
Sesuai dengan janjinya adrian mengajak istrinya untuk pergi ke taman.
"Sayang kenapa kamu sedih apa yang terjadi?"tanya adrian melihat wajah ocha terlihat murung.
"Produk yang baru aku pasarkan kemarin penjualannya menurun mas?"terang ocha.
"Karena ada produk yang sama dengan harga yang lebih murah?"timpal adrian.
"Bagaimana mas bisa tau?.
Aku bahkan baru kali ini bilang sama mas, karena aku pun baru tadi dapat laporan dari lisa dan doni"jawab ocha memperhatikan wajah suaminya yang tersenyum.
"Aku tau semua sayang, perusahaan itu sengaja meniru produk kamu dan menjual dengan harga yang murah karena mereka kehabisan akal untuk bersaing denganmu?"ujar adrian.
"Lalu apa mereka tidak rugi mas,menjual produk di bawah harga pasaran?"tanya ocha ingin tau.
"Aku sedang menyelidiki hal ini sayang,aku menyewa detektif untuk melakukan penyelidikan tentang perusahaan mereka.
Aku yakin mereka bermain curang.
Kamu tidak perlu khawatir,ada aku yang selalu mensupport kamu?.
Jangan terlalu banyak pikiran sayang, lebih baik kita bersenang-senang setelah ini?"ucap adrian sambil memeluk dan mengusap punggung istrinya.
**Setelah meminta ijin pada ocha,regan pun turun untuk sarapan bersama keluarganya.
"Mas,belum berangkat ini sudah jam berapa.
Nanti kalau kamu terlambat bagaimana, nanti bisa-bisa kamu kena marah sama atasan kamu?"tanya seva pada suaminya.
Seva duduk untuk mengambil piring dan nasi.
Seva seorang super mom,ia mendahulukan kebutuhan anak dan suaminya.
Baru setelahnya ia mengurus dirinya sendiri.
"Hari ini aku libur dek,nanti aku mau bertemu ayah.
Ada hal penting yang ingin di bicarakan"jawab regan yang sudah selesai menghabiskan sarapannya.
"Oh begitu,titip salam sama ayah ya mas?.
Mas habis ini antar anak-anak ke sekolah dulu ya baru menemui ayah"tutur seva.
"Iya dek,ya sudah aku siap-siap dulu.
Anak-anak suruh menungguku di depan.
Aku mau ganti baju dulu"ucap regan segera bangkit menuju kamarnya.
Setelah berganti pakaian,regan segera menuju ruang depan.
Ia masih mendapati sang putri sedang memakai sepatunya.
Sembari menunggu, regan mengambil ponsel dan terdapat pesan baru dari sang ayah.
(Regan kita ketemu di cafe dekat taman ya).
Setelah membaca pesan itu regan lantas membalasnya.
__ADS_1
(Baik yah, tapi aku mau antar anak-anak ke sekolah dulu).
"Ayah,ayo kita berangkat?"ucap salah satu putri bungsu regan yang masih duduk di sekolah dasar.
"Iya nak,ayo kita berangkat pamitan dulu sama bundamu?"ucap regan.
Regan pun berpamitan pada istrinya lalu segera berangkat menuju sekolah anak-anaknya.
Selesai mengantar anak-anaknya,pria itu segera mengendarai mobilnya melaju cepat menuju cafe yang di maksud ayahnya.
Karena halaman cafe itu penuh terpaksa regan memarkirkan mobilnya di dekat taman.
Tanpa ia sadari ada ocha dan adrian menangkap kedatangannya.
"Mas, bukankah itu mobil om regan?"tanya ocha menunjuk ke arah mobil regan yang baru saja terparkir.
"Iya sayang kamu benar,tapi mobil seperti itu banyak yang punya sayang.
Bukankah om regan lagi gak enak badan?"ucap adrian.
Namun tak lama mereka melihat regan turun dari mobil.
"Nah itu benar om regan,mau kemana dia pergi?"gumam ocha memperhatikan regan berjalan menuju cafe.
"Kamu benar sayang,kayaknya om regan mau ke cafe atau mau karaokean sama teman-temannya".
"Tapi dia bilang tadi gak enak badan mas,ayo kita lihat di sana?"ajak ocha menggandeng tangan adrian untuk mengikuti langkah regan menuju cafe.
"Ini cafe kenapa ramai sekali,aku lihat mobil ayah juga belum ada.
Lebih baik aku tunggu di sini dulu"gumam regan seraya menyulut sebatang rokok.
"Kenapa ayah lama sekali,aku sengaja buru-buru ke sini malah dia belum sampai"gerutu regan sambil duduk di bangku depan cafe itu.
