Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga

Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga
Pangeran Beruang Kutub


__ADS_3

HEGA


Akhirnya aku menyatakan perasaanku padanya hari ini, tepat di hari ulang tahunnya. Melihat setiap ekspresi yang ditunjukkannya setiap kali aku menatap bola mata kecoklatan miliknya, aku tahu jika dia juga memiliki perasaan yang sama denganku.


Hanya saja kulihat tersimpan luka dalam tatapan sendunya saat aku mengatakan aku mencintainya.


Kubaringkan tubuhku diatas ranjang setelah membersihkan diri dan sholat Isya. Kutatap sebuah foto saat dia tertidur dengan pulasnya, yang tadi sempat aku ambil dengan ponselku.


Sebenarnya aku tidak rela berpisah dengannya hari ini dan ingin kuhabiskan malam dihari ulang tahunnya, memonopoli gadis itu untuk diriku sendiri dengan dinner berdua atau nonton di bioskop.


Tapi aku urungkan niatku karena aku tahu Moza punya kehidupan lain yang tidak bisa aku campuri, yaitu hubungannya dengan kelima sahabatnya.


Dan lagipula berkat salah satu sahabatnya, aku tahu jika hari ini adalah ulang tahun gadis yang aku cintai itu.


Juga karena sepupu Bara itu, hari ini aku bisa menculik Moza dan melancarkan rencanaku untuk menyatakan cinta padanya.




~~ Flashback ~~


Beberapa jam sebelum pertemuan Hega dan Moza di kafe. Deana menelepon pemuda itu jika saat ini Moza tengah menemaninya menjaga kafe milik Dimas.


( Kak, Moza di kafe nemenin gue gantiin kak Dimas mantau kafe. )


" Iya, satu jam lagi saya kesana. "


( Jangan lupa bawa tuh anak pergi jauh dari kosanya sampai jam tujuh malam nanti karena Dea sama yang lain mau nyiapin kejutan buat dia. )


" Baiklah, saya akan atur. Saya juga sudah bilang pada Julian untuk mengurus detailnya. Kamu bisa bicara dengannya. "


( Oke bang, terima kasih banyak. )


" Saya yang berterima kasih karena memberi tahu saya ulang tahunnya. "


( No problem, jangan lupa ya bang jam tujuh bawa Momo pulang. )


" Saya usahakan. "


~~ Flashback End ~~




🍒🍒🍒


Untungnya aku mengetahui ulang tahun Moza dari sahabat gadis itu seminggu sebelumnya. Jadi aku bisa mempersiapkan hadiah untuk gadis yang sudah membuatku jatuh hati setengah mati padanya.


Dan secepat mungkin aku menghubungi salah satu perusahaan berlian yang ada di luar negeri, memesan sebuah kalung dengan desain khusus.


Untungnya dia tidak menyadari jika aku sudah memasangkan kalung itu di lehernya. Jika tidak, aku yakin dia akan langsung menolaknya dengan alasan tidak bisa menerima karena harganya yang memang sangat mahal.


Tapi untukku harga kalung itu tidak lebih berharga daripada dirinya.


Gadis pertama yang membuatku belajar arti kata mencintai.


Gadis pertama yang membuatku merasakan kerinduan dan kecemburuan, serta kebahagiaan sekaligus rasa takut kehilangan.


Karena aku mencintainya maka aku ingin memberikan segala sesuatu yang terbaik untuknya.


Aku penasaran bagaimana ekspresi kesalnya saat nanti dia sadar jika diam-diam aku memberinya hadiah. Pasti sangat imut dan menggemaskan.


__ADS_1



🍒🍒🍒


MOZA


Setelah selesai makan malam bersama sahabat-sahabatku, dengan gontai menuju kamarku saat mereka pamit untuk pulang.


Saat kutanya kenapa Deana, Renata dan Amira tidak menginap, Deana berbisik padaku sambil mengedipkan satu matanya : ' Malam ini kamu akan ditemani Pangeran Beruang Kutub. '


Aku tak paham dengan ucapannya, tapi karena terlalu lelah aku malas bertanya dan hanya mengernyitkan dahi dan tersenyum kecut.


Kubuka kamar yang agak berantakan dengan potongan kertas warna-warni confetti yang berserakan di lantai dan balon yang masih melayang di langit-langit kamar.


Kujatuhkan badanku yang terasa begitu lelah di tempat tidur dengan posisi terlentang, merentangkan kedua tanganku, menatap langit-langit kamar dan mendesah lega.


Huff... Akhirnya hari melelahkan ini berakhir.


Saat kuubah posisiku menjadi tengkurap, dengan kepala bersandar pada kedua tanganku yang kulipat dibawah kepalaku menghadap ke arah kepala ranjang.


Kulihat boneka beruang berwarna putih berukuran besar, hampir seukuran badanku. Sedang duduk manis bersandar di kepala ranjangku dengan kaki selonjor.


Kuusap-usap mataku dengan kedua tanganku, kemudian segera berubah posisi menjadi duduk bersila menghadap boneka beruang putih di hadapanku.


Apa lagi ini ?


Kumohon hentikan, aku lelah menghadapi banyak kejutan hari ini.


Harusnya aku bahagia kan ? Tapi dibanding bahagia aku lebih merasa gelisah. Seorang pria sempurna mengatakan dia mencintai aku, menyiapkan makan malam mewah untukku merayakan hari lahirku bersama sahabat-sahabatku.


