
Dahi arman berkerut melihat dua orang berseragam polisi dan yang satu orang lagi berpenampilan seperti preman.
"Pagi pak,untuk apa anda mencari saya?"tanya arman angkuh.
"Kami datang ke sini untuk melakukan penjemputan anda atas dasar kasus pengambilan dana perusahaan SURYA Corp yang masuk pada rekening anda"terang polisi yang di ketahui bernama yoga, terlihat dari bet nama di seragamnya.
"Anda pasti salah orang,saya tidak melakukan apapun"ucap arman mencoba mengelak.
"Anda bisa menjelaskan di kantor polisi, sekarang anda ikut dengan kami"ucap polisi tegas.
"Saya tidak bersalah pak,saya tidak melakukan hal itu.
Jangan tangkap saya!"ujar arman yang hendak berlari untuk kabur namun karena banyak orang di sana berhasil di hentikan oleh ketiga polisi tersebut.
"Jangan mencoba untuk menghindar dan kabur.
Lebih baik anda menurut untuk ikut kami ke kantor polisi"terang polisi bernama yoga.
Lalu dua orang polisi lain memborgol tangan arman membawa ke dalam mobil polisi.
"Arrrghh lepaskan saya,saya tidak bersalah.
Saya tidak tahu apa-apa.
Lepaskan saya"arman berteriak di sepanjang jalan menuju mobil polisi.
"Diam kamu"bentak polisi yang berpenampilan seperti preman tadi.
"I-ya pak,saya akan diam"jawab arman menunduk ketakutan.
Nyalinya ciut setelah di bentak oleh polisi yang seperti preman tadi.
"Mohon maaf atas ketidak nyamanannya,saya permisi silahkan di lanjutkan acaranya"ucap polisi bernama yoga berjalan menyusul dua temannya yang menunggu di mobil bersama arman
.
"Hahaha rasain kamu, akhirnya dia di jemput polisi juga?"ujar hendra yang sedari tadi bersembunyi di balik tembok.
Ya hendra adalah orang yang menyuruh polisi datang ke rumah ocha karena ia yakin arman akan menimbulkan kerusuhan di acara pernikahan ocha dan adrian.
"Hey kenapa kamu berdiri di situ?"tanya adrian.
"Eha bro selamat ya loe akhirnya berhasil menikah dengan janda yang aku sukai"ucap hendra terkekeh.
"Kurang ajar,aku bahkan belum sah menjadi suami karena belum mengucap ijab qobul yang tertunda tadi"terang adrian dengan wajah kesal.
"Oh benarkah, berarti masih ada kesempatan bagiku untuk menggantikanmu bukan jadi mempelai pria"ujar hendra tanpa ragu.
"Berani sekali lagi kamu bilang begitu,aku patahin lehermu"ancam adrian mulai geram.
"Santai bro gue cuma bercanda"ucap hendra mulai ngeri melihat tatapan adrian.
"Mari kita lanjutkan acara pernikahannya"ujar ayah bastian.
"Apa kedua mempelai sudah siap,kita lanjutkan acara ijab qobulnya?"tanya penghulu.
__ADS_1
"Saya siap"ujar adrian lalu menoleh ke arah ocha yang mengangguk.
"Saya terima nikah dan kawinnya ocha cha calista binti bapak bastian dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"ucap adrian lantang dengan sekali tarikan nafas.
"Para saksi sah"tanya penghulu.
"Sah..."jawab para saksi secara serempak.
Adrian memasangkan cincin pada ocha begitupun sebaliknya.
Pria itu memandangi wajah istrinya yang menunduk lalu membaca doa perlahan mengecup kening ocha.
Mereka berdua meminta restu dan doa dari orang tua masing-masing.
"Adrian,kamu sudah sah menjadi suami dari ocha.
Bisakah kamu menjaga putri saya seperti saya menjaganya sejak janin.
Jika kelak putri saya menjadi beban untukmu maka kembalikanlah dia dengan baik.
Jangan pernah menyakiti perasaan,dia pernah di lukai oleh seorang laki-laki.
Aku harap kamu tidak menduakannya,hari ini aku percaya jika kamu bisa menjaganya.
Tapi sumpah demi apapun jika saya tau kamu melukainya maka kamu akan berhadapan dengan saya"tegas ayah bastian.
"Saya sudah mencintai ocha sejak pertama kali kita bertemu dan saya berjanji akan menjaganya dengan baik"ucap adrian.
