
“Mati,” teriak Duan Diyu mengayunkan tangan kananya, dan dalam sekejap muncul belati bayangan di tangan kanan Duan Diyu untuk merobek wajah Qiu Di.
Dret..!! Wuss..!!
Dengan cepat Qiu Di memunculkan perisai di depan wajahnya untuk menahan serangan Duan Diyu.
Bersamaan dengan itu, Qiu Di juga menyerang balik Duan Diyu dengan memunculkan tombak bara api tepat di atas kepala Duan Diyu.
Wuss..!!
Crash..!!
Keheningan seketika terjadi setelah tangan Duan Diyu dengan mudahnya melewati perisai yang Qiu Di buat, hingga merobek pipi kiri Qiu Di.
Tak lama setelah itu, terdengar suara yang memecah keheningan.
“Kau tahu, walau kau menutupi seluruh tubuh aslimu dengan bara api, itu tak akan berguna bagiku.” Ucap Duan Diyu dengan wajah seringai dingin.
“Karena bayangan mampu menembus apapun, jika bayangan tersebut lebih kuat dari sosok yang ia lawan.” Sambung Duan Diyu di sertai tangan kiri terayun ke arah wajah sebelah kiri Qiu Di.
Wuss..!!
Mlihat wajahnya dapat di lukai serta mendengar ucapan Duan Diyu, dengan cepat Qiu Di mundur untuk menghindari serangan Duan Diyu.
“Kena kau sialan,” gumam Duan Diyu menyeringai lebar.
“Sekarang,” teriak Duan Diyu dengan lantang.
Wuss..!!
Tepat saat Qiu Di mundur, di belakang Qiu Di terlihat Dewi Iblis Kegelapan sudah ada di sana dan sudah siap menyerang dengan kekuatan penuhnya.
Blush..!!
“Mati,” ucap Dewi Iblis Kegelapan dengan nada suara lembut, namun terdengar mengerikan.
Wuss..!!
Seketika lesatan cahaya kegelapan langsung melesat ke tubuh Qiu Di.
Qiu Di yang merasakan bahaya, langsung memasang dingin.
“Kalian mengira aku akan mudah mati dengan serangan seperti ini. Jangan bermimpi,” ucap Qiu Di terlihat tidak bergerak sama sekali, lantaran sadar akan sia-sia baginya untuk menghindar ataupun melawan.
Jlep..!!
Urghh..!!
Qiu Di seketika mengerang, dan tubuhnya mulai bersinar terang.
Menyadari tubuh musuh akan hancur, Duan Diyu dan Dewi Iblis Kegelapan pun langsung mundur.
Wuss..!! Wuss..!!
“Ingatlah, aku akan kembali mendatangi kalian suatu hari nanti, hahaha.”
Duuar..!!
__ADS_1
Bom bom bom..!!
Alam tempat mereka berada seketika berguncang hebat saat tubuh Qiu Di meledak.
Walau begitu, wajah Duan Diyu serta Dewi Iblis Kegelapan sama sekali tidak terlihat bahagia akan kematian Qiu Di.
Karena mereka sadar jika Qiu Di akan hidup kembali, entah berapa tahun yang di butuhkan bagi Qiu Di untuk muncul ke Alam ini lagi, yang pasti, ia akan kembali hidup.
Bagaimana bisa ia kembali hidup?
Jawabannya, gampang, Qiu Di terlahir dari Alam, bukan dari rahim seorang wanita atau makhluk hidup. Jadi saat Qiu Di mati, ia akan muncul dimana tempat pertama kali terlahir. Terkadang akan lahir tidak jauh dari tempat pertama kali ia lahir.
***
Wuss wuss..!!
“Woe sialan, cepat bantu aku membunuh mereka, mereka tidak ada habisnya,” teriak Long Qiu terdengar marah.
Duan Diyu yang mendengar teriakan rekannya, langsung melirik ke arah Long Qiu. Wajahnya yang sedari awal dingin, seketika berubah menjadi wajah penuh kelicikan, seperti biasanya.
“Eeh eeh,, aku kira kau sudah membunuh mereka Long Qiu, ckckck, betapa lemahnya dirimu sekarang,” ucap Duan Diyu menggelengkan kepalanya.
Bukannya membantu rekannya, Duan Diyu malah mengejek rekannya.
Long Qiu yang terlihat mendekati Duan Diyu, seketika menghentikan langkahnya.
“Apa kau bilang sialan, kau sudah bosan hidup rupanya,” teriak Long Qiu langsung mengayunkan tinjunya ke arah samping.
Bom..!!
Dalam sekejap puluhan monster langsung hancur oleh ayunan tinju Long Qiu.
“Apa kau mau seperti itu hah,” dengus Long Qiu terdengar bangga saat kekuataannya.
“Heh, sesuai dugaan, kau ternyata jauh lebih lemah dari yang aku bayangakan.” Ucap Duan Diyu langsung mengalihkan pandangannya, seolah-olah ia meremehkan Long Qiu.
