Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Pertemuan Qian Liyun dengan Duo Pembuat Onar dan Sasaran Empuk


__ADS_3

“Hemm..!! Cukup sulit juga mencari seseorang yang Tuan cari, karena aku tak menduga jika jumlah budak yang bekerja di tambang ini akan sangat banyak,” gumam Qian Liyun melihat data yang berjumlah hampir 100 ribu budak dari berbagai Ras.


Tapi ia terlihat tidak punya yang lain selain melihat data tersebut satu persatu, karena satu hal yang ia yakini, orang-orang yang selalu di dekat Tuan-nya adalah orang-orang kuat.


Hemm..!!


“Bukan yang ini,” gumam Qian Liyun terlihat tangannya terus bergerak cepat membaca dalam satu lirikan dan tarikan nafas.


1 Jam telah berlalu dengan cepat.


Terlihat berkas yang ada di sekitar Qian Liyun kini berantakan.


“Huuf,, semua data wilayah timur telah habis ku periksa, namun tidak seseorang pun yang menarik perhatianku dari nama dan gambar mereka,” gumam Qian Liyun menghela nafas.


Bersamaan dengan itu, ia seketika tersadar. “Benar juga menarik perhatian, walau aku bersama Tuan selama beberapa saat, aku merasa orang yang ada di sekitar Tuan, semuanya terlihat selalu menarik perhatian, walau mereka menyembunyikan kekuatan mereka,” gumam Qian Liyun dengan mata cerah.


Dan ingatan tertuju ke beberapa waktu silam. Ia mencoba mengingat Du Jian dan Meng Chen selalu ribut dan Han Liu menjadi sasaran jika masalah tidak terselesaikan.


Lalu ia teringat akan Li Hin'er yang selalu cerewet saat di dekat Xiu Bai.


Li Zhang yang selalu berusaha untuk kuat, anggota Iblis Penghancur yang selalu memasang wajah datar. Wei Yufen yang mencoba melakukan hal yang terbaik dan terlihat mencolok. Jika mereka semua di lihat oleh orang-orang luar, semuanya pasti akan menarik perhatian menurut Qian Liyun. Ia pun demikian saat pertama kali ia datang kesana.


“Ketemu, jika aku tidak salah dalam 10 tahun terahir, kata penjaga, di tambang wilayah barat, ledakan sering terjadi yang menghancurkan tambang dan penjaga yang di tugaskan di sana.” Gumam Qian Liyun kini sedikit mengaitkan orang di sekitar Tuannya yang selalu menyembunyikan diri, namun secara tidak sadar jika mereka menarik perhatian.


“Aku yakin seseorang pasti telah meledakkan setiap tambang gua, tidak mungkin jika gua tersebut runtuh, terlebih itu setiap hari terjadi dan kejadiannya dua kali dalam sehari,” gumam Qian Liyun langsung mencari data tambang wilayah Barat.


30 menit berlalu.


“Ketemu,” gumam dengan wajah berseri-seri saat ia melihat data yang tidak memiliki wajah dari orang yang ia cari, ia yakin jika itu mereka, karena secara kebetulan ada dua data dan mereka datang 10 tahun yang lalu.


“Aku harus kesana untuk melihatnya terlebih dahulu,” gumam Qian Liyun lalu bangkit.


Saat ia akan melangkah, Qian Liyun langsung menerima pesan telepati jika Tuannya kini telah sampai di Kota Xin.


Dengan senyum cerah Qian Liyun menjawab jika ia akan kesana, tapi ia akan sedikit terlambat, karena baru menemukan dua orang yang Tuannya ingin cari. Namun Qian Liyun harus kesana untuk melihat keberanannya, lantaran kedua orang ini tidak memiliki gambar wajah di datanya.


...


Wuss..!!


Tanpa basa basi Qian Liyun melesat ke tambang Wilayah Barat.


Lokasinya cukup jauh, karena Tambang yang ada di Kota Xin ini termasuk wilayah khusus yang di namakan Dimensi kecil.

__ADS_1


Tap tap..!!


Terlihat ada sebuah dinding Formasi yang menutupi Tambang Wilayah Barat, dan dinding Formasi ini tentunya sangatlah kuat, bahkan 100 orang seperti dirinya tidak mampu membuat dinding tersebut retak. Karena Dinding Formasi ini adalah formasi tingkat 7 yang di berikan oleh Dinasty untuk menampung para budak dari berbagai kekuatan.


Qian Liyun pun berjalan ke arah dua penjaga yang berjaga di pintu masuk Tambang Wilayah Barat, terlihat jika pintu masuknya layaknya sebuah altar dan perlu mengaktifkan altar agar bisa memasuki Tambang Wilayah Barat.


