
“Ayo, ayo kesini serang bapak mu ini, anak-anak, hahahaha.” Sambung Bo Wuhan tambah gila dan tubuh serta matanya langsung berubah ke mode Berseker.
Sret..!!
Mendengar itu, semua Jendral Kehancuran langsung menggeram penuh amarah.
“Sialan, akan ku bunuh kau,” teriak salah satu Jendral Kehancuran langsung menerjang ke arah Bo Wuhan.
Wuss..!!
Dengan cepat ia mengulurkan tangannya dan dalam seketika muncul ribuan bawahannya yang tidak ia ikut sertakan menghancurkan wilayah yang ada di bawahanya.
Goarr..!!
Seketika terdengar suara raungan dari ribuan monster, mereka yang di perintahkan menyerang Bo Wuhan, dengan ganas melesat ke arah Bo Wuhan bersama Jendral mereka.
Bo Wuhan yang melihat itu, bukannya takut atau ragu, malah sebaliknya, pancaran matanya bersinar cerah.
“Haha,, lagi, lebih banyak lagi,” teriak Bo Wuhan langsung mengayunkan kapaknya yang sudah lama tidak ia gunakan.
Wuss..!!
Sring sring sring..!!
Crash..!!
Dalam sekejap ribuan monster yang menerjang ke arah Bo Wuhan langsung terpotong menjadi beberapa bagian, lalu berjatuhan, yang membuat para monster yang ada di bawah serta penduduk kota yang masih di sana, terpana serta ketakutan.
Bahkan para penguasa kota, San Ji, kini membuka tutup mulutnya.
Kebahagiaan langsung terpancar jelas di wajah mereka saat melihat adanya sosok yang sangat kuat datang membantu mereka.
Walau ia terlihat mengerikan dan ganas, tapi di dalam hati San Ji serta penguasa Kota, mereka adalah pahlawan bagi mereka.
“Semuanya, serang, jangan biarkan pahlawan kita bertarung seorang diri.” Seketika sebuah teriakan dari salah satu Penguasa Kota menggema ke seluruh wilayah yang mampu di dengar oleh para penguasa kota serta San Ji.
Mereka yang kini terbangkitkan, langsung ikut berteriak bersama para bawahan mereka yang tak lain prajurit kota.
“Serang,” satu persatu penguasa kota langsung berteriak bersamaan.
Bahkan San Ji pun ikut berteriak dengan sekuat tenaga dan di aliri energinya.
Wuss wuss..!!
Pertarungan pun pecah di bawah.
Sementara di langit.
Kini Bo Wuhan yang baru saja selesai membunuh ribuan monster yang di keluarkan salah satu Jendral Kehancuran.
Terlihat sedang mencekik leher jendral Kehancuran tersebut.
“Khehe,, apakah ini yang di sebut bawahan Dewa Iblis Kehancuran. Lemah,” kekeh Bo Wuhan menguatkan cengkraman tangannya.
Krak krak..!!
Crash..!!
Tepat saat Bo Wuhan akan membunuh musuhnya, salah satu bilah pedang memotong tangannya.
__ADS_1
Bukannya terpotong, terlihat bilah pedang tersebut begitu saja melewati tangan Bo Wuhan, yang membuat salah satu Jendral Kehancuran yang ingin membantu rekannya, melongo.
“I..Itu, ia memakai hukum bayangan,” ucap Jendral Kehancuran yang menyerang Bo Wuhan.
“Apakah dia Jendral Bayangan Neraka?” Ucap salah satu yang ikut melihat tangan Bo Wuhan berubah menjadi bayangan.
Mereka kini terlihat semakin waspada, serta bersiap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi.
Krak krak..!! Bom..!!
Bo Wuhan yang tidak peduli akan serangan salah satu Jendral Kehancuran, kini puas karena sudah membunuh satu dan menyerap energinya.
“Satu,” ucap Bo Wuhan melirik ke arah para Jendral Kehancuran.
Crash..!!
Slash..!!
Bom bom bom..!!
Tepat saat Bo Wuhan melirik ke arah mereka, semua Puluhan Jendral Kehancuran langsung menyerangnya dengan ganas, hingga menciptakan ledakan beruntun dan asap mengepul.
Tap tap..!!
“Haha,, aku yakin ia pasti mati,” teriak Jendral Kehancuran dengan tawa bahagia.
“Hemm..!! Itulah akibatnya jika kau sombong dan sok kuat,” sambung rekannya ikut tertawa terbahak-bahak.
Dret..!!
“Apakah kau yakin,” ucap Bo Wuhan muncul dari bayangan musuhnya.
Wung..!!
Crash..!!
Tubuh musuh Bo Wuhan langsung meledak saat matanya sedang melotot karena terkejut.
Tidak sampai di sana, Bo Wuhan pun melirik ke arah musuhnya yang tadi menertawainya juga.
