
Seketika, terlihat anak panah sebenar tombak melesat melewati Bai Han dan yang lainnya dalam sekejap dan terus melesat menuju pusat kota.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Tepat di itu juga, terlihat Bai Han langsung menyelimuti anak panah milik adiknya dengan energi alam yang ada di sekitarnya untuk menambah daya serangnya.
Tak mau kalah, Bai Da Xing dan Lan Yuheng pun ikut menggabungkan kekuatan mereka.
Kini tubuh Lan Yuheng yang telah di selimuti oleh petir, sedang menjulurkan kedua tangannya ke punggung Bai Da Xing yang siap mengayunkan kedua pedang kayu hitamnya.
Kedua pedang kayu hitam yang telah terselimuti oleh energi unik milik Bai Da Xing langsung mengeluarkan percikan petir.
Dret..!!
Jder..!! Jder..!!
Dengan cepat dua lesatan bilah pedang terselimuti petir melesat menyusul anak panah Bai Chu Ye yang di gabung oleh energi alam milik Bai Han.
...
Sementara di kota, para boneka Lang Ge yang telah menunggu kedatangan Bai Han dan kelompoknya, seketika merasakan getaran hebat.
Pandangan mereka pun mengarah ke Timur, dan tak lama, mata mereka semua seketika melotot.
“Lari semuanya,” teriak salah satu boneka Lang Ge yang mirip dengan Lang Ge.
Blush..!!
Namun sebelum mereka semua bergerak, atau tepat setelah Boneka Lang Ge selesai berteriak.
Anak panah gabungan dari adik kakak muncul tepat di pusat kota, lalu dengan cepat meluncur ke tubuh boneka Lang Ge yang mirip dengannya.
Jlep..!!
Bom..!!
Duaaarrr..!!
Blush...!! Brum brum brum..!!
Dalam sekejap anak panah menancap ke tubuh boneka Lang Ge dan langsung meledakkan tubuhnya. Saking besarnya dampak ledakan, terlihat pusaran angin berwarna darah menyebar menyelimuti seluruh kota hingga hancur.
Wung..!!
Jder..!!
Bom bom bom..!!
__ADS_1
Tidak berhenti sampai di sana saja, terlihat dua bilah pedang yang di selimuti petir langsung muncul di pusat kota dan meledakkan semuanya tanpa sisa.
...
Tap tap..!!
Di tempat Bai Han, Bai Chu Ye, Lan Yuheng dan Bai Da Xing. Kini mereka terlihat menapakkan kakinya di depan pintu gerbang kota yang satu-satunya puing-puing yang tersisa.
“Hemm..!! Mereka hanya ampas saja kak, apakah ini yang di namakan menguras energi kita dan menghalangi setiap perjalanan kita,” dengus Bai Da Xing terlihat menyombongkan diri sambil mengusap hidungnya.
Wung..!!
Pletak..!!
“Aduh duh,, masalahmu apa sih sialan,” teriak Bai Da Xing yang terlihat kini keningnya memerah setelah di pukul menggunakan tongkat energi oleh Lan Yuheng.
Lan Yuheng yang di tanya, kini terlihat memasang wajah ganas.
”Dasar bocah sialan, baru saja kau bisa menghancurkan satu kota, kau sudah angkuh dan sombong, terlebih lagi ini bukanlah kota yang asli, melainkan kota buatan yang pastinya akan hilang dengan sendirinya jika kita sudah melewatinya,” dengus Lan Yuheng berdetak pinggang sebelah, layaknya orang tua yang memarahi anaknya.
“Hemm..!! Apa yang Yuheng katakan tadi Da'er, jangan merasa berpuas diri, karena kita belum bisa menghancurkan semuanya sampai ke akar-akarnya.” Balas Bai Han mengangguk santai.
“Tapi jika kita sudah bisa menghancurkan semuanya hingga ke akar-akarnya. Maka kau boleh sedikit puas akan prestasimu dalam berkembang meningkatkan kekuatanmu dengan cara bertarung terus menerus.” Sambung Bai Han yang terlihat tidak memarahi adiknya, tapi malah mendukungnya.
Wajah Bai Da Xing pun langsung bahagia saat di dukung, sementara Lan Yuheng terlihat santai saja. Karena apa yang Bai Han ucapkan ada benarnya.
“Ada kalanya kita berbahagia dengan sedikit berpuas diri akan prestasi yang kita dapat, karena itu bisa meningkatkan semangat kita nantinya untuk ingin terus berkembang.” Ucap Bai Chu Ye dengan nada datar.
Tap tap..!!
