
Han Liu hanya mengangguk sambil berusaha menahan rasa sakit akibat organ dalamnya hancur sebagian.
***
Satu Bulan telah berlalu semenjak pertarungan Xiu Bai dan yang lainnya saat melawan ratusan ribu Binatang Iblis.
Tap tap..!!
Terlihat dua dari lima Anggota Iblis Pembantai saat ini melangkah mendekati dimana Xiu Bai dan yang lainnya berkumpul.
“Ayo langsung buat api unggun, kakak mu ini sudah lapar,” teriak Xiu Tian melirik ke arah kedua anggota Iblis Pembantai yang baru tiba membawa kayu bakar.
Mereka berdua pun mengangguk, dan langsung menjalankan perintah Xiu Tian.
Tidak jauh dari lokasi Xiu Tian, Han Liu dan Tu Long kini terlihat masih memejamkan mata mereka.
Kondisi mereka berdua terbilang yang paling parah dari Xiu Bai dan yang lainnya, sehingga itu membutuhkan waktu yang cukup lama bagi keduanya memulihkan jiwa mereka yang terluka.
Tap tap..!!
“Bagaimana? Apakah paman Liu dan Tu Long masih membutuhkan waktu lama untuk pulih?” Tanya Xiu Tian dengan santai mengarah ke Duan Du yang melangkah ke arahnya.
“Aku rasa sekitar 3 atau 4 bulan lagi, itupun aku tidak yakin mereka bisa pulih sepenuhnya,” jawab Duan Du sambil duduk tidak jauh dari Xiu Tian.
“Lalu apakah kita akan diam saja di sini tanpa meningkatkan kekuatan kita Bai'er?” Tanya Xiu Tian terdengar sedikit bosan.
Xiu Bai yang sedang memejamkan matanya kini langsung membuka matanya.
“Hemm..!! Kumpulkan saja semua Inti Binatang Iblis yang kita dapat lalu bagi secara merata, setelah itu kalian bebas mau menggunakannya untuk meningkatkan kekuatan kalian atau di jual saat keluar nanti.” Ucap Xiu Bai kembali memejamkan matanya.
“Hemm..!! Jika begitu mari kumpulkan, aku yang akan menghitung,” ucap Xiu Tian langsung bangkit sambil tersenyum lebar.
“Tidak, perasaan ku sudah tidak enak jika berhubungan dengan Inti Binatang Iblis yang terbilang sebuah harta,” ucap Duan Du langsung menggelengkan kepalanya.
“Biarkan aku yang menghitung lalu membagi ratanya,” sambung Duan Du.
“Enak saja, yang lebih tua paling berhak,” dengus Xiu Tian.
“Justru yang lebih tua yang paling tidak bisa di percaya.” Balas Duan Du tak mau kalah.
“Apa kau bilang hah, dasar bocak tengik,” teriak Xiu Tian langsung bangkit.
__ADS_1
”Heh,, dasar manusia serakah,” balas Duan Du membalas ejekan Xiu Tian dan langsung bangkit.
“Cukup, biar aku saja yang akan menghitung lalu membaginya,” dengus Xiu Bai lantaran terusik akibat perdebatan mereka.
Melihat tatapan Xiu Bai, Duan Du dan Xiu Tian langsung mengalihkan pandangan mereka sambil bersiul tanpa merasa bersalah.
Xiu Bai yang melihat kelakuan mereka seperti anak kecil, hanya bisa menepuk jidatnya saat ini.
“Hais,, cepat berikan kepadaku,” ucap Xiu Bai kini mulai bangkit.
Dengan cepat Xiu Tian dan Duan Du memberikan hasil mereka selama 10 tahun, walau terlihat sedikit karena sebagian telah mereka gunakan untuk meningkatkan kekuatan mereka. Tapi Xiu Bai tetap sedikit terkejut akan jumlah yang mereka dapat.
Setelah mengumpulkan semua yang Tu Long dan Han Liu dapat dan semua binatang Iblis yang mereka bunuh bersama tadi. Kini jumlahnya sekitaran 260 ribu Inti Binatang Iblis.
“Jumlahnya kurang lebih 260 ribu, jika di bagi 10, maka masing mendapat 26 ribu, apakah ada yang keberatan?” Tanya Xiu Bai.
Duan Du dan Xiu Tian dengan cepat mengangguk setuju di sertai senyum lebar.
Sementara kelima Iblis Pembantai terlihat hanya menuruti saja.
Melihat itu dengan cepat Xiu Bai membaginya sama rata tanpa pilih kasih atau tanpa status.
Tepat setelah membaginya ke semua orang kecuali Tu Long dan Han Liu.
