
“Apa aku harus kesana membantu Kakak ya?” Gumam Duan Du terlihat ragu. Ia tidak tahu jika Xiu Bai saat ini sudah membunuh Naga Hitam tersebut dengan begitu mudahnya.
Jika Duan Du tahu, ia mungkin akan langsung kesal karena di suruh kesini hanya untuk tidur-tiduran.
Tap tap..!!
Tak lama Xiu Bai muncul di samping Duan Du.
“Eeh,, dimana musuhnya kak?” Tanya Duan Du melirik ke arah sekelilingnya.
Merasakan tidak ada aura Naga Hitam dan pandangan Duan Du mengarah ke Inti Binatang Iblis yang ada di tangan Xiu Bai. Wajah Duan Du seketika menjadi cemberut.
“Jika aku tahu kau begitu mudahnya membunuh Naga itu, lantas kenapa kau menyuruhku kesini kak. Tahu begitu, lebih baik aku ikut mereka bertarung,” dengus Duan Du langsung melesat ke arah Han Liu, Tu Long, Xiu Tian dan kelima Iblis Pembantai.
Dret..!!
Wuss..!!
Melihat Duan Du yang pergi dengan wajah kesal, Xiu Bai hanya bisa menggelengkan kepalanya.
“Hais, anak itu,” gumam Xiu Bai, ia juga tidak tahu harus bagaimana cara menjelaskannya, karena pada awalnya ia yakin tidak mampu membunuh Naga Hitam walau harus mengerahkan seluruh kemampuannya.
Tapi karena adanya kejadian tak terduga, yaitu Pedang Asura yang begitu mudah membunuh musuh, tentu saja ia yakin Duan Du pastinya tidak akan percaya jika ia menjelaskannya.
Tapi dugaan Xiu Bai salah besar, tentu saja Duan Du akan langsung percaya, karena ia mengenal pedang hitam atau pedang Asura jika Xiu Bai memperlihatkannya. Tapi saat ini Xiu Bai menaruhnya di dalam Cicin Dimensinya.
Dret..!!
Tak lama setelah Duan Du melesat ke arah anggota keluarganya, Xiu Bai pun langsung bergerak menyusul.
***
Dret..!!
Duar..!!
“Haha,, haha,, inilah yang namanya pertarungan,” teriak Tu Long terdengar tertawa bahagia tanpa memikirkan tangan kanannya yang kini telah hilang akibat terkaman salah satu Binatang Iblis.
Dengan ganas Tu Long mengayunkan tangan kirinya menebas musuh-musuhnya yang ada di depannya dan sedang menerjang ke arahnya.
Wung..!!
Crash crash crash..!!
Bom bom bom..!!
...
Slash..!!
Sring..!!
__ADS_1
Berbeda dengan Tu Long yang selalu bar bar, Han Liu terlihat tenang mengayunkan pedangnya ke arah musuh hingga memotong-motongnya menjadi beberapa bagian, dan tepat setelah Han Liu dan Tu Long membunuh musuh-musuhnya.
Terlihat kelima anggota Iblis Pembantai membunuh yang masih bernafas lalu mengambil mayat mereka dan di masukkan kedalam cincin penyimpanan mereka.
Berbeda dengan Xiu Tian, saat ini Xiu Tian terlihat berusaha menutup sebuah lubang bewarna merah yang ada di depannya.
Bom bom bom..!!
Menggunakan kecepatannya, Xiu Tian terus menerus mendorong mundur para Binatang Iblis.
Tentu saja Xiu Tian sadar dan lebih memikirkan anggota keluarganya dari pada harta. Karena jika anggota keluarganya mati, harta yang ia kumpulkan akan menjadi tidak berguna menurut Xiu Tian.
Dret..!!
“Biar ku bantu kak,” ucap Duan Du muncul tidak jauh dari Xiu Tian.
Dengan cepat Xiu Tian mundur saat melihat Duan Du kini akan menyerang menggunakan kekuatan penuhnya.
Blush..!!
Terlihat jelas saat ini langit berubah gelap akibat Hukum Bayangan yang Duan Du keluarkan.
Wung wung..!!
Dengungan keras seketika terdengar berasal dari tubuh Duan Du.
“Gerakan kelima, Bayangan Menutup Semesta,” teriak Duan Du.
Wuss..!!
Dret..!!
Duar..!!
Ledakan besar seketika mengguncang area sekitar, bahkan sampai berdampak ke tempat Han Liu dan Tu Long.
