
Tanpa menunggu jawaban atau reaksi dari Ji Zian. Xiu Bai langsung menghilang dari tempatnya berdiri.
Dret..!! Wuss wuss..!!
***
Waktu berlalu dengan cepat, kini terlihat Xiu Bai bersama anggota keluarganya berkumpul di aula utama.
“Apakah semuanya sudah berkumpul?” Tanya Xiu Bai melirik ke arah Long Qiu, Wang Si dan Fei Wei Xian yang Xiu Bai tugaskan untuk mengumpulkan semua anggota keluarganya serta bawahan terkuatnya.
“Hanya Ye'er dan nyonya Xiu Mu Lian saja yang saat ini belum datang kakak,” jawab Fei Wei Xian.
“Saat ini Ye'er masih di ruang kerjanya, ia bilang akan datang sedikit terlambat, sementara nyonya Xiu Mu Lian mengatakan tidak bisa datang karena menjaga perbatasan bersama Bai Da Xing, Han Liu, Feng He dan Lan Yuheng.” Sambung Fei Wei Xian menjelaskan dengan rinci.
Mendengar itu, Xiu Bai pun mengangguk dan langsung menyuruh semua orang untuk duduk di tempat yang menurut mereka semua nyaman.
Setelah semuanya membuat kursi masing-masing di sertai meja, kini semua anggota keluarga Xiu Bai dan bawahannya mengarahkan pandangan mereka ke satu titik, dimana Xiu Bai duduk.
“Baiklah, aku akan langsung saja mengapa aku mengumpulkan kalian semua di sini,” ucap Xiu Bai seketika terdengar serius sembari memandang ke arah beberapa orang.
“Beberapa waktu lalu, aku mendapat cukup banyak informasi dari data yang di berikan oleh Duan Du dan Han'er. Setelah aku telusuri, ternyata di Benua Barat ini, sudah di susupi oleh banyak musuh dan berbaur dengan para penduduk.” Ucap Xiu Bai dengan nada pelan, agar dapat di pahami oleh semua orang.
Benar saja, mendengar itu, semua anggota keluarga Xiu Bai dan para bawahannya seketika terkejut, mereka saat ini tidak menyangka jika pertahanan terbaik mereka ternyata bisa di masuki oleh musuh, apalagi dalam jumlah banyak.
Mereka mungkin bisa memahani jika yang menyusup 1 atau 2 orang, tapi mendengar ucapan Xiu Bai jika jumlahnya banyak, maka mereka menduga itu lebih dari 100 orang.
Xiu Bai yang terdiam dan melihat ekspresi setiap bawahannya, kini melambaikan tangannya.
__ADS_1
“Dari yang aku temui, mereka semua tidak ketahuan, karena tujuan mereka datang kesini adalah mengumpulkan darah dengan cara meminta tetesan darah setiap penduduk. Cara mereka pun bermacam-macam.” Ucap Xiu Bai.
Dret..!!
Blush..!!
Tak lama, terlihat sebuah energi membentuk sebuah layar dan gambar di saat Ji Zian mengintrogasi ke 4 penyusup yang menyamar jadi prajurit.
Namun yang Xiu Bai tampilkan hanyalah saat para penyusup memberikan informasi saja, Xiu Bai tidak menunjukkan saat dimana Ji Zian menyiksa mereka.
10 menit berlalu.
Semua anggota keluarga dan bawahan Xiu Bai yang melihat dan mendengar informasi yang di katakan para penyusup, kini hanya bisa melototkan mata mereka.
“I..Ini, pantas saja setengah dari makhluk yang tercipta dari Alam Semesta yang berada di Benua Timur menghilang, ternyata mereka semua hanya bawahan saja dan sedang mengerjakan tugas yang di perintah oleh pemimpin mereka.” Ucap Bai Han terlihat bangkit dan tanpa sadar mengeluarkan auranya.
“Sebagian dari makhluk yang tercipta dari Alam Hampa seperti diriku, Mo Meilin, Fuzhi dan Dewi Kegelapan dapat di katakan beruntung lantaran tidak bertemu dengannya, makanya kami saat muncul kala itu tidak di tundukkan.” Ucap Xiu Bai.
Mo Meilin yang mendengar itu langsung menanggapi. “Eeh,, jika begitu, bagaimana caranya menundukkan kita? Bukankah ia sedang memulihkan kekuatannya dan pada saat kita terlahir, kekuatan kita sudah sekuat ini?” Tanya Mo Meilin.