Mendengar itu, wajah Long Qiu berubah menjadi mengerikan.
“Akan ku buktikan kekuatanku sialan,” teriak Long Qiu yang tidak sadar jika ia saat ini di tipu oleh Duan Diyu, agar tidak di bantu menghadapi musuhnya.
Wung..!!
“Mati,” teriak Long Qiu dengan tubuh berubah setinggi 10 meter.
Bom bom bom..!!
Tap tap..!!
Tidak sampai 10 menit, semua monster sudah di hancurkan oleh Long Qiu.
Long Qiu terlihat mendekati Duan Diyu dengan wajah bangga.
“Apa kau melihatnya sialan, tidak butuh waktu lama bagiku untuk menghancurkan mereka,” dengus Long Qiu.
Namun, wajah bangga Long Qiu, seketika berubah menjadi amarah serta kesal, saat menyadari Duan Diyu tertidur sambil berdiri.
“Dasar sialan,” teriak Long Qiu langsung menerjang ke arah Duan Diyu.
__ADS_1
Wuss..!!
Duan Diyu dengan cepat membuka matanya, lalu melesat kabur.
“Haha,, dasar idiot, kejar aku jika kau bisa,” ejek Duan Diyu melarikan diri ke arah Barat.
“Jangan lari kau sialan,” teriak Long Qiu terlihat mengejar Duan Diyu.
...
Dewi Iblis Kegelapan yang melihat tingkah keduanya layaknya anak kecil di setiap bersama, hanya bisa menggelengkan kepalanya.
“Mereka kinu terlihat sangat akur, padahal dulu sebelum menjadi bawahan Iblis Asura, mereka selalu bertarung satu sama lain, bahkan sampai melukai.” Gumam Dewi Iblis Kegelapan terlihat sangat iri karena Iblis Asura mendapatkan bawahan yang sangat setia serta kuat seperti keduanya.
“Huuf,, rupanya aku harus mencoba mengajak Iblis Asura bekerjasama, karena aku yakin Dewa Iblis Neraka pasti masih mempunyai banyak trik lagi kedepannya.”
“Akan berbahaya bagi seluruh rakyatku jika aku hanya seorang diri yang menjaga mereka.” Gumam Dewi Iblis Kegelapan terlihat ingin membentuk aliansi.
***
Di kediaman Mo Meilin.
Tap tap..!!
Fei Sia Ying terlihat berlari tergesa-gesa ke arah Xiu Bai.
“Kakak, ada apa ini? Kenapa Pohon Bayangan di dalam tubuh Ying'er bergejolak? Apa terjadi sesuatu dengan Gege?” Teriak Fei Sia Ying dengan panik dan tidak memperdulikan para tamu di sekitarnya.
Xiu Bai yang sengaja menaruh pohon bayangan di tubuh Fei Sia Ying lagi, agar dapat merasakan suaminya, langsung menepuk keningnya.
“Si sialan itu, apa lagi yang ia buat di sana, hingga membuat Ying'er dan Du'er panik bersamaan,” umpat Xiu Bai melirik ke arah Fei Sia Ying dan Duan Du yang ikut merasakan jiwa bayangannya bergejolak, hingga ikut mendatangi kakaknya.
“Tenanglah,” ucap Xiu Bai.
Tap tap..!!
Saat Xiu Bai mendekati keduanya, pandangan Xiu Bai melirik ke arah Mo Meilin.
Mo Meilin yang paham akan tatapan Xiu Bai, langsung mengayunkan tangannya, untuk menghilangkan ingatan para tamu, dengan apa yang mereka lihat barusan.
“Hemm..!! Suami mu sengaja membuatmu panik Ying'er, dia sebenarnya mengeluarkan energi pohon bayangan secara berlebihan, agar terlihat kuat di depan musuhnya.” Ucap Xiu Bai dengan senyuman kecil samar-samar.
“Eeh,, apa kakak yakin jika Gege tidak terluka?” Tanya Fei Sia Ying seketika terlihat malu lantaran panik beberapa saat yang lalu.
“Hemm..!! Kakak yakin, buktikan saja saat ia kembali nanti, dan jangan lupa hukum saja Gegemu agar ia tidak melakukan hal yang sama lagi, yaitu sengaja membuatmu panik Ying'er, hingga terlihat di hadapan semua orang.” Jawab Xiu Bai santai.
Blush..!! Krak krak..!!
Wajah Fei Sia Ying seketika berubah ganas, tangannya juga terlihat ia remas hingga terdengar bunyi retakan.
“Awas saja kau Gege, tak akan Ying'er ampuni kau saat kembali,” ucap Fei Sia Ying dengan geram.
Tap tap..!!
***
Note : Jangan lupa baca juga karya baru author berjudul Kaisar Dewa Pembantai
__ADS_1