Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Mengendalikan Wei Fusen dan Mengetahui Luasnya Dunia


__ADS_3

“Sempurna,” gumam Xiu Bai tersenyum lebar.


“Sebenarnya rencana awal ku tidak seperti ini, setelah membunuh mereka semua dengan bantuan kalian, aku akan pergi dan aku tidak membutuhkan kalian menjadi bawahanku. Tapi.”


Xiu Bai seketika teringat akan ingatan yang ia dapat dari Hian Yusha dan Wei Fusen beberapa waktu lalu.


Dari ingatan yang ia dapat, ternyata Klan Besar seperti Klan Li, Klan Wei tidak ada apa-apanya di bandingkan oleh sebuah Sekte.


Sekte jauh lebih besar dan kuat di bandingkan klan, tapi karena suatu sebab. Setiap Sekte Besar tidak boleh ikut campur urusan setiap klan, walaupun klan tersebut di ambang kehancuran.


Bukan hanya itu saja, ingatan yang Xiu Bai dapatkan. Ada yang jauh lebih besar dan kuat dari sebuah Sekte, itu adalah Dinasti, sebuah pemegang kekuasaan terkuat. Dan Dinasti tersebut mempunyai sebuah bidak yang akan mengelola setiap kekuasaan mereka, itu tak lain Kekaisaran.


Setiap Kekaisaran memiliki kekuatan setara dengan sebuah Sekte, dan mereka selalu berserteru, namun mereka tidak di perbolehkan menganggu urusan klan.


Ada sebuah perjanjian dimana Dinasti dulunya membuat kesepatan dengan sebuah Klan kuno yang sampai saat ini menjadi klan pelindung bagi klan besar lainnya. Klan tersebut bernama Klan Naga Langit yang tinggal di atas langit.


“Menarik, aku tak menduga jika kekuatan yang setara Li Zhang hanya seorang murid dalam bagi sebuah yang namanya Sekte,” gumam Xiu Bai dalam hati.


Xiu Bai tahu karena Hian Yusha adalah seorang murid Sekte Harimau Besi yang di susupkan ke pasar gelap untuk mempengaruhi klan Wei agar mau di ajak bekerjasama. Namun sebenarnya rencana Sekte Harimau Besi adalah ingin memanfaatkannya untuk membuat kerusuhan di seluruh klan Besar lainnya.


Memanfaatkan klan Wei yang aggresif terhadap Klan Li, tentu Sekte Harimau Besi tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.


...


“Baiklah, karena kalian memang benar-benar ingin mengikutiku dan setia sampai mati, maka kita akan membuat sebuah kelompok. Nama kelompok kita adalah Iblis Penghancur, apakah ada yang keberatan?” Tanya Xiu Bai melirik para bawahan barunya yang berjumlah kurang lebih 28.


Melihat ada yang mengangkat tangannya, Xiu Bai pun mengangguk. “Tanyakanlah.”


“Kenapa harus Iblis Penghancur Tuan?” Tanya sosok berjubah hitam.


“Karena kita akan seperti iblis yang akan menghancurkan setiap penjahat maupun musuh-musuh kita, dan satu hal yang perlu kalian ketahui, jika kalian naif dengan mengampuni musuh, maka kalian lah yang akan mati suatu saat nanti di tangan orang yang kalian ampuni.” Jawab Xiu Bai santai.


“Bagaimana jika orang yang akan kita bunuh ternyata orang baik atau tidak bersalah?” Tanya salah satu sosok berjubah hitam setelah mengangkat tangannya.


Xiu Bai pun menunjukkan kepalanya. “Gunakan kepala kalian untuk berpikir dan melihat, apakah mereka seorang penjahat atau tidak. Jika jahat, maka kalian tidak perlu ragu lagi.” Jawab Xiu Bai dengan nada santai, tak lama ia pun melanjutkan.


“Aku tahu kalian semua mempunyai banyak pengalaman, jadi kalian pasti dapat merasakan siapa yang pantas di bunuh maupun tidak. Apakah ada lagi pertanyaan?”


Semua orang seketika menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Xiu Bai pun mengangguk. “Karena kalian masih lemah di mataku, saat ini aku akan menugaskan kalian yang berumur di bawah 25 tahun berada di sisi kiri dan sisanya tetap di tempat.” Ucap Xiu Bai tersenyum kecil.


Tap tap..!!


“Hemm..!! Hanya 8 saja yang masih di bawah 25 tahun, ini lebih dari yang aku bayangkan,” gumam Xiu Bai memegangi dagunya.


Tak lama, Xiu Bai pun mengangkat kepalanya. “Baiklah kalian ber 8 akan aku tugaskan untuk memasuki setiap sekte, masing-masing dari kalian di bagi menjadi 4 kelompok yang artinya satu sekte dua orang.” Ucap Xiu Bai langsung menjelaskan tugas ke 8 orang tersebut.


