
“Lihatlah, batu yang telah aku teteskan darah Monster mutasi ini semakin bersinar terang, itu tandanya kita semakin dekat. Jadi kalian ikuti saja aku,” dengus Xiu Bai dan kembali melesat.
Dret..!! Wuss wuss..!!
Bai Chu Ye dan Feng Liu langsung mengikuti Xiu Bai tanpa banyak tanya.
Sementara Shen Canling dan Ye Mo Xuan, hanya bisa tersenyum kecut sembari mengumpat dalam hati. Tapi pada akhirnya, mereka tetap mengikuti Xiu Bai.
Wuss wuss..!!
“Sialan, kenapa aku di ajak juga,” ucap Ye Mo Xuan dengan dengusan kecil.
“Kau benar pak tua, terlebih lagi hanya kita berlima saja yang pergi, setidaknya kita di izinkan membawa pasukan, maka aku tak perlu komplain,” sambung Shen Canling menggerutu.
“Aku dapat mendengar suara kalian, apa kalian ingin ku hajar karena selalu mengeluh hah,”
Suara Xiu Bai seketika menggema di kepala Shen Canling dan Ye Mo Xuan. Keduanya hanya bisa menelan ludah dan langsung terdiam.
...
Kini 2 hari telah berlalu, Xiu Bai yang memegang batu hitam di tangannya pun seketika menghentikan langkahnya.
Tap tap..!!
Pandangan Xiu Bai langsung mengarah ke Sebuah Batu tidak jauh dari tempatnya berdiri.
“Jadi di sana markas kalian,” ucap Xiu Bai mengeluarkan seutas senyum tipis.
“Apa kita akan langsung kesana menyerang ayah? Atau kita perlu menyusun strategi?” Tanya Bai Chu Ye yang kini berdiri di samping Xiu Bai.
“Huh,, jika Master yang menyusun strategi, lebih baik jangan, karena strateginya sama saja, langsung serang, itu pasti yang akan ia katakan.” Ucap Shen Canling cemberut.
“Hemm..!! Sebaiknya kita menyusun sedikit strategi Asura, karena itu jauh lebih baik demi keselamatan kita semua yang ada di sini.” Sambung Ye Mo Xuan.
Xiu Bai yang mendengar keluhan keduanya dari awal berangkat, langsung berpura-pura memegangi dagunya.
“Hemm..!! Baiklah, kalian ada benarnya, jadi kali ini aku akan serius menyusun strategi,” ucap Xiu Bai tersenyum tipis, tapi dengan cepat mengubah ekspresinya menjadi serius.
__ADS_1
“Ye'er dan Liu'er akan menyerang dari arah sana, sementara kau bocah, kau akan menyerang dari sini bersama pak tua Ye.” Ucap Xiu Bai.
“Sebelum menyerang,” ucap Xiu Bai kini melirik ke arah Shen Canling dan Ye Mo Xuan yang ingin protes, tapi tidak jadi setelah mendengar Xiu Bai kembali kembali bicara.
Dret..!!
Dengan cepat tangan Xiu Bai menarik kerah jubah Shen Canling dan Ye Mo Xuan.
“Kalian berdua akan menjadi umpannya,” sambung Xiu Bai melempar keduanya menuju Markas musuh.
Wuss..!! Wuss..!!
“Sialan kau Asura, akan ku buat perhitungan denganmu nanti,” teriak Ye Mo Xuan.
“Master b*ngst, aku tidak akan pernah mau bekerjasama lagi dengan mu,” tak mau kalah Shen Canling yang ikut terlempar pun mengumpati Xiu Bai.
Xiu Bai yang melihat itu pun mengeluarkan senyuman bahagia.
“Baiklah, ayo bergerak, semakin cepat kita, maka musuh tidak akan menyadari kedatangan kita. Dan berusahalah mencari dimana penjaranya terlebih dahulu, jika salah satu dari kalian menemukannya, beritahu aku,” ucap Xiu Bai melirik Bai Chu Ye dan Feng Liu.
Keduanya pun mengangguk dan melesat menuju markas musuh.
***
Bom bom..!!
Shen Canling dan Ye Mo Xuan yang kini mendarat, terlihat mendarat di tempat yang salah.
Wajah keduanya langsung menghitam dan masih tidak bisa melupakan kekesalannya terhadap Xiu Bai.
Sementara di sekeliling Shen Canling dan Ye Mo Xuan saat ini di penuhi Monster Mutasi yang hendak berangkat mencari target.
Goarr..!!
“Ada tumbal datang, tangkap mereka,” teriak salah satu monster mutasi.
Dret..!! Wuss..!!
__ADS_1
Ratusan Monster mutasi pun langsung melesat layaknya semut memperebutkan gula.
“Heh,, ingin menangkapku, mimpi,” ejek Shen Canling yang kini mengeluarkan 2 tombak dan langsung mengayunkannya ke arah musuhnya.
Wuss..!!
Bom bom bom..!!
Ledakan besar seketika terdengar di saat Shen Canling mengayunkan kedua tombaknya.
Tidak mau kalah, Ye Mo Xuan pun langsung menerjang ke arah musuhnya dan langsung mengayunkan tinjunya.
Wuss..!!
Bam bam bam bam..!!
Duarr..!!
“Aku tak menyangka akan mengeluarkan kekuatanku yang sesungguhnya di tempat antah berantah seperti ini.” Secara serempak Shen Canling dan Ye Mo Xuan mengatakan hal tersebut.
“Aku sebelah kiri, pak tua, jangan ambil bagianku,” ucap Shen Canling kini terlihat tersenyum lebar.
“Hoho,, tentu saja, kau juga jangan ganggu wilayahku yang ada di sebelah kanan,” balas Ye Mo Xuan kini memandang musuhnya dengan seringai jahat.
Dret..!! Wuss wuss..!!
Keduanya pun langsung melesat ke arah berbeda dan langsung mengamuk sepuasnya.
***
Tap tap..!!
Bai Chu Ye dan Feng Liu yang mendarat di tempat berbeda dengan Shen Canling dan Ye Mo Xuan. Kini langsung melesat sembari mengedarkan kesadaran mereka.
“Di sana, aku merasakan banyak sekali aura menjijikkan, bukan hanya itu saja, aku juga merasakan banyak aura berbagai kehidupan melemah,” ucap Bai Chu Ye.
Feng Liu pun mengangguk. “Di sana pasti penjaranya. Ayo jangan sampai terlambat,” balas Feng Liu melesat dengan kecepatan penuh.
__ADS_1
Wuss wuss..!!