
Blush..!!
Tanpa di ketahui oleh keempat monster yang sedang bertarung, akan ada sosok yang mengerikan sebentar lagi ikut mengacaukan pertarungan mereka.
...
Xiu Bai yang kini mengalihkan energinya dalam jumlah yang fantastis terlihat memasang wajah serius saat ia melihat ekspresi putranya.
“Tahan Ye'er, jangan sampai pingsan, jika kau pingsan maka kau akan terluka parah dan ayah tidak akan bisa memaafkan diri ayah,” ucap Xiu Bai terdengar dengan nada suara sedikit menyesal karena mengira putranya bisa menahan energi yang ia alirkan.
Bai Chu Ye yang mendengar itu hanya diam saja, ia kini terus fokus dan bertekad untuk terus menjaga kesadarannya. Karena jika ia pingsan, ayahnya pasti akan di salahkan oleh Ibu, nenek dan yang lainnya.
Membayangkan itu membuat dirinya juga ikut merasakan apa yang ayahnya rasakan karena keegoisannya.
Wung..!!
Waktu terus berlalu, 1 menit terasa seperti 1 tahun bagi Bai Chu Ye yang menerima energi ayahnya yang sangat dahsyat.
Dalam hatinya, kini Bai Chu Ye menebak-nebak seberapa kuat ayahnya yang sebenarnya. Karena jika ingin, Bai Chu Ye menduga ayahnya pasti mampu membunuh keempat monster yang ada di depannya dengan mudah. Tapi ayahnya pasti memiliki alasan mengapa ia tidak turun tangan secara langsung.
Misalnya akan ada datang lagi yang jauh lebih kuat jika ayahnya memunculkan dirinya. Itulah tebakan Bai Chu Ye di dalam kepalanya.
Wung..!!
Dret..!!
Blush..!!
Aarrrgghh..!!
Bom bom bom bom..!!
Ledakan energi seketika keluar dari tubuh Bai Chu Ye. Tapi Xiu Bai tidak memasang wajah khawatir lagi, melainkan ia kini tersenyum tipis.
“Aku tak menduga hal ini, padahal aku hanya meminjamkan energiku untuk Ye'er bisa ikut bertarung. Tapi ia memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan sedikit terobosan.” Gumam Xiu Bai yang melihat putranya kini ada di tingkat Kaisar Dewa Roh ⭐ 8 Puncak.
Karena sebelumnya putranya ada di tingkat Kaisar Dewa Roh ⭐ 4 Awal.
“Ayah, kenapa Ye'er masih belum bisa melihat tingkatan mereka semua? Terutama ayah?” Tanya Bai Chu Ye kini berdiri di depan ayahnya sambil melirik ke arah pertarungan ke 4 monster, setelah itu kembali melirik ayahnya.
“Itu karena kau masih lemah Ye'er, suatu saat nanti kau akan tahu tingkatan selanjutnya setelah ini dan walaupun kau telah melewati Kaisar Dewa Roh, kau pun masih belum bisa melihat tingkatan mereka.” Jawab Xiu Bai sembari tersenyum hangat.
Menyadari maksud ayahnya yang tidak ingin membuatnya merasa rendah atau tidak percaya diri lagi. Bai Chu Ye pun tidak bertanya lebih jauh lagi.
“Walau begitu, aku tahu ayah jauh lebih kuat dari mereka. Jadi Ye'er akan bertekad untuk bisa melampaui ayah suatu hari nanti dan pada saat itu, Ye'er lah yang akan melindungi ayah bersama yang lainnya.” Ucap Bai Chu Ye langsung mengepalkan erat tangannya.
Krak krak..!!
Blush..!!
__ADS_1
Di saat Bai Chu Ye mengepalkan erat tangannya, energi yang telah ayahnya berikan seketika keluar hingga membuat area di sekitar Bai Chu Ye menjadi kacau.
Melihat itu, Bai Chu Ye pun mengingat akan apa yang ayahnya katakan sebelum meminjamkan dirinya energi. “Jadi begitu,” gumam Bai Chu Ye dalam hati.
“Apakah kau sudah siap Ye'er?” Tanya Xiu Bai langsung ke intinya.
“Hemm..!! Ye'er sudah siap dari tadi,” jawab Bai Chu Ye mengangguk datar.
Dret..!!
Tangan Xiu Bai pun langsung mengeluarkan energi dan di ulurkan ke Bai Chu Ye.
“Mereka tidak akan menyadarimu saat keluar nanti, jika gunakan kesempatan yang ada untuk membunuh musuh di saat ada peluang,” ucap Xiu Bai sambil menggerakkan tangan kirinya untuk membuka perisai yang ada di depannya.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Tap tap..!!
