Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga

Presdir Jutek, Jodohku Dari Surga
Truth, Last Question


__ADS_3

AUTHOR


Malam semakin larut, bintang-bintang di langit semakin tampak jelas berkerlip-kerlip. Namun belum ada satupun dari mereka yang lelah ataupun mengantuk. Apalagi puncak perayaan pergantian tahum tinggal beberapa menit lagi.


Udara yang semakin dingin membuat Derka menggosok-gosok kedua telapak tangannya di depan wajahnya, tampak sudah tak sabar lagi memulai aksi lanjutannya.


" Oke, kita mulai ya ! " Ucap Derka, membuat Deana dan teman-temannya ikutan tegang.


Moza tampak sedikit gelisah, menggigit bibir bawahnya gusar. Sedangkan Hega dan Dimas tampak biasa saja. Derka menatap ketiga orang yang bagaikan pesakitan itu bergantian, kemudian melontarkan pertanyaan pertama.


" LDR atau Putus ? "


" LDR. " Jawab Moza dan Dimas bersamaan.


Hega melirik sekilas pada kekasihnya, " Tidak keduanya. "


" Hei, harus pilih Ga, curang itu namanya. " Omel Derka sambil memelototi sahabatnya itu.


" Gue belum selesai jawab Der. " Balas Hega dingin.


" Tidak keduanya, karena gue akan ada kemanapun atau dimanapun dia pergi. " Sambung Hega yakin kemudian tersenyum menatap kekasihnya yang seketika tersipu.


Dimas menatap sendu pada adegan itu, hatinya terasa getir. Tapi dia juga bahagia melihat senyum merekah di bibir gadis yang pernah menempati hatinya itu, dan masih ada di hatinya.


" To tweet..... " Celetuk Viola gemas melihat jawaban pria tampan itu.


" Next. Hal apa yang paling kalian benci yang akan membuat kalian kesal setengah mati ? "


" Drakor. "


Jawab Hega santai membuat beberapa dahi mengerut heran tak paham maksud jawaban Hega, sedangkan Moza tampak terkikik dengan jawaban pemuda itu karena dia tahu jelas kenapa Hega sangat tidak suka dengan drama korea.


Hega yang selalu tampak masam setiap kali menemani Moza menonton drama korea, apalagi jika pemerannya adalah oppa idola Moza yaitu Lee Min Ho. Selalu ada saja ulah Hega yang mengganggu kenyamanan Moza saat menyaksikan akting dari aktor favoritnya itu.


" Digombali. "


Jawaban Moza tentulah membuat beberapa mata memandang heran, biasanya para gadis akan suka jika digombali. Moza justru sebaliknya, alasannya hanyalah gadis itu yang tahu. Mungkin benar seperti kata Renata sebelumnya, Moza terlalu muak dengan rayuan-rayuan gombal yang sering dilontarkan oleh para pemuda yang selama ini mendekatinya.


" Kalah main PS. " Dimas menjawab santai saat telunjuk Derka mengarah padanya.


" Oke, kali ini harus lebih cepat ya. Yang pass atau kelamaan mikir harus langsung minum tuh jus sehat dari gue. Hehehe.... " Ujar Derka terkekeh memamerkan deretan gigi putihnya yang menawan.


" Kalau seandainya mantan dari pacar kalian atau seseorang dari masa lalu pacar kalian deketin lagi pacar kalian apa yang kalian lakukan ? "


" Biarin aja, kalau pacar gue masih tergoda yang ikhlaskan saja. Berarti bukan jodoh. " Jawab Dimas santai.

__ADS_1


Moza mengangguk-angguk sepaham dengan pemikiran Dimas.


" Percaya saja padanya, jika jodoh tidak akan kemana. " Jawab Moza datar, karena itulah yang mungkin tengah dialami oleh Moza dan Hega saat ini, berlikupun jalan pertemuan mereka setelah lebih dari 10 tahun tak berjumpa, nyatanya jika takdir menuliskan mereka akan bersama maka akhirnya juga waktu yang akan menyatukan keduanya.


" Memberikan lelaki itu tiket liburan ke luar negeri dan jika perlu migrasi disana selamanya. "


" Kok malah dikasih liburan bang ?! Tambah seneng dong. Emang mau ke luar negeri mana bang ? Korea ya ? Atau Paris ? " Tanya Renata penasaran.


" Kutub Utara. " Jawab Hega datar.


" Pffft..... " Tak ada yang bisa menahan tawa mendengar jawaban pria bucin dan posesif yang satu ini.


" Ngeri banget yang deketin lo Mo, disuruh tetanggaan sama beruang kutub. Hehehe.... " Goda Deana yang ditimpali tawa membahana dari Bara dan Derka saat gadis itu menyebut beruang kutub.


" Ish... Dea. " Moza melirik sekilas pada Deana yang sedang mentertawakan dirinya.


Bukan aku yang jawab kok aku yang malu si sama jawaban kak Hega ?! ~ Moza ~


" Ada yang mau bertanya gak ? Gue lihat ada beberapa wajah kepo disini. " Lanjut Derka memancing, dan benar saja beberapa mata tampak berbinar antusias seolah sudah menyiapkan pertanyaan yang ingin mereka ajukan.


Aliza : " Apa arti cinta pertama menurut kalian ? "


" Masa lalu yang tidak akan bisa kembali ataupun diulang lagi. " Jawab Dimas dengan tatapan entah kemana.


