Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Musnahnya Kelompok Jubah Hitam dan Trik Kecil Xiu Bai


__ADS_3

Saat di lepaskan, mereka seketika mundur dengan tubuh tak henti-hentinya bergetar, saking takutnya, mereka tak mampu mengeluarkan suara saat melihat senyum Xiu Bai yang terlihat mimpi buruk bagi mereka.


“Kenapa kalian mundur? Mendekatlah sebelum aku berubah pikiran untuk tidak menyiksa kalian,” ucap Xiu Bai menyeringai tipis.


Entah mengapa Hian Yusha dan Wei Fusen seketika dengan patuh mendekati Xiu Bai.


Xiu Bai pun tanpa basa basi memegang kepala keduanya lalu menggunakan teknik penjelajah ingatan.


Dret..!!


Tidak sampai beberapa menit, Xiu Bai pun mendapat apa yang ia inginkan.


“Ketemu, jadi ini segel pengendali tubuh,” gumam Xiu Bai dalam hati.


Tanpa menunggu lama, Xiu Bai pun langsung memejamkan matanya lalu betelepati dengan semua orang-orang yang di kendalikan.


“Kalian semua bersiaplah, aku akan menghancurkan segel pengendali tubuh yang mengendalikan kalian selama ini, dan jangan menolak jika ada sesuatu yang tiba-tiba menyengat di punggung kalian. Karena aku akan menghancurkan paksa segel tersebut.” Ucap Xiu Bai melalui telepati.


“Dan pada saat segel terlepas, balaskan dendam kalian yang selama ini telah kalian pendam. Jangan sisakan satupun dari Kelompok Berjubah Hitam bersama para kliennya yang ada di Markas ini.” Sambung Xiu Bai di saat bersamaan langsung menggerakkan jarinya.


Dret..!!


Semua benang energi yang ia tinggalkan di setiap sel tertentu seketika menyebar menyentuh pundak setiap segel.


Satu menit kemudian.


Wung..!!


Sebuah dengungan terdengar di setiap sel bersamaan dengan aura melonjak naik.


Xiu Bai yang merasakan sudah waktunya melihat pertunjukkan pun langsung menyeret Wei Fusen dan Hian Yusha pergi dari ruangan tersebut menuju ruangan teratas yang ia rasakan bisa melihat semua area dari sana.


...


Sementara di setiap sel.


Duar..!!


“Hei ada yang ingin memberontak, salah satu dari kalian panggil pemimpin dan sisanya lumpuhkan mereka, entah bagaimana cara mereka bisa melepaskan kendali yang di tanam di tubuh mereka. Pastinya ada pengkhianat di kelompok kita,” teriak salah satu assasint yang selalu bersembunyi mengawasi sel tahanan.


Crash..!!


Bruk..!!


Baru saja assasint tersebut selesai berteriak, kepalanya langsung melayang terkena tebasan salah satu dari sosok berjubah hitam.


“Hahaha,, akhirnya, setelah puluhan tahun aku bebas,” ucap sosok berjubah hitam yang di jadikan budak pembunuh.

__ADS_1


Dret..!!


Matanya seketika bersinar penuh kebencian. “Aku akan membunuh kalian semua, tidak akan ku sia-siakan kesempatan apa yang penolongku telah berikan.” Teriak sosok tersebut.


“Bunuh Kelompok keji ini, jangan biarkan mereka melarikan diri, atau akan ada lagi kelompok seperti ini dan akan ada lagi orang tidak bersalah di tangkap lalu di paksa membunuh lagi,” teriak sosok berjubah hitam tersebut.


Wuss..!!


Bom bom..!!


Tak lama pertarungan pun tidak dapat terhindarkan. Kini terlihat lebih banyak kelompok pemberontak yang telah lama di perbudak dari pada kelompok berjubah hitam yang sesungguhnya.


Dret..!!


Trank..!!


“Sialan,, apa kau pikir kau bisa membunuh kami hah,” teriak pria tua yang pernah bertemu dengan Xiu Bai.


“Hahaha,, aku sudah bilang kepadamu, akan ada hari dimana kehancuranmu oleh kami, karena kau sedang mengasuh seekor Harimau di kandang tikus,” ejek salah satu sosok berjubah hitam yang terlihat sangat mengenal pria tua tersebut.


Tanpa basa basi lagi, ia pun menerjang ke arah pria tua tersebut dengan bar bar.


“Mati,” teriak sosok berjubah hitam mengayunkan tinjunya ke arah pria tua tersebut.


“Sialan,” gumam pria tersebut langsung mengayunkan kedua pisaunya untuk menahan serangan jarak dekat tersebut.


Trank..!!


Jlep..!!


Jlep..!!


