Pembalasan Istri Yang Tersakiti

Pembalasan Istri Yang Tersakiti
Menuntut Keadilan


__ADS_3

Baru satu hari ini hera sampai di rumah orang tuanya.


"Hera bangun kamu ini udah jam tujuh pagi,anak perawan jangan sering bangun siang"ujar sang ibu menggoyangkan tubuh hera yang masih bersembunyi di balik selimut.


"Apaan sih mah,aku masih ngantuk biasanya juga bangun jam delapan.


Jadi satu jam lagi aku baru bangun"jawab hera serak khas bangun tidur.


"Apa jam delapan,di Indonesia itu bangun jam tujuh udah kesiangan hera.


Jangan samakan dengan di luar negeri"timpal ibunya.


Hera masih tak bergeming dan masih asyik memejamkan matanya.


"Bangun sekarang atau mamah siram pakai air dingin?".


"Iya iya ini udah bangun kok".


Hera terpaksa bangun dengan bibir mengerucut.


"Oh iya mana calon suamimu, katanya ikut kamu ke sini.


Kok gak kelihatan,ibu ingin kenal dengannya?"tanya sang ibu.


"Ehmm hera gak jadi menikah dengannya mah"jawab hera lirih.


"Kenapa bisa begitu,kamu bilang sedang hamil anak pria itu"tanya ibunya mulai marah.


"Hera gak hamil mah,emang hera belum ngecek aja sih malah sekarang hera lagi datang bulan".


"Mamah tidak terima kalian sudah melakukan hubungan suami istri walaupun bagaimanapun pria itu harus menikahi kamu walaupun kamu tidak hamil"ucap sang ibu tak terima.


"Apa mamah bisa bantu aku bilang ke keluarganya?".


"Tentu saja, nanti siang kita langsung ke jakarta dan temui orang tuanya langsung.


Gak bisa di biarkan udah dapat enaknya doang terus di tinggalin gitu aja"ucap ibu hera tak terima.


**Siang ini mereka sudah bersiap untuk berangkat menggunakan mobil sang kakak bernama arkan.


"Mah,yakin kita mau ke jakarta sekarang?"tanya arkan memastikan sebelum mereka berangkat.


"Jadi lah, lihat papah mu pasti tidak terima putrinya di tinggalin gitu aja habis tiduri berkali-kali"jawab sang ibu.


"Lagian kamu kenapa mau aja dek tidur sama pria yang belum menikah?"tanya arkan pada hera.


"Karena kita memang saling mencintai kak"jawab hera.


"Cinta gak sampai harus tidur bersama, untung kamu gak sampai hamil".


"Walaupun gak hamil tapi papah gak terima pria itu ninggalin putri papah ini gitu aja"ucap sang ayah.


Mereka sampai pada tengah malam jadi memutuskan untuk menginap di sebuah hotel bintang dua.


Ayah hera bekerja sebagai buruh pabrik sementara sang ibu buka laundry di rumah.


Arkan bekerja sebagai seorang manajer di sebuah perusahaan rekan kerja dari ayah istrinya.


.


Pria itu menikah juga karena di jodohkan oleh orang tuanya.

__ADS_1


Mertua arkan termasuk orang berada sengaja orang tua arkan memilih jodoh orang kaya untuk anaknya.


Walaupun awalnya mereka tak saling mencintai namun lama-kelamaan mereka sudah saling jatuh cinta dan sudah memiliki satu orang anak perempuan berumur enam tahun.


**Pagi hari orang tua adrian sudah bersiap untuk berangkat ke kantornya bersama revan.


Ya sudah beberapa hari ini revan mulai berkerja di perusahaan ayahnya.


Ketika sedang asyik sarapan bersama terdengar suara ketukan pintu.


Tok tok tok


"Siapa ya yah yang pagi-pagi gini datang bertamu?"tanya diana.


"Ayah juga gak tau bun, coba lihat aja".


"Biar revan aja yang buka pintunya?"timpal revan lalu segera berjalan ke ruang tamu.


Revan membuka pintu lalu nampak beberapa orang berdiri di depan pintu.


"Maaf anda mencari siapa ya?"tanya revan tak mengenali mereka.


"Apa benar ini rumah saudara revan?"tanya sang ayah.


"Anda siapa ya, untuk apa mencari revan?".


"Revan apa kamu lupa denganku?"tanya hera yang berdiri di belakang ibunya.


"Hera".


"Iya ini aku".


"Oh jadi kamu pria brengsek yang bernama revan?"maki sang ayah.


