Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Putra Xiu Bai Dalam Bahaya dan Cara Seorang Putra Meyakini Ibunya


__ADS_3

Hahaha..!!


Hahaha..!!


Seketika tawa meledak dari semua anggota keluarga Bai Han dan Bai Chu Ye.


...


Du Lang yang mendengar itu, kini wajahnya seketika berubah menjadi memerah, karena ini kali pertama dirinya di permalukan.


Apalagi oleh Ras Manusia yang terbilang rendah di matanya.


Blush..!!


“Dasar manusia sialan, akan ku hancurkan kalian semua,” teriak Du Lang yang kini mengeluarkan kekuatannya yang sebenarnya.


Krak krak..!! Bamm..!!


Segel yang ia tanam di dantiannya, langsung hancur, bersamaan dengan auranya merebes keluar.


...


Bai Han, Bai Chu Ye dan semua anggota keluarganya, seketika membungkuk akibat tekanan yang Du Lang berikan.


Bukannya senang melihat itu, Du Lang kembali mengeluarkan tekanannya, karena saat ia mengeluarkan kekuatannya yang sesungguhnya, para monster pasti akan merangkak karena tidak kuat menahan tekanan yang ia berikan.


Blush..!!


Bruk..!!


Bai Hu, Bai Da Xing, Meng Chen dan Lan Yuheng, langsung berlutut.


Sementara Bai Han, Bai Chu Ye, Chen Long, Du Jian, dan Bai Ha masih membungkuk.


“Sialan, bagaimana bisa manusia lemah seperti kalian mampu bertahan,” teriak Du Lang semakin tidak terima.


Dret..!!


Wuss..!!


Du Lang yang melesat, kini muncul di depan Bai Han dan Bai Chu Ye.


Kini Du Lang baru menyadari jika mereka bisa bertahan karena bantuan benang energi yang Bai Han ciptakan serta tanah merah darah yang mereka pijaki, memberikan energi tambahan, agar semua anggota keluarga Bai Han dan Bai Chu Ye tidak merangkak, apalagi bersujud.


“Ternyata ini ulah kalian, mati,” teriak Du Lang mengayunkan tangannya yang membentuk cakar.


Wuss..!!


Duarrr..!!


Sebuah benang energi yang di baluti oleh energi darah, sehingga membentuk benang darah, muncul dalam jumlah ribuan hingga membentuk sebuah tameng.


Tameng tersebut pun menahan serangan yang Du Lang berikan.


Walau begitu, terlihat Bai Han dan Bai Chu Ye terlempar.


Tap tap..!!


“Sangat kuat,” gumam Bai Han yang kini mencoba untuk bangkit.


Dret..!!


“Sialan, mengapa kalian tidak terluka juga hah,” teriak Du Lang yang semakin marah dan tidak terima.


Wung..!!

__ADS_1


“Mati,” teriak Du Lang mengayunkan tangan kanannya yang telah membentuk cakar.


Wuss..!!


Jder..!!


Crash..!!


Bom..!!


Seketika dari arah berlawanan, muncul berbagai jenis serangan energi.


Semua serangan energi yang di kerahkan oleh semua anggota keluarga Bai Han dan Bai Chu Ye pun terlihat mampu menghentikan tangan Du Lang selama beberapa detik.


Duaarr..!!


Walau begitu, terlihat Bai Han dan Bai Chu Ye mampu menghindari serangan Du Lang.


Huh huh huh..!!


“Beruntung saja dia teralihkan, sehingga tidak sadar yang lain telah terlepas dari tekanan yang ia berikan.” Gumam Bai Han dengan nafas tersengal-sengal.


“Walau begitu, ini akan berbahaya bagi mereka karena telah membantu kita kakak,” sambung Bai Chu Ye dengan nada datar.


“Kau benar, kita harus memancingnya untuk tidak mengejar mereka.” Balas Bai Han sambil melirik adiknya.


“Apakah kau ada rencana?” Tanya Bai Han.


“Hemm..!! Ye'er ada rencana, dari arah sana, Ye'er merasakan aura dari Paman Du bersama dengan sosok yang auranya sangat mengerikan, mungkin aura sosok yang bersama paman Du, sedikit lebih lemah dari sosok paman Long Qiu, tapi Ye'er yakin jika ia mampu membunuh Monster di depan kita.” Ucap Bai Chu Ye.


Mendengar itu, Bai Han pun memasang wajah secerah harapan.


“Ayo, jangan sia-siakan waktu yang ada, terlambat sedikit, kita semua akan mati,” ajak Bai Han langsung membalik badan menuju tempat dimana adiknya menunjuk tadi.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Sementara Bai Han yang sudah membalik badan juga, tidak langsung melesat, ia kini menarik nafas dalam-dalam.


“Dasar Serigala Idiot, jika kau memang kuat, kejarlah kami, Idiot, bodoh, tua bangka, bulu landak, cakar seperti rating pohon, sekali tepuk langsung hancur.” Teriak Bai Han dengan suara menggema.


Tap..!!


Du Lang yang akan membunuh semua anggota keluarga Bai Han dan Bai Chu Ye, seketika menghentikan langkahnya.


