
Tangan Xiu Bai seketika mencekik pemuda tersebut. “Seandainya kalian tidak menatap adik ku dengan tatapan menjijikan itu, aku setidaknya akan membiarkan kalian hidup sedikit lebih lama,” ucap Xiu Bai dengan nada dingin di sertai seringai mengerikan.
Dengan santai tangan kanan Xiu Bai langsung mengarah ke kepala pemuda tersebut.
Argh..!!
Argh..!!
Tak lama ia langsung berteriak kesakitan saat Xiu Bai menggunakan teknik penjelajah ingatan dengan cara kasar.
Bruk..!!
Pemuda tersebut langsung terjatuh setelah Xiu Bai melepas kedua tangannya.
“Hemm..!! Setiap Sekte ternyata mempunyai peringkat dan Sekte Harimau Besi ternyata ada di peringkat ke 100,” gumam Xiu Bai memegang dagunya.
“Dan tugas pemuda ini ingin mengetahui mengapa Hian Yuhsa mati lantaran ia mempunyai informasi tentang klan Wei dan mencari sebuah giok bewarna biru milik Hian Yusha, karena Giok Biru tersebut adalah hal penting untuk menjalankan rencana Sekte Harimau Besi dam memanfaatkan Klan Wei untuk meningkatkan peringkat mereka.” Sambung Xiu Bai tersenyum tipis.
Wuss..!!
Crash..!!
Tanpa ragu Xiu Bai langsung membunuh pemuda yang kini terbaring di lantai.
Setelah membunuhnya, ia pun langsung membalik badannya. “Bakar mayatnya dan hilangkan jejak kedatangan mereka menuju kota ini,” ucap Xiu Bai melirik Li Zhang.
Li Zhang yang membuat penghalang agar Li Hin'er dan Li Ning Wu tidak dapat melihat apa yang Xiu Bai lakukan pun langsung mengangguk.
Dengan segera ia membawa kedua mayat murid Sekte Harimau Besi.
Tap tap..!!
“Kakak, tadi katanya ada pelanggan, lalu dimana pelanggannya?” Tanya Li Hin'er mendekati Xiu Bai.
“Ah tadi itu mereka hanya bertanya saja, karena mereka tersesat, kini mereka sudah pergi jauh,” ucap Xiu Bai langsung mengacak-acak rambut Li Hin'er.
“Huh,, berhentilah mengacak-acak rambut Hin'er kakak,” ucap Li Hin'er cemberut.
__ADS_1
Li Ning Wu yang di belakang Li Hin'er seketika tersenyum saat melihat keakraban kedua adik kakak tersebut.
“Baiklah, kalian tunggu saja di sini, mungkin akan datang pelanggan nantinya, kakak akan pergi menemui kakek mu dulu, karena ada yang kakak ingin tanyakan.” Ucap Xiu Bai langsung pergi setelah mendapat anggukan dari Li Hin'er dan Li Ning Wu.
Tap tap..!!
Setelah mencapai depan pintu kamar pamannya.
“Masuklah Tuan muda, kami ada di dalam,” ucap sebuah suara dari balik pintu.
Cklek..!!
Xiu Bai pun langsung membuka pintu lalu melangkah masuk.
Tap tap..!!
“Paman, ada yang Bai'er ingin tanyakan,” ucap Xiu Bai tanpa basa basi langsung mengeluarkan pedang yang bertulis Asura.
Du Jian dan Meng Chen yang saat ini sedang duduk sambil menikmati arak pun langsung menyipitkan mata mereka.
“Bolehkan paman memegangnya Tuan muda?” Tanya Meng Chen sedikit pensaran dengan aura dari pedang yang Xiu Bai temukan di Pasar Gelap.
Mata Meng Chen sedikit melotot saat merasakan aura pedang tersebut.
“Ini sedikit lebih kuat dari Tombak Asura milik ayahmu Tuan muda, Pedang ini sangat luar biasa, seperti namanya, Asura, ini mungkin dari klan kita yang dulu di miliki oleh leluhur kita,” ucap Meng Chen kagum atas apa yang Xiu Bai temukan.
“Eeh,, apakah benar pedang ini lebih kuat dari tombak milik ayah?” Tanya Xiu Bai sedikit terkejut.
Du Jian yang penasaran pun langsung merebutnya dari tangan Meng Chen. Ia pun langsung memebelalakkan matanya.
“Be..Benar, Pedang Asura ini sedikit lebih kuat dari senjata utama ayahmu,” jawab Du Jian dengan pandangan kagum ke arah pedang tersebut.
