Pembalasan Istri Yang Tersakiti

Pembalasan Istri Yang Tersakiti
Memiliki Bukti


__ADS_3

Regan kini sudah sampai di dalam rumahnya yang nampak sepi.


"Sayang aku pulang?"teriak regan lalu berjalan menuju kamarnya.


Seva sengaja diam di dalam kamar walaupun dirinya mendengar panggilan suaminya yang baru sampai di rumah.


Regan membuka pintu dan melihat sang istri sedang duduk di sofa sambil bermain dengan ponselnya.


"Sayang aku cari kamu sejak tadi loh.


Aku panggil juga kok kamu gak jawab?"tanya regan heran.


"Untuk apa mas cari aku?"jawab seva ketus.


"Apa maksud kamu sayang?".


Regan merasa aneh dengan sikap istrinya yang cuek dan tidak peduli terhadapnya.


Seva tak menjawab kini melempar sebuah foto aulia yang ia letakkan di dalam lemari pakaiannya.


Mata regan membulat melihat foto aulia masih ada di sana.


"Sayang ini,..


"Kamu mau mengelak apa lagi mas, waktu itu aku tau kamu chatting sama perempuan dan ternyata perempuan itu aulia.


Jadi benar kamu berselingkuh dengan aulia selama ini"terang seva dengan mata memerah menahan amarahnya.


"Dengarkan penjelasanku dulu sayang,itu memang foto aulia.


Aku dan dia memang dekat tapi kami sudah tidak ada hubungan apapun saat ini.


Aku benar-benar menyesal sayang.


Percaya sama aku ya?"terang regan mencoba memberikan pengakuan pada sang istri.


"Lalu ini apa mas,kalian bahkan pernah bermalam di hotel?".


Seva kembali menunjukkan foto regan dan aulia ketika sedang di sebuah hotel.


"Cih menjijikkan kalian pernah tidur bersama rupanya".


Regan hanya diam menunduk kesalahan terbesarnya adalah mengkhianati sang istri.


"Aku mau kita berpisah saja mas"ucap seva merasa tak terima.


"Jangan lakukan itu sayang,aku tidak mau hubungan kita hancur.


Kamu gak kasian sama anak-anak kita,aku sudah bertobat sayang sungguh"ucap regan memohon.


Seva mengemasi barang-barangnya ke dalam koper lalu segera keluar dari kamarnya.


"Seva tunggu jangan tinggalkan aku dan anak-anak kita.


Apa lagi sekarang kamu lagi hamil".


Regan berjalan mengikuti seva berusaha untuk mencegahnya agar tak pergi dari rumahnya.


"Siapa bilang aku akan pergi sendiri mas,aku akan pergi mengajak anak-anak.


Aku gak mau mereka tau sikap bejat ayah kandungnya sendiri"umpat seva yang sudah terlanjur kesal.


"Ada apa ini regan?"tanya sang ibu.


"Seva untuk apa kamu membawa koper segala?".


"Seva ingin tinggal dengan orang tuaku aja di bandung mah"jawab seva.


"Kenapa tiba-tiba kamu ingin tinggal di sana,apa yang sebenarnya terjadi?"tanya siti bingung.

__ADS_1


"Mas regan telah bermain gila dengan aulia mah?"tutur seva sendu.


"Apa,ini tidak mungkin.


Apa benar yang di katakan oleh seva regan?"tanya siti dengan nada tinggi.


Melihat regan hanya diam dan menunduk membuat siti semakin kesal.


"REGAN JAWAB MAMAH!"bentak siti.


"Maafkan regan mah,regan khilaf?".


"Apa menariknya aulia sampai kamu berselingkuh dengannya?.


Istrimu sedang hamil regan,apa kamu tidak memikirkan perasaannya saat ini?".


"Jadi kamu menjalin hubungan dengan aulia, bagaimana dengan rena?"timpal hendro.


"Siapa lagi rena?"tanya siti menatap tajam kearah suaminya.


"Dia teman kencan regan".


Plak!


"Keterlaluan kamu mas,kamu bahkan memiliki wanita simpanan lain.


Kamu jahat mas?".


Seva menitikkan air matanya lalu mengajak kedua anak-anaknya untuk ikut dengannya.


"Seva aku mohon jangan pergi, jangan tinggalkan aku sendirian di sini?".


Regan berusaha mencekal pergelangan tangan seva agar seva tak pergi dari rumahnya.


"Papah"panggil risma anak bungsu regan yang menangis di gendongan istrinya.


"Risma sayang"panggil regan lirih ia memegang tangan kecil itu namun segera di tepis oleh seva.


"Papah ikut kita kan mah?"tanya gadis kecil itu.


