Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Mengambil Semuanya Yang Di Lewati Tanpa Sisa


__ADS_3

”Terimakasih Penjaga Barat,” ucap Jing We membungkukkan badannya, setelah itu, ia pun langsung melangkah pergi.


Tap tap..!!


Dengan cepat Jing We melangkah masuk dan muncul di keramaian.


Tepat saat Jing We muncul, semua orang langsung berhenti dan melirik ke arah Jing We.


Wuss..!!


Tap tap..!!


“Kalian bisa melanjutkan aktifitas kalian, dia adalah kenalanku,” ucap sosok pria tua muncul di depan Jing We.


Mendengar ucapan pria tua berjubah ungu, semua orang yang sempat berhenti pun kembali melanjutkan langkah mereka.


...


“Bagaimana kabarmu kawan lama? Tumben sekali kau muncul setelah sekian lama,” ucap pria tua tersebut sambil melirik ke arah Jing We.


“Hemm..!! Kau tahu kesibukanku bagaimana,” jawab Jing We dengan senyum kecil.


Tak lama, wajah Jing We pun langsung berubah menjadi serius. “Oh ya, aku datang kali ini bukan untuk mengajakmu minum atau seperti biasanya,” ucap Jing We terdiam sesat.


Tak lama, Jing We pun langsung menjelaskan tujuannya datang.


Berselang 10 menit, atau tepat setelah Jing We menceritakan kedatangannya kali ini. Terlihat jelas wajah pria tua tersebut sangat suram.


“Sudah di mulai lagi ya,” ucap pria tua yang tak lain Pemimpin klan Zhen.


“Kali ini aku pasti akan ikut, karena dendam istri dan putraku belum terbalaskan. Walau aku mati pun, jika aku bisa membunuh sebanyak-banyaknya dari mereka, maka aku bisa sedikit puas.” Sambung pemimpin klan Zhen terdengar dingin.


“Ikuti aku,” tanpa basa basi pemimpin klan Zhen langsung melesat dan di ikuti Jing We.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Tap tap..!!


***


Bom bom..!!


Di Kota tempat Xiu Tian berada.


Kini terdengar suara ledakan di sertai teriakan amukan dari setiap toko maupun rumah.


“Sialan, siapa yang berani mencuri seluruh hartaku, dasar maling rakus sialan, bahkan semua baju yang ada di dalam lemariku kau embat,” teriak salah satu pemilik toko emas.


“Argh..!! Aku tak mau tahu, cepat cari siapa pelakunya, periksa cincin penyimpanan semua orang yang mencurigakan.” Teriak seorang pria paruh baya pemilik toko senjata.


Ia mungkin tak akan semarah ini jika pencurinya hanya mencuri semua senjata yang ada di tokonya.

__ADS_1


Tapi karena pencuri tersebut telah mencuri pakaian yang ia kenakan tanpa menyisakan satupun, bahkan pakaian semua pegawainya, amarahnya sudah tidak bisa ia bendung.


Bukan hanya itu saja, bahkan meja, kursi, hingga pintu tokonya ikut hilang, semakin menambah amarah pemilik toko senjata. Lantaran betapa rakusnya pencuri ini.


...


Tap tap..!!


Sementara orang yang di cari saat ini sedang melangkah santai bersama puluhan wanita Bangsawan.


“Kemana kita akan pergi kali ini?” Tanya Xiu Tian tersenyum lembut.


“Hemm,, semua toko yang ada di kota ini sudah kita datangi, kini tinggal ke Gedung Harta Tanpa Batas, di sana, semua jenis sumberdaya, senjata, pil, Inti Monster, Herbal, Racun, di jual.” Ucap wanita bergaun merah.


“Hemm..!! Yang pastinya, semua perlengkapan para kultivator, semua ada di sana, ayo kita kesana dan aku akan mentraktirmu apapun yang kau inginkan, maka akan ku bayar,” sambung wanita bergaun biru terdengar tak mau kalah.


Xiu Tian yang mendengar kata Harta Tanpa Batas, kini matanya langsung bersinar cerah.


“Hem hem..!! Ayo kita kesana,” ajak Xiu Tian terdengar tidak sabaran.


Mendengar ajakan Xiu Tian, kedua wanita tersebut langsung tersenyum bersemangat.


“Ayo,” ajak kedua wanita langsung meraih lengan kanan dan kiri Xiu Tian.


Tap tap..!!


Walau terlihat di pegang erat oleh kedua wanita bergaun merah dan biru. Xiu Tian terlihat tidak kesulitan dalam bergerak dalam hitungan detik lalu kembali muncul di tempatnya.


