Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga

Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga
Menikahlah, Dengan Pilihan Kakek !


__ADS_3

AUTHOR


Jena menangis melihat kertas-kertas berhamburan di hadapannya, menyadari kebenaran dalam ucapan Hega, pria yang selalu dihormatinya dianggapnya seoarang kakak.


Plak.... Plak


Dan dua tamparan mendarat di pipi suaminya, kemudian beranjak pergi meninggalkan pria yang sudah babak belur itu.


" Lakukan sesuai perintah saya. " Ucap Hega pada pengawal-pengawalnya.


Julian mengikuti Hega yang masuk ke dalam rumah yang cukup mewah itu. Mendapati Bara tengah duduk dengan dua anak kecil yang sudah berhambur ke pelukan ibunya.


" Saya akan menjamin kehidupan kedua putrimu, bagaimanapun aku menganggapmu seperti adikku sendiri Jena dan mereka seperti keponakanku. " Ucap Hega menenangkan wanita yang masih sesenggukan itu.


" Bara yang akan mengurus sisanya, kamu kamu tetap disini atau kembali ke Indonesia, itu pilihanmu. " Lanjutnya.


" Maafkan apa yang aku katakan tadi Ga, dan terima kasih. " Ucap Jena dengan terbata-bata.


" Tidak masalah, anggap saja saya membalas kebaikanmu selama kita berteman dulu. Lupakan yang baru saja terjadi, dan mulailah hidup yang baru bersama kedua putrimu. " Sambung Hega yang dijawab anggukan wanita itu beberapa kali.


" Julian, atur penerbangan secepatnya ke Indonesia. " Saya sudah muak berada disini. " Perintah Hega dan Julian mengguk setuju.


Julian pun merasa lelah menghadapi situasi darurat dan kekacauan selama hampir sepuluh hari ini. Kerja keras siang dan malam mengatasi krisis perusahaan yang hampir membuat perusahaan goyah. Hanya Hega yang tahu persis bagaimana dia mengatasi dana yang menghilang dari perusahaan itu.


Yang pasti Julian tahu satu hal, jika dia tak ingin menghadapi sisi mengerikan Hega untuk kedua kalinya.


" Lo kembali dulu dengan Julian Ga, gue akan selesaikan sisanya. Lo pasti udah kangen dia kan. " Ucap Bara sambil menepuk punggung sahabatnya itu kemudian mengedipkan matanya.


Bara tahu pasti jika kemurkaan sahabatnya itu tidak hanya dipicu masalah yang terjadi di perusahaannya, tapi semakin mengerikan karena pemuda itu benar-benar sedang dilanda penyakit cinta.


Sehingga kemarahan Hega kali ini terasa berkali-kali lipat, karena insiden yang dibuat oleh orang kepercayaannya di HEART membuat kepulanganya kembali ke Indonesia menjadi tertunda.


~~ Flashback End ~~




🍒🍒🍒


~~ Kembali ke masa kini ~~


Hega masih marah-marah di dalam ruangannya, membanting apa saja untuk meredakan amarahnya.


Bagaimana tidak murka, ketika baru saja dia sampai di bandara sampai di tanah air dan hendak pergi menemui gadisnya, Pak Bakti sudah datang menjemput dirinya di bandara dan membawanya pulang ke rumah besar atas perintah sang kakek.


~ Flashback lagi ya ~ 😁😁😁


Bandara, Kepulangan Hega dari Los Angeles


Pak Bakti supir pribadi keluarga Saint sudah berada di bandara menjemput tuan muda keluarga Saint.

__ADS_1


Terlalu lelah bagi Hega untuk menolak keinginan sang kakek.


" Julian, kamu bisa cuti tiga hari. Istrirahatlah, dua minggu ini pasti sangat berat untukmu. " Ucap Hega menepuk bahu Julian.


" Terima kasih bang. " Jawab Julian kemudian.


Jiwa dan raga yang lelah, semakin lelah karena pemuda itu begitu merindukan gadis yang dicintainya. Harusnya sudah sepuluh hari yang lalu dia mendapatkan jawaban, mendengar kalimat cinta dari Moza.


Hal yang membuat dirinya tak kenal lelah menyelesaikan setiap urusan bisnisnya, karena dia yakin jika segala masalah ini segera selesai, maka secepat itu pula dia bisa menghabiskan waktu melepas kerinduannya pada gadis yang sudah dua minggu tak ditemuinya itu.


Dikeluarkan ponsel dari dalam saku kemejanya.


Sial, lowbatt. Aku bahkan tidak sempat mengisi daya ponsel gara-gara si Radit sialan itu.


Batinnya kesal, semakin marah dan kacau. Melihat tingkah tuan mudanya di kursi belakang, Pak Bakti ikut gelisah namun tidak berani bertanya.


