
“Kulitnya ternyata sangat tebal, dan ia benar-benar kuat seperti yang ayah rumorkan,” gumam Xiu Bai kini memasang kuda-kudanya dengan berposisi berdiri sedikit menekuk lututnya sambil melebarkan kedua kakinya dan terlihat tombak Xiu Bai menjulur ke arah depan.
“Maju,” teriak Xiu Bai kini menantang Binatang Iblis di depannya.
Goarrr..!!
Dret..!!
Setelah meraung sesaat, Binatang Iblis Singa Hitam langsung melesat ke arah Xiu Bai.
Melihat musuhnya sangat mudah terpancing, Xiu Bai pun tersenyum tipis. Namun tidak berselang satu detik, Xiu Bai dengan cepat membalik tubuhnya sambil mengayunkan tombaknya.
“Gerakan pertama tombak kematian,” teriak Xiu Bai.
Blush..!!
Crash..!!
Duar..!!
Saat bilah tombak Xiu Bai melesat, ke arah Binatang Iblis Singa Hitam lainnya, sebuah bilah cakar tiba-tiba muncul menghancurkan serangan Xiu Bai.
Pandangan Xiu Bai pun mengarah ke samping kanan.
“Sial, ada 3, tidak ada 6,” gumam Xiu Bai kini melirik ke arah barat, utara dan timur.
Gerr..!!
Kini ke 6 Binatang Iblis Singa Hitam langsung mengepung Xiu Bai.
Xiu Bai yang melihat itu pun seketika memasang wajah serius. Karena melawan satu saja, membutuhkan waktu lama untuk membunuhnya.
Jika melawan dua atau 3, Xiu Bai yakin butuh satu hari lebih baginya untuk membunuh mereka, itu pun ia tidak yakin akan baik-baik saja atau terluka parah. Dan kini ada 6 di sekelilingnya.
“Hemm..!! Aku harus memancing mereka ke suatu tempat terlebih dahulu,” gumam Xiu Bai dalam hati.
Saat pandangan Xiu Bai mengarah ke barat laut, sebuah bilah cakar muncul di samping kirinya.
Crash..!!
Duar..!!
“Hoho,, kau tidak sabaran juga rupanya,” kekeh Xiu Bai melirik ke arah Binatang Iblis yang pertama kali bentrok dengan dirinya.
Dret..!!
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Crash crash..!!
Duar..!!
Melihat Xiu Bai dengan lincah menghindari serangan mereka, para Binatang Iblis langsung menggeram.
Gerr..!!
”Huuf,, ini jauh sulit dari yang aku bayangkan, tidak ada celah sedikit dari mereka, pertahanan mereka sangatlah kuat. Jadi aku hanya bisa menghindar saja untuk saat ini,” gumam Xiu Bai.
Wuss..!!
Bom bom bom..!!
__ADS_1
Waktu berlalu dengan cepat, setelah dua bulan Xiu Bai mencoba menjauhi para Binatang Iblis sambil mencari Binatang Iblis yang lain agar mereka bertarung.
Xiu Bai sama sekali tidak menemukan satu pun Binatang Iblis selain mereka berenam.
Wung..!!
Trank..!!
Setelah menahan dua serangan sekaligus dari dua Binatang Iblis Singa Hitam, tak lama muncul dua dari belakang Xiu Bai.
Wuss..!!
Goar..!!
Yang satu langsung menerkam menggunakan mulutnya dan yang satu menggunakan cakar kanannya.
Dret..!!
Bom..!!
Xiu Bai pun dengan cepat melakukan manuver untuk menghindari terkaman salah satu dari mereka sambil menggerakkan kaki kirinya untuk menahan cakar kanan yang satunya lagi.
Tap tap..!!
Setelah berhasil menahan keempatnya, Xiu Bai dengan cepat mengambil langkah mundur menjauhi mereka.
Tepat saat Xiu Bai berhasil mundur, dua Binatang Iblis yang selalu atau menunggu celah saat Xiu Bai lengah, seketika muncul dari atas dan balik pohon.
Wuss..!!
“Heh, itu sudah tidak berguna lagi,” ejek Xiu Bai. “Karena mata Alam Semestaku berhasil meningkat banyak, yah walau itu berkat kalian berdua yang selalu mencoba menyerangku secara diam-diam,” kekeh Xiu Bai menyeringai tipis.
Bom bom..!!
Goar..!!
Tentu saja untuk kecerdasan, kecerdasan Binatang Iblis yang Xiu Bai hadapi saat ini layaknya seperti kecerdasan manusia. Bahkan ada yang ahli dalam strategi layaknya Duan Du.
Seperti kedua Binatang Iblis yang selalu menyerang Xiu Bai diam-diam, merekalah yang mengatur strategi untuk menyerang Xiu Bai secara bergantian dan terlihat mencoba menghabiskan atau menguras energi Xiu Bai.