Apa yang ada di kepala pria itu sehingga dia rela melakukan hal sebanyak ini untukku ?




🍒🍒🍒


Gadis itu masih menatap beruang raksasa di ranjangnya, kemudian mendekat dan memeluk boneka tersebut.


Lembut, hangat dan nyaman. Seperti saat aku berada dipelukan kak Hega.


Batinnya sambil tersenyum memeluk si beruang.


Arrrrgggg..... Apa yang baru saja kamu pikirkan Moza Artana ?!! Hentikan pikiran gilamu itu.


Teriaknya kemudian sambil menggelengkan kepala ke kanan dan ke kiri berulang di dada beruang, malu sendiri menyadari pikirannya yang sudah kemana-mana.


Hah lebih baik aku cuci muka dan tidur.


Gumamnya pelan saat melihat jam sudah menunjuk pukul sepuluh malam.


Baru saja hendak beranjak dari ranjangnya, terdengar ponsel berbunyi yang ternyata panggilan video dari orang tuanya. Tampak ayah dan bundanya di layar ponsel.


" Assalamualaikm. "


( Waalaikumsalam putri kesayangan ayah bunda. Selamat ulang tahun ya sayang, semoga Allah memberikan segala kebahagiaan untukmu. ) ~ Bunda ~


" Terima kasih ayah bunda. "


( Maaf ayah dan bunda baru menelepon. ) ~ Ayah ~


" Tidak apa Yah, Moza tahu pasti ayah dan bunda juga sibuk. Ayah bunda ingat ulang tahun Moza dan mendoakan saja sudah membuat Moza bersyukur dan bahagia. "


( Terima kasih putriku sayang, ini adikmu ingin bicara. ) ~ Bunda ~

__ADS_1


Seketika muncul wajah tampan sang adik menyerobot di tengah-tengah ayah dan bundanya.


( Selamat ulang tahun kak, semoga kakak cepat dapat pacar. ) ~ Ryuza ~


" Kamu akan menyesal jika kakak punya pacar, kakak akan mengabaikan tingkahmu yang manja itu. "


( Tidak, tidak. Aku tarik kembali doaku barusan. Pokoknya kalau kakak mengabaikanku karena seorang pria, maka akan kuhajar pria itu sampai tidak berani mendekati kakak. ) ~ Ryuza ~


( Hush.... Jangan bicara begitu Ryu, memangnya kamu yang akan menjaga kakakmu selamanya ? Kakakmu juga harus memiliki kekasih yang mencintainya. ) ~ Ayah ~


Tampak di layar ponsel sang ayah memukul pundak adiknya hingga pemuda yang kini berusia 16 tahun itu mengaduh sambil mengelus pundaknya.


( Tentu saja aku yang akan menjaga kakak selamanya, memang siapa lagi yang bisa diandalkan selain aku. ) ~ Ryuza ~


( Kak, kapan kamu pulang. Ayah selalu memarahiku jika kamu tak disini. Pulanglah, lindungi aku. ) ~ Ryuza ~


( Dasar bocah nakal, bun anak ini mirip siapa sih ? ) ~ Ayah ~


Moza hanya tersenyum melihat tingkah adik dan ayahnya.


( Aduh ayah ini, ya tentu saja mirip ayah lah. Kalau Hyu dan Mo baru mirip bunda, pintar dan penurut. ) ~ Bunda ~


Mendengar nama sang kakak disebutkan, raut muka Moza mendadak sayu. Sang ayah yang menyadari perubahan ekspresi putrinya dari layar ponselnya menyenggol lengan sang bunda.


( Sudah, sudah. Jangan dengarkan ayah dan adikmu. Mereka memang sulit akur, membuat bunda pusing. ) ~ Bunda ~


" Ayah bunda, terima kasih sudah melahirkan Moza dan merawat Moza sampai sekarang. Moza sayang ayah dan bunda. "


( Iya sayang, ayah dan bunda juga berterima kasih karena Moza lahir menjadi putri ayah dan bunda. Dan tumbuh menjadi putri yang cantik, pintar dan dewasa. ) ~ Bunda ~


Tampak sang ayah mengangguk-angguk mendukung kalimat sang bunda.


( Bagaimana denganku kak ? ) ~ Ryuza ~


🌟


🌟


Bagaimana nasib sang adik yang tengah berebut sang kakak dengan kedua orang tuanya ?


Ryuza masih tak mau kalah ? Menuntut pernyataan sayang dari sang kakak.


Bagaimana tingkah menggemaskan adik Moza ?


Tunggu next episode.....Jangan lupa like dulu dan komentar ya supaya semangat akuh.... 😍😍😘😘


HARI INI BENERAN UDAH YA UP NYA. SUDAH TAK SANGGUP LAGI, MATANYA TINGGAL 3 WATT


😴😴😴


🌟


🌟


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


➡️➡️ Ditunggu LIKE & COMMENT NYA YAH ....❤


PLEASE DON'T BE SILENT READER......🌹🍁☘.


Bantu VOTE agar karya ini UP yah....


Dukung akuh agar semangat MengHALU..... 😍😍


Terima kasih 😊😘😘😍

__ADS_1


Jangan ragu tinggalkan jejak kritik dan saran ya 😊😘😍💕💕


__ADS_2