Pembalasan Istri Yang Tersakiti

Pembalasan Istri Yang Tersakiti
Misi Pembalasan


__ADS_3

Nia tak mungkin mengakui feri sebagai ayahnya karena tidak boleh ada karyawan yang mempunyai hubungan darah.


Perempuan itu berniat menunggu pasangan mesum itu keluar hotel.


Lalu ia melihat CCTV berencana akan meretasnya untuk mengambil video ayahnya dan wanita itu yang bergandengan tangan dengan mesra sebelum masuk ke dalam hotel.


Bahkan sebelum masuk ke dalam hotel mereka mampir sebuah restoran tepat di lantai dasar hotel ya mereka sewa.


Tak sungkan mereka saling menyuapi dan mengumbar kemesraannya.


Hal itu tentu tak luput dari pengawasan nia,ia sengaja mengambil ponsel dan merekam semuanya.


Beberapa jam berlalu nia menghabiskan waktunya berada di sebuah cafe dekat dengan hotel itu.


Ia sengaja menunggu mereka keluar dan akhirnya ia melihat keduanya keluar dengan saling bercanda gurau.


Sebelum mendekati sang ayah,nia merapikan baju dan rambutnya.


"Selamat malam om feri?.


Kenapa om feri ada di sini?"tanya nia menatap keduanya dengan tersenyum.


"Nia?"panggil feri dengan mata membulat.


"Siapa dia mas?"tanya aulia masih merangkul lengan feri mesra.


Feri segera melepaskan tangan aulia dari lengannya, melihat putrinya ada di sini membuatnya takut tak kepalang.


"Om feri,lebih baik kita pulang?"ajak nia menggandeng tangan feri.


"Hey siapa kamu berani menyentuh pacar saya?"ucap aulia menatap tajam ke arah nia.


"Ti-tidak dia bukan pacar saya?"ucap feri gugup tangannya sudah bergetar.


Nia menyunggingkan senyumnya melihat ketakutan sang ayah.


Aulia pun segera merengkuh lengan feri kembali.


"Pak feri bilang apa sih,kita kan memang pacaran.


Bahkan kita kemarin baru pulang dari liburan ke bali"ungkap aulia.


Mata feri membulat mendengar ucapan aulia,tamat sudah riwayatnya putrinya mengetahui hubungannya dengan aulia.


Nia kembali tersenyum berhasil memancing aulia mengatakan semuanya.


Feri terlihat ketakutan, tangannya terasa dingin dan dahinya penuh keringat.


"Apa benar yang di katakan oleh wanita ini,jadi dia pacar om feri ya?"tanya nia seraya menunjuk ke arah aulia.


"Tidak,bu-bukan dia bukan pacar saya,kami tidak memiliki hubungan apa-apa?.


Perempuan ini hanya asal bicara"jawab feri gugup.


"Pak feri ini kenapa,kenapa harus berbohong?".


Aulia merasa tak terima lalu menarik rambut panjang nia dengan kasar.


"Wanita ular,siapa kamu sebenarnya?.


Jangan jadi pelakor ya, jangan ganggu laki orang?"bentak aulia dengan keras.


"Pelakor kok teriak pelakor, perempuan gak tau diri?"cibir Nia ketus.


"Apa kamu bilang, beraninya kamu bicara seperti itu?"timpal aulia tak terima.


Aulia kembali akan menjambak rambut nia namun di cegah oleh feri.

__ADS_1


"Cukup aulia,ini di tempat umum jangan bikin ribut di sini?"bentak feri pada aulia.


"Kamu apa-apan pak feri,kenapa malah belain wanita ular ini?"ucap aulia tak percaya bisa-bisanya feri malah membela nia.


"Aulia lebih baik kamu pulang?"ucap feri.


"Kita akan pulang bersama kan?"tanya aulia.


"Tidak,kamu pulanglah sendiri.


Aku masih ada urusan?"ucap feri lalu menarik tangan nia menuju mobilnya.


"Pak feri,pak feri.


Aakkhh sialan ini semua gara-gara wanita ular itu"umpat aulia menatap kepergian mobil feri dengan nanar.


##Pov Feri##


Ya tuhan maafkan kesalahanku, ampunilah dosa-dosaku.


Aku kini hanya bisa pasrah menunggu kehancuranku.


Putriku telah mengetahui perselingkuhanku dengan aulia.


Aku menyesal sangat menyesal,aku tak ingin kehilangan nia dan dinda mereka keluargaku.


Nia mengajakku pulang bersama padahal nia membawa motor sendiri.