Bai Chu Ye yang keluar dari lingkaran perisai yang ayahnya buat langsung merasakan udara yang jauh lebih kotor.
“Hemm..!! Di sini sangat menyesakkan,” gumam Bai Chu Ye sambil melirik ke arah keempat monster yang masih bertarung. Namun kini jarak antara dirinya dan mereka sangat jauh, karena pertarungan mereka sudah melebar.
Apapun yang ada di sekeliling mereka kini hancur, beruntung semua penghuni telah di evakuasi terlebih dahulu oleh kakaknya dan anggota keluarganya yang lain.
“Tebakanku memang benar, dengan bangkitnya Monster penghancur itu, Alam Celestial akan hancur.” Gumam Bai Chu Ye langsung menghela nafas.
Dret..!!
Setelah itu Bai Chu Ye pun langsung melesat ke arah pertarungan ke 4 monster yang kini mendekati Alam Celestial dimana ibu, adik, nenek, paman dan anggota keluarganya berada.
***
Di tempat Zi Lang, Hu Lao, Hu Lau dan Monster Penghancur.
Mereka yang saling gempur tidak menyadari akan kedatangan sosok kuat yang bisa mengimbangi mereka.
Wung..!!
“Dasar pengganggu sialan, mati kalian berdua,” teriak Monster Penghancur kini mencengkram erat kedua tangannya dan muncul energi aneh mengeliling Zi Lang dan Hu Lau.
Boomm..!!
Boomm..!!
Ledakan besar pun seketika tercipta tepat di saat kepalan tangan Monster Penghancur di buka.
Sementara kedua monster yang di serang terlihat baik-baik saja, mereka juga muncul secara tiba-tiba tidak jauh dari ledakan.
__ADS_1
Hu Lao yang memanfaatkan kesempatan lengahnya Zi Lang, terlihat muncul dengan sebuah pedang energi yang sangat besar dan berat.
Wung..!!
“Hancur,” teriak Hu Lao mengangkat pedangnya dan menurunkannya ke arah bawah, dimana Zi Lang berada.
Slah..!!
Dret..!!
Zi Lang yang sudah sadar pun langsung membuat perisai pemantul dan memantulkan serangan Hu Lao ke arah Monster Penghancur.
“Sialan,” teriak Monster Penghancur langsung membuka celah dan kabur.
Dret..!!
Duarr..!!
Pantulan serangan Hu Lao pun mengenai beberapa Alam Celestial hingga meledakkan mereka semua hingga menjadi abu.
“Hehe,, tidak akan semudah itu kalian melukaiku,” ejek Zi Lang memasang wajah mengejek ke Monster Penghancur yang muncul tidak jauh dari tempatnya berdiri, lalu melirik Hu Lao dan Hu Lau.
Tap tap..!!
“Sialan, aku tak menduga jika dia semakin kuat saudara Lao, jadi apakah kita akan mengeluarkan kekuatan asli kita?” Tanya Hu Lau kini melirik ke arah Hu Lao.
“Jangan, itu akan membuat kita rugi besar dan akan menguntungkan Zi Lang, karena itulah yang ia inginkan dari awal kita datang.” Ucap Hu Lao terdengar tenang. Tapi di dalam hatinya ia sangat ingin mengeluarkan kekuatan penuhnya untuk membunuh Zi Lang lalu membawa mayatnya pergi.
Sementara Monster Penghancur yang kini terlihat semakin marah, semakin tidak bisa menahan diri. Ia juga saat ini sedang menahan diri dan tidak menggunakan kekuatan penuhnya. Ia tentu tahu konsekuensinya jika ia mengeluarkan kekuatan aslinya. Maka musuh-musuh yang dulu memburunya, pastinya akan berdatangan. Ia sangat tidak menginginkan hal tersebut.
Wuss..!!
Wuss..!!
Tepat di saat semuanya saling menatap dengan intens.
Bai Chu Ye yang sudah muncul tidak jauh dari lokasi berdirinya Zi Lang. Atau bisa di katakan jika Bai Chu Ye saat ini berdiri tepat di tengah-tengah ke 4 monster.
Blush..!!
Dengan cepat Bai Chu Ye langsung menarik busur panahnya.
Saat anak panah dengan aura yang sangat mengerikan muncul. Keberadaan Bai Chu Ye pun langsung di rasakan oleh ke 4 Monster.
Tapi saat mereka akan melirik ke arah dimana Bai Chu Ye berada.
Sebuah anak panah lebih dulu melesat ke arah Zi Lang.
Dret..!!
__ADS_1
Wung..!! Jlep..!!