Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga

Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga
Kekesalan Hega vs Kejahilan Bara ( Bagian 1 )


__ADS_3

AUTHOR


Kesal memikirkan Bara yang pasti sedang bersenang-senang dengan gadis-gadis itu di restoran membuatnya mengurungkan niatnya untuk keluar makan siang.


Dan akhirnya memutuskan makan siang di ruangannya dengan meminta sekretarisnya memesan makanan dari restoran seberang.


Sambil memikirkan cara untuk membalas kelakuan sahabatnya itu.


Awas ntar balik abis lo Bar, ditugasin ngecek store malah keasyikan godain cewek. Gumamnya.


Nyatanya memang sudah lewat dari jam makan siang, Hega melihat jam tangannya, pukul 13.45 dan belum ada tanda-tanda Bara kembali ke kantor. Membuatnya semakin tak karuan, kesal, marah, jengkel, semuanya bercampur.


" Anita, jika Bara datang suruh dia keruangan saya. " Perintahnya pada sekretarisnya dengan wajah yang tak bisa menutupi kekesalannya.


" Baik Presdir. " Jawab Anita sopan sambil sedikit gemetar kaget dengan ekspresi atasannya itu.


Kenapa lagi si boss, Pak Bara bikin ulah apa lagi coba sampe muka Presdir serem amat. Batin Anita.


β€’


β€’


πŸ’πŸ’πŸ’


Disisi lain Bara memang sengaja santai dan berlama-lama menghabiskan waktunya bersama keempat gadis itu.


Tentu saja tak lupa ritual kenarsisan Renata, berfoto dan diunggahnya salah satu foto ke sosmed miliknya. Dan bisa dipastikan dalam sekejap banyak like dan komentar yang bermunculan.


Rena cantik lagi dimana tuh ? Keren tempatnya πŸ‘πŸ˜~ Netizen1 ~


Tuh temen-temen Rena ya ? Cantik-cantik semua ya..


Mau dong masuk genk Rena biar ketularan cantiknya. ~ Netizen2 ~


Wah ada cowok cakep nyempil tuh, siapa dia Ren ? Pacar Rena ya ? ~ Netizen3 ~


Yah masa Rena udah punya pacar si, patah hati akuh...~ Netizen4 ~


Gue mau tuh gantiin tuh cowok, dikelilingi cewek-cewek cantik, tapi apa daya diriku tak seganteng ituh 😭😭😭. ~ Netizen1 ~


Rena cantik kenalin dong temannya yang pake kaos ada gambar beruangnya. ~ Netizen5 ~


Dan masih banyak lagi komentar yang semakin absurd yang muncul dalam hitungan detik. Ada yang mau tambahin, silahkan di komentar ya hehehehe....


Rena membaca sekilas beberapa komentar yang muncul dari postingan terbarunya, membuatnya tersenyum puas. Tentu saja ini pertama kalinya dia mengunggah foto dirinya bersama ketiga sahabatnya, apalagi jika bukan karena salah satu dari ketiga temannya itu yang tidak suka jika fotonya tersebar di medsos.


Bukan berarti Moza tidak memiliki akun medsos, gadis itu pernah membuatnya pada saat SMU, itupun paksaan dari sahabatnya Deana. Namun tentu saja akunnya dibuat privat, hanya teman yang bisa berinteraksi dan melihat foto-foto yang ada di akun indagram miliknya.

__ADS_1


Meskipun nyatanya tidak ada banyak foto juga disana, hanya beberapa foto Moza dan Deana saat masih duduk di bangku SMU, beberapa foto saat awal jadi mahasiswa, dan itupun bukan Moza yang mengunggah, tapi Deanalah pelakunya.


Kembali ke foto unggahan Renata, foto yang diupload dengan caption 'Celebration' itu tembus seribu like dan lebih dari seratus komentar hanya dalam waktu kurang dari 15 menit.


Bayangin aja ya seberapa tenar Renata di dunia maya, Author juga mau tuh 1000 like dan 100 komentarnya di tiap episode 😁😍.


Renata yang terus cekikikan melihat ponselnya sambil makan steak di hadapannya membuat yang lainnya penasaran.


" Lo liatin apaan sih, gitu amat ? " Tanya Amira penasaran.


" Nih liat sendiri. " Ucapnya sambil menyodorkan benda pipih itu kepada sahabatnya.


Amira tampak melongo melihat apa yang dilakukan Renata, melihat perlahan ke arah Moza yang cuek saja dan fokus dengan makanannya, kemudian memberi isyarat Deana.


Deana mengambil alih ponsel Renata dari tangan Amira, melihat apa yang ada disana, kentang yang ada dimulutnya nyaris saja tersembur keluar.


" Dih.... pelan-pelan dek makannya, makanya jangan sambil main ponsel kalo makan. Emang ada apaan si ? " Bara menghentikan makanya sejenak, merebut perlahan ponsel di tangan Deana.


