
Tubuh Penasehat Qian pun seketika bergetar hebat, ia sadar jika ia akan langsung mati saat ini jika tidak cepat-cepat melawan.
Wung..!!
Argh...!!
Penasehat Qian seketika menjerit kesakitan saat lehernya kini di cengkram oleh salah satu Jendral Perang.
Tap tap..!!
“Hemm..!! Bukan kah dia salah satu penjahat yang di cari oleh Pengadilan pusat kedua,” ucap pemuda berjubah hijau.
Dengan segera tangan pemuda berjubah hijau mengayunkan tangannya dan sebuah benang energi pun melesat ke arah wajahnya.
Dret..!!
“Apa yang aku duga ternyata benar, kau adalah Topeng Seribu Wajah,” ucap pemuda berjubah hijau.
“Jadi apakah kita akan membunuhnya di sini atau membawanya ke Pengadilan pusat kedua?” Tanya pemuda berjubah putih kini melirik rekannya.
”Kita akan membawanya, karena membawanya sama dengan membawa harta yang cukup berlimpah nantinya,” ucap pemuda berjubah hijau tersenyum tipis.
“Yah itu lumayan juga, tidak sia-sia kita mengambil alih tempat ini dari kedua elit bersaudara,” balas pemuda berjubah putih tersenyum tipis.
Orang yang di maksud adalah dua pemuda prajurit elit yang sebenarnya di tugaskan untuk membunuh beberapa bidak Dinasty Kuno di Benua rendah seperti tempat ini.
“Lalu untuknya? Apakah kita akan membunuhnya?” Tanya pemuda berjubah putih melirik ke arah Qian Liyun yang terlihat cukup mengenaskan, walau Qian Liyun tidak terluka secara fisik, tapi ia terkuna secara mental, akibat tekanan yang di keluarkan oleh pemuda berjubah putih tadi.
”Dia tidak tahu apa-apa, terlebih lagi dia juga masih cukup berguna sebagai petunjuk jalan, jadi untuk saat ini kita tidak membunuhnya dulu,” jawab pemuda berjubah hijau.
Pemuda berjubah putih pun mengangguk, dan setelah mengikat Penasehat Qian atau Penjahat Topeng Seribu Wajah, kedua Jendral Perang itu pun langsung memerintahkan Qian Liyun untuk membawa mereka ke Kekaisaran Daun Langit.
Dan tujuan dua Jendral Perang ingin ke sini sebenarnya adalah ingin membawa Ratu Kekaisaran Daun Langit yang di rumorkan sangat cantik dan juga mencari beberapa Elf cantik di sana, dengan tujuan menikmati hasrat mereka yang suka menikmati wanita-wanita cantik.
Pada saat itu. Kedua Jendral Perang Dinasty yang mendengar tujuan dari Pemerintahan Dinasty yang ingin menghancurkan salah satu bidaknya yaitu Kekaisaran Daun Langit, dan yang menjadi Kaisar disana adalah seorang Ratu Elf, tentu saja tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang ada, mereka berdua pun dengan cepat kesini setelah mendapat izin.
***
__ADS_1
Sementara di tempat Xiu Bai mengawasi mereka, ia pun langsung bergumam. “Hemm..!! Berita yang di beritahu oleh Qian Liyun tidak sesuai, tapi itu bukan lah kesalahannya,” gumam Xiu Bai dalam hati.
Di samping Xiu Bai, Sang Pencuri terlihat sangat bersemangat saat ini, itu karena ia melihat pakaian yang di kenakan kedua Jendral Perang terlihat sangat mahal dan juga Sang Pencuri berpikir jika keduanya pasti adalah orang kaya. Jadi tentunya Sang Pencuri sangat bersemangat.
“Hehe,, adik, apakah kita akan mengejar mereka berdua?” Tanya Sang Pencuri kini tanpa sadar meneteskan air liurnya lantaran tidak bisa menghilangkan wajah keserakahannya.
Xiu Bai yang melirik Sang Pencuri pun seketika terpikirkan sesuatu.
“Hemm..!! Walau yang datang kesini tidak sesuai perkiraan dan mereka cukup kuat. Tentu saja kami juga mempunyai tambahan orang, jadi aku hanya perlu menambah rencanaku saja dan tidak mengubah apa yang sudah ku rencanakan sebelumnya,” gumam Xiu Bai langsung tersenyum tipis.
Melihat senyum Xiu Bai, entah mengapa Sang Pencuri merasakan adanya yang tidak beres. Tapi karena dorongan keserakahannya, ia pun tidak peduli lagi akan nyawanya. Itu karena ia yakin jika Xiu Bai pastinya akan membantunya.