Di samping berlatih untuk meningkatkan kekuatan mereka, mereka juga akan memata-matai setiap sekte tersebut. Mereka juga bebas melakukan apa saja tanpa tekanan. Dan jika mereka terkena masalah, maka Xiu Bai akan mengurusnya nanti.


...


Setelah 8 pemuda tersebut, kini Xiu Bai melirik ke arah 20 orang yang tersisa. “Hemm..!! Kalian akan di sini terlebih dahulu, kalian bisa berkeliaran kemana saja, tapi jangan sampai keluar dari Distrik ini, nanti setelah aku mendapat ide tentang apa saja yang kalian lakukan aku akan menghubungi kalian. Aku pergi dulu dan gunakan uang yang kalian dapat sebijak mungkin. Satu lagi, panggil aku Xiu Bai” Ucap Xiu Bai langsung menghilang bersama Wei Fusen.


***


Dret..!!


Tap tap..!!


“Baiklah, sekarang giliranmu,” ucap Xiu Bai muncul di tempat acak namun sepi.


Entah mengapa Wei Fusen kini akan merasakan penderitaan berkepanjangan saat mendengar dan melihat senyum Xiu Bai.


“Da..Dasar Iblis sialan. Bu..Bunuh saja aku bajingan,” teriak Wei Fusen hanya bisa bicara dalam hati, ia tentu tidak akan pernah berani mengeluarkan suaranya di depan Xiu Bai, jika tidak, penderitaannya akan jauh lebih menyakitkan nantinya.


Sementara Xiu Bai, ia kini sedang mencari cara metode baru untuk mengendalikan Wei Fusen agar lebih efisien.


“Ketemu,” gumam Xiu Bai saat mengetahui cara menggabungkan metode pengendalian tubuh dan jiwa di sertai pikiran jadi satu.


Seutas senyum yang Xiu Bai perlihatkan kini semakin membuat Wei Fusen sudah tidak tahu lagi mau mengekspresikan dirinya bagaimana lagi, ia kini sudah pasrah akan karmanya yang telah ia lakukan di masa lalu.


“Baiklah, balik badanmu,” perintah Xiu Bai.


Setelah Wei Fusen membalik badannya, Xiu Bai pun langsung menggerakkan tangannya dengan cepat.


Dret.!!


Sebuah cahaya langsung muncul di telapak tangan Xiu Bai.

__ADS_1


Wung..!!


Argh..!!


Argh..!!


Wei Fusen seketika berteriak karena tidak dapat menahan rasa sakit di tubuh, jiwa dan pikirannya saat ini.


Bruk..!!


5 menit berlalu, setelah Xiu Bai selesai membuat segel yang ia gabungkan menjadi satu, kini Wei Fusen langsung terjatuh.


“Bangunlah,” ucap Xiu Bai.


“Bangunlah,” ucap Wei Fusen bersamaan dengan ucapan Xiu Bai.


Tap..!!


Mata Wei Fusen melotot saat ia bangkit dan bibirnya bergerak sendiri tanpa bisa ia lawan.


“Hahaha,, akhirnya aku berhasil.”


“Hahaha,, akhirnya aku berhasil.” Ucap Xiu Bai dan Wei Fusen bersamaan.


“Ehem ehem,, baiklah, kini giliranmu untuk melakukan tugasmu,” ucap Xiu Bai langsung menjelaskan tugasnya, yaitu menghasut kedua tetua Wei yang ada di distrik Wei terlebih dahulu, lalu setelah mengendalikan keduanya, Wei Fusen harus kembali ke klan Utama. Nantinnya disana ia akan mengacaukan beberapa pikiran tetua utama dan memecah mereka menjadi dua kelompok.


...


Tap tap...!!


Setelah Wei Fusen kembali, Xiu Bai juga kini melangkah tepat di depan sebuah pintu penghubung ke dunia luar.


***


Tidak jauh dari tempat Xiu Bai, Du Jian dan Meng Chen saling melirik satu sama lain.


“Akhirnya Tuan muda mengetahui tentang luasnya dunia,” ucap Du Jian tersenyum lebar.


“Tapi apakah ini tidak terlalu cepat? Aku khawatir jika salah satu Sekte ikut campur atau Kekaisaran turun tangan, maka mereka pasti akan selalu memburu Tuan muda, kau sendiri tahu jika mereka mengetahui akan kekuatan Tuan muda di umurnya yang masih muda, jika tidak mau tunduk, maka mereka akan melakukan segala cara untuk membunuhnya.” Ucap Meng Chen.

__ADS_1


“Heeh,, apakah kau takut,” ejek Du Jian.


__ADS_2