Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Membuat Teror dan Kondisi Tu Long


__ADS_3

“Hemm..!! Akhirnya ketemu, lokasi target pertama,” gumam Duan Du langsung menyeringai licik.


Pandangan Duan Du pun mengarah suara langkah kaki yang bergerombolan.


Dret..!!


Dengan cepat Duan Du membersihkan dua mayat dengan mengubahnya menjadi bayangan. Duan Du juga membawa gadis tersebut untuk bersembunyi.


Tap tap..!!


Kini terlihat puluhan orang atau jumlah pasti mereka sekitar 70 yang di pimpin oleh pria berwajah berusia 50 tahunan.


“Berhenti,” teriak pria yang menjadi pemimpin kelompok tersebut.


“Ada apa ketua?” Tanya salah satu pemuda yang mengenakan pakaian layaknya bandit dan pedang besar di punggung kanannya.


“Aku mencium bau darah di sekitaran sini, suruh beberapa orang untuk melihat area sekitar, mungkin saja ada mata-mata yang ingin menyusup ke markas,” ucap sang ketua.


Pemuda tersebut sedikit mengerutkan keningnya, karena ia merasa tidak akan ada yang berani menyusup ke Sekte Harimau Besi. Tapi karena ketuanya telah memberi perintah, mau tak mau, ia pun menyuruh beberapa murid khusus yang akan menjadi pasukan elit untuk menyerang Klan-klan ternama nantinya.


Tap tap..!!


Tidak sampai 5 menit, beberapa murid kembali melaporkan hasil penyelidikan mereka.


...


“Hemm..!! Apa hanya perasaanku saja ya?” Gumam ketua kelompok merenung.


“Ketua, setahuku. Tidak akan ada yang berani menyusup ke sini, jika memang benar ada, itu sama saja dengan melakukan bunuh diri. Percayalah jika hanya orang gila yang berani melakukan hal bodoh seperti itu,” ucap pemuda dengan pedang besar di punggung.


“Hemm..!! Apa yang kau katakan mungkin ada benarnya, ayo kita kembali,” ajak sang ketua kembali melanjutkan perjalanan kembali sambil membawa beberapa tahanan yang akan di jadikan budak latihan nantinya.


Terlihat para tahanan tersebut kebanyakan anak-anak berusia 15 tahun dan sisanya remaja berusia 17 hingga 20 tahun.


Beberapa dari mereka juga ada gadis-gadis yang lumayan cantik.


***


Tidak jauh dari lokasi mereka, Duan Du yang melihat itu hanya memasang wajah datar.


“Hemm..!! Bisa kau jelaskan lebih spesifik tentang area markas mereka?” Tanya Duan Du melirik gadis yang ada di sebelahnya.

__ADS_1


Gadis tersebut hanya bisa terdiam dengan tubuh bergetar ketakutan, lantaran melihat orang-orang yang tadi itu adalah orang-orang yang sama yang telah menghancurkan desanya.


“Jangan takut, aku berjanji akan membebaskan keluargamu, jika ia memang masih hidup.” Ucap Duan Du langsung mencoba menenangkan gadis tersebut sambil mengusap rambutnya.


Merasakan kehangatan lantaran Duan Du mengalirkan energi ke seluruh tubuhnya. Gadis tersebut pun menjadi lebih tenang.


Setelah menjadi tenang, ia pun langsung menceritakan semua yang ia ketahui.


15 menit kemudian.


“Hemm..!! Apa kalian juga telah mendengarnya?” Tanya Duan Du melirik ke 10 Anggota Iblis Penghancur yang bersembunyi di sekitarnya.


Wuss wuss..!!


“Iya Tuan, lalu apa rencana Tuan muda selanjutnya?” Tanya salah satu Anggota Iblis pembantai kini muncul.


“Tentu saja membuat kekacauan,” ucap Duan Du tersenyum tipis.


“Tapi sebelum itu, kita akan membuat mereka merasakan teror kematian, bukankah itu adalah hal yang menarik paman,” sambung Duan Du melirik ke arah Han Liu yang tengah terbaring di atas dahan pohon.


“Hehe,, tidak sia-sia aku mengikuti rencanamu dari awal, otakmu itu isinya di penuhi oleh ide-ide berlian semua,” kekeh Han Liu langsung muncul.


Tak lama pandangan Han Liu mengarah ke gadis yang kini telah tertidur. “Lalu bagaimana dengannya? Jangan bilang kau ingin membawanya,” tanya Han Liu.


