
“Ada apa ayah, nenek? Apakah ada masalah serius sehingga kalian menghentikan acara Sparing ini?” Tanya Bai Han yang sadar betul jika ayahnya tidak akan mungkin menghentikan hal seperti ini jika tidak ada masalah serius.
“Hem,, kita harus kembali ke klan tempat dimana ayah di lahirkan, karena ada masalah serius yang tidak lama lagi akan muncul,” jawab Xiu Bai melalui telepati.
“Apakah ini ada kaitannya dengan Organisasi Menara?” Tanya Bai Han kini terlihat mengepalkan erat tangannya.
Tap tap..!!
“Benar, tapi kita tidak membahasnya di sini Han'er, kita akan membahasnya di klan ayahmu,” jawab Hua Qian kini mendekati cucunya.
Mendengar itu, Bai Han pun langsung mengangguk.
...
1 Jam kemudian.
Setelah semuanya selesai di klan Naga Langit, kini terlihat Xiu Bai, Hua Qian, Bai Han, Duan Du, Tu Long dan anggota keluarganya bersiap berangkat menuju klan Asura.
“Apa kalian sudah siap?” Tanya Xiu Bai melirik ke arah semuanya.
Hem..!!
Semua anggota keluarga Xiu Bai yang akan ikut ke klan pun langsung mengangguk.
Dret..!!
Blush..!!
Tanpa basa basi Xiu Bai pun langsung mengayunkan tangan kanannya. Kini terlihat lubang yang langsung menuju klan Asura muncul.
“Ayo masuk,” ajak Xiu Bai.
Tap tap..!!
Satu persatu mereka melangkah ke dalam lubang.
***
Tap tap..!!
Di klan Asura.
Terlihat kini Xiu Mu Lian dan Xiu Lou melangkah menuju kursi yang telah di siapkan oleh Tetua klan Asura.
Bruk..!!
“Hanya tersisa 2 orang lagi, jadi kita akan menunggu sampai kedatangan mereka,” ucap Xiu Lou terdengar berwibawa.
Para Penatua Agung dan Tetua klan Asura langsung saling melirik, mereka saling melirik karena mencoba menebak siapa salah satunya.
Setahu mereka, kursi yang tepat ada di samping Xiu Lou pastinya milik istrinya, lalu yang satunya, tepat di sebelah Xiu Mu Lian itulah hal yang membuat mereka berpikir siapa orang yang bisa duduk setara dengan sosok terkuat di klan Asura ini.
__ADS_1
Untuk putra Xiu Lou, beberapa dari mereka yang berkumpul tentu mengetahuinya, tapi mereka semua tidak berpikir jika kursi kosong di samping Xiu Mu Lian adalah tempat Xiu Bai duduk nantinya.
Tap tap..!!
Saat semua penatua Agung dan para tetua kln Asura berdiskusi tentang kursi kosong. Terlihat Xiu Hou datang membawa 2 kursi lagi dan menaruhnya di urutan pertama samping kiri dan kanan. Terlihat Xiu Hou langsung duduk di sebelah kiri kursi pertama.
“Eeh ini? Kenapa malah bertambah lagi?” Gumam salah satu penatua Agung, ia langsung melirik ke arah Xiu Mu Lian dengan tatapan hormat.
“Kau akan tahu siapa ke 3 orang ini nanti, jadi kalian sebaiknya menunggu dengan tenang.” Ucap Xiu Mu Lian.
Keheningan pun langsung tercipta setelah Xiu Mu Lian angkat suara.
...
Tap tap..!!
Berselang 5 menit setelah keheningan tercipta, pandangan semua anggota klan Asura pun melirik ke arah pintu masuk aula pertemuan.
“I..Ini,” gumam para anggota klan Asura saat melihat wajah baru yang tak lain Bai Han.
Bahkan beberapa orang yang mengenal Bai Han pun ikut terkejut saat ini, salah satunya Xiu Hou.
Dret..!!
Tak lama, semuanya langsung bangkit dari tempat duduknya.
“Salam Nyonya.”
Hemm..!!
Hua Qian terlihat membalas salam mereka dengan seutas senyum hangat dan kembali berjalan menuju kursinya bersama Xiu Bai dan Bai Han.
Tap tap..!!
Saat melihat Xiu Bai duduk di samping Xiu Mu Lian, para tetua klan Asura yang jarang, bahkan tidak pernah berada di klan pusat, karena menjadi pemimpin cabang, terlihat kembali di buat terkejut.
Bukan hanya itu saja, Bai Han yang dapat di katakan orang asing menurut mereka, tentu tak lepas dari pandangan mereka saat melihatnya duduk di kursi pertama sebelah kanan.