Tap tap..!!


“Aktipkan gerbang formasinya, aku ingin masuk,” ucap Qian Liyun tanpa basa basi.


Para penjaga yang asik main kartu pun sedikit terkejut saat mendengar suara Jendral Qian Liyun.


“Jen..Jendral,” ucap kedua penjaga serempak dengan wajah berkeringat dingin lantaran ketahuan lalai dalam menjalankan tugas.


“Kenapa diam, aktipkan gerbang formasinya,” ucap Qian Liyun sekali lagi, yang membuat kedua penjaga tersadar.


Dengan cepat mereka berdua langsung berlari ke dua arah yang berbeda lalu menekan semacam tombol tertentu.


Melihat gerbang formasi menyala, Qian Liyun pun memunculkan token miliknya yang ia tahu sebagai kunci utama untuk memasukinya.


Dret..!!


Qian Liyun pun tersedot oleh cahaya yang muncul menyelimuti tubuhnya.


Tap tap..!!


“Apa para penjaga tidak curiga jika kerusakannya seperti ini?” Gumam Qian Liyun sedikit heran.


Tapi Qian Liyun tidak terlalu memikirkannya, ia pun langsung melesat ke arah yang memiliki aura kehidupan paling banyak.


Wuss..!!


Wuss..!!


...


Jauh di dalam gua sedalam 10 meter, dua pemuda yang sedang makan langsung terdiam.


Pandangan keduanya pun mengarah ke arah gerbang pintu masuk wilayah Barat.


“Apa dia penjaga yang baru?” Tanya sosok pemuda berotot.


“Kenapa kau tanya aku, apa aku terlihat seperti pengasuhnya,” dengus pemuda tampan lalu kembali memakan roti kering yang ada di tangannya.

__ADS_1


Saat akan memasukkan roti kering tersebut ke mulutnya, pemuda berotot yang memasang wajah ganas kini mengayunkan tinjunya tepat ke arah wajah keponakannya.


Wung..!!


Bom..!!


“Dasar idiot, setidaknya jika ingin menyerang, gunakan dulu kepalamu, jangan ototmu saja,” ejek pemuda tampan yang tersenyum mengejek lantaran telah menipu pamannya.


Ia berpura-pura lengah, pada saat pamannya ingin memukulnya, dengan cepat ia berubah menjadi bayangan lalu keluar dari gua. Alhasil, hanya pamannya saja yang tertimbun reruntuhan tambang kristal besi.


Duar..!!


Terlihat kini reruntuhan yang menimbun sang paman yang bernama Tu Long, langsung menghancurkan tambang kristal besi yang menimbunnya.


Wuss..!!


Dengan cepat Tu Long muncul di depan keponakannya yang bernama Duan Du.


Wung..!!


Bom..!!


Karena gelombang kejut yang Tu Long ciptakan, ia kini berhasil menghempaskan keponakannya hingga terlempar jauh.


“Hahaha,, katamu tadi menggunakan kepala, jadi aku menggunakan kepalaku untuk menyundulmu. Bagaimana sundulanku, hebat bukan,” teriak Tu Long tertawa terbahak-bahak sambil mengelus-elus kepalanya.


Sementara Duan Du kini terlihat tertimbun oleh hasil yang di tambang oleh para budak.


Tap tap..!!


“Heng,, tadi itu aku sengaja mengalah agar bisa melihat wajah bodohmu sedikit bahagia, aku merasa kasihan karena kau tidak pernah bisa menyentuhku,” dengus Duan Du mendengus sambil membersihkan jubah lusuhnya.


“Haha,, terus saja membual dasar bocah licik, bualanmu itu tidak ada artinya, karena sudah jadi makanan sehari-hariku,” ucap Tu Long masih tertawa dengan wajah bangga.


Dret..!!


Tap tap..!!


Tepat pada saat Tu Long dan Duan Du akan bertarung, Qian Liyun pun muncul tepat di tengah-tengah keduanya.


“Hemm..!! Apa aku salah ya, mereka berdua hanya berada di tingkat Dewa Suci ⭐ 9 Puncak, aku kira mereka akan jauh lebih kuat dariku,” gumam Qian Liyun dalam hati.


Qian Liyun saat ini berada di tingkat Dewa Immortal Suci ⭐ 8 Awal. Jadi tentunya ia sedikit kecewa lantaran tidak sesuai ekspektasinya.

__ADS_1


Sementara Duan Du dan Tu Long yang melihat orang yang mereka kira penjaga, kini menyeringai lebar saat melihat sasaran empuk yang lebih kuat datang.


__ADS_2