"Sepertinya dia sedang menunggu seseorang sayang?"ucap adrian ikut mengamati regan di balik pohon.
Sepuluh menit kemudian sebuah mobil hitam datang yaitu mobil hendro.
Tepat ketika regan menghisap batang rokoknya yang sudah habis.
Ia melihat kedatangan hendro namun sang ayah tak sendiri.
Ada seorang wanita muda berumur sekitar 25 tahunan.
"Siapa wanita itu,apa dia selingkuhan ayah?"batin regan menatap ke arah keduanya.
Regan berjalan mendekati mobil sang ayah lalu berkata "siapa perempuan ini yah?.
Apa ayah mengkhianati ibu?"tuduh regan.
Ia memindai penampilan wanita yang berada di samping ayahnya,namun tatapan wanita itu seolah menggoda dirinya.
"Tidak regan,ayah tidak mengkhianati ibumu,rina ini hanya menemani ayah selama di sini?"ucap hendro.
"Rina,kenalin ini putraku namanya regan?"ucap hendro.
Regan dan rina pun saling berjabat tangan.
Rina tak henti-hentinya menatap ke arah regan, sepertinya wanita itu sudah merasa tertarik pada pria muda di depannya itu.
__ADS_1
"Lebih baik kita masuk, takut ada orang lain yang melihat kita di sini.
Ayah sudah memesan ruang VIP agar kita bisa karaoke dengan bebas"ajak hendro pada sang putra.
"Baik ayah"ucap regan.
Mereka bertiga pun segera masuk ke dalam cafe menuju ruang VIP.
Tak lupa mereka memesan makanan dan minuman.
Lalu duduk di kursi yang berbentuk sofa dengan posisi rina ada di tengah kedua pria itu.
"Apa rencana ayah?"tanya regan.
Ia sedikit risi dengan tangan rina yang mengelus-elus paha regan.
Namun tatapan gadis itu tertuju pada hendro.
"Papah sudah menemukan perusahaan saingan bisnis dari perusahaan ocha".
"Lalu apa hubungannya dengan rencana kita ayah?"tanya regan tak mengerti.
"Bodoh kita lakukan kerja sama dengan perusahaan itu, perlahan kita hancurkan perusahaan ocha.
Setelah itu dengan mudah kita ambil alih perusahaan itu"terang hendro.
"Bagaimana bisa pah,kita bahkan tidak mengenal mereka?"tanya regan.
"Kamu tidak perlu khawatir,rina ini sangat mengenal pemilik perusahaan itu.
Dia seorang duda kaya kesepian jadi ia selalu membutuhkan kehangatan dari wanita.
Dan rina akan mempertemukan kita kepada mereka,dia sudah memberikan nomer kontak pemilik perusahaan itu pada ayah"jelas ayahnya.
"Jadi rina ini wanita penghibur?"tanya regan.
"Iya bersenang-senanglah dengannya kalau kamu mau,besok kita akan bertemu dengan pemilik perusahaan itu"ucap hendro tersenyum smirk.
"Terserah ayah saja,yang penting aku dapat bagian dari harta itu.
Aku juga capek yah hanya menjadi karyawan selama bertahun-tahun di sana"sambung regan mulai melakukan aksinya bersenang-senang dengan wanita itu.
**Di luar cafe ocha dan adrian tak bisa mengikuti mereka karena mereka menyewa ruang privat.
"Sayang lebih baik kita pulang,aku tau om hendro itu licik.
Dia pasti sedang merencanakan sesuatu,aku dengar om hendro itu orang yang ambisius dan licik.
Kita harus berhati-hati dengannya sayang.
Apalagi regan bekerja di perusahaanmu?"ucap adrian.
"Tapi aku rasa om regan tidak ada niat buruk pada kita mas,kalau om hendro memang dulu pernah melakukan kecurangan pada perusahaan ayah"jawab ocha.
Sesampainya di rumah ocha menunggu suaminya yang tengah berada di dalam kamar mandi.
Lalu ia membuka ponselnya melihat ada sebuah berita tentang pengiriman barang ilegal dari luar negeri.
Banyak barang berupa kosmetik yang di pesan oleh sebuah perusahaan untuk di jual di Indonesia dengan harga yang murah atau lebih tepatnya di bawah harga pasar.
__ADS_1
Itu yang membuat para konsumen beralih membeli produk itu,namun para polisi masih menyelidiki apakah kosmetik itu aman atau tidak.
Dan perusahaan yang melakukan itu akan mendapatkan sangsi berat karena melakukan impor barang tanpa ijin resmi.