Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Kemunculan Putra Kedua Xiu Bai ( Bai Chu Ye )


__ADS_3

“Sial, begini jadinya jika para wanita mengerikan bersama, bisa-bisa aku akan di kebiri jika tidak menjawab pertanyaan mereka hingga membuat mereka puas akan jawabanku,” gumam Xiu Bai langsung menggaruk kepalanya.


...


“Ayah, kenapa diam? Ayo cepat jawab dimana Ye Gege berada?” Tanya Ling Bai Xie dengan nada sedikit cemberut dan bentakan.


Lamunan Xiu Bai pun langsung buyar, ia pun kini memandang ke arah putrinya dan para wanita yang telah mengelilinginya.


Lalu pandangan Xiu Bai mengarah ke ayah, putra, adik dan anggota keluarganya yang laki-laki.


Terlihat jelas mereka semua berpura-pura tidak melihat adanya Xiu Bai dan tidak mendengar keributan yang para wanita lakukan.


“Sial, di saat masalah seperti ini, kalian malah pada kabur,” umpat Xiu Bai dalam hati.


“Ehem,, baiklah akan ku jawab, jadi tenanglah,” ucap Xiu Bai terlihat memasang wajah tersenyum hangat.


“Bagaimana ibu bisa tenang jika cucuku yang sangat jarang bicara itu berpisah dengan kami dalam waktu yang lama,” teriak Ling Mei.


“Kau tahu jika Ye'er sangat pendiam dan dingin, jika ia dalam masalah, kepada siapa ia akan mengadu.” Sambung Ling Mu Xia.


“Hemm..!! Ye'er ku pasti menderita selama ini,” balas Ling Chu Jia.


Mendengar keluh kesah ketiga wanita tersebut, Xiu Mu Lian, Hua Qian dan para tetua maupun penatua wanita kembali menyerang Xiu Bai dengan kata-kata mengerikan yang tidak enak di dengar.


Hingga keheningan terdengar setelah Xiu Bai angkat suara dengan nada yang dapat di dengar oleh semua orang.


“Ye'er saat ini menjaga perbatasan Alam Celestial Yang Terlupakan, tapi kini ia dalam perjalanan menuju kesini. Tidak lama lagi ia akan datang,” ucap Xiu Bai terdengar mendengus.


....


Dret..!!


Blush..!!


Tak lama setelah Xiu Bai selesai menjawab dan keheningan terjadi selama 1 menit, muncul lubang merah tepat di depan pintu masuk aula klan Asura.


Saat lubang muncul, terlihat para anggota klam Asura yang laki-laki langsung bersiaga dengan mengeluarkan senjata mereka masing-masing dan di arahkan ke arah lubang yang muncul.


Tap tap..!!


Sosok pemuda tampan dengan warna rambut hitam legam pun muncul seorang diri dari lubang merah tersebut.

__ADS_1


Bersamaan dengan munculnya pemuda tampan tersebut, beberapa penatua dan tetua yang merasakan aura menindas dari pemuda tersebut akan menyerang.


Tapi sebelum mereka bergerak, tubuh mereka semua langsung membeku saat mendengar suara lembut di sertai isak tangis sosok wanita.


“Ye'er, apakah ini kau nak?” Tanya Ling Chu Jia dengan lembut di sertai air mata menetes.


Mendengar itu, Xiu Mu Lian pun langsung berteriak lantang. “Apa yang ingin kalian lakukan hah? Apa kalian ingin menyerang cicitku,” dengus Xiu Mu Lian.


“Akan ku kuliti kalian hidup-hidup setelah ini karena berniat ingin menyerang cucuku,” sambung Hua Qian dan Ling Mei secara serempak.


Wuss wuss..!!


Dengan cepat para wanita melesat ke arah pemuda tampan yang tak lain putra kedua Xiu Bai. Pada saat itu, terlihat para laki-laki langsung menyingkir dengan cepat.


Mereka sadar jika emosi para wanita sedang naik, maka salah sedikit, mereka langsung membesar-besarkannya.


Bruk..!!


“Ye'er,” teriak Ling Chu Jia dan Ling Mu Xia terlebih dahulu memeluk putra mereka.


Bai Chu Ye yang baru muncul dan tidak sempat mengatakan apa-apa, hanya bisa pasrah saat di peluk oleh orang-orang yang tentu ia rindukan juga.


Walau beberapa wanita tidak ia kenal ikut memeluknya, ia tentu tidak menolak, karena merasakan jika mereka terhubung dengan ayahnya yang kini dengan wajah berbeda.


...


