
“I..Ini,” ucap Dewi Fuzhi langsung lemas saat darahnya di sedot oleh muridnya.
Bruk..!!
Seketika Dewi Fuzhi langsung terjatuh, entah mengapa ia sama sekali tidak mampu mengeluarkan energinya saat muridnya memegang tangannya.
Kini pandangan Dewi Fuzhi perlahan mulai gelap di sertai linangan air mata, karena muridnya melakukan hal yang tidak pernah ia bayangkan seumur hidupnya.
...
Di satu sisi, jiwa Bai Chu Ye yang ada di sebuah dinding transparan, kini terlihat mengamuk saat ia melihat apa yang di lakukan tubuhnya.
Bai Chu Ye tahu jika tidak ada jiwa maupun sesuatu yang aneh sedang mengendalikan tubuhnya. Tapi memang tubuhnya sendiri yang saat ini mengendalikan dirinya sendiri.
Bomm..!! Boomm..!!
“Jangan sentuh guruku sialan,” teriak jiwa Bai Chu Ye mulai terdengar frustasi di sertai sangat marah saat mendengar tubuhnya atau bibirnya terus berkata aku butuh tumbal.
Blush..!!
Tak lama, muncul lagi ingatan yang muncul tepat di depan jiwa Bai Chu Ye.
Awalnya Bai Chu Ye sedikit bingung saat ia melihat sosok yang mirip ayahnya muncul di depannya.
Tapi tak lama, mata Bai Chu Ye melotot saat melihat sosok yang mirip ayahnya sedang melakukan ritual untuk meneruskan teknik klan Darah Kuno dengan cara memperkoca wanita yang masih perawan.
“Si..Sialan, jika aku tahu hal ini lebih awal, lebih baik aku menjadi lemah seumur hidupku,” teriak Bai Chu Ye sembari terus memukul lantai.
Beberapa kali Bai Chu Ye juga terlihat mencoba menyentuh sosok yang mirip ayahnya. Tapi tidak bisa.
Hingga terlihat sosok yang mirip ayahnya melihat ke arah Bai Chu Ye.
Benar, tepat ke arah Bai Chu Ye.
“Terkadang sesuatu yang instan itu memiliki resiko dan tanggungan yang sangat besar. Aku harap kau dapat mengambil hikmah dari ucapanku ini anak muda,” ucap sosok transparan yang mirip ayah Bai Chu Ye.
Secara perlahan semua bayangan kejadian yang tadi muncul di depan Bai Chu Ye memudar dan memperlihatkan sosok wanita yang pernah di perkoca oleh laki-laki yang mirip ayahnya.
Terlihat wanita tersebut sedang melahirkan dan berusaha untuk bertahan saat melakukan persalinan.
Hingga akhirnya bayi laki-laki muncul, yang terlihat sangat mirip dengan Bai Chu Ye, dan Bai Chu Ye pun tahu jika bayi ini mirip dengan remaja yang pernah ia lihat beberapa waktu lalu.
Tapi alangkah terkejutnya Bai Chu Ye saat melihat bukan hanya bayi laki-laki yang keluar, melainkan gumpalan darah yang langsung membentuk Binatang Darah Kuno.
“I..Ini,” ucap Bai Chu Ye seketika terjatuh.
Dan pada saat yang sama, wanita tersebut melirik ke arah Bai Chu Ye.
“Jangan pernah meninggalkan wanita yang telah kau tumbalkan, jika tidak, ia dan kedua putranya akan menjadi bencana untukmu anak muda dari dunia berbeda.” Ucap wanita tersebut langsung memudar.
Bai Chu Ye yang mendengar itu, hanya bisa meremas rambutnya.
__ADS_1
Terlihat jelas jika Bai Chu Ye sangat frustasi dengan apa yang ia lihat dan dengar dari kedua pasangan suami istri tadi.
Tentu saja Bai Chu Ye frustasi, karena ia telah berjanji untuk tidak akan mengkhianati istrinya Jiang'er dengan mencari dan menikahi wanita lain.
“Ti..Tidak, ini tidak mungkin,” teriak Bai Chu Ye langsung bangkit dengan aura yang mengerikan. Saking mengerikannya, ruangan yang mengunci jiwanya langsung hancur.
Blush..!!
Arrgghh...!!
“Tidak, kenapa hal ini terjadi kepadaku, ini tidak mungkin terjadi bukan. Apakah aku hanya mimpi,” teriak Bai Chu Ye terus mengamuk dan telah kembali menguasai tubuhnya.
***
Sementara di tempat Xiu Bai, yang merasakan teriakan putranya di sertai merasakan aura yang mengerikan langsung terkejut.
Tap tap..!!
“I..Ini, apa yang sebenarnya terjadi dengan Ye'er?” Guman Xiu Bai terlihat sangat panik akan kondisi putranya.