"Kak,kamu ajak masuk adek kamu masuk ke dalam taksi dulu ya.


Nanti mamah akan segera menyusul kalian"pinta seva pada putri pertamanya.


"Dek,ayo ikut kakak kita main ke rumah nenek ya?"ajak sang kakak.


Sang adek mengangguk dan menurut mengikuti langkah kakaknya.


Sebelum pergi putri sulungnya melihat sesaat ke arah sang papah.


Ia yang baru masuk SMP sudah paham apa yang terjadi pada kedua orangtuanya.


"Seva aku mohon jangan pergi?".


"Ini mas,aku kembalikan kartu kredit milik kamu?"ucap seva menyodorkan kartu itu pada suaminya.


"Tapi,kamu membutuhkan ini untuk anak kita.


Jangan pergi seva, tolong beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya"ucap regan memelas.


"Tidak mas, sikapmu sudah sangat keterlaluan.


Membuat hatiku sakit mas,kamu bahkan tidak pernah berfikir bukan hanya aku saja yang terluka tapi juga anak-anak kita"terang seva berusaha mengusap air matanya.


"Aku benar-benar khilaf seva, semenjak mengetahui kamu hamil aku sadar dan tidak berhubungan wanita lain".


"Aku tidak percaya mas, sekali pengecut akan tetap jadi pengecut"umpat seva tak dapat menahan amarahnya lagi.


Seva segera berjalan menuju ke taksi sambil menarik kedua koper berisi pakaiannya dan anak-anaknya.

__ADS_1


"Ah kenapa jadi seperti ini?".


Regan memijat kepalanya yang terasa begitu berat.


Ia ingin sekali mengejar istrinya namun mungkin istrinya butuh waktu untuk menenangkan dirinya dahulu.


Di ruang tamu hanya ada hendro yang sedang duduk sendirian di sofa.


Istrinya pergi ke dapur untuk masak siang.


"Regan, bagaimana bisa kamu memilih aulia dari pada rena?"tanya hendro.


"Body rena lebih hot daripada aulia"ucapnya lagi.


"Regan memang bodoh pah, sudah mengkhianati seva yang baik dan setia pada regan"ucap regan lirih.


"Kamu gak ada bedanya sama arman, sama-sama suka berselingkuh.


Dan di tambah lagi selera kalian wanita yang sama.


Pelet apa yang di gunakan aulia sampai kalian tergoda padanya"cerocos siti.


"Mamah dan papah lebih baik bantu aku buat bujuk seva agar tidak meninggalkan regan"pinta regan.


"Ini semua murni salah kamu regan?.


Mamah gak bisa bantu apa-apa"ujar sang ibu.


"Papah regan mohon".


Siti menatap tajam kearah suaminya agar tidak ikut campur urusan anak menantunya.


Hendro hanya diam,ia pun tak bisa melakukan apapun untuk putra kesayangannya itu.


**Malam pun tiba adrian menatap ke arah istrinya yang sedang duduk di depan meja rias untuk memakai skin care sebelum tidur.


"Sayang?"panggil adrian dengan suara serak.


Pria itu berdiri di dekat istrinya lalu mengecup puncak kepala istrinya dengan lembut.


"Sayang aku buatkan susu dulu ya?"ucap adrian.


Ocha mengangguk dan menatap kepergian suaminya yang menghilang di balik pintu.


Ketika sedang ada di dapur adrian merasakan ponselnya bergetar.


Lalu ia merogoh ponselnya yang ada di dalam saku celananya.


Terdapat notif pesan dari teman lamanya yang berisi sebuah video.


Karena penasaran pria itu mengunduh video itu lantas memutarnya.


Matanya terbelalak lebar ternyata sebuah film biru.


"Sialan kenapa abdi mengirim video seperti ini"umpat adrian kesal.


Namun adrian terlanjur menonton video itu walaupun tidak sampai habis.


Hingga tubuhnya merasa panas,sudah beberapa minggu ini dia tak menyentuh istrinya.


Padahal dulu ia dan ocha hampir tiap hari melakukan kegiatan menyenangkan itu.


Adrian segera mengambil susu itu dan berjalan menuju kamarnya.


Usai membuka pintu adrian melihat ocha sedang tidur terlentang di atas kasur.


Namun tak sengaja baju tidurnya tersingkap sehingga menampilkan perut putihnya.


Membuat adrian kesusahan menelan salivanya padahal hanya melihat sedikit tubuh istrinya bagaimana kalau melihat ocha polos tanpa sehelai benang pun.

__ADS_1


Adrian menggelengkan kepalanya dan memilih segera memberikan susu hangat itu pada sang istri.


__ADS_2