
Sementara Elf Wanita yang ikut mendengar, terlihat semakin bertekad untuk bekerja lebih keras di bawah pengawasan Bai Chu Ye.
...
“Ada apa? Apa ada hal yang ingin kau sampaikan lagi?” Tanya Bai Chu Ye yang terlihat kembali membaca berkas-berkas dan memilahnya.
Sementara Elf Wanita langsung tersadar di saat mendengar suara Bai Chu Ye yang menyadarkannya.
“Ah,, maafkan aku Tuan muda, aku akan kembali bekerja lebih keras lagi,” ucap Elf wanita yang biasa di panggil Yinyin.
Tap tap..!!
Dengan cepat Yinyin membalik badan, lalu melangkah keluar dengan cepat.
“Tunggu, istirahatlah, jangan paksakan dirimu. Jika tubuhmu melemah, maka kandungan yang ada di perutmu akan ikut berdampak,” ucap Bai Chu Ye yang kini melirik Yinyin.
Sontak, langkah Yinyin terhenti.
“Da..Dari mana anda tahu saya-”
“Tentu saja aku tahu, aku merasakan adanya energi kehidupan lain di dalam tubuhmu, dan juga, jangan coba-coba berpikir untuk membunuhnya. Biarkan saja dia lahir. Lalu jika ada yang bertanya siapa ayahnya, sebut saja namaku,” ucap Bai Chu Ye memotong ucapan Yinyin.
“Ta..Tapi,, tapi inikan bukan anak anda Tuan muda, bagaimana bisa anda ikut bertanggung jawab,” ucap Yinyin meneteskan air mata haru dan tidak menyangka jika Bai Chu Ye akan sebaik ini.
“Tak apa, pergilah istirahat dan jangan dengarkan apapun kata orang mengataimu, anggap saja itu angin lewat,” ucap Bai Chu Ye dengan nada datar.
__ADS_1
Yinyin pun mengangguk patuh dan merasakan apa yang namanya kehangatan saat ini.
Walau nada dan ekspresi Bai Chu Ye selalu datar, semenjak mengenalnya cukup lama dan sering berinteraksi. Yinyin kini tahu jika Bai Chu Ye sangat perhatian dalam segala dan sangat-sangat baik.
Yinyin juga merasa jika Bai Chu Ye hanya kejam terhadap musuh dan penyanyang kepada orang sekitar yang ia anggap keluarga.
Tap tap..!!
Clkek...!!
Melihat Yinyin telah pergi, kini Bai Chu Ye melepaskan pekerjaannya dan tersenyum hangat.
“Apa yang Ye'er lakukan ini salah ayah?” Tanya Bai Chu Ye melirik ke arah Ayahnya.
Tap tap..!!
“Tentu saja apa yang kau lakukan ini adalah yang terbaik dan kembali lagi kepada dirimu, jika kau menganggap ini tidak baik, maka kau tentu tidak akan melakukannya.” Ucap Xiu Bai sembari tersenyum hangat.
“Kau juga tidak perlu khawatir kepada kedua istrimu, aku yakin jika mereka pasti akan menerima anak itu dengan baik, apalagi setelah mereka tahu bagaimana penderitaan yang anak itu alami,” sambung Xiu Bai dan anak yang ia maksud adalah Yinyin.
“Hemm..!! Terimakasih atas saran dan pengertianmu ayah. Ye'er kini mendapat banyak wawasan lagi dari ayah,” ucap Bai Chu Ye mengangguk pelan.
Tak lama setelah membicarakan tentang keluarga, kini Bai Chu Ye dan Xiu Bai mulai membicarakan masalah musuh yang saat ini sedang di kurung.
“Jika apa yang ayah katakan itu memang benar, maka tentu saja aku merasa kita bisa meningkatkan kekuatan kita hingga setara dengan mereka. Karena 100 ribu tahun di dunia itu sudah waktu yang sangat lama ayah,” ucap Bai Chu Ye terlihat memegangi dagunya.
__ADS_1
“Lalu jika tidak salah, waktu di sini 1 juta tahun bukan?” Tanya Bai Chu Ye yang di angguki Xiu Bai.
“Ye'er yakin semua penghuni di Inti Ruang Hampa ini pasti bisa mencapai tingkatan yang setara dengan makhluk itu, jika mereka benar-benar ingin mendedikasikan diri mereka untuk meningkatkan kekuatan mereka.” Ucap Bai Chu Ye.
“Hemm..!! Ayah pun berpikir hal yang sama, tapi pasti ada beberapa di antara mereka yang malah berlatih setelah merasakan diri mereka kuat, itu yang akan menjadi masalah saat kita meninggalkan mereka nanti dan kembali ke Dimensi asal kita,” balas Xiu Bai.
Bai Chu Ye pun terdiam, karena apa yang ayahnya katakan ada benarnya.
Di saat ada yang merasakan diri mereka superior, maka mereka pasti akan berhenti meningkatkan kekuatan mereka.
Cukup lama ayah dan anak terdiam, hingga terdengar suara ketukan pintu di sertai sebuah suara.
Tok tok..!!
“Tuan, apakah anda ada di dalam?” Tanya Pedang Angin.
“Masuk saja Xiao Leng,” balas Xiu Bai.
Tap tap..!!
“Maaf jika saya menganggu, tapi ini mengenai informasi yang anda cari Tuan, saya telah menemukan dimana keberadaan batu yang bisa berbicara itu,” ucap Xiao Leng langsung ke intinya.
Xiu Bai yang mendengar itu, seketika melebarkan matanya, ia kini tentu saja sangat bahagia saat mendengar Xiao Leng mengetahui dimana Batu yang selama ini ia cari-cari dan tujuan awalnya kesini juga sebenarnya mencari batu tersebut.
“Dimana Xiao Leng? Ayo cepat bawa aku kesana,” ucap Xiu Bai dengan nada sedikit tergesa-gesa lantaran tidak sabar ingin mengetahui kebenaran mengapa ia tercipta.
__ADS_1
Xiao Leng pun langsung mengangguk dan mengajak Xiu Bai dan Bai Chu Ye ke tempat dimana batu tersebut.
Dret..!! Wuss wuss..!!