
“Jika begitu, aku harus memancingnya menjauhi tempat ini, karena dampaknya akan membuat Yuheng dan Da Xing nanti terluka,” gumam Bai Chu Ye yang langsung tahu bagaimana cara menghadapi musuhnya ini.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Melihat Bai Chu Ye dengan santainya pergi setelah menyerang dirinya. Amarah monster berkepala Serigala Merah, atau pemimpin kelompok langsung terlihat jelas.
“Dasar manusia sialan, akan ku cabik-cabik tubuhmu,” teriak monster berkepala Serigala Merah.
Dret..!! Wuss wuss..!!
Tanpa basa basi, ia pun langsung melesat mengejar Bai Chu Ye, tanpa menyadari jika dirinya telah masuk ke dalam umpan Bai Chu Ye.
***
Bom bom bom..!!
Argh..!!
Jerit teriakan terus terdengar di tempat Bai Han bertarung, terlihat Bai Han hanya berdiri santai di tengah-tengah segerombolan musuhnya yang terus berdatangan entah dari mana.
Melihat semua rekan mereka terus berjatuhan, tidak menyurutkan niat para monster untuk maju menyerang Bai Han.
Bai Han pun tentu sangat senang, karena hanya dengan genggaman telapak tangannya, musuh-musuhnya langsung meregang nyawa.
“Mati,” teriak dua monster yang tiba-tiba muncul dari atas kepala Bai Han.
Saat kedua cakar monster hendak menyentuh tubuh Bai Han, terlihat pusaran energi transaparan mulai memadat. Pada saat itu juga pusaran energi tersebut langsung menyelimuti tubuh kedua monster tersebut.
Bom bom..!!
Tangan Bai Han yang terkepal pun langsung membuat kedua musuhnya meledak.
“Hemm..!! Jika menunggu kedatangan mereka secara bertahap, itu akan membuat kami lama dalam menghabisi mereka.” Gumam Bai Han merenung sesaat.
Tepat pada saat Bai Han mencoba mencari cara agar semuanya datang sekaligus, terdengar jelas tidak jauh dari arah kanan Bai Han sebuah langkah kaki di udara.
Sontak pandangan Bai Han pun mengarah ke ke kanan. Ia pun langsung tersenyum saat melihat kedatangan Bai Da Xing dan Lan Yuheng membawa ratusan musuh.
“Aku lupa jika ada umpan yang bagus di sini,” gumam Bai Han memasang wajah yang sedikit mirip dengan senyuman ayahnya.
Wuss wuss..!!
Sementara Bai Da Xing dan Lan Yuheng yang melesat ke Bai Han, langsung menapakkan kaki mereka tepat di depan Bai Han.
”Urgh,, kenapa aku tiba-tiba merinding begini ya?” Gumam Bai Da Xing dan Lan Yuheng serempak.
Tapi karena adanya Bai Han di depan mereka, mereka berdua langsung menghilangkan rasa tidak nyaman mereka, lantaran yakin Bai Han pasti akan melindungi mereka.
__ADS_1
“Mati,” teriak salah satu monster yang mengikuti Bai Da Xing dan Lan Yuheng.
Duaarr..!!
Sebelum monster tersebut mengayunkan senjatanya, tubuhnya dan semua monster yang mengikuti Bai Da Xing serta Lan Yuheng langsung meledak menjadi debu.
Melihat kekuatan baru Bai Han yang benar-benar kuat, membuat Bai Da Xing dan Lan Yuheng semakin semangat.
“Woah,, kakak, aku tak menduga teknik aliran energi alam yang kau kembangkan menjadi semakin kuat,” teriak Bai Da Xing dengan nada kagum.
“Tidak, ini masih ada kelemahan, karena aku perlu menghubungkan jutaan benang energi terlebih dahulu ke area sekitar, lalu memadatkan energi di sekitar benang energi, setelah padat, barulah aku bisa meledakkannya.” Jawab Bai Han menggelengkan kepalanya.
“Aku masih belum bisa jika tanpa benang energi, dan areanya juga tidak bisa sejauh 3 kilometer.” Sambung Bai Han.
“Walau begitu, itu sangatlah hebat, karena tanpa usaha keras, itu bisa membunuh musuh dalam sekejap,” ucap Lan Yuheng yang memasang wajah penuh kekaguman.
“Benar-benar, ayo bunuh semuanya kak,” teriak Bai Da Xing sambil bertepuk tangan.
Mendengar itu, rencana Bai Han untuk memancing kedua saudaranya terbilang sukses.