Hega dan Moza saling pandang sejenak,


" Dan selamanya. " Sambung Hega sembari tersenyum dan menggenggam erat tangan kekasihnya.


" Utu... utuuu.... Co cweet banget ciii. " Viola benar-benar gemas dengan pasangan ini, dan gadis itu memutuskan akan menjadikan Hega dan Moza sebagai pasangan idolanya.


Renata yang penasaran siapa cinta pertama sahabatnya langsung angkat tangan, sebenarnya Dimas pernah bilang dulu waktu liburan di vila tentang cinta pertamanya yang adalah seorang asdos, tapi tidak menyebutkan nama. Jadi Renata masih sangat penasaran.


" Apakah cinta pertama dan pacar pertama kalian adalah orang yang sama ? " Tanya Rena saat Derka memberi isyarat dan ketiganya menjawab hampir bersamaan.


" Tidak. " ~ Dimas ~


" Iya. " ~ Hega ~


" Eum...." ~ Moza diiringi anggukan kecil ~


" Siapa ? " Renata, Deana, Amira dan Viola berteriak hampir bersamaan membuat semuanya terkejut dengan kekepoan yang kompakan itu.


Dan saat giliran Hega menjawab, Hega melirik Renata sejenak kemudian menatap kearah gadis di sampingnya dan mengeratkan genggaman tangannya, " Teman kamu. "


BLUSH....

__ADS_1


Wajah Moza langsung memerah seperti buah persik yang begitu manis dilihat, membuat siapapun akan gemas melihat keimutan gadis itu.


" Eh.... " Hampir semuanya terbengong tak percaya kecuali Derka dan Bara tentunya karena kedua sahabat Hega itu tahu persis riwayat kehidupan percintaan Hega.


" Abang bohong ya ?! " Tanya Renata, Hega menggeleng membuat Renata melongo benar-benar tak percaya.


Dan giliran semua mata menatap Moza, Deana tahu pasti apa jawabannya dan tersenyum lucu melihat ekspresi sahabatnya itu yang terlihat sangat bingung menjawab pertanyaan memalukan itu.


" Uhuk.... " Moza terbatuk saat mendapati tatapan mata penasaran ke arah dirinya.


" Pass. " Jawab Moza ragu, mendengar pengakuan Hega saja sudah membuatnya tersipu, mana mungkin dia menjawab hal yang sama jika cinta pertama sekaligus pacar pertamanya juga adalah pria di sampingnya itu.


" Pffft.... " Bara dan Derka terkikik mentertawakan sahabatnya yang tidak diakui oleh kekasihnya sebagai cinta dan kekasih pertamanya.


Saat Moza hendak meraih gelas kecil di atas meja, Hega lebih dulu menyambarnya dan meminum cairan yang sangat asam itu dengan wajah datar.


Pertanyaan tentang cinta membuat semakin penasaran mereka ingin mengorek rahasia percintaan ketiga orang tersebut.


Sedangkan Dimas menjawab jika pacar pertamanya adalah teman semasa SMA, dan bukan karena cinta karena si gadis yang memohon Dimas untuk menjadi pacarnya. Sedangkan cinta pertamanya kan sudah jelas, si asdos (sudah pernah di sebutkan di episode awal ).


" Apa first impression [kesan pertama] yang kalian rasakan saat pertama kalian bertemu dengan first love [cinta pertama] kalian ? " Kali ini Bara yang mengajukan pertanyaan.


" Cantik, smart dan sederhana. " ~ Dimas ~


" Gadis cengeng dan ceroboh dengan mata yang mempesona. " Jawab Hega sambil tersenyum mengingat pertama kali bertemu Moza, gadis yang tak pernah diduga akan menggenggam erat hatinya hingga dirinya tak bisa berpaling dari gadis itu.


Moza menatap masam ke arah kekasihnya yang baru saja mengatai dirinya cengeng dan ceroboh, melihat Hega yang malah tersenyum melihat ekspresi dirinya, Moza segera memalingkan wajahnya dan tiba-tiba teringat sisi menyebalkan pemuda itu yang dulu selalu membuatnya tak nyaman.


" Jutek menyebalkan. " Balas Moza santai dan kemudian terkikik geli dengan jawabannya sendiri. Bagaimana bisa sekarang dirinya malah berpacaran dan akan bertunangan dengan pria jutek, ketus dan menyebalkan seperti Hega.


Jawaban yang tidak ada manis-manisnya dari keduanya membuat beberapa orang ikut terkikik dan ada juga yang geleng-geleng kepala heran, bagaimana dua orang dengan first impression yang kurang baik itu sekarang bisa menjadi sepasang kekasih yang terlihat mesra seperti ini.


Moza merasa lega karena dianggapnya telah selesai permainan kejujuran itu. Namun ternyata tidak sesuai harapannya, masih ada beberapa wajah penasaran yang siap mengajukan pertanyaan.


" Tadi udah first love, first girl or boyfriend, and first impression. Kalau gitu last question [pertanyaan terakhir]. Kalau pertanyaan ini tidak dijawab maka langsung dapat double punishment. " Derka kembali mengambil kendali.


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


...Kira-kira apa pertanyaan terakhir ?! 😞...


...Thor bobok dulu mau mikir ya......


...JANGAN LUPA LIKE...


...KOMENTAR...

__ADS_1


...DAN VOTE YA....


...😘😘😘...


__ADS_2