“I..Ini, apakah bisa di jelaskan kenapa orang asing bisa duduk di sini Pemimpin?” Tanya salah satu penatua agung yang selalu mengasingkan diri.
“Dia cucu ku, putra dari Bai'er. Jadi aku tanya, apakah dia orang asing?” Terlihat tatapan mata Xiu Lou sedikit dingin saat cucu yang baru pertama kali ia temui kini di pertanyakan.
“Ehem,, tenangkan dirimu sayang, aku tahu kau sangat menginginkan cucu, tapi bukan seperti ini caramu hanya karena ingin melindunginya. Ingat, cucu mu bukan anak kecil,” ucap Hua Qian melalui telepati yang langsung mencoba menenangkan suaminya.
Sementara Bai Han yang di pertanyakan dan sedikit hangat saat di lindungi, kini mulai bangkit.
“Namaku Bai Han, putra pertama dari Xiu Bai, jadi mohon bimbingannya,” ucap Bai Han langsung membuka tudungnya.
“I..Ini,” gumam semua orang yang ada di sana.
Kini mereka semua dapat melihat wajah Bai Han dengan jelas, wajahnya sedikit mirip dengan Xiu Lou dan saat merasakan auranya, mereka pun tidak meragukan Bai Han lagi. Karena aura dari Bai Han mirip dengan dengan mereka semua.
__ADS_1
Untuk masalah kekuatan, mereka semua tidak mempertanyakannya, karena mereka yakin jika Bai Han adalah seorang jenius seperti ayah, kakek dan leluhurnya.
Beberapa saat kemudian.
“Baiklah jika semuanya sudah berkumpul, akan langsung di mulai,” ucap Xiu Lou melirik ke arah semua orang dan tatapannya berhenti di kursi tempat Xiu Bai dan Xiu Mu Lian duduk.
Tap tap..!!
Xiu Mu Lian pun langsung bangkit dan melangkah ke tengah-tengah meja yang membentuk kotak persegi panjang.
Dret..!!
Blush..!!
Arghh..!!
Tak lama, muncul 3 jiwa pemimpin pertama fraksi Menara yang terlihat tersiksa dengan menegenaskan.
Melihat itu, semua orang pun bangkit dan mengarahkan aura membunuh ke ketiga pemimpin pertama Fraksi Menara.
“Tenangkan diri kalian,” ucap Xiu Mu Lian dengan nada tegas, dan setelah semuanya tenang, Xiu Mu Lian kembali melanjutkan.
“Kalian pasti sadar jika mereka ada di sini, itu artinya perang besar tak lama lagi akan terjadi.”
“Jadi kalian pasti paham mengapa aku mengumpulkan kalian dengan paksa di sini,” ucap Xiu Mu Lian.
Blush..!!
Blush..!!
Seketika semua anggota klan Asura mengeluarkan aura mereka tanda sudah siap dan tak sabar untuk membantai habis anggota menara.
Xiu Mu Lian pun langsung tersenyum tipis, karena ia merasa tidak perlu menjelaskan lebih lanjut.
“Kini giliranmu Bai'er,” ucap Xiu Mu Lian melirik ke arah cucunya.
Tap tap..!!
“Baiklah, karena para penatua dan tetua tidak yang keberatan melawan organisasi Menara. Aku tentu sangat senang, tapi ada satu masalah besarnya di sini,” ucap Xiu Bai terdengar tenang.
“Apa itu Tuan muda?” Tanya tetua Meng Qing terlihat mengangkat tangannya.
“Jumlah kita tidak akan cukup melawan semua Organisasi Menara yang pastinya telah menyebar ke seluruh Alam Celestial.”
“Kita juga pasti akan terlambat membantu mereka yang membutuhkan di tempat yang berbeda-beda. Jadi solusinya adalah 1, membuat sekutu dengan klan maupun orang-orang yang membenci Organisasi Menara.” Ucap Xiu Bai.
“2 kita harus membuat fortal yang bisa membuat kita muncul secara langsung ke setiap Alam Celestialnya, seperti yang Organisasi Menara lakukan.”
...
Mendengar saran Xiu Bai, beberapa dari penatua dan tetua klan Asura pun langsung mengangkat tangan mereka.
__ADS_1
“Saran pertama tadi pastinya membutuhkan waktu yang lama Pemimpin muda, karena tidak mungkin kita bergerak ke setiap Alam Celestial dam kita juga tidak tahu kapan musuh bergerak. Salah sedikit, semuanya bisa hancur,” ucap Penatua Agung terdengar memberikan pendapatnya.