Tapi nyatanya sampai detik ini energi Xiu Bai sama sekali tidak berkurang.
“Hemm..!! Kini aku sadar setelah melawan kalian semua selama 2 bulan ini, peningkatanku cukup banyak juga, tentu saja aku harus memanfaatkan ini,” ucap Xiu Bai langsung muncul di atas keenam Binatang Iblis.
Cara untuk bergerak mumbunuh dalam satu langkah, mengatur pola pergerakan di udara, menghemat energi saat bergerak. Menemukan celah musuh kuat yang terlihat seperti tembok tanpa celah. Itulah yang saat ini Xiu Bai dapatkan setelah berusaha kabur dari mereka berenam.
Dret..!!
“Kau yang pertama,” ucap Xiu Bai muncul di depan Binatang Iblis yang dulu pertama kali bentrok dengannya.
Jlep..!!
Goar..!!
Binatang Iblis tersebut langsung meraung kesakitan serta meminta bantuan kelompoknya saat melihat tubuhnya di tembus oleh bilah tombak Xiu Bai tepat di lehernya.
Dret..!!
Crash..!!
Bom bom bom..!!
Dalam sekejap kelima Binatang Iblis melesat ke arah Xiu Bai sambil mengayunkan serangan terkuat mereka.
__ADS_1
Terdengar juga suara ledakan bergemuruh di tempat Xiu Bai berdiri.
Tepat setelah asap bercampur debu menghilang, mata kelima Binatang Iblis Singa Hitam langsung melotot.
Karena orang yang mereka serang tidak berada di tempatnya, terlebih lagi rekan mereka yang meminta bantuan kini sudah mati akibat serangan mereka sendiri saat mencoba menyerang Xiu Bai.
Dret..!!
Crash..!!
Xiu Bai yang melihat sebuah celah dengan cepat muncul di depan dua Binatang Iblis dan mengayunkan tombaknya tanpa menggunakan energi sama sekali, itu murni kekuatan fisik.
Bruk..!!
Bruk..!!
Dua kepala Binatang Iblis Singa Hitam seketika menggelinding tepat di bawah kaki Xiu Bai.
“Hehe,, otot-otot lenganku juga sudah meningkat drastis, kini aku yakin mampu melawan paman Du Jian bentrok menggunakan kekuatan fisik, jika kekuatannya tidak meningkat atau kekuatannya masih sama seperti dulu,” ucap Xiu Bai seketika tersenyum bahagia.
Tak lama setelah membunuh 3 Binatang Iblis Singa Hitam, kini pandangan Xiu Bai mengarah ke yang tersisa.
“Waktunya mencari pengalaman baru dan meningkatkan kekuatanku yang lain,” gumam Xiu Bai ingin menyelesaikan mereka secepat mungkin.
Dret..!!
Xiu Bai pun langsung bergerak ke arah mereka sambil membuka pertahanannya untuk memancing mereka menyerangnya.
Goar..!!
Melihat sebuah celah, dua dari Binatang Iblis langsung melesat ke arah Xiu Bai. Sementara satu yang tersisa dengan cepat bergerak ke arah yang berbeda.
Wuss..!!
Wuss..!!
***
Bom bom bom..!!
Goar..!!
Sementara jauh di wilayah utara Hutan Inti wilayah Binatang Iblis.
Terlihat Tu Long di penuhi oleh darah, di tubuhnya juga terlihat banyak sekali luka sayatan seperti sebuah pedang. Tapi itu bukan pedang, melainkan sebuah cakar.
Gerr..!!
Tepat di depan Tu Long, ratusan Binatang Iblis Kelinci Pedang menatap ke arah Tu Long dengan tatapan ganas.
Walau namanya kelinci, namun itu jauh berbeda dengan Binatang Iblis yang sering di temui. Binatang Iblis Kelinci Pedang di depan Tu Long saat ini bewarna hitam legam dengan bola mata merah, bukan hanya itu saja, di kepala mereka ada sebuah tanduk yang mirip bilah pedang, sehingga nama mereka Kelinci Pedang.
Walau kekuatan mereka jauh di bawah Tu Long, karena mereka bergerombolan dalam menyerang musuh, kekuatan mereka sudah setara dengan Du Jian.
Sret..!!
Tu Long secara perlahan mundur dengan menyeret kakinya.
Tu Long bukannya mundur karena takut, malah saat ini sorot matanya terlihat sangat ingin menerjang ke arah mereka.
Saat ini Tu Long mundur karena ia sudah memasang jebakan tepat di belakangnya, dan selama dua bulan ini, Tu Long mendapat banyak sekali pengalaman bertarung melawan Binatang Iblis Kelinci Pedang.
Goar..!!
__ADS_1
Melihat Tu Long mundur, salah satu Kelinci Pedang seketika meraung memerintahkan kawanan mereka untuk menyerang Tu Long agar tidak melarikan diri lagi seperti sebelumnya.
Wuss..!! Wuss..!!