Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga

Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga
Penjelasan


__ADS_3

AUTHOR


Setelah drama mengharu biru terungkapnya sosok misterius calon istri Hega, sekaligus insiden konyol keposesifan pemuda itu pada Moza yang ternyata adalah tunangannya sendiri.


Hampir seluruh anggota dari dua keluarga menyaksikan betapa besar ikatan hati antara dua orang yang terlihat mesra itu.


Seolah tak memperdulikan banyak pasang mata yang tengah menonton drama keromantisan mereka yang sedang melepas kerinduan.


Satu per satu meninggalkan ruangan, Aryatama pamit terlebih dulu untuk kembali ke kantor.


Diikuti oleh Suryatama dan kepala pelayan rumah besar, Paman Ben yang selalu setia di samping pria tua yang paling berkuasa di keluarga Saint itu.


Dengan berat hati Hega harus meninggalkan Moza sebentar karena sang kakek memintanya keluar untuk bicara. Sekaligus memberi waktu bagi kedua orang tua Moza untuk menjelaskan semuanya pada gadis itu.


Karena Moza memang sama sekali tak tahu perihal perjodohan tersebut.


Bara tentu saja masih mengekor pada sahabatnya, seolah tak rela melewatkan sedikitpun kejadian yang baginya menghibur ini. Terutama menyaksikan ekspresi Hega yang terintimidasi saat dikerjai oleh kakek Suryatama tadi.


Beneran gak bakal gue lupakan wajah teraniaya lo tadi Ga. Kapan lagi lihat lo sekesel itu, biasanya juga lo yang suka bikin kesel orang. Puas gue lihatnya....Hahahaha ..... ~ Bara ~


โ€ข


โ€ข


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


Ruangan VVIP yang ditempati Moza kembali tenang.


" Bun, Yah... Sebenarnya apa yang terjadi ? " Tanya Moza saat semua orang sudah meninggalkan ruangan dan meninggalkan dirinya bersama kedua orang tuanya.


" Apa kamu tidak ingat sama sekali dengan Hega, sayang ? " Tanya Ayah Ardi mengusap kepala putrinya, Moza mengerut sesaat mencoba mengingat-ingat.


Sesaat kemudian menggeleng karena sama sekali tak menemukan ingatan tentang pemuda itu dimasa lalunya.


Yang dia ingat pertemuan pertamanya dengan pemuda itu ya sekitar satu tahun yang lalu di kafe sahabatnya.


Dan tentu saja versi ingatan pertemuan pertama antara Hega dan Moza pun berbeda.


Karena yang teringat di ingatan Moza adalah sosok jutek menyebalkan yang tak sengaja dilihatnya ketika dirinya sedang berkumpul dengan para sahabatnya di kafe Dimas.


Saat itu tanpa sengaja Moza menyaksikan sendiri dengan mata dan telinganya, ketika Hega sedang berbicara pedas pada seorang wanita yang terlihat jelas menyukai pemuda itu.


Tapi jangankan membalas perasaan wanita itu dengan sikap manis atau tutur kata lembut, yang terjadi justru sebaliknya.


Tatapan dingin dan acuh seolah wanita itu sosok transparan, dan ketika si wanita mulai bertindak ekstrim dengan mencoba menyentuhnya. Hega malah menatap tajam sembari mengibaskan tangan wanita yang berusaha menyentuhnya itu, kemudian mengeluarkan beberapa kalimat pedas dan menusuk.


Dan yang lebih menyebalkan adalah ekspresi di wajah pemuda itu tampak tidak berubah, tetap dingin dan acuh. Ekspresi jutek dan menyebalkan, seolah tak ada rasa iba apalagi rasa bersalah sama sekali.


Sedangkan pertemuan pertama di ingatan Hega tentu saja berbeda, Hega ingat dengan jelas mata sembab yang tersembunyi di balik kacamata yang bertengger di hidung mancung gadis itu. Mata kecoklatan yang sempat membuatnya terpana.


Dan memang itulah pertemuan pertama yang sebenarnya antara keduanya.


" Huufff.... Tidak apa, pelan-pelan saja pasti kamu akan ingat suatu saat nanti. " Suara Ayah Ardi kembali menyadarkan Moza dari lamuannya, pria tersebut menatap sang istri yang sudah duduk di kursi dekat ranjang, sedangkan wanita cantik itu mengelus pipi kemudian telapak tangan putrinya dengan penuh kasih sayang.