“Hemm..!! Aku penasaran bagaimana caranya menundukkan mereka semua,” sambung Dewi Fuzhi dan Dewi Kegelapan.
Xiu Bai pun melambaikan tangannya dan memperlihatkan gambar ingatannya saat berbicara dengan Batu Pengetahuan.
Blush..!!
Saat melihat gambar dan suara dari Batu Pengetahuan, kini Mo Meilin, Dewi Fuzhi dan Dewi Kegelapan terkejut luar biasa.
__ADS_1
Bukan hanya mereka bertiga saja, bahkan Dewa Iblis Neraka, Dewa Iblis Keserakahan dan ke 14 makhluk yang tercipta dari Alam Hampa yang sengaja Xiu Bai keluarkan dari Dunia Jiwa, juga terkejut luar biasa saat mengetahui siapa diri mereka yang sesungguhnya dan dari mana mereka berasal serta bagaimana mereka bisa tercipta di ruang hampa dengan kekuatan sebesar ini.
“I..Ini, apakah ini benar-benar nyata Asura? Jika kita sebenarnya sesungguhnya berasal dari Alam Semesta Kegelapan, namun karena mati, kita tiba-tiba tercipta di Ruang Hampa?” Tanya Mo Meilin dengan tubuh bergetar.
Xiu Bai pun mengangguk sambil melirik ke arah Mo Meilin. “Benar, akupun awalnya tak percaya, tapi apa yang di katakan Batu Informasi memang benar adanya. Bahkan aku yakin ada beberapa dari kalian pernah bertemu dengan Batu Informasi di sini. Jadi aku yakin kalian tidak akan meragukannya.” Jawab Xiu Bai sambil melirik para tahanan.
Dewa Iblis Keserakahan pun mengangguk dan langsung berlutut di depan Xiu Bai dengan tubuh bergetar hebat.
“Sa..Saya yakin jika anda adalah Pangeran pertama dari Klan Bai yang berasal dari Alam Semesta Kegelapan, karena setelah saya muncul di Alam Hampa, ada beberapa ingatan selalu muncul di kepala saya yang menyuruh saya untuk melindungi Pangeran pertama yang berasal dari Klan Bai, ingatan tersebut selalu muncul hingga saat ini.” Ucap Dewa Iblis Keserakahan dengan nada bergetar hebat di sertai air mata menetes.
Bukan hanya Dewa Iblis Keserakahan saja, Mo Meilin juga tanpa sadar meneteskan air matanya di saat ia mendengar kata Pangeran pertama yang berasal dari Alam Semesta Kegelapan. Karena Mo Meilin juga selalu mendapat ingatan aneh muncul seperti menjaga Pangeran pertama, tapi ia tidak terlalu menanggapinya.
Dan kini Mo Meilin sadar jika pangeran yang samar-samar di ingatannya adalah Xiu Bai.
Xiu Bai yang mendengar itu hanya bisa mengerutkan keningnya.
Bahkan semua anggota keluarga Xiu Bai dan bawahannya pun mengerutkan keningnya dan mengira Dewa Iblis Keserakahan gila.
“Apa kepalamu terbentur sesuatu?” Tanya Xiu Bai yang terlihat sama sekali tidak mempercayai apa yang Dewa Iblis Serakah katakan saat ini, bahkan Xiu Bai sedikit waspada, lantaran takut Dewa Iblis Serakah adalah bawahan musuhnya.
Tap tap..!!
“Dia tidak bohong Pangeran, karena aku juga mendapat ingatan seperti itu saat aku muncul di Alam Hampa, bahkan aku di di suruh menjaga anda dari musuh yang mengejar anda sampai ke sini, dan aku yakin jika makhluk Buangan itulah yang mengejar anda. Tapi karena makhluk buangan itu tidak yakin mampu membunuh anda, maka ia berencana untuk mengumpulkan kekuatan terlebih dahulu.” Ucap Mo Meilin kini melangkah mendekati Xiu Bai dan langsung berlutut.
Tak lama, pandangan Mo Meilin mengarah ke 3 sosok.
“Kalian yang ada di sana, jangan tertawa dan menganggap ini lucu, jika aku melihat kalian tertawa lagi, akan ku bungkam mulut kalian,” ucap Mo Meilin dengan nada dingin di arahkan ke suaminya, Duan Diyu, Bo Wuhan yang sebenarnya sedang menertawai Dewa Iblis Serakah.
__ADS_1
Glek..!!