Bersamaan dengan itu, Xiu Bai muncul sambil membuat gerakan tangan untuk membuat formasi.
Dret..!!
Bam..!!
Bertepatan dengan suara ledakan kecil dari tangan Xiu Bai, lubang merah secara perlahan mulai menutup.
Goar..!!
Bom bom bom..!!
Saat lubang merah akan menutup seutuhnya, suara raungan keras terdengar dari dalam lubang merah.
Saking kuatnya raungan tersebut, Xiu Bai dan anggota keluarganya bahkan sampai menutup telinga mereka semua.
__ADS_1
Urgh..!!
“Kuat, sangat kuat,” gumam Xiu Bai terlihat darah menetes dari mulut, hidung dan telinganya.
Bukan hanya Xiu Bai, semua anggota keluarga Xiu Bai juga mengeluarkan darah dari mulut, hidung dan telinga mereka.
***
Sementara jauh di Klan Asura.
Xiu Mu Lian, Xiu Lou dan semua anggota klan Asura yang mengadakan sarapan pagi seketika melirik ke arah suara raungan.
Beberapa dari mereka langsung bangkit sambil menyelimuti tubuh mereka menggunakan kekuata jiwa mereka, karena suara raungan tersebut berasal dari kekuatan jiwa yang sangat-sangat kuat.
“I..Ini, apa Pemimpin muda dan yang lainnya baik-baik saja? Apakah saya perlu kesana untuk melihat keadaan mereka pemimpin?” Tanya beberapa tetua klan bersama anggota klan yang lainnya.
Xiu Lou yang duduk sambil menikmati daging yang ada di genggaman tangannya langsung menggelengkan kepalanya.
“Tidak perlu, jika mereka terluka hanya karena suara raungan itu, itu artinya mereka masih sangat lemah, dan ia tidak akan mampu memimpin klan jika begitu.” Ucap Xiu Lou dengan santai.
“Apa yang di katakan Lou'er benar, terlebih lagi suara raungan itu adalah suara Penguasa tertinggi Binatang Iblis yang sudah pemimpin kalian kalahkan, dan kini dia sudah terluka parah, sangat mudah untuk membunuhnya jika kondisinya saat ini.” Sambung Xiu Mu Lian.
Mendengar itu, semua anggota klan langsung duduk sambil membenarkan ucapan Xiu Mu Lian dan Xiu Lou.
Mereka tertentu sangat sadar bagaimana kondisi penguasa tertinggi Binatang Iblis di masa lalu setelah di hajar habis-habisan oleh Xiu Lou tanpa memberikannya kesempatan untuk melawan.
Hanya dengan gerakannya jari salah satu tetua, dapat di yakini Penguasa Binatang Iblis langsung mati jika ingin membunuhnya saat Xiu Lou mengalahkan di masa lalu.
Tapi Xiu Lou melarang mereka untuk membunuhnya karena ia ingin penerusnya yang akan membunuhnya di masa depan nanti.
Walau saat ini Penguasa tertinggi Binatang Iblis pulih hanya beberapa persen, Xiu Lou, Xiu Mu Lian dan semua anggota klan Asura yakin jika Xiu Bai dan para saudaranya akan mampu membunuhnya jika mereka bergabung nantinya. Itulah yang ada di dalam benak semua orang saat ini.
***
Tap tap..!!
“Apa kau baik-baik saja?” Tanya Xiu Bai saat ini mencoba membangunkan Xiu Tian dan Duan Du secara bersamaan.
“Hemm..!! Aku tidak apa-apa kak, aku hanya merasakan jiwa ku sedikit berguncang,” ucap Duan Du langsung bangkit.
“Tenanglah Bai'er, kakak mu ini sangat kuat,” ucap Xiu Tian tak mau kalah.
Setelah meyakini keduanya baik-baik saja, Xiu Bai pun langsung melesat ke arah Tu Long, Han Liu dan kelima anggota Iblis Pembantai untuk melihat keadaan mereka masing-masing.
Melihat Han Liu terluka cukup parah bersama kelima anggota Iblis Pembantai, dengan cepat Xiu Bai membantu mengalirkan energi jiwanya.
Bukan hanya Xiu Bai, Xiu Tian dan Duan Du juga mencoba membantu sebisa mereka.
“Bertahanlah paman,” ucap Xiu Bai dengan nada sedikit khawatir.
Han Liu hanya mengangguk sambil berusaha menahan rasa sakit akibat organ dalamnya hancur sebagian.
__ADS_1