Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Kedatangan Mimpi Buruk Wei Fusen dan Hian Yusha


__ADS_3

“Heeh,, ternyata tidak sesulit yang aku bayangkan menipunya agar aku bisa bertemu pemimpinnya,” gumam Xiu Bai seketika menyeringai kejam.


“Hehehe,, mereka tidak tahu siapa yang menipu dan siapa yang di tipu saat ini,” kekeh Xiu Bai dalam hati.


Tap tap..!!


Langkah Xiu Bai terhenti tepat di sebuah jalan buntu yang di depannya ada sebuah dinding.


Pria tua yang menjadi petunjuk jalan pun menekan sesuatu di samping kanan dinding.


Xiu Bai yang melihat itu mau tak mau bergumam dalam hati. “Orang-orang ini sangat aneh, jika ingin membuat jalan rahasia, mengapa seperti ini?”


“Jika seperti ini, lebih baik jangan menggunakannya, karena sama dengan bohong, karena anak kecil pun pasti tahu cara membukanya,” gumam Xiu Bai melirik ke arah tombol yang mencolok dengan bentuk lingkaran dan ada tulisan Tekan.


“Ayo masuk, Pemimpin kami ada di dalam,” ajak pria tua tersebut mempersilahkan Xiu Bai masuk seorang diri.


Xiu Bai pun dengan santai memasuki pintu rahasia yang pastinya ruangan milik pemimpin Kelompok Jubah Hitam


Tap tap..!!


Blush..!!


Saat Xiu Bai masuk, sebuah tekanan energi seketika mengarah ke arahnya yang membuatnya melirik ke arah sosok berjubah hitam.


“Hoho,, tak di ragukan lagi, kau adalah Li Cheon Rong, cucu tersembunyi dari Leluhur Li Cheon Dang.” Ucap pria berjubah hitam yang tak lain Hian Yusha, pemimpin Kelompok Berjubah Hitam dengan kekuatan Dewa Suci ⭐ 1.


Xiu Bai yang berpura-pura tertekan hanya melototi Hian Yusha.


“Urgh,, apa maksudmu? Apa kau ingin mengajak Klan Li berperang?” Tanya Xiu Bai dengan nada arogan.


“Hoho sifatnya yang arogan pun sama persis dengan kakeknya,” kekeh Hian Yusha kini menarik auranya kembali.


“Maafkan aku anak muda, tadi hanya mengetes dirimu, apakah kau benar-benar cucu dari sahabatku Leluhur Li Cheon Dang. Dan itu terbukti benar, yah walau wajahmu sama sekali tidak mirip, mungkin kau mengikuti ibumu yang katanya terkenal cantik,” ucap Hian Yusha sembari mengeluarkan botol berisi arak bersama cangkir yang unik.


“Ayo duduk kita minum dulu sebelum membahas permintaanmu,” ajak Hian Yusha.


Xiu Bai terdengar mendengus, tapi dengan enggan ia duduk.


“Ayolah anak muda, hentikan ekspresimu itu, aku benar-benar meminta maaf dan dengan tulus mengeluarkan arak sebagai kompensasi” ucap Hian Yusha melihat wajah enggan di sertai kesal dari Xiu Bai.


“Langsung saja, apakah kau mampu membunuh Leluhur Li Zhang? Jika iya, maka aku akan langsung membayar uang mukanya, berapapun yang kau inginkan,” ucap Xiu Bai arogan.


“Hoho,, anak muda yang penuh semangat, aku suka itu. Tapi bukan aku yang akan turun tangan, melainkan seseorang yang saat ini menuju kesini,” ucap Hian Yusha terlihat semakin menyukai sifat arogan dan angkuh Xiu Bai.


“Aku tidak punya banyak waktu, jika terlalu lama, bisa-bisa targetku pergi saat ini.” Ucap Xiu Bai bangkit.

__ADS_1


Dret..!!


“Hemm..!! Bocah yang sangat arogan, rupanya kau belum mengenal kerasnya dunia luar,” ucap seorang pria tua yang tiba-tiba muncul.


Aura dari pria tua tersebut sangatlah menjijikkan.


“Aku tak menduga jika orang yang ia panggil adalah orang yang menjijikkan seperti ini,” gumam Xiu Bai mencium bau darah yang sangat pekat.


“Siapa kau?” Tanya Xiu Bai dengan lantang.


“Jika saja kau bukan cucu Leluhur Li Cheon Dang, dan membutuhkan informasi darimu, mungkin kepalamu sudah ku pecahkan saat aku muncul bocah,” ucap pria tua yang tak lain Tetua Wei Fusen yang berasal dari Klan Utama.


Wei Fusen adalah berasal dari distrik Wei di Pasar Gelap. Ia salah satu dari 3 pemimpin faksi di Distrik Wei.


