
Dret..!!
Wuss wuss..!!
“Mati,” teriak Lan Yuheng langsung mengayunkan tinjunya.
Jder..!!
Arghhh..!!
Bom bom bom..!!
Kelima musuh Lan Yuheng langsung terlempar ke arah rekan mereka dan pada saat itu, rekan mereka ikut terkena sengatan petir milik Lan Yuheng, hingga membuat anggota tubuh mereka melepuh.
Tidak berhenti sampai di sana, dengan segera Lan Yuheng muncul di depan musuh yang tidak terkena dampak dari serangannya.
Wung..!!
Dret..!!
Jder..!! Jder..!!
Arghh..!!
Suara teriakan pun langsung terdengar bersahutan, hingga 10 detik berlalu.
Tap tap..!!
Lan Yuheng pun muncul di tengah semua musuhnya yang kini bergeletakan.
Beberapa dari mereka yang masih hidup, terlihat menatap tajam Lan Yuheng dengan tatapan dingin.
Mereka yang masih hidup, tentunya adalah monster yang tidak di kendalikan benang energi, dan mereka yang dengan mudah mati, sebakiknya.
“Hehe,, siapa suruh kalian begitu bodoh,” ejek Lan Yuheng.
“Ini adalah perang, lengah sedikit maka kematian yang tidak kalian sadari, dapat menghampiri kalian kapan saja,” sambung Lan Yuheng.
Wung..!! Jderr..!!
Setelah tangan Lan Yuheng terangkat, gumpalan petir pun bermunculan di atas langit, lalu menyambar mereka semua yang masih hidup.
Tak lama setelah melihat area gerbang, dan tidak merasakan adanya musuh, pandangan Lan Yuheng pun mengarah ke kejauhan, dimana Bai Chu Ye berada untuk melindungi dirinya.
“Di sini aman,” ucap Lan Yuheng melalui telepati.
Wung..!!
Bersamaan dengan selesainya Lan Yuheng memberitahu Bai Chu Ye jika area gerbang kota telah ia selesaikan. Sebuah dengungan muncul tepat dari bawah Lan Yuheng berpijak.
Dret..!!
Blush..!!
Duaarr..!!
Tap tap..!!
Tatapan Lan Yuheng pun menjadi serius saat melihat sebuah bilah tombak yang hampir saja menembus dadanya tadi.
Dret..!!
Di bawah tanah, secara perlahan sosok Monster bertubuh manusia kepala Serigala Merah muncul.
__ADS_1
Gerrr..!!
“Kau cukup cepat juga untuk seorang manusia rendahan,” ucap sosok monster berkepala Serigala Merah dengan nada angkuh dan sombong.
”Hehe,, tentu saja aku cepat, tidak seperti dirimu, yang mempunyai 4 kaki, tapi malah kau dengan begitu bodohnya menggunakan dua kaki,” ejek Lan Yuheng sambil mengirkan sebuah tombak yang muncul di tangannya.
Dret..!! Wuss..!!
Tanpa basa basi, Lan Yuheng pun langsung menerjang ke arah musuhnya.
Sret..!!
Bilah tombak Lan Yuheng pun langsung muncul tepat di depan kepala musuhnya.
Musuhnya yang melihat kecepatan Lan Yuheng secepat kilat, langsung mendengus dingin.
Dengan cepat ia menundukkan kepalanya untuk menghindari bilah tombak Lan Yuheng.
Melihat musuhnya menundukkan kepala, Lan Yuheng pun langsung teringat cara bertarung Bai Han, Bai Chu Ye, dan semua anggota keluarganya yang lain.
Setelah mencari teknik yang cocok, kini Lan Yuheng mencoba meniru cara Tu Long bertarung dengan mengangkat kakinya dan di arahkan ke wajah musuhnya yang menunduk.
Bom..!!
Tanpa bisa menghindar, kepala musuhnya langsung terangkat ke atas, darah terlihat menyemprot dari hidung, mulut dan pelipis matanya. Bukan hanya itu saja, gigi musuhnya pun terlihat melayang di udara sebanyak 4 biji.
Melihat musuhnya sedikit gosong, wajah Lan Yuheng pun langsung tersenyum lebar.
“Hehe,, sepertinya bertarung dengan kekuatan fisik sangatlah cocok untuk kali ini,” kekeh Lan Yuheng yang berkeinginan menyiksa musuhnya.
Wung..!!
Memanfaatkan kesempatan musuhnya yang lengah akibat terkena serangan lututnya. Lan Yuheng pun muncul di atas musuhnya dan langsung mengayunkan kakinya.
Dret..!!
Tapi telapak kaki Lan Yuheng langsung di tahan oleh tangan kiri musuhnya dengan mudah.
Musuh yang mencengkram kaki kanan Lan Yuheng di sertai memasang wajah penuh amarah, terlihat ingin meledakkan kaki kanan Lan Yuheng dengan mangalirkan energinya.
Tapi sebelum itu terjadi, kepala Lan Yuheng sudah lebih dahulu muncul di baluti energi petir dan mengarah ke wajah musuhnya.
