Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Menghukum Penggal 12 Pengkhianat di Alun-Alun Klan Li


__ADS_3

“Berani sekali sampah tidak tahu malu sepertimu ingin mendekati kedua orang tuaku,” ucap Xiu Bai dengan nada dingin.


Glek..!!


Leluhur Agung Li Yun yang mendengar itu langsung menelan ludahnya, saat ia akan membalik badannya, tubuhnya seketika membeku.


Arghh...!!


Tak lama ia seketika berteriak kesakitan saat kepalanya di cengkram dari belakang oleh Xiu Bai.


“Am..Ampuni aku,” teriak Leluhur Agung Li Yun berusaha mengeluarkan suaranya saat merasakan rasa sakit yang tidak pernah ia rasakan seumur hidupnya saat ini.


Jiwanya saat ini terasa di cabik-cabik, bukan hanya itu saja, kepalanya terasa seaakan mau pecah setiap saat. Tapi ada energi aneh selalu yang seolah-olah menyembuhkannya lalu kembali memberikan dampak sakit yang luar biasa.


Pasalnya Teknik Penjelajah Ingatan memang sangatlah menyakitkan, tapi seseorang yang menggunakannya dapat dengan mudah membuat rasa sakit tersebut hilang atau tidak, tergantung keiinginan penggunanya sendiri.


Kini Xiu Bai sengaja tidak menghilangkan efek rasa sakit tersebut.


Tap tap..!!


Du Jian yang muncul melihat Leluhur Agung Li Yun telah di siksa oleh Tuan mudanya langsung terdiam.


“Eeh,, aku baru menyadari jika Teknik Penjelajah ingatan bisa di gunakan untuk menyiksa seseorang,” gumam Du Jian terkejut dalam hatinya dan tak lama ia pun tersenyum tipis karena ini pantas di coba di masa depan untuk menyiksa musuh nantinya.


Tap tap..!!


Tak lama, Meng Chen dan Han Liu juga tiba dan berdiri di samping Du Jian.


Yen Feng dan Li Ying yang melihat Dua Legenda Iblis Angin hanya bisa terdiam. Sampai saat ini mereka seolah-olah sedang bermimpi dengan apa yang mereka lihat. Bahkan mereka melupakan penyiksaan Leluhur Agung Li Yun yang Xiu Bai berikan.


...


“Hemm..!! Masih sama, ingatannya di segel,” gumam Xiu Bai kini melirik ke arah pamannya Du Jian dan Meng Chen.


“Paman, kalian pasti telah di berikan cara untuk membuka segel ingatan oleh nenek bukan? Jika begitu aku serahkan dia kepada paman, jangan biarkan ia mati sebelum kita mendapatkan beberapa informasi terlebih dahulu,” ucap Xiu Bai melempar Leluhur Agung Li Yun layaknya sebuah sampah.


Bruk..!!

__ADS_1


Setelah Xiu Bai selesai, Yen Feng dan Li Ying kini kembali membalaskan dendam yang selama ini mereka tahan bertahun-tahun.


“Tunggu ibu,” ucap Xiu Bai langsung menghentikan Li Ying yang akan memenggal kepala salah satu Leluhur, saat ini Xiu telah memikirkan sebuah ide sehingga langsung menghentikan ibu angkatnya.


Li Yin yang mendengar itu langsung melirik putra angkatnya. “Ada apa Bai'er?” Tanya Li Ying dengan senyum hangat.


“Bai'er memikirkan sebuah rencana untuk membunuh semua pengkhianat, ini juga rencana yang sangat bagus agar kedepannya semua anggota klan Li tidak ada yang berani melakukan pengkhianatan.” Ucap Xiu Bai.


***


Keesokan paginya.


Seluruh Klan Utama gempar saat mendengar Patriak Li, para Leluhur dan Tetua mengumumkan akan memeganggal kepala para pengkhianat Klan di alun-alun klan.


Bahkan berita tersebut menyebar ke keseluruh Kota Li, setelah menyebar ke seluruh kota, dengan cepat itu menyebar keluar hingga di dengar oleh beberapa klan Besar hingga klan Wei.


...


Tap tap..!!


“Itu, itu dia yang katanya para pengkhianat yang akan di hukum penggal,” tunjuk para murid-murid klan maupun anggota klan Li yang lainnya.


Bahkan di luar gerbang klan, para penduduk Kota Li maupun para kultivator bebas ikut menyaksikan tersebut.