”Hooh,, kau ingin memecahkan kepalaku? Apakah kau yakin mampu?” Ucap Xiu Bai melirik ke arah Wei Fusen dengan nada ejekan.


“Bocah sialan, akan ku hancurkan mulut busukmu itu,” teriak Wei Fusen muncul di depan Xiu Bai lalu menculurkan tangannya untuk memegang mulut Xiu Bai.


Dret..!!


Urgh..!!


Sebelum itu terjadi, Xiu Bai lebih dulu mencengkram erat mulut Wei Fusen. Terlihat jelas wajah Xiu Bai saat ini tersenyum lebar.


Krak..!!


Krak..!!


Emm..!!


Terdengar jelas suara rintihan dari Wei Fusen saat rahangnya retak.


Wei Fusen terlihat layaknya anak kecil yang berusaha melepaskan diri dari Xiu Bai, tangannya terus menerus berusaha mendorong tangan Xiu Bai, namun tidak mampu.


Saat ingin meminta bantuan dari Hian Yusha, matanya melotot tak percaya melihat Hian Yusha di ikat dan mulutnya di sumpal.


“Si..Sialan siapa orang ini, mengapa aku tidak bisa mengeluarkan energiku untuk melepaskan diri?” Gumam Wei Fusen dalam hati, kini terlihat Wei Fusen mulai ketakutan.


Xiu Bai tentu menunggu saat-saat tersebut terjadi.


“Hehe,, pak tua sialan. Akan ku perlihatkan kau yang namanya kekuatan sesungguhnya,” ejek Xiu Bai mengulurkan tangan kirinya ke arah Hian Yusha.


Emm..!!


Emm..!!

__ADS_1


Hian Yusha yang berusaha berbicara tidak mampu mengeluarkan suaranya saat merasakan tubuhnya kepanasaran.


Brak..!!


Tak lama Hian Yusha terjatun dan berguling-guling saat tubuhnya mulai melepuh akibat kepanasan.


“Bukankah ini menarik, membunuh secara perlahan, seperti yang kalian suka lakukan,” ucap Xiu Bai melirik Wei Fusen yang kini hanya bisa melotot dengan tubuh bergetar hebat.


Em..!!


Em..!!


Melihat Wei Fusen ingin mengatakan sesuatu, Xiu Bai pun melepaskan cengkramannya.


“Siapa kau sebenarnya? Kau bukanlah cucu dari Leluhur Li Cheon Dang. Dan apakah kau tidak takut akan amarah klan-”


Dret..!!


“Hais,, aku membiarkanmu bicara karena aku mengira kau ingin mengatakan sesuatu, tapi kau hanya mengatakan omong kosong saja.” Ucap Xiu Bai menghela nafas.


Krak..!!


Urgh..!!


Setelah kembali menekan tangannya kanannya, Xiu Bai kini menggerakkan tangan kirinya yang sudah memegang tombak yang biasa di gunakan ayahnya saat berburu. Walau tidak sekuat tombak utama ayahnya yang selalu di pajang, setidaknya tombak ini sangatlah kuat.


Crash..!!


Bruk..!!


Dalam sekali ayunan, kedua tangan Wei Fusen seketika terpotong.


“Biar ku beritahu tahu, aku benci di ancam oleh manusia menjijikkan seperti dirimu,” nada suara Xiu Bai langsung berubah dingin.


Tak lama tanduk di kepalanya juga mulai muncul bersamaan tubuhnya mulai membentuk sosok aslinya yang setinggi hampir 3 meter.


“A..Asura,” gumam Wei Fusen dan Hian Yusha dalam hati dengan penuh ketakutan.


Bahkan saking takutnya, rasa sakit yang mereka alami saat ini sudah tidak mereka rasakan.


Tentu semua Ras sangat mengetahui bentuk sosok Ras Iblis Legendaris tersebut. Sosok Iblis yang berbeda dari yang lain, dengan bola mata bewarna biru dan tanduk tergantung seberapa kuat mereka. Tapi bentuk tanduknya berbeda dari yang lain, yaitu sedikit melengkung ke atas dan ujung yang runcing di sertai pola aneh di setiap ukiran tanduk mereka.


“Jangan takut, aku tidak akan membunuh kalian, karena aku akan memperlihatkan kalian pertunjukkan yang menarik sebentar lagi,” ucap Xiu Bai melepaskan Wei Fusen dan berhenti menyiksa Hian Yusha.


Saat di lepaskan, mereka seketika mundur dengan tubuh tak henti-hentinya bergetar, saking takutnya, mereka tak mampu mengeluarkan suara saat melihat senyum Xiu Bai yang terlihat mimpi buruk bagi mereka.

__ADS_1


__ADS_2