" Antar saya dulu ke Apartemen Pak. " Pintanya pada supir nya.


" Maaf tuan muda, tuan besar minta langsung membawa tuan muda ke rumah besar. "


Arrgg.... Ada apa sebenarnya dengan kakek ? Tidak biasanya memintaku datang segigih ini. ~ Hega ~




🍒🍒🍒


Terlihat beberapa pekerja taman sedang melakukan tugas mereka.


Hega sempat melihat sang ayah di rumah kedua, bangunan yang dihuni ayahnya bersama istri kedua dan juga putri mereka Rania. Tampak lelaki itu tengah mengantar kepergian tamunya, yang dapat dilihatnya dengan jelas bahwa itu adalah ayah dan anak keluarga Grace.


Untuk apa mereka disini ? Apa lagi yang Papa rencanakan kali ini ?


Gumannya menahan amarah.


Sesampainya di rumah utama, disambut beberapa pelayan. Sang kakek sudah menunggu kepulangan cucu kesayangannya itu.


" Akhirnya kamu mau pulang juga. " Ucap sang kakek memeluk cucunya.


" Itu kan karena kakek mengirim Pak Bakti, jika tidak.... "


" Jika tidak apa ? Kamu tidak akan mengunjungi kakekmu ini ? Dasar bocah nakal. " Omel sang kakek sambil menjewer telingan pemuda itu.


" Kakek, saya bukan anak kecil lagi. Jangan perlakukan saya seperti ini. " Protes Hega dingin.


" Baiklah karena kamu bilang bahwa kamu bukan anak kecil lagi, maka menikahlah. "


" Uhuk.... Apa kek ? " Hega yang baru saja meneguk minumannya seketika tersedak.


" Menikahlah, dengan pilihan kakek. " Ucap kakek Surya.

__ADS_1


" Huft.... Sejak kapan kakek seperti papa yang mencampuri kehidupan pribadiku. " Protes Hega menghela nafas dalam.


" Ahhh.... Apa jangan-jangan papa yang meminta kakek membujukku. " Sambungnya saat teringat adegan di rumah kedua tadi.


" Papamu tidak ada hubungannya dengan ini, hal ini sudah diputuskan sejak lama. " Elak sang kakek.


" Maaf Kek, Hega menolak. Jika Hega menikah, itu adalah karena keinginan dan pilihan Hega sendiri. Saya pergi Kek, Assalamualaikum. " Paminya meninggalkan rumah utama tak menghiraukan panggilan sang kakek.


~~ Flashback End ~~


Kembali ke lantai 15, Ruang Presdir.


" Apalagi yang perlu gue pastikan Bar, bahkan gue lihat dia membawa Joseph Grace dan anaknya itu ke rumah besar, dan hari ini kakek bilang kalo gue harus nikah sama pilihannya. " Ingatan tentang apa yang dilihatnya saat pria itu mengantar kepulangan keluarga Grace membuatnya semakin marah dan benci pada lelaki yang adalah papanya sendiri itu.


" Lo kan lihat mereka di rumah kedua Ga, bukan rumah utama. Jadi dugaan lo belum tentu benar. Saran gue temui kakek Surya, tanyakan dengan jelas alasan beliau tuba-tiba menjodohkan lo. Sekalian lo pastikan apa bener Berlinda itu yang kakek lo maksud. " Saran Bara setidaknya membuat pikiran kalut Hega mulai bisa dikendalikan.


Memikirkan kembali apa yang terjadi dengan kepala dingin.


" Sekarang lebih baik lo temui Moza, lo pasti kangen sama dia kan ? " Lanjut Bara menepuk bahu temannya.


Dan benar saja, mendengar nama gadis itu disebutkan, membuat pemuda yang sedari tadi diselimuti aura membunuh itu mulai tenang.


" Gue gak bisa menemuinya dalam keadaan dan suasana hati kacau seperti ini. " Keluhnya sembari menjatuhkan dirinya di sofa.


" Gue udah bener-bener jatuh cinta Bar. " Gumamnya lagi.


Itu juga gue udah tahu bocah, lo aja yang kelewat polos atau justru kelewat beg* baru nyadar sekarang. ~ Bara ~


🌟


Aaaaa..... Ternyata bang Hega bukan kecantol girlband korea.... Syukurlah......😤


Tapi kelilit ular sexi nya bang Bara....


Malah lebih parah dong 😭😭😭


🌟


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


➡️➡️ Ditunggu LIKE & COMMENT NYA YAH ....❤


PLEASE DON'T BE SILENT READER......🌹🍁☘.


Bantu VOTE agar karya ini UP yah....


Dukung akuh agar semangat MengHALU..... 😍😍


Terima kasih 😊😘😘😍


Jangan ragu tinggalkan jejak kritik dan saran ya 😊😘😍💕💕

__ADS_1


__ADS_2