Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga

Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga
Ryuza's Devil Side


__ADS_3

AUTHOR


Deg


Saat berbalik, betapa terkejutnya Deana melihat sosok yang ada di hadapannya.


Sial, gue lupa kalau ada Ryuza. Bocah tengil ini akan jadi iblis yang menggila jika melihat kakaknya menangis. ~ Moza ~


Ryuza menatap ke arah pria yang baru saja mendapat tinju Deana itu, wajah imut dan manja nya berubah mengerikan. Kedua tangannya mengepal, siap menghajar laki-laki yang sudah membuat kakak yang sangat dia cintai menangis.


Air mata yang bahkan sudah lama tak dilihat pemuda itu jatuh dari bola mata kecoklatan sang kakak.


Dengan ekspresi iblisnya, Ryuza mendekati pria yang masih berdiri tegap dihadapannya.


" Dek, ayo kita pulang. " Rayu Deana sambil menyeka air matanya menyentuh ujung lengan pemuda itu namun dihempaskan oleh Ryuza.


Tatapan mata pemuda itu semakin menggelap diselimuti hawa nafsu membunuh musuh.


" Ryu, kakak lo lebih butuh lo sekarang. Ayo kita pulang saja. " Bujuk Deana sayu.


Hega yang mendengar kalimat Deana menyadari kecemburuannya ternyata salah, pemuda yang terus menempel pada Moza akhir-akhir ini ternyata adalah adik gadis itu..


" Jadi ini orang yang sudah membuat kakak gue aneh akhir-akhir ini ? " Teriak Ryu penuh kemarahan.


" Dan juga orang yang sudah membuat kakak gue menangis. " Ryu masih berteriak dengan geram mendekat ke arah Hega yang masih tak bergeming di tempatnya.


Bug .... bug ... bug ....


Lagi-lagi beberapa pukulan mendarat di tubuh dan wajah Hega, tanpa sedikitpun perlawanan. Hega tak bergeming dari tempatnya, hanya sesekali merintih kesakitan. Ujung bibirnya sobek dan berdarah.


Bara dan beberapa orang pengawal pribadi Hega yang ingin mendekat menghentikan pemuda itu lagi-lagi terpaksa mundur. Hega mengangkat satu tangannya mengisyaratkan agar tidak ada satu orang pun yang ikut campur.


" Udah dek, ayo kita pergi nyusul kakak lo. " Deana kembali membujuk pemuda itu sambil melingkarkan tangan di lengan pemuda, menarik Ryuza untuk pergi.


" Ryuza Arvana Dama, cukup. Momo akan makin sedih kalau lihat lo seperti ini. Ayo kita pergi, abaikan saja dia. " Teriak Deana histeris membuat semua orang diam seketika, hening dan tak ada yang berani bersuara.


Dan seperti biasa pemuda itu akan melunak jika mendengar nama sang kakak, membuatnya pasrah menuruti Deana.


" Jangan deketin kakak gue lagi. Brengks*k. " Umpat Ryuza sebelum akhirnya menyerah dan mengikuti bujukan Deana.


Deana membawa Ryuza pergi, Julian mengekor di belakang mereka sesuai isyarat Hega untuk mengantar kedua pemuda pemudi itu.


Hega masih berdiri tegap di tempatnya, menatap punggung pemuda yang baru saja memberikan beberapa pukulan di wajah dan tubuhnya.


" Lo gak papa Ga ? Ayo kita ke rumah sakit, obatin luka lo. " Ucap Bara membantu sahabatnya menahan tubuh pemuda itu yang seolah akan ambruk.

__ADS_1


" Gue gak apa-apa Bar, apa yang gue dapat tidak sebanding dengan luka yang udah gue torehkan ke hati gadis yang gue cintai. Gue bahkan pantas mendapatkan pukulan yang lebih dari ini. " Jawab Hega menepis uluran tangan sahabatnya, terlintas ekspresi Moza yang sangat terluka.


Untunglah para pengawal pribadi Hega selalu siap siaga di sekitarnya meskipun dengan jarak penjagaan yang hampir tidak disadari oleh orang lain. Para pengawal yang mengatasi segala keriuhan pengunjung yang menonton insiden yang menghebohkan itu.


Tentu saja dengan sigap menghalangi siapapun yang hendak mengambil gambar ataupun video kejadian tersebut. Karena ini juga menyangkut nama besar Kerajaan Bisnis Keluarga Saint.


Kedua gadis yang bersama mereka pun hanya bisa terdiam membeku di tempatnya. Salah satu gadis yang ternyata adalah kekasih Bara, bernama Aliza Sukmawan dan gadis lainnya adalah sepupu Aliza yang memang selama ini menyukai sahabat dari pacar sepupunya itu.


" Kak Hega ayo Alina temani ke rumah sakit. " Bujuk gadis yang usianya lebih muda 4 tahun dari Hega itu sambil menyentuh ujung jas pemuda itu.


Namun dengan dingin Hega mengibaskan tangan gadis itu. Berjalan meninggalkan mereka bertiga, menuju lobi Mall dan menaiki mobilnya yang sudah disiapkan oleh bawahannya.


Alina yang ingin mengejar Hega dihentikan oleh Bara, karena Bara sendiri tidak tahu apa yang akan dilakukan sahabatnya yang tengah menggila karena cinta itu pada Alina, jika gadis itu masih kekeh menempel padanya.


