Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Menyelesaikan Akad Nikah Dan Membuat Hiburan Turnamen


__ADS_3

“I..Ini, dia, dia ada di pihakmu,” teriak Dewa Iblis Neraka langsung bangkit sambil memasang wajah terkejut luar biasa.


Dewa Iblis Neraka terlihat tidak percaya jika Dewi Iblis Jiwa bisa di tundukkan oleh Xiu Bai, bahkan sampai memerintahnya.


Ia cukup mengenal siapa Dewi Iblis Jiwa, karena di masa lalu, ia sering bentrok dengannya dalam memperebutkan wilayah.


Sementara Dewa Iblis Penghancur yang ikut terkejut, hanya bisa terdiam, lantaran ia tidak bisa lagi berkata-kata saat ini.


...


Xiu Bai yang melihat ekspresi keduanya, mengangguk puas.


“Kembalilah, mumpung aku lagi berbaik hati,” ucap Xiu Bai langsung melambaikan tangannya mengusir kedua tamu tak di undang.


“Sialan, aku akan datang lagi Iblis Asura, dan pada saat itu, aku pasti akan mengalahkanmu,” ucap Dewa Iblis Neraka dengan dengusan kecil.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Melihat Dewa Iblis Neraka meninggalkannya begitu saja, Dewa Iblis Penghancur hanya diam.


“Hemm..!! Mungkin belum saatnya kita bertarung Iblis Asura, jika begitu, sampai jumpa lain waktu,” ucap Dewa Iblis Penghancur tersenyum tipis.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


...


“Hemm..!! Jika saja aku sudah dapat menemukan cara untuk memusnahkan kalian, mungkin dari awal kalian datang, sudah ku lakukan itu,” gumam Xiu Bai memasang wajah dingin.


Xiu Bai sadar jika ia melakukan pertarungan tadi, maka itu akan sia-sia, karena itu akan menghancurkan wilayah sekitar, tanpa ada pihak yang kalah maupun menang.


Itu karena Xiu Bai, Dewa Iblis Neraka, Dewa Iblis Penghancur, Mo Meilin, Dewi Iblis kekosongan tidak bisa mati, berbeda dengan Duan Diyu, Long Qiu dan para bawahannya yang bisa mati, walau telah mencapai puncak tingkat kultivasi.


Tap tap..!!


Setelah berdiri di ruang yang Xiu Bai ciptakan untuk menjamu tamu, ia pun langsung melangkah sembari mengayunkan tangannya.


Blush..!!


Dalam sekejap ruangan yang ia ciptakan berubah menjadi ruang hampa.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Xiu Bai pun langsung lenyap dari sana.


Wung..!!


Bom bom..!!

__ADS_1


Di tempat Wang Si, saat ini ia, Long Qiu, Duan Diyu, Feng Ren, Jen Lang, dan Long Ye, terlihat terus menggila.


”Haha,, aku tak manduga jika monster yang setara dengan kita ini di jadikan umpan oleh Dewa Iblis Neraka dan Dewa Iblis Penghancur.” Teriak Long Qiu tertawa bahagia.


“Dasar bodoh, kenapa kau malah senang, bukannya merasa ada yang salah, kau malah semakin bahagia.” Dengus Wang Si melirik ke arah Long Qiu di kejauhan.


“Heh,, mengapa harus curiga, jika ada sebanyak ini yang masih di miliki oleh kedua Dewa Iblis sialan itu, kita tinggal menghancurkannya saja. Bukan kah begitu Diyu,” ucap Long Qiu tertawa lebar sambil melirik ke arah Duan Diyu.


Duan Diyu yang di lirik pun terlihat diam sambil terus menggerakkan tangannya.


“Jangan banyak bicara, lebih baik kalian bereskan mereka semua sebelum terlambat.” Ucap Duan Diyu dengan dengusan kecil.


“Heh, apa yang kau takutkan,” ejek Long Qiu terlihat santai, tanpa tahu apa maksud dari ucapan Duan Diyu yang sebenarnya.


Duan Diyu yang sedang tidak ingin bercanda, hanya bisa menggelengkan kepalanya.


“Kau akan tahu apa yang aku maksud setelah kembali,” gumam Duan Diyu.


Dret..!!


Dengan cepat Duan Diyu membentuk jutaan bayangan yang mirip dengan dirinya, lalu bergerak ke arah portal tempat para monster bermunculan.


Melihat Duan Diyu serius, Wang Si pun langsung paham akan ucapan Duan Diyu.


“Hehe,, semoga kau tenang di alam sana setelah kita kembali Long Qiu,” ejek Wang Si dalam hati.


Dengan cepat Wang Si bergerak ke arah 3 monster yang memiliki tingkat kultivasi setara dengan dirinya.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Tap tap..!!


“Ibu, kau pergi kemana saja? Tu'er dari tadi menunggu loh,” ucap Tu Long yang langsung merasakan kehadiran ibunya, padahal, semua orang yang ada di sana, sama sekali tidak dapat menyadari kedatangan Mo Meilin.