" Lagipula jika memang kamu tidak ingat juga tidak masalah, jangan dipaksakan. Bukankah yang terpenting kamu sekarang mencintai pemuda yang akan jadi suamimu itu kan ? " Lanjut sang bunda menambahkan sembari tersenyum bergantian ke arah suami dan putrinya.

__ADS_1


Moza tersenyum, mengangguk pelan dan kemudian menunduk malu, wajahnya memanas dan pipinya merona merah seperti tomat.


Syukurlah putriku bisa kembali tersenyum bahagia seperti ini lagi.


Ayah dan Bunda Moza saling menatap sejenak seolah memikirkan hal yang sama setelah memperhatikan rona bahagia di wajah putri mereka.


Kemudian bergantian Ayah dan Bunda Moza menceritakan tentang bagaimana janji perjodohan itu dibuat.


Dan memang almarhumah ibu dari Hega sendiri yang meminta putri dari sahabatnya itu untuk menjadi menantunya. Istri dari putra tunggalnya yang sangat dia cintai.


Ya... Nadira Candra Saint, ibu dari Hega adalah sahabat karib Ayu Puspita Dama, ibu dari Moza. Sebenarnya ada satu orang lagi, gadis berusia lebih muda daripada Nadira dan Ayu. Namun gadis itu menghilang setelah terdengar kabar sedang kuliah di luar negeri.


Persahabatan tiga orang gadis yang terjalin sejak SMU, namun sudah lama Ayu tak bertemu dengan sahabatnya yang lebih muda satu tahun darinya dan Nadira itu.


" Kenapa Ayah dan Bunda tidak pernah mengatakannya ? " Tanya Moza setelah sang bunda menyelesaiakan ceritanya.


" Hm... " Bunda Ayu kembali menatap sang suami, kumudian pria tersebut duduk di ranjang sambil merangkul putrinya.


" Sebenarnya kami ingin mempertemukan kalian dulu sebelum mengatakan tentang perjodohan kalian. Tapi ayah khawatir kamu akan menolak karena ayah dan bunda tahu bagaimana sikap kamu selama ini pada setiap pemuda yang mendekatimu. Jadi kami menunggu waktu yang tepat saat usiamu memang benar-benar cukup dewasa untuk memahami yang terjadi. " Jelas sang Ayah lembut sembari mengelus kepala Moza.


Namun Ardi tidak menyebutkan perihal anjuran dari dokter psikiater yang sempat menangani perawatan trauma putrinya itu untuk tidak dengan sengaja menyebutkan tentang alasan munculnya trauma gadis itu, karena mungkin akan menimbulkan serangan trauma yang lebih buruk.


Ardi tak ingin mengungkit lagi masa kelam dan menyedihkan putri kesayangannya.


Saat-saat terberat bagi gadis kecil itu saat masih berusia 9 tahun dan harus menjalani perawatan akibat trauma menyaksikan kecelakaan tragis yang merenggut nyawa sang kakak.


Yang pasti juga merupakan momori kelam bagi Ardi dan Ayu, namun mereka tahu derita yang dialami putrinya saat itu jauh lebih besar karena kejadian mengenaskan itu terjadi tepat di depan mata Moza yang terlalu muda untuk menanggung beban kesedihan yang sedalam itu.


Ardi Dama hanya menjelaskan jika ini juga permintaan dari putra sulung mereka, yang juga adalah kakak dari Moza, Hyuza Arkana Dama.


Meskipun belum bisa mengingat kenangan dirinya dengan Hega di masa lalu.


Moza yang tak pernah terlihat memiliki hubungan dekat dengan seorang pria atau hanya sekedar tertarik pada lawan jenisnya. Membuat kedua orang tua Moza sangat cemas bagaimana masa depan putrinya itu kelak.


Bagaimanapun putri kesayangan mereka harus bahagia bersama dengan lelaki yang bisa menjaganya.


Ardi dan Ayu bahkan berfikir untuk memberikan kebebasan pada putri mereka untuk memilih pria yang akan mendampinginya nanti.


Namun jika ternyata Moza selalu menutup diri, maka orang tuanya tidak memiliki jalan lain selain meneruskan janji perjodohan di masa lalu tersebut.