“Eeh eh,, itu tidak boleh kak, bagaimana bisa kau mencuri secara terang-terangan seperti ini, tidak tahu malu,” dengus Duan Du tidak terima.
Tapi, mata Duan Du seketika melotot saat melihat kelima anggota iblis pembantai dengan polosnya memberikan Xiu Tian.
“Apa-apaan ini? Bagaimana kalian begitu mudahnya di bodohi,” teriak Duan Du ke arah kelima anggota iblis pembantai.
“Haha dasar bocah tengik, kau tahu yang namanya bisnis yah,” ejek Xiu Tian kini menyeringai tipis ke arah Duan Du.
Wajah Duan Du seketika berubah jelek melihat wajah licik Xiu Tian.
“Huh,, dasar maling serakah,” dengus Duan Du langsung melangkah pergi.
Tap tap..!!
“Haha,, iri bilang bos,” ejek Xiu Tian di sertai tawa lebar.
Xiu Bai yang melihat kelakuan mereka kini hanya bisa menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Ia yakin jika terlalu lama di sini, kepalanya bisa pecah.
“Huuf,, aku akan pergi menyerap Inti Binatang Iblis ini, kita akan membagi tugas untuk menjaga paman Liu dan Tu Long, jadi siapa yang akan bertugas menjaga lebih dulu?” Tanya Xiu Bai kini melirik ke arah anggota keluarganya.
“Biar aku saja bersama anak-anak, kau fokuskan saja menyerap Inti Binatang Iblis bersama Duan'er,” ucap Xiu Tian.
“Apa kau yakin kak?” Tanya Xiu Bai meyakinkan.
“Hemm..!! Aku yakin, aku juga akan mengabari kalian jika mereka berdua sadar nantinya,” jawab Xiu Tian mengangguk santai.
“Baiklah jika begitu, aku akan kesana,” ucap Duan Du menunjuk ke arah barat.
“Jika begitu aku akan ke timur,” sambung Xiu Bai.
Wuss..!!
Wuss..!!
Dengan segera Xiu Bai dan Duan Du melesat bersamaan ke arah yang berbeda.
***
Sementara jauh di titik bewarna Emas.
Saat ini terlihat sosok Naga Hitam dengan sayap Phoenix berdiri. Walau di seluruh tubuhnya di penuhi luka akibat pertarungannya di masa lalu.
Jangan meremehkan kekuatan sosok Naga Hitam bersayap Phoenix tersebut.
“Sialan, rencanaku untuk menginvasi keluar dari Wilayah Hutan Tanpa Batas sirna, semua usahaku sia-sia, gara-gara beberapa tikus kecil,” raung sosok Naga Hitam bersayap Phoenix terdengar meraung.
“Hei kau, apa kau yakin jika orang yang membunuh semua bawahanmu itu adalah seorang yang berasal dari Ras manusia?” Tanya Naga Hitam bersayap Phoenix yang tak lain pemimpin tertinggi Binatang Iblis.
“Saya yakin Tuan, manusia itu adalah orang yang pertama kali saya temui setelah muncul dari lubang hampa yang anda buat,” ucap sosok Binatang Iblis Serigala Bersisik Naga dan memiliki ekor Rubah.
“Walau kekuatannya terbilang tidak terlalu kuat, tapi serangan yang berasal dari tebasannya cukup kuat, dan hal itulah yang membuat ribuan bawahan saya mati, melihat itu, tentu saja saya langsung menyerangnya dari kejauhan. Tapi saya tak menyangka jika ia meminta bantuan.”
“Saya takut jika ada salah satu Klan Iblis Asura melihat saya sehingga saya langsung kembali kesini setelah ia meminta bantuan.” Sambung Serigala Sisik Naga sambil menundukkan kepalanya.
“Lalu apa kedua Naga bodoh itu sempat memberikan informasi sebelum kematiannya?” Tanya Naga Hitam Bersayap Phoenix kini melirik bawahan sekaligus tangan kanannya.
“Sudah Tuan, mereka semua dapat di yakini Ras Manusia, tidak ada satupun dari mereka Klan Iblis Asura.” Jawab Serigala Sisik Naga.
__ADS_1
“Hemm..!! Walau kita bisa membunuh mereka, tapi yang membuatku ragu adalah, bagaimana bisa manusia bisa sampai ke tempat ini, aku yakin sebelum ke sini, mereka pastinya akan melewati wilayah Klan Iblis Asura terlebih dahulu.” Ucap Naga Bersayap Phoenix.
“Apa jangan-jangan ada jalan lain menuju Dunia luar?” Sambung Naga Bersayap Phoenix kini terlihat membelalakkan matanya di sertai menyeringai lebar.