar oleh arman karena jarak di antara keduanya yang dekat.
"Sayang kamu cantik sekali,kamu tau sekali cara memanjakan ku"ujar arman sembari mendekatkan wajahnya pada aulia.
Lalu mencium bibir aulia dengan sangat lembut mereka terus berciuman sambil berjalan ke arah ranjang dengan perlahan arman merebahkan tubuh aulia ke kasur.
Perlahan kecupan itu beralih ke leher dan dada aulia memberikan sentuhan lembut di sana bermain dengan bulatan kecil kenyal milik sang istri.
"Ehmm terus mas,ini enak"suara aulia semakin membuat nafsu arman meluap-luap.
Ia menghentikan aktivitasnya sejenak lalu menanggalkan semua pakaiannya.
Sehingga tubuh mereka berdua polos tanpa sehelai benangpun.
Aulia meraih dan mengulum batang keperkasaan arman yang sudah berdiri tegak bagai tiang bendera.
Dengan lembut ia segera mengulumnya sembari memberikan gerakan yang membuat arman memejamkan matanya merasakan kenikmatan.
"Ah terus aulia terus sayang ya seperti itu"ucap arman sambil terus memegang kepala aulia untuk memaju mundurkan.
Lima belas menit kemudian arman sampai pada puncaknya tak ingin terbuang sia-sia aulia menelan semua cairan yang keluar dari batang berurat itu.
Mereka berganti posisi dengan arman yang sudah mengukung aulia di bawahnya.
Lalu mereka melanjutkan pergumulan panas malam pertama tentunya sebagai pasangan yang halal.
**Tiga hari sudah arman mengambil cuti menikah,lalu ia mulai bekerja begitupun dengan aulia.
Aulia masih berkerja sebagai pegawai bank karena ia tahu mencari pekerjaan saat ini sangat lah sulit.
__ADS_1
Pagi sampai sore ia bekerja di bank sementara malam hari ia gunakan untuk menjalankan pekerjaan sampingan yaitu melayani pelanggannya.
Ia mendapat kan banyak uang dari perkejaan sampingnya itu.
Tentu saja hal itu tanpa di ketahui oleh arman karena arman sibuk bekerja di perusahaan ocha.
**Arman sudah bangun dan bersiap kembali bekerja.
Ia keluar dari kamar menuju dapur lalu membuka tudung saji namun kosong tidak ada makanan di meja.
Lalu ia membuka kulkas hanya ada air putih dan susu.
Sedangkan arman yang terbiasa sebelum kerja untuk sarapan dulu.
Lalu dimana aulia?.
Jelas saja aulia masih terlelap karena memang ia tak pernah memasak,memilih untuk membeli makanan di luar karena tak ingin repot.
Arman kembali menuju kamar untuk membangunkan istrinya.
"Sayang, buatkan aku sarapan dan susu coklat.
Aku lapar mau sarapan dulu sebelum kerja"teriak arman membangunkan aulia.
"Aku masih ngantuk mas,ini masih pagi jangan berisik deh.
Kita gak punya stok makanan di kulkas,jadi aku gak masak.
Lebih baik mas berangkat lalu mampir beli sarapan dulu.
Jangan lupa tinggalkan uang belanja untuk beli bahan makanan nanti"ucap aulia dengan mata terpejam.
"Heemm".
Arman bersungut karena kesal dan meninggalkan uang 500ribu di meja sebelum berangkat ke kantornya.
Sebelum ke kantor arman mampir dulu ke warung nasi uduk di pinggir jalan untuk mengisi perutnya sebelum bekerja.
Sesampainya di kantor arman mendapati berkas yang menumpuk di meja kerjanya karena ia cuti selama tiga hari kemarin.
Ia melihat arvin bawahannya sedang berjalan menghampirinya.
"Selamat pak arman atas pernikahan ke duanya,semoga bapak bahagia dengan pasangan yang baru".
"Tentu saja saya bahagia,saya menikahi wanita yang saya cintai".
"Ini ada hadiah kecil dari kami pak"ucap arvin memberikan kotak itu pada arman.
"Apa ini"tanya arman tanpa sungkan langsung membuka kotak itu yang berisi selimut bulu.
"Heh hanya sebuah selimut".
__ADS_1