
“Sialan, aku melakukan itu karena takut kau akan marah dan juga mengingat pesanmu, kenapa aku lagi-lagi yang di salahkan,” teriak Long Qiu langsung bangkit.
Long Qiu yang hanya berani berteriak dalam hati dan kini bangkit, terlihat tubuhnya sedikit bergetar.
“Apa kau hah? Mau bertarung? Ayo sini,” ucap Mo Meilin langsung melototi suaminya sembari mengangkat kedua lengan gaun yang ia kenakan.
Sret..!!
Dengan cepat Long Qiu yang bangkit, langsung membalikkan badannya sambil bersiul-siul tak jelas.
“Siapa juga yang ingin bertarung, aku bangkit karena ingin pergi makan, perut ku sangat lapar tahu,” ucap Long Qiu berjalan secara perlahan-lahan menuju pintu aula.
“Heh,, mau kemana kau? Cepat balik,” ucap Mo Meilin langsung menarik suaminya.
Srett..!!
“Ayo cepat gunakan Teknik Darah Asura dan kirim jiwaku menuju tempat Diyu bersama rekannya berada,” dengus Mo Meilin menarik kerah baju Long Qiu.
Mendengar itu, Long Qiu pun langsung mengangguk tanpa berani membantah.
Dret..!! Crash..!!
Dengan cepat Long Qiu mengeluarkan belati pemberian Xiu Bai di masa lalu, dan langsung melukai jarinya.
Blush..!!
Tak lama, segumpalan darah mulai membentuk sosok yang mirip dengan Mo Meilin.
Mo Meilin yang melihat itu, melirik ke arah Fei Sia Ying. “Tunggu di sini saudari Ying, aku tak akan lama,” ucap Mo Meilin dan langsung di angguki oleh Fei Sia Ying.
Dret..!!
Jlep..!!
Setelah jiwa Mo Meilin melesat ke tubuh yang mirip dengannya dan terbuat dari darah suaminya. Seketika sosok tubuh yang terbuat dari darah langsung lenyap, seolah di telan oleh alam.
...
Long Qiu yang melihat tubuh istrinya akan jatuh, langsung menangkapnya.
Tap..!!
“Memang mengerikan mempunyai istri Bar-bar,” gumam Long Qiu merinding.
Pandangan Long Qiu pun melirik ke arah Iblis Mawar yang terlihat sangat senang akan apa yang terjadi.
“Mampus kau bocah sialan, kau akan mendapatkan nasib yang sama dengan ayahmu, karena calon istrimu juga telah di ajari oleh Ibumu,” umpat Long Qiu sembari memasang wajah bahagia.
Tap..!!
__ADS_1
“Kenapa kau senyam senyum senyum sendiri kakak Qiu? Apa ada yang salah dengan wajah menantumu?” Tanya Fei Sia Ying terlihat curiga, karena ia dari tadi memperhatikan tingkah Long Qiu.
“Ah, tidak ada, aku akan membawa Mo'er ke kursi untuk membaringkannya dulu,” ucap Long Qiu yang terlihat sedikit gagap.
Dengan cepat Long Qiu membawa istrinya, lalu membaringkannya, setelah itu, tanpa banyak kata, ia langsung kabur dari sana.
Wuss wuss..!!
***
Dret..!!
Blush..!!
Sementara di tempat Duan Diyu berada, mereka yang kini duduk santai sambil memperhatikan wilayah yang di tutupi oleh pelindung Alam, sedang memikirkan bagaimana cara mereka untuk mengetahui jejak jiwa yang menyerang Wang Si terlebih dahulu.
Karena jika itu memang jejak jiwa Dewa Iblis Neraka, maka mereka akan langsung mundur. Tapi jika itu hanya tipuan, mereka akan masuk untuk membuat kekacauan lalu kembali.
Dan alasan kenapa mereka kembali, itu karena Duan Diyu yakin jika Dewa Iblis Neraka pasti sedang menunggu mereka masuk, lalu menjebak mereka.
...
Saat sedang mengobrol, Duan Diyu, Wang Si dan yang lainnya langsung mengalihkan pandangannya saat merasakan gumpalan energi tiba-tiba muncul tidak jauh dari tempat mereka berada.
Tap tap..!!
“Hemm..!! Bau ini,” tatapan jiwa Mo Meilin yang menempati tubuh darah, langsung teralih ke tempat dimana Wang Si bertarung sebelumnya.
Dret..!!
Tap tap..!!
Tap tap..!!