“Ayo,” ajak Bai Han langsung melesat mengikuti alur permainan Lang Ge. Bai Han mengikuti permainan Lang Ge berencana menghancurkan semuanya tanpa sisa. Dan ingin melihat reaksinya jika ia dan anggota keluarganya menghancurkan para boneka maupun bawahan Lang Ge secara perlahan.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
***
Tap tap..!!
“Kenapa kau tidak keluar sialan,” ucap Xiu Bai menatap ke arah kekosongan tanpa batas di depannya.
Dret..!!
Blush..!!
“Huhu,, sayang setelah sekian lama, baru sekarang ini kau mendatangiku,” ucap sosok wanita yang sangat cantik. Berbeda jauh dengan julukannya, Iblis Kekosongan.
Melihat sosok Iblis Kekosongan yang kini dalam wujud manusia seutuhnya. Mata Xiu Bai seketika menyipit.
__ADS_1
“Sejak kapan kau bisa menjadi manusia seutuhnya?” Tanya Xiu Bai sedikit terkejut saat menyadari sosok Iblis Kekosongan kini sama dengan dirinya, yaitu manusia murni dan telah memiliki jenis kelamin, tidak seperti saat ia di ciptakan, ia bisa berubah jenis kelamin semaunya.
“Huhu,, kau ketinggalan zaman sayang, siapa suruh kau melakukan Reinkarnasi 10.000 kali dalam waktu yang lama.” Ucap Iblis Kekosongan kini mendekati Xiu Bai dan mencoba mengulurkan tangannya untuk menyentuh wajah Xiu Bai.
Tapi Xiu Bai dengan cepat menepis tangan Iblis Kekosongan.
“Bukan hanya diriku saja, melainkan ketiga yang lainnya juga sama seperti diriku dan dirimu, mereka semua telah menjadi sosok manusia seutuhnya. Namun hanya aku saja yang memilih menjadi wanita seutuhnya, karena itu demi dirimu sayang,” ucap Iblis Kekosongan menjelaskan dan merayu Xiu Bai dengan tatapan penuh cinta.
Bukannya merasa terpana, Xiu Bai malah semakin jijik.
“Dimana Lie Long, keluarkan dia sekarang. Aku sudah tidak butuh informasi darimana kau bisa berubah wujud ke bentuk manusia,” dengus Xiu Bai langsung mengalihkan.
Wajah Iblis kekosongan seketika menjadi cerah saat mendengar pertanyaan Xiu Bai.
“Ayo ikuti aku,” ajak Iblis Kekosongan terlihat memiliki tujuan tertentu.
Mendengar itu, Xiu Bai tidak bergeming dari tempatnya. “Aku bilang keluarkan ia kesini, itu artinya kau harus membawanya kesini, kau jangan banyak tingkah,” ucap Xiu Bai dengan nada dingin.
Wajah Xiu Bai yang berubah, langsung membuat wajah Iblis Kekosongan menyeringai tipis.
“Kau sama sekali tidak ada perubahan Asura,” ucap Iblis Kekosongan.
Dret..!!
Tak lama setelah tangan Iblis Kekosongan terayun, sebuah kota yang sangat indah muncul di depan Xiu Bai.
“Kemarilah Lei, Tuan mu datang mencari mu,” ucap Iblis Kekosongan.
Wung..!!
Tap tap..!!
Tak lama Lei Long muncul dengan tubuh di penuhi keringat.
Wajah Lei Long terlihat sangat bahagia saat melihat Tuannya datang mengunjunginya. Tapi tak lama, wajahnya langsung terdiam saat mendengar suara Xiu Bai.
“Ayo kita pulang Lei,” ajak Xiu Bai.
“Ada apa? Kenapa kau diam?” Tanya Xiu Bai yang sadar akan ekspresi Lei Long.
“Ma..afkan aku Tuan, bukannya aku tidak ingin kembali, tapi di sini aku sudah merasa nyaman,” ucap Lei Long terlihat gugup dan berkeringat dingin.
“Di..Di sini juga banyak sekali bawahan Ratu Iblis Kekosongan yang kuat untuk ku lawan menjadi latih tanding,” sambung Lei Long.
Mendengar ucapan Lei Long. Wajah Xiu Bai pun berubah menjadi datar karena sadar Lei Long bisa di anggap sudah keluar dari bagian anggoya keluarganya.
“Jika begitu yang kau inginkan, baiklah, aku tidak pernah memaksamu, selagi kau merasa ini adalah pilihan terbaikmu.” Ucap Xiu Bai.
Tanpa banyak basa basi, Xiu Bai langsung menghilang dari tempatnya.
__ADS_1
Dret..!!
Wuss wuss..!!