“Berikutnya kau,” ucap Bo Wuhan muncul melalui bayangan musuhnya, lalu memotong tubuh musuhnya hingga meledak.
Dret..!!
Tidak berhenti sampai di sana, Bo Wuhan kembali melesat dengan kecepatan yang tidak mampu di prediksi oleh para Jendral Kehancuran.
Crash crash..!!
Bomm..!!
...
“I..Ini,” terlihat ratusan Jendral Kehancuran yang melihat keganasan serta kecepatan Bo Wuhan dalam membunuh rekan mereka menjadi sedikit ketakutan.
Termasuk Jendral Kehancuran terkuat. “Dia bukan Jendral Pertama Bayangan Neraka, maupun Jendral kedua Penghancur, ataupun Jendral Ketiga Kematian.”
“Bahkan aku yakin ia bukan Jendral Keempat Wajah Kematian. Jadi, apakah ia adalah Jendral baru yang di miliki oleh Dewa Iblis Asura?” Gumam sosok Jendral Kehancuran terkuat dalam hati.
“Jika ia adalah Jendral, maka ini akan menjadi bencana bagi Yang Mulia,” sambung Jendral Kehancuran terkuat.
__ADS_1
Dengan cepat ia membalik badan dan hendak melarikan diri dari sana, sekalian memberitahu Tuannya.
Sret..!!
Tapi gumpalan darah muncul di depannya.
“Kehehe,, mau kemana kau sialan, kaulah yang membunuh Klon ku, jadi kau yang akan terahir mati,” kekeh Bo Wuhan langsung menjulurkan tangannya.
Dret..!!
“I..Ini,” ucap Jendral Kehancuran terkuat terkejut tidak bisa melakukan perlawan saat rantai darah yang di baluti bayangan mengikat tubuhnya.
Semakin ia mengeluarkan energinya, maka energinya akan terhisap habis.
...
Tanpa memikirkan ekspresi musuh yang ia ikat, Bo Wuhan dengan cepat menghilang lalu melanjutkan aktivitasnya. Yaitu membantai semua Jendral Kehancuran, berserta bawahan yang mereka bawa.
***
Sementara di bawah, terlihat sebentara lagi kemenangan akan para penguasa kota raih.
Sesekali mereka juga melihat ke arah atas, lalu kembali menyerang dengan sekuat tenaga.
“Haha,, Tuan itu telah menjadi bencana bagi kalian, rasakanlah penderitaan yang kami alami, kini kalian alami,” teriak salah satu penguasa kota yang tadinya hendak meledakkan dirinya, tapi tidak jadi semenjak kemunculan Bo Wuhan.
Bahkan luka yang ia terima, tidak ia rasakan lagi, karena betapa bahagiannya ia saat ini melihat para monster serta para Jendral Kehancuran, kini di penuhi teror oleh Bo Wuhan.
***
Tap tap..!!
Di tempat Xiu Bai berada, ia yang kini baru selesai menghancurkan 60% wilayah Dewa Iblis Kehancuran langsung menghentikan langkahnya.
“Aku rasa ini sudah cukup,” gumam Xiu Bai sambil melirik ke arah Feng Lu yang kini bertarung dengan ribuan klon'nya.
Terlihat kekuatan Feng Lu terus menerus melonjak, hingga membuat klon yang Bo Wuhan buat mati dalam sekejap.
Bahkan Xiu Bai harus membuat ribuan klon yang serata dengan Feng Lu untuk Feng Lu lawan.
“Sedikit lagi ia akan setara dengan Wuhan, dan semoga saja Wuhan dapat tepat waktu, karena jika tidak, maka Feng Lu akan lebih kuat dari Wuhan jika ia terlambat.” Gumam Xiu Bai dalam hati.
“Atau apa aku harus ke tempat Wuhan saja, karena aku ragu Wuhan akan bisa melawan Feng Lu jika Feng Lu lebih kuat, walau Wuhan berubah ke mode Bersekernya sekalipun,” sambung Xiu Bai sambil memegangi dagunya.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Setelah berpikir cukup lama, Xiu Bai pun langsung melesat pergi ke tempat Bo Wuhan melalui jalan memutar.
Tujuan Xiu Bai mengambil jalan memutar adalah agar ia bisa membunuh bawahan Dewa Iblis Kehancuran yang belum Bo Wuhan datangi.
***
Sementara di kediaman Dewa Iblis Kehancuran, ia kini kedatangan tamu.
“Apa lagi tujuanmu datang kesini?” Tanya Dewa Iblis Kehancuran menatap tajam Dewa Iblis Neraka.
Tapi tak lama, wajah dingin Dewa Iblis Kehancuran berubah seketika menjadi terkejut luar biasa. Bahkan aura Dewa Iblis Kehancuran langsung melonjak.
__ADS_1
Blush..!!
“Ka..Kau,” tunjuk Dewa Iblis Kehancuran ke arah sosok yang berasal dari tempat dirinya lahir di masa lalu.