Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Berita Penting dari Qian Liyun


__ADS_3

“Dasar otak gila, kenapa kau melibatkanku juga, tapi apa yang kau katakan ada benarnya juga, dia jauh lebih lebih idiot. Hahaha,” ucap Du Jian yang awalnya kesal kini langsung tertawa.


Han Liu yang mendengar ejekan tersebut langsung memasang wajah tersenyum lebar.


“Haha,, ayo kita bertarung jika sama-sama idiot,” teriak Han Liu langsung tertawa merubah ekpresinya menjadi ekpresi mengerikan.


Du Jian dan Tu Long pun saling melirik sambil menggerakkan jari-jari mereka.


Wuss..!!


5 menit kemudian.


Tap tap..!!


Kini wajah Han Liu terlihat babak belur, saat melangkah memasuki Kota Xin.


“Hei kenapa kau selalu cemberut, seharusnya kau sangat bahagia karena aku mau bertarung melawanmu tadi,” ucap Du Jian kini memeluk leher Han Liu yang selalu mengerucutkan bibirnya.


“Kau sungguh kejam paman kerdil, itu bukan bertarung namanya, melainkan penyiksaan sepihak,” sambung Tu Long sambil tersenyum tipis.


“Heng,, awas saja kalian, aku akan membalasnya saat kalian lengah nanti,” dengus Han Liu.


“Hehe,, kau sudah mulai berani rupanya bocah palsu,” kekeh Du Jian sambil melirik Han Liu dengan tatapan bahagia.


Glek..!!


“Urgh sial, kegilaannya mulai kumat,” gumam Han Liu langsung menelan ludah.


Bruk..!!


“Aduh sialan, kenapa kau malah berhenti secara tiba-” Du Jian dan Han Liu seketika terdiam saat melihat Xiu Bai sudah menunggu mereka di depan pintu penginapan dengan seutas senyum.


Terlihat kini Tu Long, Du Jian dan Han Liu membeku di sertai berkeringat dingin.


“Ooh,, apakah kalian sudah puas bersenang-senangnya?” Tanya Xiu Bai dengan nada sopan.


“Eeh itu, Tuan muda, tadi kami sempat membantu nenek-nenek sedang membawa kayu bakar, makanya kami sedikit terlambat, benarkan paman Kerdil, paman palsu,” ucap Tu Long sambil menaikkan alisnya berkali-kali layaknya orang kelilipan.


Bukannya mengangguk paham, Du Jian dan Han Liu malah mengikuti tingkah Tu Long yang menaikkan alisnya layaknya orang kelilipan.

__ADS_1


Xiu Bai yang melihat itu seketika terkekeh kecil. “Ho,, rupanya kalian sudah berani berbohong ya. Hemm..!! Jika begitu apa lebih baik aku memanggil nenek untuk mengajari kalian agar tidak berbohong lagi ya,” ucap Xiu Bai kini memegangi dagunya.


Glek..!!


“Ja..Jangan Tuan muda,” teriak Du Jian dan Han Liu, jika nenek Xiu Bai yang datang, itu sama saja mengundang kematian mereka sendiri, terlebih Du Jian yang sangat mengenal Xiu Mu Lian.


Sementara Tu Long yang mendengar kata nenek hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia juga heran saat melihat wajah kedua pamannya yang kini sangat ketakutan, seolah-olah mereka melihat iblis mengerikan.


“Eeh,, bukannya paman kerdil sangat kuat ya, kenapa ia bisa setakut ini?” Gumam Tu Long mencoba berpikir, tapi bagaimanapun ia berusaha, ia tidak dapat menemukan jawabannya.


“Ahh sial, bikin repot saja dengan berpikir tidak jelas seperti ini, lebih baik aku bertanya saja,” gumam Tu Long kini melirik Tuan mudanya.


“Siapa yang Tuan muda sebut nenek itu? Apakah dia menyeramkan sampai-sampai membuat paman kerdil dan paman palsu takut?” Tanya Tu Long dengan nada polos.


Glek..!!


“Dasar otak dongol, jika kau ingin mati, maka mati saja sendiri, jangan bawa-bawa kami juga,” teriak Du Jian dan Han Liu dalam hati, sambil melototi Tu Long.


Sementara Xiu Bai yang mendengar itu langsung tersadar.


“Aha,, kini aku tahu hukuman buat kalian yang berani berbohong,” ucap Xiu Bai tersenyum tipis.


Tap tap..!!


Tu Long dengan polos mengangguk di sertai terus tersenyum.