Pandangannya pun mengarah ke asal suara teriakan.


“Dasar manusia sialan, akan ku cincang tubuhmu dan ku jadikan santapan utamaku,” teriak Du Lang.


Dret..!!


Dengan bodohnya Du Lang langsung mengejar Bai Han.


Wuss wuss..!!


...


Chen Long, Bai Ha, Du Jian dan yang lainnya, seketika menghela nafas lega.


Keringat yang ada di kening mereka, kini secara perlahan mereka bersihkan.


“Piuh,, beruntung kakak memancingnya menjauhi kita, tadinya aku mengira akan mati di sini,” ucap Bai Da Xing terdengar sangat lega.


“Tapi apakah Han'er ada rencana? Sehingga ia dengan berani memancing musuh ke arahnya?” Tanya Du Jian kini melirik ke arah Meng Chen, Chen Long dan yang lainnya.

__ADS_1


“Aku rasa ia, karena samar-samar aku merasakan keberadaan seseorang dari arah sana, yang tak lain arah kemana tujuan Han'er memancing monster itu,” ucap Chen Long mengungkapkan pendapatnya.


“Jika begitu, ayo kita susul mereka secara hati-hati, karena bisa saja monster tadi membalik badan lalu menyerang kita,” ajak Bai Han dan Meng Chen.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


***


Di balik awan, Long Qiu yang awalnya sangat ingin turun untuk bermain-main dengan Du Lang, terpaksa hanya diam sambil memasang wajah cemberut.


Karena di sampingnya, saat ini ada Istrinya bersama putranya.


Kedatangan Mo Meilin dan Tu Long, adalah hari ini adalah hari pernikahan Tu Long.


“Ayo kembali jika kau ingin hidup dan biarkan Ying'er serta Du'er yang akan membantu putra Sang Asura.” Ajak Mo Meilin langsung menarik telinga Long Qiu.


“Aduh duh, sayang, jangan tarik telingaku, ini sangat sakit.” Keluh Long Qiu yang memang merasakan sakit luar biasa.


Itu karena Mo Meilin sengaja mengeluarkan energinya, dan energi yang Mo Meilin keluarkan, dapat di katakan memiliki dampak kekuatan serangan sama seperti energi Asura milik Xiu Bai.


“Sudah, jangan lembek jadi laki-laki, lihatlah putra terbaik dan tertampanku, ia tidak pernah mengeluh,” dengus Mo Meilin.


Huuhh..!!


“Bagaimana bisa terbaik, selama ini ia menipumu saya-”


“Baik-baiklah, aku tidak akan bicara lagi,” ucap Long Qiu langsung ketakutan saat melihat wajah istrinya.


“Ibu, aku akan menyusul, karena mereka adalah keluarga terbaikku, dan aku akan merasa sangat bersalah jika tidak membantu Tuan muda Han dan Tuan muda Ye.” Ucap Tu Long langsung mengeluarkan isi hatinya yang paling tulus.


“Tentu Tu'er, karena ini yang ingin Ibumu dengar.” Ucap Mo Meilin sangat bahagia karena putranya memiliki ikatan kekeluargaan yang dalam.


“Jika begitu, ibu akan pergi bersama ayahmu lebih dulu, dadah Tu'er sayang, hati-hati.” Sambung Mo Meilin.


Dret..!!


“Nasib, nasib,” gumam Long Qiu dalam hati dan langsung menghilang bersama Mo Meilin.


Tu Long yang tidak ikut, langsung memasang wajah seringai lebar.


Wajahnya yang tadi sangat sopan dan penuh wibawa, seketika berubah drastis.


“Hehe,, semoga bocah licik itu bisa membuat Ibunya pergi juga, dengan begitu, kita bisa bersenang-senang,” kekeh Tu Long.


Dret..!! Wuss wuss..!!


Dengan cepat Tu Long menghilang dari tempatnya.


***


Di tempat Duan Du dan Fei Sia Ying.


Mereka yang akan pergi ke pernikahan Tu Long, sebenarnya bisa saja langsung sampai ke tempat Mo Meilin mengadakan acara pernikahan putranya.


Tapi Duan Du sengaja mengajak ibunya melalui darat, atau kota ke kota, karena bertujuan mencari kedua keponakannya serta anggota keluarganya yang terpisah dengannya pada saat itu.


Wuss wuss..!!


“Berhenti Bu, Du'er merasakan keberadaan mereka dan Du'er merasa mereka di kejar oleh sosok yang sangat kuat,” ucap Duan Du langsung memasang wajah emosional.


Melihat wajah putranya, wajah Fei Sia Ying ikut geram.


“Apa ibu boleh membunuhnya, karena ibu cukup mengenalnya?” Tanya Fei Sia Ying.

__ADS_1


“Tidak Bu, Ibu lebih baik berikan saja masalah ini kepada Du'er, dan juga saudara Tu juga terlihat kesini,” ucap Duan Du menggelengkan kepalanya.


“Dengan kami berdua, kami pasti bisa mengalahkannya. Jadi ibu bisa pergi duluan,” sambung Duan Du langsung memasang wajah layaknya anak kecil berusia 10 tahun.


__ADS_2