"Enak saja kamu bilang begitu, setelah kamu puas meniduri anak saya lalu kamu pergi begitu saja".


"Jangan salahkan saya om,itu karena kami dalam keadaan mabuk waktu di luar negeri"terang revan.


"Pokoknya om gak mau tahu,kamu harus segera tanggung jawab".


"Tanggung jawab apa yang kalian mau?"timpal baskoro yang datang bersama diana.


"Siapa anda berani membentak putra saya?"tanya diana ketus.


"Oh jadi anda orang tua revan,tolong ajari anak anda sopan santun dan etika yang baik.


Saya selaku orang tua hera meminta anda untuk merestui hubungan mereka"ucap sang ayah.


"Mohon maaf saya tidak bisa, karena revan tidak mencintai hera"jawab baskoro.


"Tidak mencintai bagaimana mereka sudah melakukan hubungan suami istri berkali-kali"sangkal ayah hera.


"Itu semua tidak benar aku baru sekali melakukan itu dengan hera.


Kamu jangan mengarang cerita tidak benar hera"teriak revan tak terima.


"Apa kamu lupa selama kita berdua tinggal di apartemen bersama revan.


Kamu menggerayangi tubuhku"tutur hera.


"Itu karena kamu yang minta dan yang selalu menggodaku"timpal revan.

__ADS_1


"Hera tidak hamil kan jadi buat apa revan harus menikahinya?.


Bahkan hera tega membohongi revan mengaku dirinya hamil"terang diana.


Mata arkan terbelalak mendengar penjelasan orang tua revan.


Ia dapat menyimpulkan bahwa yang bersalah adalah adeknya.


Mungkin hera memang berambisi ingin menikah dengan revan yang kaya.


"Pah, lebih baik kita pulang.


Ini semua sudah jelas hera yang salah?"ucap arkan pada sang ayah.


"Kamu apa-apaan sih ar,bukannya belain malah ngajak pulang"imbuh sang ibu.


"Semua sudah jelas hubungan revan dan hera sudah berakhir,saya dan keluarga sudah memaafkan sikap hera yang sudah membohongi kita.


Dan kami minta kepada anda dan keluarga jangan ganggu keluarga saya"ucap baskoro.


"Cih dasar orang kaya sombong"umpat sang ayah.


"Lebih baik anda keluar,saya ada urusan lain"tukas baskoro.


"Sombong sekali anda berani mengusir kami"timpal sang ibu tak terima.


"Mah pah lebih baik kita pulang aja ya jangan buat masalah di rumah orang"pinta arkan.


"Kalau anda tidak mau keluar dari rumah saya,saya akan panggil petugas keamanan untuk menyeret anda keluar dari sini"ancam diana.


"Maaf atas ketidak nyamanan-nya saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada revan dan keluarga.


Kami permisi"ucap arkan sebelum pergi meninggalkan rumah baskoro.


Revan hanya diam dan merasa lega akhirnya urusan dengan hera sudah selesai.


Ia tak habis pikir hera nekat sampai membawa orang tuanya ke sini.


Padahal jarak jakarta ke surabaya itu jauh.


"Untung saja kamu tidak jadi menikah dengan wanita ular itu revan"ucap diana.


"Lebih baik kamu fokus sama pekerjaan kamu,papah lihat kamu punya potensi untuk menjalankan bisnis seperti kakakmu"timpal baskoro.


"Aku memang ingin sukses seperti kak adrian pah,dan memiliki istri yang baik seperti kak ocha"jawab revan.


"Ya papah setuju, lain kali kamu harus benar-benar selektif dalam memilih pasangan hidup"ucap baskoro.


Mereka pun segera berangkat ke kantor meskipun harus terlambat beberapa menit.


**Di dalam perjalanan hera merasa sangat kecewa karena orang tuanya tak membelanya lagi.


"Kamu buat papah malu hera"bentak sang ayah.


"Hera ingin menikah dengan revan pah"jawabnya.


Plak!


"Siapa yang mengajari kamu untuk bersikap murahan hera,papah benar-benar kecewa sama kamu.


Sebagai seorang perempuan harusnya kamu bisa jaga diri bukan memberi harga diri kamu dengan sembarang pria"cerocos sang ayah.

__ADS_1


"Aku hanya tidur dengan revan saja,tidak dengan laki-laki lain".


Hera terpaksa berbohong kepada orang tuanya karena yang sesungguhnya pertama kali ia menyerahkan mahkotanya kepada teman adrian bernama raiden waktu ia masih pacaran dengan adrian.


__ADS_2