Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Menyerang Gu Siujin dan Wilayahnya


__ADS_3

“Baiklah, jika begitu kita akan berangkat setelah kita kenyang,” ucap Bai Han bangkit dari tempat duduknya.


Tap tap..!!


“Heh,, tentu saja kita sudah kenyang, jadi tunggu apalagi, ayo kita berangkat,” teriak Tu Long langsung ikut bangkit, di susul oleh Cen Tian, Zhu Fei, Bo Wuhan dan terahir Duan Du.


Bai Han yang sudah menduga hal tersebut, langsung melirik ke arah Zhu Fei.


Paham apa maksud Bai Han, Zhu Fei langsung menggerakkan tangannya dan membuat portal.


Dret,, dret..!! Blush..!!


Setelah portal tercipta, satu persatu mereka semua masuk hingga lenyap dari tempat tersebut.


***


Di Bukit yang cukup besar, ada sebuah Kota berdiri membentang dari kaki bukit hingga ke puncaknya.


Terlihat jelas di puncak bukit tersebut ada sebuah bangunan yang sangat besar dan tinggi, bangunan tersebut sangat menonjol, bahkan jika di lihat dari kaki bukit sekalipun.


Bangunan tersebut dimana Gu Siujin tinggal.


...


“Bagaimana situasinya? Apakah kalian sudah menemukan jejak Pencuri Iblis Serakah?” Tanya sosok manusia berkepala Naga dengan tinggi 3 meter.


Manusia berkepala Naga tersebut adalah Gu Siujin dan kini duduk di Singgasananya, pandangan Gu Siujin mengarah ke Jendralnya yang bersujud di depannya.


“A..Ampuni saya yang mulia, jejaknya kembali menghilang, mohon hukum saya,” ucap salah satu dari Jendral yang bersujud.


Wung..!!

__ADS_1


Bomm..!!


Tepat setelah Jendralnya selesai bicara, tubuhnya langsung meledak menjadi daging cincang.


“Sesuai keinginanmu, aku tidak butuh sampah,” ucap Gu Siujin dengan nada dingin.


Pandangan Gu Siujin pun mengarah ke Jendralnya yang tersisa. “Jelaskan bagaimana kalian kehilangan jejaknya?”


Para jendral seketika terdiam sesaat, mereka kini bergetar ketakutan, karena salah bicara, maka mereka akan langsung mati.


“I..Itu, dia sangat cepat dan pintar dalam menghapus jejaknya. Bukan hanya itu saja, saya baru pertama kali melihat kecepatan seperti itu, bahkan dalam mencuri, skil kecepatannya tidak mampu saya lihat.” Jawab salah satu dari bawahan Gu Siujin dan terdengar memberanikan untuk menjawab.


“Hemm..!! Menarik, lalu apakah para bawahan penguasa Bukit lainnya bisa menangkap Pencuri ini?” Tanya Gu Siujin.


Semua jendral Gu Siujin pun menggelengkan kepalanya.


“Tidak ada yang berhasil Yang Mulia, seperti kata Jendral ke 7 tadi, jejaknya hilang dalam sekejap, seolah ia tidak pernah berada di kota tersebut.” Jawab Jendral ke 2.


Hahaha...!!


Bukannya marah, malah terdengar suara Gu Siujin tertawa terbahak-bahak.


“Baiklah, kini aku putuskan, kalian harus menangkapnya hidup-hidup, aku ingin membuatnya menjadi budak ku. Kalian juga tidak boleh kecolongan dari para bawahan Penguasa bukit lainnya.” Teriak Gu Siujin.


“Jika kalian berhasil menangkapnya, maka akan ku berikan kalian kekuatan yang jauh lebih besar lagi dari kekuatan kalian saat ini,” sambung Gu Siujun yang kini tersenyum lebar.


Mendengar itu, semua Jendral milik Gu Siujin pun memasang wajah bahagia.


“Siap laksanakan Yang Mulia,” teriak para jendral.


Mereka pun satu persatu pamit, hingga meninggalkan Gu Siujin seorang diri.

__ADS_1


“Khehe,, dasar sampah bodoh, kalian sudah tidak di butuhkan lagi, hanya menangkap pencuri kecil saja kalian tidak mampu,” ucap Gu Suijin menyeringai licik.


“Kalian semua, tangkap mereka semua dan jadikan budak di tambang bawah tanah,” perintah Gu Siujin.


Blush..!!


Dalam sekejap puluhan bayangan muncul membungkuk dan langsung menghilang.


***


Tap tap..!!


Sementara kelompok Bai Han yang akan menyerang Bukit tempat berkuasanya Gu Siujin, kini muncul di daerah perkumuhan.


“Baiklah langsung saja, paman Wuhan akan menuju puncak melawan Gu Siujin, paman Tu akan mengikuti dari belakang untuk melawan jendral mereka, atau bawahan langsung Gu Siujin.” Ucap Bai Han menunjukkan titik yang telah Bai Han tandai.


“Lalu paman Du akan menangani sisa yang masih bertahan hidup, di sertai paman akan menggunakan klon juga, apa kalian bertiga paham?” Tanya Bai Han melirik ketiganya.


Bo Wuhan, Tu Long dan Duan Du pun mengangguk paham. Karena rencana Bai Han ini adalah menghancurkan seluruh kota di bukit ini, jadi mereka harus bergerak cepat dan harus benar-benar membunuh musuh tanpa sisa.


Terdengar lagi Bai Han melanjutkan, jika inti dari penyerangan kota ini ada di Cen Tian dan Zhu Fei.


Kali ini Cen Tian tidak mencuri lagi, melainkan membunuh musuh, dengan kecepatannya, Cen Tian di tugaskan membunuh penduduk kota yang memiliki kekuatan di bawah rata-rata.


Sementara tugas Zhu Fei adalah menciptakan portal dadakan di saat salah satu dari mereka dalam keadaan bahaya atau terdesak.


Bai Han juga menyuruh Zhu Fei menandai semua anggotanya dengan auranya, agar mereka tetap terhubung satu sama lain dan jika anggota Bai Han meminta bantuan, maka Zhu Fei dapat merasakannya, hingga langsung menciptakan portal.


Sementara Bai Han, bertugas menghancurkan setiap bangunan dan membunuh yang bersembunyi dari serangan Cen Tian.


“Baiklah, ayo kita selesaikan ini secepat mungkin,” ucap Bai Han dan di angguki oleh anggota Bai Han dengan berbagai ekspresi.

__ADS_1


Dret..!! Wuss wuss..!!


__ADS_2