“Ka..Kalian, kalian sangat-”


Crash..!!


Bruk..!!


“Kaulah yang mengajari kami bertarung seperti ini dan kau juga mengatakan tidak ada yang namanya kejujuran saat bertarung. Orang-orang tidak akan mendengar yang kalah. Karena hanya pemenanglah yang akan selalu di dengar.” Ejek sosok berjubah hitam kini tiba-tiba muncul.


“Ayo kita bunuh mereka semua tanpa sisa lalu berkumpul kembali.” Ajak salah satu dari mereka.


Wuss..!!


Wuss..!!


***

__ADS_1


Di tempat Xiu Bai berada, ia saat ini sedang tersenyum lebar melihat kelompok berjubah hitam yang tadinya berjumlah 500 kini tersisa kurang dari 100 saat di bantai oleh kelompok pemberontak.


“Bagaimana, menarik bukan,” ucap Xiu Bai melirik ke arah Hian Yusha yang sudah mati dengan kepala terpotong. Saat ini Xiu Bai hanya memegangi kepalanya saja.


Wei Fusen hanya bisa diam saja dengan wajah ketakutan. “I..Iblis ini sangat keji. I..Ia jauh lebih keji dari yang di rumorkan di buku-buku tentang klan mereka,” gumam Wei Fusen kini tidak tahu harus berbuat apa agar bisa mati lebih cepat, ia sadar jika ia akan di siksa yang tidak akan bisa ia bayangkan nantinya.


...


Satu jam kemudian.


“Hoam..!! Sudah selesai akhirnya, lebih lama dari yang aku perkirakan,” ucap Xiu Bai langsung menyeret Wei Fusen dan membawa kepala Hian Yusha.


Tap tap..!!


“Baiklah, karena dendam kalian sudah terbayar kalian boleh membagi semua harta milik kelompok pembunuh bayaran ini lalu kembali ke asal kalian masing-masing, kebetulan juga tugasku di sini sudah selesai,” ucap Xiu Bai melempar kepala Hian Yusha.


Seketika ratusan dari para pemberontak seketika memancarkan wajah berkaca-kaca.


“Te..Terimakasih Tuan muda, kami tidak akan melupakan hutang nyawa ini,” teriak semua pemberontak.


“Iya ya,, kalian tidak perlu berterimakasih, sebaiknya kalian secepatnya pergi dari sini sebelum faksi-faksi atau kelompok yang lain datang kesini.” Ucap Xiu Bai acuh.


Saat ia akan melangkah pergi sambil menyeret Wei Fusen.


Lima dari para pemberontak seketika menghadang langkah Xiu Bai dengan berlutut.


Bruk..!!


“Tuan muda, kami berlima tidak mempunyai siapa-siapa lagi, semua keluarga kami telah di bunuh oleh kelompok jubah hitam 4 tahun lagi. Kami mohon, bawa kami, mungkin kami bisa berguna untuk anda saat perjalanan maupun di masa depan.” Teriak salah satu dari mereka.


Bruk..!!


Bruk..!!


Bukan hanya mereka berlima, puluhan orang yang mendengar itu dan tidak mempunyai keluarga ikut berlutut di depan Xiu Bai.


Wei Fusen yang melihat itu seketika menelan ludah. “Dasar bodoh, dia ini iblis yang jauh lebih kejam dari tempat kalian semua tersiksa selama ini, bisa-bisanya kalian memohon kepadanya,” teriak Wei Fusen dalam hati.


Sementara Xiu Bai langsung tersenyum. “Umpan sudah termakan, membentuk kelompok sendiri tanpa bisa berkhianat adalah hal yang sulit, tapi sekarang tidak sulit lagi jika seseorang itu ingin mengikutimu dengan keinginannya sendiri tanpa paksaan.” Gumam Xiu Bai dalam hati.


Xiu Bai sengaja tidak langsung pergi karena menunggu hal ini dari awal.


“Apa kalian yakin akan mengikutiku? Kalian bisa mati jika mengikutiku dan aku tidak bisa memastikan dapat menyelamatkan nyawa kalian,” tanya Xiu Bai terlihat mengerutkan keningnya.


“Kami siap mengorbankan nyawa kami demi penyelamat kami,” teriak semua orang yang ingin mengikuti Xiu Bai.


“Kalian baru mengenalku loh, apa kalian tidak takut jika aku memanfaatkan kalian dengan tugas bunuh diri?” Ucap Xiu Bai memiringkan kepalanya.

__ADS_1


“Kami siap menerima tugas apapun, bahkan jika Tuan muda menginginkan nyawa kami sekarang, kami akan mengabulkannya,” teriak semua orang penuh ketegasan.


“Sempurna,” gumam Xiu Bai tersenyum lebar.


__ADS_2