Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Rencana Memancing Musuh Sukses dan Qian Liyung


__ADS_3

Sorakan demi sorakan bahagia langsung terdengar dari para murid dan anggota klan Li. Tentunya sorakan tersebut di mulai dari Xiu Bai dan Du Jian.


...


Di saat bersamaan, beberapa orang klan Wei yang berpura-pura datang ke Kota Li sebagai pedagang dan ikut menyaksikan hukuman yang di terima oleh para Pengkhianat dan pasukan Kekaisaran kini diam-diam bergerak keluar kota.


Bukan hanya klan Wei saja yang mencoba mengirim mata-mata mereka, beberapa Klan Besar juga melakukan hal yang sama.


Bahkan Kekaisaran Qian Long juga mengirim Assasint mereka.


“Sudah ku duga jika ini akan jauh lebih menarik dan berjalan sesuai rencanaku.,” gumam Xiu Bai. Entah sejak kapan ia sudah berada di atas pohon dan melihat mata-mata dari berbagai klan kembali.


Kini pandangan Xiu Bai mengarah ke dua orang yang berasal dari Kekaisaran Qian Long.


“Kalian semua, kalian sudah mengetahui tugas kalian bukan?” Tanya Xiu Bai sambil melirik ke 20 Anggota Iblis Penghancur yang berdiri di masing-masing dahan pohon.


“Iya Tuan muda,” jawab ke 20 Anggota Iblis Penghancur langsung menyebar.


Dret..!!


Wus wuss..!!


Melihat bawahannya telah pergi melakukan tugasnya, ia pun langsung melesat ke arah kedua anggota Kekaisaran Qian Long.


Wuss..!!


Xiu Bai langsung muncul di depan kedua anggota Kekaisaran tersebut, tanpa basa basi ia langsung mengayunkan tombaknya yang telah ia lapisi oleh energinya.


Crash..!!


Bruk..!!


Kepala salah satu dari anggota Kekaisaran Qian Long langsung terpotong rapi.


Sementara satu anggota Kekaisaran Qian Long yang tersisa melihat rekannya mati bukannya marah atau iba. Ia langsung mundur sambil mengeluarkan senjatanya.


“Siapa kau, apa maksud-”


“Sialan,” teriak anggota Kekaisaran Qian Long meraung saat Xiu Bai tidak memberikannya kesempatan untuk bertanya. Dengan cepat ia menyilang pedangnya dengan kedua tangannya, tangan kanannya memegang gagang, dan tangan kiri memegang ujung pedangnya.


Xiu Bai yang sudah muncul sambil mengayunkan tombaknya dalam bentuk horizontal kini tersenyum tipis.


Trank..!!


Bom..!!


Anggota kekaisaran Qian Long tersebut langsung terhempas hingga menabrak beberapa pohon.


Urgh..!!

__ADS_1


“Di..Dia sangat kuat,” gumam anggota kekaisaran tersebut saat merasakan dampak dari menahan langsung serangan Xiu Bai.


Wuss..!!


Xiu Bai kembali muncul dan kini tepat di atas anggota kekaisaran yang saat ini masih terbaring di tanah.


Crash..!!


Bom..!!


Melihat musuhnya berguling untuk menghindari tombaknya, Xiu Bai pun membalik arah bilah tombaknya saat masih menancap di tanah lalu menggesernya ke arah musuhnya.


Anggota kekaisaran yang melihat itu langsung mengutuk Xiu Bai lantaran tidak memberikannya kesempatan untuk bernafas.


Wuss..!!


Crash..!!


Arghh..!!


Teriakan seketika menggema saat kedua kaki musuh Xiu Bai terpotong.


Tap tap..!!


“Apa tujuanmu memata-matai Klan ku?” Tanya Xiu Bai dengan nada dingin.


Glek..!!


“Ti..Tidak mungkin ada orang sekuat dirimu adalah anggota klan, kau pasti berbohong, kau pasti berasal dari Kekaisaran juga,” teriak anggota kekaisaran Qian Long terlihat sama sekali tidak percaya.


“Hooh,, apa aku pernah menyuruhmu untuk bicara hal yang lain selain menjawab pertanyaanku,” ucap Xiu Bai tersenyum tipis sambil menginjak paha musuhnya yang telah terpisah dari lututnya.


Argh..!!


“Sakit sialan, lebih baik kau bunuh saja aku,” teriak anggota Kekaisaran Qian Long sambil menatap tajam Xiu Bai tanpa rasa sakit.


“Hemm..!! Kini aku menyadari jika semua pasukan yang aku temui berasal dari Kekaisaran Qian Long, tidak takut akan kematian dan bahkan lebih mati dari pada bicara,” ucap Xiu Bai seketika menyeringai saat mengingat Wang Daexin, Li Yun, semua pasukan Li Yun dan kini orang di depannya.