Sementara Du Jian dan Han Liu langsung merasakan lemas di lutut mereka saat merasakan ada yang tidak beres nantinya.


...


“Ayo makan paman, kenapa napsu makan kalian berkurang drastis?” Tanya Xiu Bai pura-pura bingung.


Du Jian dan Han Liu hanya bisa diam tanpa berani menatap wajah Xiu Bai.


Sementara di dekat Xiu Bai, kini Meng Chen hanya diam saja, semenjak kedatangan Duan Du dan Tu Long, kini Meng Chen terlihat jarang bicara.


Tentu Xiu Bai sadar apa penyebabnya, tapi ia hanya diam saja.


Tap tap..!!

__ADS_1


Saat sedang makan, terdengar suara langkah kaki tergesa-gesa memasuki ruang makan khusus tempat Xiu Bai dan keluarganya.


“Tu..Tuan muda, ini gawat,” ucap Qian Liyun langsung dengan nada tersengah-sengal.


“Hei bocah, jika bicara pelan-pelan saja, ludah mu itu muncrat ke makananku sialan,” teriak Tu Long dengan wajah kesal.


“Eehh, maafkan aku, karena ini masalah serius, jadi akan langsung aku katakan, terlebih aku tidak sempat merekam semuanya tadi,” ucap Qian Liyun langsung memberikan Giok Biru.


Setelah memberikan Giok Biru, Qian Liyun pun langsung memberitahu Xiu Bai jika tadi saat ia sampai Aula Istana Kekaisaran.


Disana sudah banyak petinggi, Jendral, dan Bangsawan Kekaisaran yang sedang menunggu Master Sekte Harimau Besi dan para penetuanya.


Qian Liyun yang memiliki firasat jika Kaisar Qian Long dan Master Sekte Harimau Besi mungkin akan memajukan jadwal penyerangan mereka ternyata benar.


Namun saat rapat Qian Liyun baru mengetahui jika Kaisar Qian Long dan Master Sekte bukan melawan kedua Master Sekte dan Kaisar, melainkan mereka hanya akan membuat berita jika mereka tiba-tiba di serang oleh Kedua Sekte dan Kekaisaran yang bekerjasama untuk menghancurkan Kekaisaran Qian Long dan Sekte Harimau Besi.


Setelah membuat berita palsu, pasukan yang Qian Liyun latih secara diam-diam akan menyerang kota-kota yang ada di wilayah Kekaisaran dan Ibukota tempat Kekasiaran Qian Long berada. Tentu itu telah di rencanakan agar berita yang di buat oleh Kaisar Qian Long dan Master Sekte Harimau Besi semakin kuat dan membuat masyarakat percaya.


Sementara untuk Jendral Kekasairan, Penetua Sekte dan pasukannya akan bergerak diam-diam atau menyusup ke setiap Klan Utama lalu menghancurkannya setelah mendapat sinyal.


“Terahir, berita utamanya ada di dalam giok biru ini,” ucap Qian Liyun dengan memasang wajah serius.


Xiu Bai yang mendengar itu pun langsung mengalirkan energinya kedalam giok biru hingga pecah.


Tak lama muncul energi beserta gambar dan suara perbincangan.


15 menit kemudian.


“Hemm..!! Jadi dua orang yang berasal dari Dinasty inilah yang akan datang nantinya lalu menghancurkan kedua Sekte dan Kekaisaran Daun Langit,” gumam Xiu Bai langsung mendapatkan garis besarnya.


“Jika begitu inilah saatnya menyebar rumor,” ucap Xiu Bai tersenyum kecil sambil melirik ke arah Meng Chen dan Duan Du.


Meng Chen dan Duan Du seketika tersenyum lebar.


“Eeh,, kenapa menyebar rumor Tuan muda? Bukannya kita harus membuat rencana dan memberitahu dua Sekte, Kekaisaran Daun Langit bersama semua klan untuk bersiap-siap menghadapi bahaya besar yang akan tiba?” Tanya Qian Liyun bingung.


“Heh,, kenapa kita harus peduli, jika mereka mendatangi atau menggangu kita, maka tinggal hancurkan saja, aku masih cukup kuat untuk menampung orang sekuat dirimu sebanyak ratusan,” ucap Tu Long sambil melirik Qian Liyun.


Apa yang Tu Long katakan memang benar adanya, ia sama sekali tidak membual atau sombong, itu karena semangat bertarungnya saat ini mulai bangkit. Terlebih ia juga tidak puas saat melawan Du Jian beberapa waktu lalu.

__ADS_1


__ADS_2