“Hemm..!! Jika begitu, agar aku bisa membunuh mereka semua, kalian harus memancing mereka semua kesini, aku yakin ini adalah keahlian kalian.” Ucap Bai Han dengan nada santai dan sedikit memuji.
“Hehe,, tentu saja, akan Da'er bawa semuanya kemari,” teriak Bai Da Xing dengan nada polos.
Tanpa basa basi, ia pun langsung melesat ke arah utara, dimana ia merasakan banyak monster berasal dari sana.
Tak mau kalah, Lan Yuheng pun melesat ke arah sebaliknya.
Dret..!! Wuss wuss..!!
***
“Kemana?” Tanya Chen Long kini melirik Bai Ha.
“Aura yang sangat kuat berasal dari sana, aku juga beberapa kali mendengar suara ledakan, jadi aku yakin disana mungkin ada Tu Long, atau bisa jadi putra Tuan muda Xiu Bai,” jawab Bai Ha menunjuk ke arah Selatan.
“Aku juga merasakan datahku tiba-tiba mendidih, ini biasa terjadi saat kami sudah dekat dengan saudara sesumpah kami, yaitu Tuan muda Bai Han.” Sambung Bai Ha dengan nada yakin.
Mendengar itu, Chen Long yang membawa Du Jian pun langsung berkata. “Jika begitu, ayo kita kesana, tapi tetaplah berhati-hati, kita tidak tahu nantinya akan datang serangan yang tidak kita ketahui entah dari mana.”
“Hemm..!! Aku akan selalu waspada di belakang,” ucap Bai Hu yang terlihat memang sudah dari awal mengeluarkan sarung tangan pemberian Cen Tian dulu.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Mereka pun langsung melesat ke arah yang Bai Ha maksud.
***
__ADS_1
Wuss..!!
Sementara Meng Chen yang dalam keadaan pingsan, kini terlihat muncul tidak jauh dari lokasi Bai Da Xing berada.
Urgh..!!
“Sialan, kenapa nasibku sangat sial,” gumam Meng Chen perlahan membuka mata, sambil memegang kepalanya yang sangat sakit.
Wuss..!!
“Eehh,,”
Mata Meng Chen pun seketika melotot saat dirinya terjatuh dari atas langit.
Bamm..!!
“Urgh..!! Dasar sialan, awas saja kau,” teriak Meng Chen langsung mengumpat serapah Long Qiu, karena ia menduga ini adalah perbuatannya.
“Eh eh eh,, paman Chen, apa kau terpisah seorang diri atau bersama yang lain?” Tanya Bai Da Xing terlihat terkejut, pandangan Bai Da Xing pun mengarah ke segala arah, namun ia tidak merasakan siapapun, selain aura dari para monster yang kini mendekati mereka berdua.
“Siapa yang kau kutuk tadi paman? Aku tidak merasakan siapapun di sini?” Tanya Bai Da Xing kembali, sambil menjulurkan tangan kanannya ke arah kening Meng Chen, lantaran ia menduga Meng Chen sedang sakit.
“Kau sama sekali tidak demam. Hemmm,, apa kau menjadi idiot karena selalu seorang diri?” Tanya Bai Da Xing langsung mundur.
Meng Chen yang sedari awal ingin menjawab, tapi tidak sempat karena Bai Da Xing tidak memberikannya kesempatan untuk menjawab, langsung memasang wajah ganas.
Wuss wuss..!!
Goaaarrr..!!
“Ketemu kau manusia sialan,” teriak salah satu monster berkepala Serigala.
Wajah Meng Chen semakin gelap saat melihat monster berkepala Serigala. Bukan 1 atau 2 yang kini muncul di depan mereka, melainkan lebih dari 500 monster.
Tentu saja hal itu membuat Meng Chen semakin marah.
“Dasar monyet sialan, sudah membuatku kesal, kau malah semakin membuatku kesal.” Teriak Meng Chen.
“Bagaimana bisa kau begitu gila memprovokasi para monster lalu membawanya kesini hah,” sambung Meng Chen.
“Coba kau lihat dulu keadaanku ini, aku sama sekali tidak memiliki energi. Setidaknya kau jangan bawa mereka ke tempatku,” teriak Meng Chen yang terlihat sangat ingin memakan Bai Da Xing hidup-hidup.
“Hehe,, memang benar dugaanku jika kau telah menjadi idiot paman,” ucap Bai Da Xing tertawa lucu saat melihat ekspresi Meng Chen.
“Ayo, mungkin kakak bisa menyembuhkan kepalamu yang mungkin terbentur sesuatu,” ajak Bai Da Xing, tanpa memperdulikan ekspresi dari Meng Chen lagi, lantaran telah mengira Meng Chen idiot.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
__ADS_1