Dret..!!


“Baiklah jika kau ingin mati,” ucap Xiu Bai tersenyum tipis sambil mengulurkan tangannya ke kepala musuhnya.


Argh..!!


Tak lama suara teriakan terdengar selama 5 menit.


Hah hah..!!


“A..Ampuni aku, jangan siksa aku seperti ini,” ucap anggota kekaisaran Qian Long terlihat menyedihkan saat ini.

__ADS_1


“Ooh,, bukankah tadi kau memilih mati, jadi aku akan membuatmu mati, tapi secara perlahan. Bagaimana, aku baik bukan,” ucap Xiu Bai tersenyum polos.


Dengan cepat musuh Xiu Bai menggelengkan kepalanya. “Aku ingin hidup, aku ingin hidup jadi ku mohon jangan siksa aku,” ucap musuh Xiu Bai dengan cepat.


“Hemm..!! Ternyata tidak sesulit yang aku bayangkan, walau ingatannya tersegel dan tidak bisa mendapatkan informasi apapun saat ini. Jadi cara terbaik adalah menyuruhnya secara langsung membuka suara,” gumam Xiu Bai tersenyum tipis.


“Hehe,, jika begitu kau pasti sadar apa yang aku inginkan bukan? Jadi katakan semuanya tanpa terkecuali,” keke Xiu Bai menepuk-nepuk kepala musuhnya.


Dengan cepat ia mengangguk patuh lalu menceritakan misinya yang di suruh ke Klan Li.


Misinya hanya memastikan apakah benar Jendral Li Yun di bunuh atau tidak, karena jika Jendral Li Yun tidak di bunuh, maka itu akan berbahaya jika Kekaisaran Qian Long ketahuan terlibat dengan sebuah Klan.


Tentunya ia juga bercerita tentang ingatan yang segel, jadi jika Jendral Li Yun mati, itu artinya musuh tidak bisa mendapat apa-apa karena sadar tidak bisa membuka segel. Tapi jika Jendral Li Yun masih hidup. Pihak Kekaisaran takut jika ada seseorang yang bisa membuka paksa segel, atau takut jika Jendral Li Yun buka suara.


Banyak hal yang Xiu Bai tanyakan juga selain tujuan Kekaisaran Qian Long.


Xiu Bai bertanya tentang apa yang ada di ingatannya yang sering muncul dan tentunya musuhnya menjawab tanpa berani berbohong, bahkan hampir semua yang ia ketahui ia katakan kepada Xiu Bai.


“Hemm..!! Jika begitu jadilah budakku,” ucap Xiu Bai langsung menggerakkan tangannya.


Bam..!!


Xiu Bai pun langsung memasang segel budak yang telah telah ia gabungkan dengan segel pengendali tubuh dan pikiran.


Urgh..!!


Terdengar suara rintihan saat Xiu Bai menamkan segelnya ke punggung musuhnya.


“Baiklah siapa namamu?” Tanya Xiu Bai dengan nada santai.


“Qian Liyung Tuan,” ucap Qian Liyung langsung menundukkan kepalanya, ia sadar jika ia melawan atau melakukan hal kesalahan, maka ia pasti akan di siksa. Jadi satu-satunya alasannya saat ini bertahan hidup menjad budak dari pada di siksa seperti tadi.


“Kau cukup cerdas juga,” ucap Xiu Bai tersenyum cerah saat mengetahui isi pikiran Qian Liyung.


“Baiklah, setelah menyembuhkan kakimu, maka tugasmu akan berbalik saat kau kembali ke Kekaisaran, dan juga beritahu saja jika Jendral Li Yun telah mati, aku akan mengirimkan ingatan palsu tentang kematian Jendral Li Yun serta memanipulasi ingatanmu yang telah bertemu denganku.”


Tanpa basa basi Xiu Bai pun membawa Qian Liyung menuju Klan Li, tepatnya ia membawanya ke pamannya.


Tap tap..!!


Melihat Xiu Bai muncul sambil membawa orang lain.


“Siapa dia Tuan muda?” Tanya Du Jian yang saat ini sedang bermain kartu bersama Meng Chen dan Han Liu.


Terlihat di telinga Du Jian terpasang sebuah benang energi dan di bawah benang energi terikat Batu Kristal Hitam.


“Sembuhkan kakinya paman, orang ini akan berguna nantinya.” Ucap Xiu Bai menyerahkan Qian Liyung.


Wajah Du Jian seketika menjadi cerah.

__ADS_1


“Dengan senang hati Tuan muda,” teriak Du Jian langsung melempar kartu dan Batu Kristal Hitam yang menggantung di telinganya.


__ADS_2