Ayah bastian lalu memeluk adrian ia percaya adrin pria yang setia tidak seperti arman yang seorang pengecut.
"Ayah putri kita menikah kok malah sedih?".
"Ayah takut ocha kenapa-kenapa,mungkin kita tak seharusnya buru-buru menikahkan mereka".
"Ayah tidak perlu khawatir kita sudah lama mengenal adrian,bunda yakin dia akan menjaga putri kita dengan baik.
Kita berdoa saja semoga mereka berdua hidup bahagia karena arman sudah berada di dalam tahanan"ucap bunda nur menenangkan suaminya.
**Sesampainya di kantor polisi arman di interogasi oleh petugas.
Namun ia masih tetap mengelak dan tetap tidak mau mengakui padahal bukti yang di berikan ocha sudah sangat kuat.
Dengan pencocokan saldo rekening dari tdi transfer dari akun atas nama perusahaan ocha.
"Saya tidak bersalah, tolong lepaskan saya"ucap arman terus menerus.
"Maaf saudara arman, namun bukti-bukti sudah cukup kuat yang mengarah bahwa memang anda pelaku dalam kasus ini.
Sekarang mari ikut saya"ucap polisi sambil memborgol tangan arman agar tak melarikan diri.
Arman berjalan bersama 2 orang polisi dan memasukkan arman ke dalam sel tahanan.
"Anda harus di sini dulu, sembari menunggu jadwal sidang kasus anda"ucap salah satu polisi tersebut.
"Pak jangan tinggalkan saya di sini,saya tidak bersalah pak.
__ADS_1
Keluarkan saya dari sini"teriak arman sambil memegangi tralis besi sel penjara.
Namun polisi itu mengacuhkannya dan memilih pergi meninggalkan arman di sana bersama tahanan lain.
"Woy berisik banget ngapain loe teriak-teriak?".
"Bisa diem gak loe"ujar para tahanan yang berada dalam satu sel bersama arman.
"Kamu siapa berani membentakku,kalian ynag diam"ucap arman berani membantah ucapan mereka.
"Kita beri pelajaran saja dia,biar dia kapok dan tidak berani macam-macam sama kita"ujar salah satu tahanan yang sedari tadi duduk di pojokan.
Mereka semua berjumlah lima orang langsung menghajar arman tanpa ampun.
Arman mencoba melawan namun kalah jumlah dan kalah kekuatan akhirnya tumbang.
Bugh bugh bugh
"Aa-ampun,ampun maafkan saya!.
Saya mengaku salah maafkan saya jangan pukul saya lagi"ucap arman terlihat ketakutan.
Terlihat arman yang lebam dan babak belur di bagian wajah serta kedua tangannya memegangi kepalanya agar tidak kena pukulan lagi.
"Masih berani melawan kita hah?"bentak salah satu ketua tahanan di sana.
"Tidak mas,ampu mas ampun"ujar arman sambil menelangkupkan tangannya memohon ampun.
Lalu seseorang petugas sipir datang karena mendengar keributan dari sela tahanan.
"Ada apa ini ribut-ribut,kalian jangan buat kerusuhan!"tegas sipir tersebut.
"Tidak ada pak,kami hanya berkenalan saja dengan penghuni baru"ujar salah satu napi.
"Baiklah, ingat jangan membuat keributan dan kegaduhan lagi!".
Sipir itu memperingatkan mereka lalu pergi meninggalkan sel tahanan tersebut.
"Siapa namamu?.
Kenapa kamu di penjara,apa yang kamu lakukan?"tanya salah satu tahanan penghuni lama.
"Saya arman,saya cuma mengambil uang di perusahaan mantan istriku"ucap arman tanpa ragu.
"Bagusnya kita apain nih bos?".
"Sekarang kamu bersihkan sel ini setiap hari dan memijat kami secara bergantian"ujar napi yang memiliki tato gambar naga di lengan kanannya yang di ketahui merupakan ketua di dalam tahanan tersebut.
"Tapi pak,saya tidak mungkin melakukan itu"jawab arman menolak permintaan itu.
"Kamu berani membantah saya,saya akan buat kamu menderita di sini seperti di neraka.
Kamu tahu,saya orang yang berkuasa di sini.
Jangan berani bersikap macam-macam?".
__ADS_1
Ketua tahanan itu memberikan kode pada anak buahnya untuk memberikan pelajaran kepada arman karena telah berani membantah ucapannya.