...


Wuss..!!


Duar..!!


“Kumpulkan semua orang, aku yakin ini ulah satu orang, tidak mungkin jika ini ulah segerombolan pencuri,” ucap sosok pria bertubuh kekar melirik semua bawahannya.


Mendapat laporan serta keributan yang terjadi di kota yang ia pimpin, tentu sebagai penguasa kota ia harus turun tangan.


Sementara semua bawahan penguasa kota, langsung menyebar.


Dret wuss wuss..!!


Tap tap..!!


Tidak sampai 1 menit kini semua bawahan penguasa kota berkumpul.


“Hem...!! Kalian semua bagi tugas menjadi tiga kelompok, kelompok pertama bertugas mengumpulkan semua orang yang telah kehilangan harta mereka dan mengintrogasi mereka, bagaimana awal mula mereka bisa kehilangan harta.” Ucap penguasa kota terdiam sesaat untuk mengambil nafas.


“Lalu kelompok kedua akan bertugas mengumpulkan seluruh penduduk kota, mau penduduk asli, atau pendatang baru. Kumpulkan mereka di Lapangan Kota, dan terahir, kelompok ketiga, bertugas menjaga semua area dinding perbatasan kota, jangan biarkan orang untuk keluar atau masuk terlebih dahulu,” sambung pengausa kota kini melirik semua bawahannya.


Semua bawahan penguasa kota pun langsung mengangguk patuh dan langsung membagi diri menjadi 3 kelompok, setelah itu, mereka pun menyebar.


Wuss wuss wuss..!!

__ADS_1


...


“Hemm..!! Aku juga harus mencari siapa pelakunya, tidak akan ku biarkan kau lepas,” gumam penguasa kota langsung menghilang dari tempatnya.


Dret..!!


***


Tap tap..!!


“Woah,, siapa pemilik tempat ini?” Wajah Xiu Tian seketika kagum saat melihat bangunan yang sangat tinggi di depannya dan ia pun langsung bertanya sambil melirik kedua wanita yang ada di samping kiri kananya.


”Oh ini milik Penguasa Kota, tapi kau tenang saja, 20% dari semua yang ada di Gedung Harta Tanpa Batas ini adalah milik ku,” jawab wanita bergaun merah.


“Aku juga mempunyai 20% saham di sini, jadi jangan takut untuk meminta apapun,” sambung wanita bergaun biru.


“Hehe,, Gedung Harta Tanpa Batas ya,” gumam Xiu Tian dalam hati.


“Tak lama lagi, gedung ini akan bernama Gedung Kosong Melompong Tanpa Batas,” sambung Xiu Tian terkekeh dalam hati..


Srek srek..!!


Xiu Tian pun langsung menggosok kedua tangannya setelah melepaskan kedua pelukan wanita Bangsawan tersebut.


Tepat pada saat itu, tidak ada yang menyadari jika Xiu Tian sudah tidak berada di tempatnya.


Dret..!!


“Ayo kita masuk, aku sudah tidak sabar melihat apa yang ada di dalam sana,” ajak Xiu Tian tersenyum lembut.


Kedua wanita tersebut mengangguk patuh, ia tidak tahu jika saat akan melangkah masuk, semuanya sudah kosong, karena Xiu Tian sudah mengambil semuanya tanpa sisa di saat ia melepaskan diri tadi.


Tap tap..!!


Argh argh..!!


Tepat saat Xiu Tian dan para wanita akan memasuki pintu, terdengar suara teriak raungan kemarahan di sertai aura yang meledak-ledak.


”I..Ini, kenapa bisa ada keributan di dalam Gedung Harta Tanpa Batas?” Ucap wanita bergaun merah kini terlihat penasaran.


Dengan cepat ia berlari masuk bersama wanita bergaun biru.


Tap tap..!!


“I..Ini,” mata kedua wanita Bangsawan tersebut langsung melebar saat melihat ke dalam, semuanya kosong dan terlihat seperti sebuah aula kosong.


“Apa-apaan ini, dimana semua sumberdaya, senjata, serta semua yang ada di dalam sini?” Teriak kedua wanita Bangsawan terdengar histeris.


Dret dret..!!


Tap tap..!!


“Itu dia, dia orang yang aku temui di pintu masuk kota dengan pakaian pengemis, tapi tak lama ia mengenakan pakaian mewah yang di penuhi emas.” Teriak penjaga yang pertama kali menemui Xiu Tian dan Jing We.

__ADS_1


__ADS_2