Kenapa aku bodoh sekali,tidak langsung pulang dan pergi ke hotel bersama aulia.


"Pah,sepeda motorku sudah ada yang mengambil.


Lebih baik kita segera pulang ke rumah.


Biarkan saja gundik papah itu mikir yang tidak-tidak terhadapku"ucap nia kepadaku.


Kamu tau mamah mu punya riwayat penyakit jantung.


Papah takut terjadi sesuatu sama mamah mendengar semua ini.


Papah mengaku salah,papah khilaf nia".


"Tidak semudah itu pah,papah sudah dua kali ini menyelingkuhi mamah.


Aku tidak akan tinggal diam kali ini.


Bahkan kalian berdua liburan berdua di bali dengan alasan pekerjaan.


Papah telah membohongi semua orang"terang nia memicingkan matanya.


"Tidak nia,maafkan papah"ucapku memelas.


"Apa papah sudah menikah siri dengan wanita tadi?"tanya nia.


"Tidak nia,papah tidak pernah menikah dengannya.


Ayah mohon maafkan papah dan jangan bilang hal ini sama mamah.


Papah akan turuti semua permintaan kamu.


Asal kamu janji ini cuma jadi rahasia kita saja"


Terang ku berusaha membujuk nia.


"Papah janji nak,kali ini papah sungguh-sungguh menyesal"bujuk ku lagi.


Aku lihat nia sedang sibuk dengan ponselnya menghela nafasnya kasar dan menatapku.

__ADS_1


"Hem baiklah,aku juga takut jantung mamah kumat lagi.


Nia tidak akan bilang tentang perselingkuhan papah dengan wanita ular itu.


Tapi ada syaratnya!"ucap niar dengan nada dingin dan sorot mata yang tajam menatap ke arahku.


"Baiklah, syarat apa yang kamu inginkan.


Papah akan melakukannya"sahutku.


Apapun akan aku lakukan demi mempertahankan keluargaku.


"Syarat pertama,papah harus memutuskan hubungan dengan wanita ular itu.


Apa papah sanggup?"tanya nia.


"Tentu saja papah sanggup nia,papah hanya bermain-main saja padanya dan tidak memiliki perasaan apapun padanya.


Wanita itu hanya menginginkan harta papah saja"jawabku yakin.


"Oke, syarat ke dua ayah harus berpura-pura jadi pacarku dan tidak ada yang boleh tau apa hubungan kita sebenarnya.


Satu lagi biarkan aku bermain dengan wanita ular itu"terang nia.


"Tapi nak,papah agak keberatan dengan syarat kedua karena itu sama saja dengan membohongi perusahaan kita bisa kena sangsi kalau ketahuan memalsukan data".


"Tidak ada tapi-tapian.


Papah hanya menurut saja padaku atau aku akan laporkan ini semua pada mamah karena aku memiliki bukti-bukti perselingkuhan yang papah lakukan.


Keluarga papah akan hancur dan pasti di tendang dari rumah oleh mamah dinda"ucap nia mengancam ku.


.


"Baiklah papah setuju,lakukan apa kemauanmu?"sahutku pasrah.


"Bagus,papah hanya perlu mendiamkan,blokir semua akses komunikasi wanita ular itu,jangan berusaha membohongiku.


Karena aku bisa mengetahui melalui ponsel papah.


Papah kan tau aku sangat pandai di bidang IT?"ucap nia memperingatkan ku.


Aku hanya mengangguk dan melajukan mobilku menuju rumah.


##Pov Feri End##


Feri memarkirkan mobilnya di dalam garasi lalu mereka berdua segera masuk ke dalam rumah.


Bu dinda menyambut kedatangan anak dan suaminya tak lupa ia mencium tangan feri dan membawakan tas kerjanya.


Sedangkan dinda meletakan tas kerja suaminya di kamar dan segera menyiapkan makan malam.


Feri bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah selesai mandi feri mengambil ponsel miliknya dan memblokir semua akses ke aulia.


Tak lupa ia menghapus foto yang berhubungan dengan aulia.


"Maafkan aku aulia,aku lebih memilih keluarga karena mereka lebih berharga dari pada dirimu"batin feri.


**Keesokan harinya feri berangkat ke kantor bersama nia.


Sesampainya di depan kantor feri memarkir mobil namun ia melihat aulia di sana.


Feri turun dari mobil di ikuti oleh nia lalu berakting mencium kedua pipi sang ayah dengan hangat.


Feri hanya diam dan hanya melirik ke arah aulia yang menatap tajam ke arahnya.

__ADS_1


"Lihatlah gundik papah itu pasti dia sedang panas dada".


__ADS_2