Sontak semua orang pun melirik ke arah Tu Long saat mendengar suaranya memanggil Ibunya. Lalu melirik ke arah Mo Meilin yang melangkah dengan seutas senyum hangat.


“Putra ibu yang tidak sabaran,” ucap Mo Meilin yang langsung di balas gelak tawa oleh anggota keluarga Xiu Bai.


“Huh, siapa yang tidak sabaran Ibu, Tu'er itu khawatir ibu kenapa-kenapa tahu,” dengus Tu Long langsung cemberut.


Melihat wajah putranya yang polos saat mengatakan ia khawatir, membuat Mo Meilin merasakan kebahagiaan.


“Uh,, putra Ibu yang pengertian, tidak seperti ayahmu yang tidak tahu diri itu,” ucap Mo Meilin terlihat ingin *******-***** tulang Long Qiu.


Tu Long yang rambutnya di usap oleh ibunya, terlihat merasakan nyaman.


“Hem hem..!! Memang ayah kemana ibu? Apa ia pergi keluyuran?” Tanya Tu Long.


“He,em, dia pergi bersenang-senang, tanpa memikirkan pernikahan putranya, awas saja jika ia kembali nanti, akan ibu remas kaki dan tangannya, agar ia tidak bisa berkeliaran lagi,” jawab Mo Meilin mengangguk, wajahnya yang tadi mengeluarkan senyuman manis, seketika berubah garang sesaat.


Tap tap..!!

__ADS_1


“Apa semuanya sudah beres Jie-jie?” Saat Tu Long dan Mo Meilin berbincang melalui telepati, Fei Sia Ying pun datang dan langsung bertanya melalui telepati juga.


Pandangan Mo Meilin pun mengarah ke Fei Sia Ying. “Hemm..!! Kau dapat tenang saudari Ying, semuanya sudah beres, dan aku yakin Asura akan datang tak lama lagi.” Jawab Mo Meilin.


Mendengar itu, wajah Fei Sia Ying pun berubah menjadi sedikit tenang.


“Lalu bagaimana dengan suami kita?” Tanya Fei Sia Ying.


Mo Meilin pun hanya menjawab dengan bahu terangkat.


Melihat itu, Fei Sia Ying pun hanya bisa menghela nafas, dan mereka pun kembali berbincang-bincang sembari menunggu Xiu Bai dan yang lainnya kembali.


10 menit berlalu.


Tap tap..!!


Melihat kemunculan Xiu Bai, terlihat semua aktifitas yang di lakukan oleh semua orang, termasuk para tamu terhenti.


Bahkan dua petarung yang sedang melakukan pertarungan ikut berhenti.


“Kenapa berhenti, ayo lanjutkan saja, dan untuk menambah kemeriahannya, aku akan menambah hadiahnya, termasuk beberapa tambahan.” Ucap Xiu Bai dengan seutas senyum hangat.


“Namun sebelum itu, kita selesaikan terlebih dahulu acara akad yang tadinya tertunda.” Sambung Xiu Bai sembari melirik ke arah putranya Bai Chu Ye dan Tu Long.


Hooo..!!


Dalam sekejap kegaduhan terdengar setelah mendengar ucapan Xiu Bai.


Tapi itu tidak lama, setelah Meng Chen sebagai pembawa acara membuka suara.


Hingga 1 jam berlalu, barulah acara pernikahan Bai Chu Ye dan Tu Long resmi selesai.


Kini terlihat semua tamu melirik ke arah Xiu Bai, mereka semua sedang menunggu hadiah tambahan apa yang Xiu Bai maksud, termasuk tambahan apa.


“Hoho,, kalian tidak sabaran rupanya,” ucap Xiu Bai.


Dret..!!


Tangan Xiu Bai pun langsung terayun dan ada 10 senjata yang terbuat dari kayu hitam muncul.


Woaahh..!!


Melihat semua jenis senjata muncul di sertai aura yang semua senjata keluarkan, membuat para tamu, mau tak mau berteriak penuh semangat.


“Baiklah, acara Turnamen masih tetap sama seperti yang sudah di jelaskan oleh Meng Chen, tapi akan ada tambahan, yaitu akan ada pertarungan kelompok dengan minimal 2 orang dan maksimal 4 orang.”


“Bagi siapa yang ragu akan pertarungan individu, maka mereka bisa ikut dalam pertarungan kelompok.”


“Untuk hadiah, mungkin tetap sama, yaitu juara 1, 2, dan 3 akan mendapatkan senjata di pertarungan individu, dan untuk perkelompok pun sama.”


“Bukan hanya itu saja, bagi yang kalah jangan berkecil hati, karena akan hadiah besar yang bisa mengejutkan kalian nanti, dan siapa tahu salah satunya ada di antara yang kalah.” Ucap Xiu Bai.


Woaahh..!! Woahh..!!

__ADS_1


__ADS_2