" Alina, pulanglah bersama Aliza. Jangan muncul dulu di sekitar Hega untuk sementara waktu, karena aku tidak bisa menjamin apa yang akan dilakukannya padamu jika kamu terus mengganggunya dalam kondisi mood nya yang sedang buruk seperti saat ini. " Jelas Bara sambil menahan lengan gadis itu.


" Tapi kak... " Protes Alina yang merasa kecewa, karena untuk pertama kalinya pria yang disukainya itu mengizinkan dirinya berada begitu dekat dengannya, bahkan mengizinkan dirinya menggandeng lengan pemuda itu.


Alina salah mengira jika perasaan sukanya pada pemuda yang dikaguminya selama bertahun-tahun itu mulai memiliki harapan. Gadis itu tidak tahu jika Hega hanya menggunakan dirinya untuk membuat gadisnya terluka dan kemudian membencinya.


" Jangan membantahku. " Ucap Bara tegas membuat Alina mengkerut ketakutan, untuk pertama kali juga dilihatnya kekasih kakak sepupunya itu memasang ekspresi mengerikan.


Bara yang selama ini hanya menunjukkan sisi menyenangkan dirinya, sosok santai, humoris dan petakilan, pertama kali memperlihatkan sisi lain dirinya yang diselimuti kekacauan dan juga emosi.


" Aliza, pulanglah. Aku akan menghubungimu nanti, maaf aku tidak bisa mengantarmu. " Ucap Bara lembut pada kekasihnya dan mengecup kening gadis itu sebelum pergi meninggalkan kedua gadis itu untuk menyusul sahabatnya.


Sedangkan Hega yang tak tahu sedang menuju kemana dengan kendaraannya, masih melajukan mobilnya dengan ekpresi campur aduk. Terbayang-bayang ekspresi wajah sedih, kecewa dan terluka di wajah gadis yang amat berharga untuknya itu.


Tersirat penyesalan dalam dirinya telah menggunakan Alina sebagai alat untuk membuat gadis itu terluka. Hega yang sama sekali tidak berniat dekat dengan adik sepupu Aliza itu hanya ingin membuat Moza membenci dirinya.




🍒🍒🍒


Beberapa saat sebelum insiden tersebut terjadi, Hega yang tengah memantau Golden Mall bersama Bara tidak sengaja bertemu dengan Aliza kekasih Bara yang tengah shopping di Mall tersebut.


Aliza bersama dengan adik sepupunya bernama Alina, gadis berusia 22 tahun yang menyukai Hega sejak bertemu dengan pemuda itu empat tahun yang lalu saat mengunjugi Aliza yang tengah kuliah di LA bersama Bara.


Melihat Hega, Alina yang memang sangat agresif seketika berhambur ke arah pemuda itu. Hega menahan kepala gadis yang mau memeluknya itu.


Namun saat dari kejauhan dilihatnya sosok gadis yang dicintainya baru keluar dari sebuah toko membawa beberapa paperbag di tangannya.


Seketika dilepaskannya tangannya dari kepala Alina, membuat Alina langsung melingkarkan tangannya di pergelangan tangan Hega. Membuat siapapun yang melihat dari jauh akan salah paham dengan pemandangan tersebut, dan tepat saat Alina tengah bergelayut manja pada Hega, tatapan Moza tepat mengarah pada pemuda itu.

__ADS_1


Pemuda yang sangat dirindukannya, namun seketika menorehkan luka yang tak tampak oleh mata di dalam hatinya.


🌟


Aduh kacian Abang Hega, kena tonjok berapa kali coba ? 😭😭


Muka ganteng nya jadi gimana yah ? 🤔🤔


Ada yang mau elus-elus muka Babang Hega gak ? Biar cepet sembuh babang Hega nya 😁😁😁😁


🌟


☘☘☘


☘☘☘☘


^^ Ada kalanya apa yang kita lihat belum tentu apa yang sesungguhnya terjadi ataupu yang kita pikirkan. Menduga sesuatu yang belum pasti dan menilainya seperti apa yang ada di pikiran kita bisa jadi akan lebih menyakitkan daripada saat kita mengetahui kenyataan yang sebenarnya. ^^ ( Sherinanta )


☘☘☘


☘☘☘☘


BENERAN UDAH YAH INI JANGAN DITUNGGU LAGI UP NYA. UDAH ABIS CADANGAN EPISODE AKUH....


INI JUGA AKUH KELUARIN KARENA ADA YANG BAIK HATI VOTE BANG HEGA 💋💋 🙊🙊🙊


Next up tanggal 22 yah...


Kalau mau up banyak....


banyakin juga VOTE nya atuh...


jangan pelit poinnya, kan dapatnya gratis ini.... 💋💋💋


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


➡️➡️ Ditunggu LIKE & COMMENT NYA YAH ....❤


PLEASE DON'T BE SILENT READER......🌹🍁☘.


Bantu VOTE agar karya ini UP yah....


Dukung akuh agar semangat MengHALU..... 😍😍


Terima kasih 😊😘😘😍

__ADS_1


Jangan ragu tinggalkan jejak kritik dan saran ya 😊😘😍💕💕


__ADS_2