Sementara Duan Diyu, Wang Si bersama yang lainnya langsung menghampiri Mo Meilin, setelah melihat kedatangannya.
Tepat saat Duan Diyu sampai, ia sempat mendengar ucapan Mo Meilin, yang langsung membuatnya terdiam.
“Kembalilah, dia ada di dalam dan sedang menunggu kedatangan kalian. Akan berbahaya jika kalian masuk tanpa adanya Asura di sisi kalian,” ucap Mo Meilin melirik ke arah Duan Diyu.
“Eeh,, apa kau meremehkan kami Nyonya Mo? Walau kami ini tidak sebanding dengan Tuan, tapi kekuatan kami jangan di remehkan,” ucap Wang Si langsung cemberut.
Pandangan Mo Meilin pun langsung menatap tajam Wang Si.
Melihat itu, Duan Diyu langsung sadar jika Mo Meilin akan melakukan sesuatu, sehingga ia dengan cepat bereaksi.
Argh..!!
Tapi sebelum Duan Diyu bergerak, tubuh Wang Si langsung di selimuti oleh energi Iblis milik Mo Meilin.
__ADS_1
Arghh..!!
“A..Ampuni aku Tuan, aku tidak pernah mengkhianatimu,” teriak Wang Si terlihat berguling-guling sambil memegangi kepalanya.
Glek..!!
“Sial, ia langsung menggunakan Hasutan Ilusi yang mampu membunuh musuh dalam sekejap,” umpat Duan Diyu menelan ludahnya.
Duan Diyu tahu karena ia pernah mengalaminya, dan Duan Diyu bisa lepas dari Energi Hasutan Ilusi pun membutuhkan waktu yang lama.
Tapi percayalah, 1 detik berasa ribuan tahun di dalam sana, itulah yang di rasakan Duan Diyu pada saat itu.
Sret..!!
Tidak sampai 20 detik, Mo Meilin pun langsung menarik energinya lagi.
“Hanya dengan 50% energku saja kau sudah meronta-ronta, apalagi melawan Dewa Iblis Neraka yang kini kondisinya pulih 80%” Dengus Mo Meilin.
“Jika kalian bukan bawahan Asura dan bukan rekan suamiku, mungkin aku tak perlu repot-repot datang kesini membantu serta memperingati kalian,” sambung Mo Meilin.
“Jadi kembalilah, jangan buat aku mengulangi ucapanku,” ucap Mo Meilin menatap Duan Diyu, Wang Si dan yang lainnya.
Wang Si yang baru menerima serangan Mo Meilin pun langsung mengangguk patuh, tanpa berani memberontak.
“Si..Sialan, bagaimana bisa Long Qiu mampu bertahan selama ini dari Iblis mengerikan ini,” gumam Wang Si dengan tubuh bergetar hebat.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Wang Si dan yang lainnya pun langsung kembali, hanya Duan Diyu saja yang masih di sana.
Tap tap..!!
“Aku ingin bertanya, jika aku bertarung satu lawan satu melawan Dewa Iblis Neraka dengan kekuatannya saat ini, maka siapa yang akan menang?” Tanya Duan Diyu terlihat memasang wajah serius.
Mendengar pertanyaan Duan Diyu. Mo Meilin pun mengerutkan keningnya.
“Hemm..!! Jika kau mengeluarkan semua kekuatanmu dan semua trikmu, maka ada kemungkinan kau imbang dengannya. Tapi jika ia kembali pulih total, maka kau akan kalah telak tanpa bisa melakukan perlawanan.” Jawab Mo Meilin.
“Hemm..!! Jika melarikan diri?” Tanya Duan Diyu.
“Aku yakin kau mampu, karena kau satu-satunya orang yang mampu melarikan diri dariku di masa lalu, sebelum kita menjadi satu keluarga.” Jawab Mo Meilin terlihat semakin mengerutkan keningnya.
“Ada apa kau bertanya seperti itu?” Tanya Mo Meilin, karena rasa penasarannya ia pun bertanya.
“Hemm..!! Tidak ada, aku hanya ingin tahu saja, karena setelah mendengar jawabanmu, aku sudah tahu cara untuk melawannya jika satu lawan satu, walau ia telah pulih total. Tapi yang menjadi masalahnya adalah semua bawahannya.” Jawab Duan Diyu terlihat membalik badan.
“Tapi memikirkan itu nanti saja, lebih baik kembali untuk menghadiri pernikahan putramu Nona Mo,” sambung Duan Diyu.
__ADS_1
Dret..!!
Wuss wuss..!!