Dret..!!
Dengan cepat Xiy Bai melesat ke arah dimana putranya berada, Xiu Bai juga tidak lagi menahan dirinya.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Wung...!!
Menyadari ada yang menyerangnya, Bai Chu Ye yang sudah sadar, tapi dalam keadaan terkena mental. Langsung melirik ke arah ayahnya.
Saat ia melihat ayahnya, ia pun membayangkan apa yang ia lihat sebelumnya.
“Ini salahmu sialan,” teriak Bai Chu Ye langsung mengayunkan tinjunya ke arah ayahnya.
Bom..!!
Duarr..!! Bam bam bam..!!
Seketika Bai Chu Ye langsung terlempar dan menabrak beberapa gunung hingga hancur.
Tap tap..!!
“Sadarlah Ye'er, jangan termakan akan apa yang kau lihat,” ucap Xiu Bai muncul di depan putranya.
Tapi Bai Chu Ye yang bangkit, kembali menyerang ayahnya.
Xiu Bai pun tidak tinggal diam, dengan cepat menyelimuti tangannya dengan energi Jiwa yang sangat kuat.
Wung..!!
__ADS_1
Bamm..!!
Hoeekk..!!
Jiwa Bai Chu Ye pun langsung keluar dari tubuhnya. Xiu Bai pun dengan cepat mengikat jiwa putranya dan langsung memasukkannya ke dalam dunia jiwanya.
Setelah itu pandangan Xiu Bai pun melirik ke arah tubuh kosong putranya yang menyerangnya.
“Sialan, ini yang tidak aku inginkan,” ucap Xiu Bai memasang wajah penuh amarah dan sangat ingin mengamuk.
Dret..!!
Duarr..!!
Tanpa merasa iba, Bai Chu Ye pun mengamuk dengan memukul tubuh kosong putranya.
“Aku sarankan kau jangan macam-macam, jika tidak, akan ku hancurkan kau bersama keturunanmu itu,” ucap Bai Chu Ye kini menginjak dada putranya sambil menatap ke arah Dewi Fuzhi, lebih tepatnya yang ada di dalam perut Dewi Fuzhi ada benih yang akan menjadi keturunan Bai Chu Ye kelak.
Mendengar itu, tubuh kosong Bai Chu Ye terdiam sesaat.
Tapi ia kembali mencoba menyerang Xiu Bai, setelah berubah menjadi gumpalan darah.
“Kau kira akan bisa lari dariku. Ketahuilah tempatmu,” ucap Xiu Bai dengan nada dingin dan saat ini Xiu Bai benar-benar sangat marah.
“Inti darahmu baru saja terbentuk, jadi sangat mudah bagiku menghancurkanmu seutuhnya, tanpa bisa bangkit lagi. Dan jangan mengira aku hanya membual.”
“Karena aku sudah mengetahui kalau kau adalah Penghuni asli Alam Semesta ini bersama Tubuh Dewa Perang.” Ucap Xiu Bai.
Dret..!!
Dengan cepat Xiu Bai memasukkan tangannya lalu mengeluarkan Feng Lu.
“Aku juga tahu cara menanganimu, lihatlah,” ucap Xiu Bai dengan mata memerah.
Jika saja itu bukan tubuh putranya, Xiu Bai mungkin sudah benar-benar menghancurkannya.
Melihat sosok yang berasal dari era yang sama dengannya, tubuh kosong Bai Chu Ye yang akan melarikan diri langsung terdiam.
Ia juga ketakutan saat melihat tubuh Kaisar Dewa Perang saat ini sedang di kendalikan oleh jiwa Feng Lu, dengan cara memberikan asupan energi secara perlahan dan bertarung.
Dari mana tubuh kosong Bai Chu Ye tahu. Itu terlihat jelas dari tubuh Feng Lu yang memar di seluruh tubuhnya.
“Akan ku katakan sekali lagi, kembali dan menyatulah dengan jiwa putraku, jangan sekali-kali kau mencoba mengendalikannya.” ucap Xiu Bai memberikan ancaman, serta bersiap melepaskan muridnya yang siap mengamuk kapan saja.
Tubuh kosong Bai Chu Ye yang mendengar itu pun langsung terjatuh.
Xiu Bai yang melihat itu, dengan cepat menangkap tubuh putranya dan langsung menyegel inti darah klan Kuno yang ada di dalam tubuh putranya.
Blush..!!
“Bodoh,” gumam Xiu Bai dengan wajah dingin. “Akan ku buat kau benar-benar musnah nantinya, seperti tubuh dewa perang muridku ini, yang tak lama lagi akan benar-benar hilang, karena menyatu tanpa membagi diri.” Ucap Xiu Bai dengan nada dingin
__ADS_1