“Jadi begitu ya, apakah paman tahu jika ada dorongan yang membawaku ke tempat pedang ini, terlebih ingatanku juga memberikanku petunjuk. Apakah ini berasal dari Leluhur Asura yang dulunya mempunyai pedang Asura ini?” Tanya Xiu Bai kini ikut duduk bersama pamannya.
“Bisa jadi, karena pemimpin sebelumnya juga seperti itu di masa lalu,” jawab Du Jian santai.
Mereka pun terus mengobrol santai hingga Xiu Bai mengeluarkan Giok Biru yang ia dapatkan dari Hian Yusha.
__ADS_1
“Apakah paman tahu apa ini?” Tanya Xiu Bai.
“Emm..!! Ini adalah Giok Biru untuk menyimpan informasi, Giok ini juga berpungsi untuk memindahkan ingatan kita. Ini cukup berharga, karena jika ada seseorang yang ingin menyerap ingatan kita, kita bisa menggunakan Giok ini untuk memindahkan ingatan yang paling berharga terlebih dahulu, dan saat seseorang itu ingin menelurusi ingatan kita, yang ia dapat hanya ingatan yang tidak penting.” Jawab Meng Chen dengan senyum hangat.
Mata Xiu Bai seketika bersinar saat mendengar itu.
“Jadi seperti itu, pantas aku merasa ingatan Hian Yusha sedikit ada yang tidak beres, ternyata ingatan-ingatan pentingnya ada di sini,” gumam Xiu Bai langsung bangkit.
“Eeh,, kau mau kemana Tuan muda?” Tanya Du Jian saat melihat Xiu Bai langsung bangkit.
“Aku ingin membuka Giok ini,” ucap Xiu Bai ingin melangkah pergi.
“Memang kau tahu cara membukanya? Giok ini tidak sesederhana yang terlihat, jika aku melihatnya, setidaknya hanya aku saja yang bisa membukanya saat ini, kau masih belum mampu dengan tingkat kultivasimu saat ini,” ucap Meng Chen yang langsung membuat Xiu Bai terdiam.
“Jika seperti itu, paman tahu orang yang menyegel Giok ini setidaknya seorang Master Sekte atau setidaknya Penetua sekte bukan,” ucap Xiu Bai tersenyum tipis.
“Sial, aku masuk perangkapnya,” gumam Meng Chen sambil tersenyum kecut.
“Hehe,, aku tahu paman tidak akan mau membantuku jika tidak dalam keadaan kristis, tapi saat ini Giok ini pasti akan dapat di lacak oleh orang yang menyegelnya, jika ia menemukan ku di sini, maka orang yang tidak bersalah akan ikut mati, apa paman mau Hin'er dan keluarganya ikut menjadi korban,” ucap Xiu Bai melirik ke arah Du Jian sambil tersenyum tipis.
“Sialan, jika ia berani menapakkan kakinya di kota ini, aku akan langsung menghancurkannya beserta seluruh Sektenya. Berani sekali dia ingin menyakiti cucu ku yang baru saja aku temui setelah sekian lama,” ucap Du Jian langsung bangkit dengan wajah garang.
“Sudah ku duga jika si bodoh ini akan langsung termakan rayuan Tuan muda, huuf,, mau bagaimana lagi,” gumam Meng Chen hanya bisa menghela nafas.
“Nah,, jika paman Jian tidak ingin terjadi apa-apa, maka bantu Bai'er membukanya, sisanya, serahkan saja kepada Bai'er. Bai'er yakin mereka tidak akan di sentuh oleh orang-orang Sekte Harimau Besi,” ucap Xiu Bai mengulurkan tangannya langsung memberikan Giok Biru.
Du Jian dengan bodohnya mengambil Giok Biru tersebut.
Padahal ia tidak sadar jika Master Sekte atau para Penetua Sekte Harimau Besi tidak akan berani menyentuh anggota Klan manapun secara terbuka, karena itu akan melanggar janji, ia pun tahu akan hal tersebut, namun lupa, karena saat ini ia di perdaya.
Wung..!!
Wung..!!
Krak krak..!!
Saat Du Jian memegang Giok Biru, bersamaam dengan itu suara dengungan terdengar terus menerus, tak lama retakan segel perlahan mengalami keretakan.
__ADS_1
Bam..!!
Tak lama, muncul sebuah layar aneh yang terbuat dari energi unik, terlihat jelas ingatan milik Hian Yusha kini di lihat oleh Xiu Bai dan pamanya melalui layar tersebut.