Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Tantangan Demi Tantangan Datang dan Duan Du Memanfaatkan Situasi


__ADS_3

Dengan cepat Shi Long langsung mengikuti Li Long dan penjaganya.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


***


Tap tap..!!


“Kalian tunggu di sini ya, aku akan mengabari pemimpin klan terlebih dahulu,” ucap Zhu Long sambil melirik ke arah Xiu Bai.


Paham akan tatapan Penatua Zhu Long, Xiu Bai pun langsung melirik ke arah ketiga anggota keluarganya.


”Jangan membuat keributan, terutama kau Duan'er, Tu Long,” ucap Xiu Bai sambil melirik ke arah Duan Du dan Tu Long.


Duan Du yang mendengar itu, hanya bisa tersenyum kecut, sementaran Tu Long mengangguk-angguk patuh.


“Baiklah jika begitu, tunggu aku di sini, aku akan kembali tidak lama lagi,” ucap Xiu Bai setelah melihat keduanya mengangguk.


Tap tap..!!


Xiu Bai pun langsung pergi bersama Penatua Zhu Long menuju bangunan yang sangat besar di depannya.


...


Tap tap..!!


Tepat setelah 10 menit kepergian Xiu Bai dan penatua Zhu Long.


Kini di tempat Duan Du, Tu Long dan Han Liu menunggu, terlihat sangat banyak sekali para jenius muda bermunculan, bukan hanya para jenius muda saja. Para Guru pun ikut muncul dari tempat yang cukup jauh dan melihat ke arah Duan Du, Tu Long serta Han Liu.


Beberapa dari para jenius muda, ada juga seorang calon pemimpin klan Naga Langit.


“Hem..!! Mereka semua sangat kuat,” gumam salah satu calon pemimpin klan Naga Langit bertubuh besar yang tidak memiliki rambut alias botak.


Pandangan pemuda botak tersebut pun teralih ke salah satu rivalnya yang seorang calon pemimpin klan juga.


“Dia bagianku, jangan ambil mangsaku,” ucap pemuda botak tersebut melirik ke arah rivalnya yang tidak jauh dari tempatnya berdiri.


Dret..!!


Tanpa basa basi, pemuda botak tersebut pun langsung melesat ke arah Tu Long.


Wung..!!

__ADS_1


Bam..!!


Sedikit guncangan seketika terasa saat pemuda botak mendaratkan kakinya di tanah.


“Ehem,, salah saudaraku, perkenalkan namaku adalah Ho Long, apakah aku bisa sparing denganmu saudaraku,” ucap Ho Long tanpa basa basi langsung memperkenalkan diri terlebih dahulu lalu menantang Tu Long yang kini berdiri di hadapannya.


Sementara Tu Long yang mendengar itu, melirik ke arah pemuda botak bertubuh besar di samping kirinya.


Mengingat akan pesan Tuan mudanya, dengan santai Tu Long mengalihkan pandangannya ke arah lain.


“Aku Tu Long, maaf, aku tidak menerima tantangan sebelum Tuan mudaku kembali,” ucap Tu Long membalas.


Mendengar itu, wajah Ho Long seketika cemberut dan beberapa para jenius yang ada di sekelilingnya langsung tertawa sambil menutup mulut mereka.


Karena melihat Ho Long di acuhkan seperti ini.


“Apa kalian lihat-lihat hah, apa kalian ingin bertarung denganku,” dengus Ho Long menatap ke arah sekelilingnya.


Tap tap..!!


“Heh,, dia menolak karena wajahmu yang terlalu menyeramkan, lihat aku yang anak baik-baik, pasti akan di terima untuk sparing,” ejek salah satu pemuda kurus yang mengenakan ikat kepala bewarna hijau.


“Ckck,, ehem, salam saudaraku, namaku adalah Su Long, jika boleh tahu, siapa namamu saudaraku?” Ucap Su Long memperkenalkan diri dan langsung bertanya kepada Han Liu.


Melihat reaksi Han Liu, Su Long pun langsung cemberut, ia tentu tidak marah, karena menurutnya seorang Jenius pastinya ada yang sombong atau angkuh.


Tapi Su Long tidak tahu jika ketiga keluarga Xiu Bai sengaja mengacuhkan mereka agar mereka semua pergi. Tapi bukannya ingin pergi, malah para calon pemimpin Klan Naga Langit ini semakin penasaran dan ingin menjajal Duan Du, Tu Long dan Han Liu.


“Ehem,, kalau saudaraku yang terlihat paling muda ini, namamu siapa?” Tanya Su Long terlihat mencoba mendekati Duan Du.


Duan Du yang risih dari awal karena di tatap dan kini di ajak bicara pun langsung melirik ke arah Su Long.


Saat Duan Du melihat Su Long, ia pun melirik ke arah yang lain.