Merasakan bahaya, dan masih menyayangi wajahnya. Musuh langsung melepaskan kaki Lan Yuheng dan lebih memilih mundur.
Dret..!! Wuss wuss...!!
Tap tap..!!
“Sialan, manusia rendahan seperti dirimu bisa-bisanya membuatku mundur dan terluka. Akan ku hancurkan kau hingga berkeping-keping,” teriak musuh Lan Yuheng, kini menatap Lan Yuheng dengan niat membunuh yang sangat pekat.
Lan Yuheng yang juga mundur, langsung tersenyum mengejek. “Hehe,, pantas saja Tuan Duan tidak berani melawan Tuan Tu dalam pertarungan jarak dekat, ternyata begini kekuatan dalam bertarung jarak dekat.” Gumam Lan Yuheng merasa di atas angin saat bertarung jarak dekat.
Hem..!!
Lan Yuheng yang memegang dagunya untuk berpikir cara memancing musuhnya agar tidak menjauh pun langsung tersenyum lebar.
“Woah,, apa kau tidak tahu malu, sudah lebih kuat dari ku, kau malah mundur seperti seorang pengecut.” Teriak Lan Yuheng langsung meniru gaya bicara Bai Da Xing.
“Aku rasa kau memang seorang pengecut yang hanya bisanya beromong kosong tidak jelas,” sambung Lan Yuheng memasang wajah lesu.
Blush..!!
Mendengar ejekan Lan Yuheng, aura musuh Lan Yuheng pun seketika meledak.
__ADS_1
“Akan ku hancurkan kau,” teriak musuh Lan Yuheng langsung melesat menerjang Lan Yuheng.
Wuss..!!
Jlep..!! Boomm..!!
Tepat saat ia melesat setengah perjalanan, tubuh musuh Lan Yuheng pun langsung tertancap anak panah dan langsung meledak.
...
Di kejauhan, Bai Chu Ye yang sadar jika Lan Yuheng tidak akan mampu menang melawan musuhnya tadi, tentu saja langsung membunuhnya.
“Hemm..!! Kini aku baru sadar jika Yuheng punya kelebihan yang langka, yaitu meniru,” gumam Bai Chu Ye datar.
“Tapi aku yakin ia tidak sadar akan kelebihannya dan kelebihannya ini jarang muncul, akibat ia tidak tahu cara menggunakannya, lantaran tidak pernah menggunakannya,” sambung Bai Chu Ye.
Pandangan Bai Chu Ye pun langsung teralihkan ke tempat dimana Bai Da Xing berada.
***
Di tempat Bai Da Xing.
Terlihat Bai Da Xing kini di kejar-kejar oleh hampir ribuan Monster.
Bukannya takut, Bai Da Xing malah terlihat sangat bahagia.
“Hahaha,, ayo Kadal-Kadal sialan, kejar kakek mu ini,” teriak Bai Da Xing di sertai tawa mengejek.
“Woe woe woe,, jangan lambat monster jelek, katanya kalian di segani, mengejar ku saja tidak bisa. Apa selama ini kalian semua hanya membual.” Sambung Bai Da Xing yang terdengar terus menerus memprovokasi semua musuhnya tanpa henti.
Dan arah tujuan Bai Da Xing kini mengarah ke sebuah jebakan yang telah ia buat, dimana lokasi jebakannya tidak jauh dari posisi Bai Han berada.
Tujuan Bai Da Xing membuat jebakan di sana, tentu saja agar ia aman. Karena jika musuhnya tidak mati semua dan menyerangnya. Maka Bai Han bisa datang membantunya.
Wuss wuss..!!
Di tempat Bai Han..!!
Bai Han yang duduk mengamati area sekitarnya, dimana banyak jebakan maupun dinding menjulang tinggi juga menghalangi jalannya, kini langsung tertuju ke jalan menuju pusat.
“Celahnya ada di sana,” gumam Bai Han tersenyum tipis.
Tatapan Bai Han pun teralihkan ke semua klon yang ia ciptakan sedang membantai semua musuh-musuhnya.
“Hemm..!! Aku harus cepat membereskan mereka semua, agar bisa masuk kedalam tepat waktu,” gumam Bai Han.
Dret..!!
Jutaan benang energi pun langsung muncul di sekeliling Bai Han, tak lama kemudian, jutaan benang energi dengan cepat menyebar ke semua musuh yang masih hidup.
Wuss wuss..!!
Melihat adanya benang energi hendak mengikat tubuhnya, salah satu musuh Bai Han pun langsung mengarahkan pedangnya ke benang energi tersebut, hingga ia lupa jika klon Bai Han kini sedang menyerangnya.
Jlep..!!
Urgh..!!
Sret..!!
Tepat saat pedang klon Bai Han menancap, dengan cepat pedang tersebut dan benang energi milik Bai Han menyerap tubuh musuh hingga menyisakan Tulang saja.
Bruk..!! Bruk..!!
__ADS_1