“Bawa dia ke penginapan dimana tempat kita menginap, buat pelindung agar ia tidak keluar dari ruangannya, dapat terlihat jika gadis ini sedikit keras kepala, jika ia sadar, pasti ia akan menuju ke tempat keluarganya untuk mencoba menyelamatkannya, walau sadar dirinya lemah.”


“Itu akan cukup merepotkan jika ia melakukan hal seperti yang aku katakan tadi,” ucap Duan Du melirik ke salah satu Anggota Iblis Penghancur.


Dengan segera Anggota Iblis Penghancur melesat pergi membawa gadis tersebut.


Melihat kepergian mereka, Duan Du pun dengan cepat menjelaskan rencanaya.


“Baiklah, sebar benda ini dalam jarak 100 meter di semua wilayah markas mereka.” Ucap Duan Du memberikan sebuah besi berbentuk bundar.


“Sangat beruntung Cincin penyimpananku tidak ikut hilang saat aku muncul di Tambang 10 tahun lalu, jadi isi cincin penyimpananku masih utuh dan salah satunya adalah Bom waktu ini,” gumam Duan Du dalam hati.


“Apa ini? Kenapa aku baru pertama kali melihatnya?” Tanya Han Liu sambil membolak balik Bom Waktu lalu mencoba mengalirkan energinya.


“Jangan,” teriak Duan Du dengan cepat mengambil Bom waktu tersebut.


“Huuf,, beruntung kau hanya mengalirkan energimu dan tidak menekan tombol ini, jika tidak Bom ini akan meledak dalam 5 detik,” ucap Duan Du menghela nafas.

__ADS_1


“Eeh,, jadi benda aneh ini Bom ya?” Tanya Han Liu seketika tersenyum lebar.


“Hehe tentu saja, dan rupanya paman sudah tahu rencanaku,” kekeh Duan Du.


“Langsung saja, apa daya ledaknya akan jauh lebih besar jika kita mengalirkan lebih banyak energi kita?” Tanya Han Liu kini terdengar bersemangat.


“Benar, tapi jangan sampai berlebihan paman, bisa-bisa markas yang akan kita teror hancur bersama isinya, jadi itu bukan meneror namanya. Terlebih lagi ada banyak orang tidak bersalah di dalam sana.” Ucap Duan Du.


“Iya ya aku tahu, jadi berikan saja lebih banyak benda seperti ini kepadaku cepat,” ucap Han Liu menyeringai mengerikan.


Duan Du yang melihat itu pun langsung mendengus. “Satu orang di bagi rata, yaitu sama-sama 5 Bom waktu, tidak ada perlakuan khusus,” ucap Duan Du acuh tak acuh.


“Eeh,, kau ini tidak mengerti yang namanya kesenangan,” ucap Han Liu langsung mendengus.


“Hais,, ini belum waktunya, karena pertama-tama kita harus melakukannya dengan hati-hati dan benar. Ingat disana ada banyak orang tidak bersalah.” Ucap Duan Du.


“Dan juga nanti setelah menyelamatkan para penduduk yang di jadikan budak, tiga dari kalian membawa mereka ke tempat itu, mengerti,” ucap Duan Du melirik semua orang sambil menunjuk sebuah gua.


Mereka pun mengangguk termasuk Han Liu.


“Baiklah jika begitu, ayo kita berangkat,” ajak Duan Du dengan senyum kecil.


Wuss..!!


Wuss..!!


***


Kota Xin.


Tap tap..!!


Terlihat kini Du Jian melangkah memasuki penginapan pribadi yang secara khusus di siapkan oleh Qian Liyun. Jadi, hanya mereka saja yang ada di penginapan bersama koki dan pelayan yang membersihkan seluruh Penginapan.


Saat melangkah, Du Jian juga terlihat sedang menyeret Tu Long yang sudah babak belur akibat di hajar olehnya.


“Hehe,, aku kembali Tuan muda, kini rasa bosanku sudah terbayar,” teriak Du Jian sambil tertawa bahagia.


Tu Long hanya bisa cemberut saat mendengar suara tawa menjijikkan Du Jian.


“Heng,, awas saja, akan ku injak-injak mulut busukmu itu kerdil,” dengus Tu Long dengan nada suara yang kecil.

__ADS_1


“Apa kau bilang hah?” Dengus Du Jian kini melototi Tu Long.


“Eeh,, memang aku pernah bicara? Kau mungkin terlalu banyak bermimpi makanya berhalusinasi,” ejek Tu Long.


__ADS_2