Dan sekitar enam bulan yang lalu kakek dari tunangan Moza, yaitu kakek Suryatama menghubungi Ardi Dama. Mereka kembali membicarakan kelanjutan janji perjodohan yang dibuat oleh dua keluarga 20 tahun yang lalu.


Bagaimana bisa orang tuanya melakukan sesuatu yang menggelikan seperti itu, menjodohkan putrinya yang baru saja lahir dengan putra sahabat mereka yang saat itu masih berusia 6 tahun.


Meskipun sempat merasa konyol, Moza akhirnya mengangguk-angguk mengerti maksud sang ayah. Seolah memahami kekhawatiran kedua orang tuanya.


Karena memang selama ini tidak pernah sekalipun Moza itu mengenalkan seorang pemuda pada orang tuanya. Jangankan mengenalkan seorang pria sebagai teman dekatnya, membicarakannya saja tidak pernah.


Kedua orang tua Moza tahu betul bagaimana sikap putri mereka itu pada lawan jenisnya. Gadis itu selalu membatasi diri berinteraksi dengan pria manapun, apalagi jika dia tahu mereka memiliki rasa lebih pada dirinya.


Bukan Moza tidak pernah dekat sama sekali dengan seorang pria, ada satu pemuda yang pernah dekat dengannya beberapa tahun yang lalu. Hubungan mereka sama persis seperti hubungannya dengan Julian saat ini.


Satu-satunya pemuda yang membuat Moza nyaman dalam persahabatan. Tapi pemuda itu mendadak menghilang tanpa kabar.


" Jadi sejak kapan putri bunda ini jatuh cinta pada tunangannya ? " Goda sang bunda mencolek pipi sang putri.

__ADS_1


" Bun... " Moza merengek manja, pipinya kembali merona.


Untuk pertama kalinya setelah sepuluh tahun lebih gadis itu selalu bersikap dewasa dan tegar dihadapan keluarganya.


Hari ini sosok gadis manja kesayangan keluarga Dama itu telah kembali. Membuat kedua pasangan Ardi dan Ayu diliputi rasa haru dan bahagia.


Ayah Ardi memeluk istri dan anak gadisnya sekaligus.


๐Ÿ’œ๐Ÿงก๐Ÿ’›๐Ÿ’š๐Ÿ’™๐Ÿ’œ๐Ÿงก๐Ÿ’›๐Ÿ’š๐Ÿ’™


Selamat Membaca


Semoga Menghibur ya....


Salam Haluwers ...



Moza : Jatuh dari sepeda itu ternyata tak seindah jatuh cinta ya ?! Badan berasa remuk semua, Kak Hega mana si ? Aku ditinggal sendiri ๐Ÿ˜ฅ


Hega : Bentar Momo sayang, lagi kumpulin komentar dan vote dulu buat kamu... ๐Ÿค—


Me : Cie... Senengnya yang udah dapet restu...


Hega : Makasih loh thor..... Tapi masih ada yang kurang. ๐Ÿ˜


Me : Apaan lagi ? ๐Ÿค”


Hega : Kapan boleh ๐Ÿ’‹ nya thor.... ( melirik Moza )


Moza : ( Merona )


Me : Males akuh liat situ, mikirnya kesono mulu. Belum halal woy....


Hega : Peliiit, tetangga sebelah aja baru pdkt udah nyosor aja thoor. Nah gue jan kan bibir, pipi aja gak dapet....


Me : Ya situ pindah ja sono ke sebelah...


Hega : Dih, siyalan lu thooor...


Me : Biarin, bawel-bawel akuh kasih adegan ๐Ÿ’‹ nya entar episode 1000 baru tau rasa situ...


Hega : Hehhh jan dong thorr... Masa nasib gue ngalahin sinetron striping 1000 episode si ?! Ampuuun. Gak lagi-lagi gue bawel....


Me : Nah gitu dong, nurut ma akuh..


Hega : Okeh, ..... Jadinya episode berapa gue bisa ๐Ÿ’‹ Momo thooorrr.....???


Me : Auk ah gelap.....


โฌ‡๏ธโฌ‡๏ธโฌ‡๏ธ


Jangan lupa kumpulkan poin untuk Vote aku ya .... ๐Ÿ˜


Like dan komen nya juga jangan sampai lupa ๐Ÿค—

__ADS_1


Nulis komentar nya gak usah panjang2 kalo males, ketik aja " next " atau kasih emot aja cukup..... ๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2