15 menit setelah melepaskan rindu dengan memeluk Bai Chu Ye, kini para wanita terdengar bertanya keadaan Bai Chu Ye.


“Bagaimana keadaanmu Ye'er? Apakah kau baik-baik saja? Apakah ada yang sakit? Apakah-”


“Ye'er baik-baik saja Bu, lihatlah, Ye'er bahkan sangat sehat, tanpa ada yang lecet sedikit pun,” jawab Bai Chu Ye langsung menghentikan pertanyaan ibunya dengan menutup mulut ibunya Ling Chu Jia menggunakan jari telunjuknya.


“Walau begitu, ibu yakin banyak tekanan batin yang kau terima selama berpisah dengan ibu dan yang lainnya kan?” Sambung Ling Mu Xia kini memegang pipi Bai Chu Ye.


“Hem..!! Gege kan pendiam kepada orang asing, jadi Gege pasti tertekan selama ini,” balas Ling Bai Xie mengangguk-angguk.


...


Melihat kelakuan para wanita terhadap Bai Chu Ye, terlihat Bai Han hanya bisa tersenyum kecut.


”Sabar nak, karisma mu sungguh berbeda jauh dengan adik mu. Jadi, terima saja nasibmu,” ucap Duan Du langsung menepuk-nepuk pundak keponakannya.

__ADS_1


Mendengar itu, seketika gelak tawa pun tercipta di antara para laki-laki.


Bahkan Xiu Bai dan Xiu Lou pun ikut tertawa kecil saat mendengar ejekan Duan Du.


Sementara Bai Han yang menerima ejekan dari pamannya, hanya bisa mengerucutkan bibirnya.


“Yah,, walau begitu, setidaknya Han'er jauh lebih kuat darimu paman, jadi jika kau butuh bantuan. Jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada keponakanmu ini,” balas Bai Han dengan nada sopan, namun sangat menusuk untuk Duan Du dan Tu Long.


“Hem hem..!! Aku kira dulu pamannya kakak sangat kuat, tapi nyatanya sangat lemah heh, hanya dengan sentilan jariku saja, kalian pasti akan langsung terhempas,” sambung Bai Da Xing dengan nada polos. Ia langsung membantu kakaknya setelah kakaknya memberikan isyarat tadi.


“Hem,, paman, jika nanti kita melawan Organisasi Menara, lebih baik paman bertugas jadi tukang masak saja untuk para pasukan, karena jika kalian ikut bertarung, bukannya membantu, nanti malah tambah menambah masalah,” ucap Lan Yuheng yang ikut mendapat isyarat dari Bai Han.


Terdengar satu persatu anggota keluarga Bai Han yang ikut bersamanya mengejek Duan Du. Walau Duan Du yang di ejek, Tu Long ikut merasakan dampaknya.


Beberapa menit kemudian.


“Heh,, apa kalian sudah selesai koar-koarnya?” Tanya Duan Du kini terlihat acuh dan sama sekali tidak malu maupun marah saat di ejek, bahkan saat di tertawakan oleh semua orang, ia terlihat santai.


“Paman, bantu Han'er, Han'er ingin ikut,” sambung Duan Du seketika memasang ekspresi memelas saat mempraktekan apa yang dulunya Bai Han lakukan sewaktu mereka masih bersama di Alam Semesta Rendah.


Ppfftt..!!


Hahaha..!!


Hahaha..!!


Seketika tawa meledak saat melihat balasan Duan Du dan ekspresinya yang lucu.


Tidak sampai di situ, Duan Du kembali melanjutkan balasannya yang terus membuat para laki-laki semakin terpingkal-pingkal saat ini.


Bai Han yang melihat itu, hanya bisa menutup wajahnya, karena apa yang di ekspresikan pamannya saat ini benar-benar nyata dengan apa yang ia lakukan di masa lalu.


Hingga tanpa sadar, kini terlihat dua kelompok yang terpisah, baik laki-laki maupun wanita, menikmati masa bahagia mereka saat ini dengan canda tawa.


Pada saat yang sama, tidak ada yang menyadari jika Xiu Bai, Xiu Lou dan Xiu Mu Lian tidak ada di dalam ruangan aula tersebut.


Tap tap..!!


“Apa kau menyadarinya juga sebelum kau kesini Ye'er?” Tanya Xiu Bai melirik ke arah belakang, dimana Bai Chu Ye datang menyusul.


”Benar ayah, mereka semua tidak lama lagi akan melakukan pergerakan. Jadi kapan ayah berniat meningkatkan kekuatan paman Du, paman Tu dan anggota keluarga kita yang lain?” Jawab Bai Chu Ye dan kembali bertanya.

__ADS_1


__ADS_2