Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
S4. Membantu Tu Long Meningkatkan Kekuatan Fisik dan Kultivasi


__ADS_3

Bukannya takut, Tu Long malah mendengus. “Apa hah, kau kira aku takut. Ikuti saja perintah Tuan muda, jangan banyak gaya,” ejek Tu Long tersenyum penuh kemenangan.


Du Jian yang mendengar itu langsung meremas genggaman tangannya, ingin sekali rasanya ia meremas mulut Tu Long yang mirip seperti Monyet kesurupan itu. Tapi apa boleh buat, kini Du Jian sedang di ajarkan cara untuk bersabar.


Tap tap..!!


Du Jian pun terus melangkah lalu menghilang setelah melewati pintu.


...


“Hemm..!! Baiklah sambil menunggu paman Jian kembali, baliklah punggungmu, aku akan membantumu mencerna makanan yang kau makan agar bisa menjadi energi yang jauh lebih besar dan bisa lebih cepat menyebar ke seluruh tubuhmu,” ucap Xiu Bai.


Tu Long yang mendengar itu pun langsung mengangguk patuh dan membalikkan badannya.


“Baiklah tapi sebelum itu, jangan melawan energi yang aku masukkan ke dalam tubuhmu, apa kau paham?” Ucap Xiu Bai.


“Tentu saja Tuan muda, walau aku bodoh, tapi aku tidak sebodoh yang terlihat, aku ini mempunyai bakat tersembunyi. Tapi sayangnya saat ini bakat ku belum kelihatan.” Jawab Tu Long tersenyum-senyum sendiri.


Mendengar itu, Xiu Bai hanya bisa menggelengkan kepalanya. “Itu namanya kau memang benar-benar bodoh, apa kau tidak melihat bakatmu yang terlihat jelas ini? Bahkan anak kecil pun akan menyadarinya jika bakatmu di kekuatan fisikmu,” gumam Xiu Bai sedikit menghela nafas.


“Heheh,, begitu ya, aku kira bakat ku sejenis memiliki kecerdasan tersembunyi, karena terlalu cerdas, makanya bakatku di sembunyikan lantaran bakatku takut aku melampaui yang lain, terutama Bocah nakal itu,” balas Tu Long tersenyum kecil sambil menggaruk kepalanya saat mendengar apa yang Xiu Bai gumam kan.


“Dasar dongol, mimpimu itu terlalu besar,” dengus Xiu Bai dalam hati, karena tidak ingin menjadi gila lantaran mendengar mendengaar ocehan Tu Long yang tidak jelas, Xiu Bai pun dengan cepat mengalirkan energinya.


Blush..!!


Urgh..!!


Tu Long seketika merasakan nyeri di sekujur tubuhnya saat menerima energi dalam jumlah yang sangat besar dan padat.


Dret..!!


Dret..!!


Tak lama titik-titik meridian Tu Long pun yang dulunya tersumbat, kini telah terbuka satu persatu.


Argh..!!


Tu Long seketika berteriak kesakitan, karena ia tidak pernah merasakan rasa sakit sepeti ini seumur hidupnya.


“Bertahanlah, jaga kesadaranmu tetap ada, jangan sampai kau pingsan,” ucap Xiu Bai memberikan peringatan.


Argh..!!


Argh..!!


Tu Long hanya bisa berteriak sambil berusaha menggertakkan giginya untuk terus mencoba bertahan saat mendengar peringatan Tuan mudanya.


Tap tap..!!


Di saat yang bersamaan, Du Jian langsung masuk ke tempat dimana Xiu Bai dan Tu Long berada.


Melihat limpahan energi milik Tu Long yang menyebar di ruangan ini, dengan segera Du Jian menggerakkan tangannya.


Blush..!!

__ADS_1


Tak lama energi yang keluar dari tubuh Tu Long kini secara perlahan kembali ke dalam tubuh Tu Long.


Bam bam bam..!!


Suara ledakan beruntun seketika terdengar dari dalam tubuh Tu Long.


“Hemm..!! Si dongol ini bukannya menyerap energi dari makanan yang ia cerna, malah ia membuangnya begitu saja, pantas saja kau sangat lemah, ternyata karena kebodohanmu,” dengus Du Jian langsung duduk di depan Tu Long yang masih berteriak kesakitan tanpa memperdulikan yang ada di sekitarnya.


“Tuan muda, apa tidak apa-apa kita mengajarkannya cara menyerap makanan yang ia makan agar bisa menjadi limpahan energi? Aku takut jika ia nantinya akan menjadi Bumerang bagi kita? Terlebih Tuan muda juga membuka semua titik-titik Meridian tersembunyinya, yang mana bahkan semua Ras tidak mengetahuinya.” Tanya Du Jian sambil melirik Xiu Bai yang masih fokus membuka semua titik-titik meridian Tu Long.