" Lo terkenal juga ya deΔ·, postingannya banyak yang comment, pasti karena ada abang nih di fotonya. " Ucap Bara tanpa tahu apa-apa, membuat ketiga gadis itu menegang menatap Bara kemudian beralih menatap Moza.


" Boleh aku lihat ? " Moza meletakkan garpu dan pisau ditangannya, mengulurkan tangan kanannya ke arah Bara.


" Nih, banyak juga yang tanyain lo dek. " Ucapnya tanpa berdosa membuatnya mendapat pelototan dari ketiga gadis lainnya.


" Apaan nih kalian, serem amat tuh mata melotot hampir mau copot. Makan sana ! " Lanjutnya.


Moza yang kini tengah melihat postingan Renata tampak sedikit lesu, kemudian menghela nafasnya perlahan.


" Huft.... Baiklah, tapi lain kali tanya dulu. " Jawabnya tenang.


" Okey sayangku. " Ucap Rena lega sambil memeluk leher sahabatnya.


" Jadi fotonya ???? " Tanyanya ragu.


" Gak papa sekali ini. " Ucapnya sambil tersenyum.


" Yey..... You're my sweetest friend. " Sambung Rena kegirangan sambil tak henti-hentinya bergelayut di leher temannya itu membuat gadis itu kegelian.


" Ih... udah ah lepasin, geli Re. " Gerutunya.


" Okeh okeh.... "


Bara yang melihat insiden yang baru saja terjadi sempat keheranan, tapi diabaikannya karena tak ingin bertanya terlalu jauh agar tak membuat canggung lagi suasana diantara mereka.


β€’


β€’

__ADS_1


πŸ’πŸ’πŸ’


Lantai lima belas, Bara baru saja keluar dari lift menuju kearah ruangan sahabatnya. Terlebih dahulu menghampiri wanita anggun di meja sekretaris.


" Siang Pak Bara, Presdir menunggu anda di ruangannya. " Ucap wanita itu sopan.


" Apa dia memasang wajah seperti ini ? " Tanya Bara sambil menirukan ekspresi kesal yang biasa ditunjukkan sahabatnya itu, Anita hanya mengangguk perlahan.


" Baiklah, terima kasih. " Ucapnya lagi sambil melambaikan tangan ke arah Anita dan berjalan memasuki ruangan Presdir.


Ceklik...


" Siang Boss. " Goda Bara melihat Hega yang tampak sok cuek dengan kedatangannya, tetap fokus bekerja dengan laptop dan duduk di kursi kebesarannya.


Gue dipanggil cuma buat dicuekin nih. ~Bara~


Hega menatap sekilas sahabatnya yang tengah nyengir kuda bersandar di lemari buku disamping mejanya.


Masih berani lo nyengir kayak gitu. ~Hega~


" Gimana hasil pemantauannya ? " Tanyanya dengan nada datar dan mengalihkan pandangannya kembali ke layar di hadapannya.


" Bagus. " Jawabnya singkat.


" Dan menyenangkan. " Kali ini jawaban yang berniat menjahili temannya itu.


" Saya tanya tentang pekerjaan bukan tentang hal lainnya. " Ucapnya dingin.


Cih... lo pasti juga pengen tahu kan soal si gadis singa lo. Gengsi amat. ~Bara~


" Semuanya berjalan sesuai standart yang ada, tidak ada masalah apapun. " Kali ini jawaban Bara mengikuti keseriusan pertanyaan boss nya itu.


" Lalu apa yang membuatmu kembali begitu lama ? " Tanya Hega lagi sambil menahan kekesalannya.


Bara yang tahu dengan jelas bahwa saat ini sahabatnya itu tengah menahan kekesalannya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya heran. Merasa lucu dengan sikap yang jarang sekali ditunjukkan sahabatnya itu.


" Huh.... kalo lo kesel bilang aja, gak usah ditahan gitu. " Cibir Bara kemudian sambil berlalu ke sofa setelah sebelumnya mengambil sebotol air mineral di lemari pendingin.


Kira-kira siapa yang akan jadi pemenangnya kali ini ya, Bara yang sudah siap dengan senjatanya menjahili Hega ataukan Bara yang akan mati gaya menghadapi tingkah menyebalkan sahabat sekaligus boss nya yang sedang dalam mode kesal padanya ????!!!!


❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀


➑️➑️ Ditunggu LIKE & COMMENT NYA YAH ....❀


PLEASE DON'T BE SILENT READER......🌹🍁☘.


Bantu VOTE agar karya ini UP yah....

__ADS_1


Terima kasih 😊😘😘😍


Jangan ragu tinggalkan jejak kritik dan saran ya πŸ˜ŠπŸ˜˜πŸ˜πŸ’•πŸ’•


__ADS_2