Melihat siapa saja yang akan di hukum, semua orang seketika sedikit merinding, karena tentunya beberapa dari mereka mengenal salah satunya.


“I..Ini, aku tak menyangka jika Tetua Li Po adalah seorang Pengkhianat klan, jika ia tahu aku telah beberapa kali bertemu dengannya, bisa-bisa aku di kira berkomplotan nantinya,” gumam salah satu pemilik Toko Restaurant kini ketakutan setengah mati, tubuhnya langsung berkeringat dingin.


Bukan hanya mereka saja, beberapa orang yang pernah bertemu atau memiliki hubungan saat ini ikut ketakutan.


Tap tap..!!


Saat sedang di landa ketakutan.


Patriak Li, Leluhur Li Zhang, para Leluhur dan Tetua juga muncul sambil membawa anggota Kekaisaran yang beberapa di antara mereka tidak di bunuh semalam.


Saat para penduduk melihat jubah yang para tahanan tersebut kenakan adalah milik prajurit Kekaisaran Qian Long. Mata semua anggota klan Li seketika berubah, dari yang awalnya Penasaran kini di penuhi amarah.

__ADS_1


Patriak Li dan Leluhur Li Zhang yang melihat wajah semua anggota kini sangat marah langsung tersenyum tipis.


“Seperti yang di rencanakan oleh Tuan muda,” gumam Li Zhang dengan wajah kagum.


...


“Baiklah, kalian pasti penasaran dengan kejadian yang tiba-tiba ini bukan, biar aku jelaskan semuanya dari awal agar tidak terjadi kesalah pahaman,” teriak Patriak Li mengarah ke anggota klannya.


Tak lama Patriak Li pun bercerita jika Leluhur Agung Li Yun adalah adik dari Pendiri klan yang selalu iri dan selalu berbagai macam cara untuk membunuhnya, bahkan saat ia pensiun dan mendirikan klan di sini, ia tetap mengejar sampai ke sini dan berpura-pura menjadi anggota klan Li.


Bahkan saking inginnya melihat kita para keturunannya menderita, ia menyusupkan banyak prajuritnya berpura-pura menjadi anggota klan Li dan menghasut ke 12 sampah ini untuk berpihak kepadanya.


Patriak Li juga menceritakan semua kebusukan ke 12 pengkhianat yang membuat semua anggota klan Li saat ini menggebu-gebu.


“Jadi hukuman apa yang pantas untuk para sampah ini?” Tanya Patriak Li di sertai wajah memerah.


“Bunuh, bunuh mereka semua, jangan berikan mereka kesempatan, jika di berikan, maka mereka akan melakukan hal tercela seperti sebelumnya lagi.” Teriak Xiu Bai yang berada di tengah-tengah kerumunan para murid klan.


“Benar, bunuh mereka, mereka sudah tidak pantas di biarkan hidup karena telah melakukan banyak hal tercela, bahkan mereka berniat memberontak dan menggulingkan klan, itu sudah kejahatan besar,” sambung Du Jian yang berada di kerumunan anggota klan Li.


“Bunuh, jangan biarkan mereka hidup.” Kini para murid klan Li dan anggota klan Li langsung berteriak dan membenarkan ucapan Xiu Bai dan Du Jian.


Bahkan para penduduk kota ikut berteriak untuk membunuh mereka para pengkhianat.


Sementara ke 12 Pengkhianat dan semua prajurit Kekasairan Qian Long yang tersisa hanya diam saja sambil menundukkan kepala tanpa berniat membela diri.


Entah apa yang Xiu Bai lakukan semalam terhadap mereka, Xiu Bai melakukan ini agar mereka tidak ada yang mencoba membela diri dengan memanipulasi para anggota klan.


...


“Baiklah, seperti permintaan kalian. Aku selaku Patriak akan memerintahkan algojoku untuk memenggal kepala mereka semua,” teriak Patriak Li mengangkat tangannya.


Tap tap..!!


Tak lama, dua sosok berjubah hitam menggunakan tudung muncul.


Tentunya semua orang sadar jika para algojo harus menutup identitas mereka agar tidak terjadi kesalahan seperti balas dendam di masa depan.

__ADS_1


Tak lama setelah kedua algojo sampai, mereka tanpa basa basi memenggal kepala ke 12 pengkhianat satu persatu.


Sorakan demi sorakan bahagia langsung terdengar dari para murid dan anggota klan Li. Tentunya sorakan tersebut di mulai dari Xiu Bai dan Du Jian.


__ADS_2