Kini Duan Du baru sadar jika orang yang sekuat Su Long cukup banyak bersembunyi di tempat mereka masing-masing dan terlihat sama, yaitu ingin menantang mereka bertiga.


“Beruntung tidak ada yang arogan atau sombong dari mereka semua, itu artinya mereka mungkin telah di ajarkan sopan santun oleh Klan Naga Langit,” gumam Duan Du dalam hati.


“Baiklah jika begitu, akan ku ajak kalian bermain-main,” sambung Duan Du seketika tersenyum kecil.


“Ehem, namamu Su Long kan? Namaku adalah Duan Du,” Tanya Duan Du dan langsung menjabat tangan Su Long.


“Benar saudaraku, aku Su Long,” ucap Su Long langsung menjabat tangan Duan Du sambil melirik ke arah Ho Long dengan tatapan mengejek.


“Heh,, bocah ini ternyata mirip denganku,” gumam Duan Du sambil tersenyum kecil.

__ADS_1


“Seperti yang aku lihat, orang sekuat dirimu sangat banyak, jika aku bertarung denganmu dan menang, pasti akan banyak yang menantang diriku lagi.”


“Sementara aku hanya mempunyai energi yang terbatas, bagaimana jika begini saja, kita akan adakan turnamen terlebih dahulu dan bagi kalian yang menang akan langsung melawan kami bertiga.” Ucap Duan Du memberikan saran dan dengan cepat Duan Du mengangkat tangannya untuk memberikan isyarat agar semua orang diam.


Seketika semua calon pemimpin dan para jenius klan Naga Langit pun langsung terdiam.


“Kalian semua yang ingin melawan salah satu di antara kami bertiga berkumpul membuat 3 barisan, nah setelah itu kita akan membuat 3 arena untuk kalian bertarung satu sama lain. Bagi yang menang di ahir pertandingan, tentu akan langsung melawan kami.” Sambung Duan Du.


Dret..!!


Blush..!!


“Aku tahu pasti ada yang mempertanyakan kekuatan kami, dan berpikir kami sombong bukan, tapi setelah merasakan auraku, pastinya kalian sadar,” ucap Duan Du kini melihat semua jenius klan Naga Langit yang terlihat bersemangat dan tidak sabar ingin melawan Duan Du, saat mereka merasakan aura Duan Du yang luar biasa kuat.


Pandangan beberapa calon pemimpin klan Naga Langit yang ingin melawan Tu Long maupun Han Liu pun kini melirik ke arah mereka berdua, untuk memastikan apakah mereka berdua sama kuatnya dengan Duan Du.


Dret..!!


Blush blush..!!


Dengan santai Han Liu serta Tu Long mengeluarkan aura mereka, hal tersebut langsung membuat semua orang yang ada di sana semakin bersemangat.


“Urgh,, aku tidak sabar ingin melawannya,” gumam Ho Long kini merasakan darahnya mendidih saat merasakan kekuatan Tu Long.


***


Tidak jauh dari halaman luas tempat dimana para jenius klan Naga Langit berlatih, terlihat sosok pria tua mengenakan jubah biru diam-diam melihat ke arah sekumpulan anak-anak tersebut.


“Aku tak menduga jika bocah itu sangat cerdas dalam mengambil tindakan dan memeriahkan suasana,” gumam pria tua tersebut.


“Dan aura Naga yang bocah keluarkan itu, entah kenapa aku merasakan auranya sangat mirip dengan pemimpin klan, sayangnya ia tidak berasal dari Klan Naga Langit, jika ia berasal dari sini, aku yakin ia akan menjadi kandidat kuat yang menyamai Shi'er untuk menjadi penerus klan di masa depan,” sambung pria tua tersebut.


Tap tap..!!


“Bagaimana ayah, mereka kuat bukan, apalagi Tu Long, aku merasakan ia bisa melebihiku, jadi aku ingin mengajarkannya beberapa teknik terkuat milik ku, agar saat ia sudah menyebarkan namanya, ia juga ikut menyebut namaku, karena aku salah satu gurunya juga,” ucap Penatua Zhu Long.


Pandangan Penatua Agung yang menjadi ayah Zhu Long pun teralihkan. “Hemm..!! Kita butuh asal usulnya terlebih dahulu, jangan sembarangan mengajar atau memberikan seseorang teknikmu nak,” ucap Penatua Agung memberikan peringatan.


“Kau awasi mereka, terutama putrimu Shi'er, aku takut ia akan berbuat semaunya lagi, itu akan mencoreng nama klan kita di hadapan Klan Asura,” ucap Penatua Agung Klan Naga Langit.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Setelah memberikan peringatan kembali, Penatua Agung Klan Naga Langit pun langsung menghilang dari tempatnya.

__ADS_1


__ADS_2