“Hemm..!! Kakak, apa kau bisa menghalangi perjalanan mereka dengan kemampuan mu?” Tanya Xiu Bai bertanya ke Sang Pencuri, dan apa yang Xiu Bai maksud kemampuan tentunya itu kemampuan mencuri.
“Hehe,, itu masalah mudah, karena tidak ada yang bisa menyaingi kecepatan ku dan pergerakan tubuhku dalam menyelinap maupun mencuri,” kekeh Sang pencuri dengan nada bangga.
“Tapi aku ragu kak, karena kau sangat lemah,” ucap Xiu Bai menghela nafas panjang.
“Heh,, walau aku lemah, apa kau meragukan kakak mu ini dalam hal mencuri hah,” dengus Sang Pencuri.
“Mereka juga tidak akan mampu menyentuh tubuhku, aku yakin akan hal itu. Tapi satu hal yang aku ragukan, mereka terlihat sangat pandai menggunakan energi mereka.”
“Hemm..!! Baiklah, aku akan membantumu mengalihkan mereka sesaat, setelah itu langsung curi semua yang mereka punya, karena aku punya firasat jika ada suatu barang yang cukup berharga tersimpan di dalam cincin penyimpanan mereka.” Ucap Xiu Bai langsung mengangguk lalu berjabat tangan dengan Sang Pencuri.
“Hehe,, ini baru adik ku,” kekeh Sang Pencuri dengan wajah bahagia saat ia di izinkan, bahkan kini bekerjasama dalam mencuri.
Dret..!!
Wuss..!!
Wuss..!!
Dengan cepat Xiu Bai dan Sang Pencuri melesat dengan kecepatan penuh mereka.
Pada saat melihat Sang Pencuri melesat mendahuluinya, Xiu Bai tentu saja sangat terkejut luar biasa. Karena ia baru kali ini melihat kecepatan yang sesungguhnya milik Sang Pencuri.
“Aku yakin jika kecepatan miliknya setara dengan paman Jian,” gumam Xiu Bai terlihat masih tidak percaya.
__ADS_1
“Aku tak menduga orang selemah dia mempunyai kemampuan luar biasa seperti ini, dan kini aku sadar jika setiap mahkluk hidup pastinya mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing,” sambung Xiu Bai merasa terbuka mata hatinya saat ini.
Dret..!!
Setelah berhasil menyusul Qian Liyun dan Dua Jendral Perang dari Dinasty Kuno.
Sang Pencuri yang sudah mendapat aba-aba dari Xiu Bai pun langsung menghilangkan aura kehadirannya dan ini juga salah satu kelebihan Sang Pencuri. Tidak ada yang mampu merasakan diriny jika ia menggunakan teknik spesialis Pencuri miliknya. Dan hanya orang dengan tingkat kekuatan tertentu saja yang mampu merasakannya, seperti Du Jian dan Meng Chen.
Tap tap..!!
Bertepatan dengan munculnya Sang Puncuri di belakang kedua Jendral Perang.
Xiu Bai langsung muncul di depan keduanya.
Urgh..!!
“To..Tolong, tolong selamatkan aku,” teriak Xiu Bai kini terlihat di penuhi oleh luka, bahkan terlihat jika salah satu tangan kiri Xiu Bai hilang.
Tap tap..!!
Qian Liyun, dan dua Jendral Perang seketika berhenti saat melihat Xiu Bai yang hampir mati.
“Menghalangi saja,” dengus pemuda berjubah putih terlihat ingin membunuh Xiu Bai dengan mengayunkan tangannya.
Wuss..!!
Langkah tangan pemuda berjubah putih seketika terhenti saat ia melihat tangnnya tidak di baluti oleh kain yang tak lain jubahnya.
Saat ia melihat ke arah bawah, wajahnya pun di penuhi oleh amarah karena tidak sadar jika dirinya saat ini telanjang.
Bahkan pemuda berjubah hijau pun sama. “Siapa? Siapa yang berani melakukan ini terhadap Jendral Perang Dinasty?” Teriak Kedua Jendral Perang langsung meraung.
Dengan cepat pandangan kedua Jendral Perang mengarah ke tempat Xiu Bai tadi berdiri. Tapi ia sudah tidak melihatnya.
Lalu mereka berdua pun mengalihkan diri ke arah Qian Liyun, ia pun juga sudah tidak ada di tempatnya.
Blush..!!
__ADS_1
Bom bom bom..!!
“Dasar sialan, akan ku hancurkan tubuh kalian semua, berani sekali kalian mempermainkanku,” teriak Pemuda berjubah putih ingin mengeluarkan senjatanya yang ia simpan di dalam Cincin Penyimpananya.