“Tidak apa-apa, kata hatiku berkata ia adalah orang yang bisa di andalkan dan hatinya sangatlah murni menganggap aku Tuan mudanya, aku dapat merasakan itu,” ucap Xiu Bai sambil membuka matanya.


“Padatkan daging yang paman bawa menjadi sekecil mungkin, lalu masukkan ke mulutnya. Semakin banyak daging dan semakit padat daging yang paman padatkan, maka akan semakin bagus untuk peningkatannya.” Ucap Xiu Bai dengan nada pelan.


Du Jian pun dengan cepat melakukan apa yang Xiu Bai perintahkan, tanpa membantah atau mempertanyakan mengapa ia sangat ingin membantu Tu Long.


Karena ia sangat mengenal Tuan mudanya dari lahir, ia tidak pernah bermain akan ucapannya, apalagi berbohong.


Tak lama setelah memadatkan semua daging Binatang Buas menjadi sekecil butiran pil, Du Jian seketika tersenyum licik.


“Makan ini bocah dongol,” gumam Du Jian memasukkan semua daging dalam jumlah yang banyak.


Sret..!!


Mulut Tu Long langsung di buka paksa lalu memaksa Tu Long memakan semuanya tanpa di berikan kesempatan untuk bernafas maupun berteriak lagi.


Blush..!!


Tak lama kemudian, aura dalam dari Tu Long seketika naik drastis.


Bom Bom bom..!!


Bersamaan dengan ledakan yang cukup besar terdengar, kulit-kulit Tu Long mulai berkelupas lalu berganti menjadi kulit yang jauh lebih kuat dari sebelumnya.


Dapat di anggap Tu Long saat ini mempunyai kekuatan fisik layaknya orang-orang yang ada di Klan Asura yang mempunyai fisik bawaan yang memiliki kekuatan luar biasa.


Argh..!!


Argh..!!


Tu Long yang berusaha menahan rasa sakit kembali berteriak saat merasakan seluruh tubuhnya seolah di cabik-cabik saat ini.


...


2 jam telah berlalu.


“I..Ini?” Mata Tu Long melebar saat ia melihat perubahan pada dirinya yang jauh dari apa yang ia harapkan.


“Ini terlalu luar biasa Tuan muda, aku merasakan kulitku sekeras Baja, tidak-tidak, mungkin sekeras berlian,” ucap Tu Long saat ia menyentuh kulitnya.


Bukan hanya itu saja, tingkat kultivasi Tu Long juga meningkat Drastis. Kini Tu Long sudah mencapai tingkat Dewa Surgawi ⭐ 1 Puncak.


“Hahaha,, kini aku sudah menjadi lebih kuat dari bocah sialan itu, jika ia kembali nanti, akan ku injak-injak kepalanya,” teriak Tu Long tertawa terbahak-bahak layaknya orang gila saat ia kini membayangkan Duan Du meminta ampun dengan bersujud di kakinya.


“Fantasimu terlalu besar bocah dongol, kau mengira jika keponakanmu itu sesederhana apa yang terlihat.” Ejek Du Jian.

__ADS_1


“Apa hah, apa kau ingin bertarung lagi, ayo siapa takut,” dengus Tu Long langsung menampilkan otot-ototnya yang jauh lebih besar.


“Heh,, apa karena kau meningkat sedikit lebih jauh, kau mampu melawanku, rupanya kau perlu di beri hadiah kenang-kenangan,” dengus Du Jian dengan wajah yang sangat kesal.


Pandangan Du Jian melirik Xiu Bai yang kini memejamkan matanya dan fokus memulihkan energinya.


“Lakukan sesukamu,” ucap Xiu Bai.


Mendengar itu, wajah Du Jian seketika berubah menyeringai. “Hehe,, kini tidak ada batasan lagi, akan ku buat kau menangis minta ampun,” kekeh Du Jian.


“Heeeh,, jangan mimpi kerdil sialan,” dengus Tu Long.


Tanpa mengatakan apa-apa, setelah saling menatap dengan seringai lebar masing-masing. Tu Long dan Du Jian langsung melesat pergi entah kemana.


Wuss..!!


Wuss..!!


Tak lama setelah keduanya pergi, Xiu Bai membuka matanya. “Lama-lama kepalaku bisa pecah memikirkan tingkah kalian, jadi lakukan saja sesuka kalian. Sungguh merepotkan,” gumam Xiu Bai lalu kembali memejamkan matanya.


***


Tingkat Kultivasi


➡ Penyempurnaan Energi ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Pemula ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Junior ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Senior ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Master ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Grand Master ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Kaisar Sejati ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Kaisar Immortal ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Dewa Immortal ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Dewa Sejati ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Dewa Suci ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Dewa Immortal Suci ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Dewa Surgawi ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Kaisar Dewa ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ Kaisar Dewa Abadi ⭐ 1 - ⭐ 9


➡ ?????????????? ⭐ 1 - ⭐ 9

__ADS_1


__ADS_2