Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Kematian Pemimpin Tertinggi Binatang Iblis dan Serigala Berbulu Emas


__ADS_3

Tak lama serangan balasan berbentuk Bola Energi pun muncul dari balik awan dan mengarah ke Xiu Bai.


Wung..!!


Slash..!!


Bom bom..!!


Bola energi seketika terbelah dua dan di kiri dan kanan Xiu Bai, setelah ia membelahnya dengan Pedang Asura.


“I..Ini.”


Xiu Bai yang melihat itu masih terlihat tidak percaya, karena bukan keinginannya untuk membelah serangan musuh, melainkan tangannya di gerak kan oleh Pedang Asura sendiri.


Gerr..!!


“Lumayan juga kau manusia rendahan, bisa membelah seranganku,” ucap Naga Hitam bersayap Phoenix dengan nada angkuh.


“Akan ku buat kau melihat dan merasakan serangan yang sesungguhnya,” ucap Naga Hitam bersayap Phoenix.


Tepat setelah ia selesai bicara, cakar kananya pun langsung terayun ke arah Xiu Bai.


Wung..!!


Crash..!!


Bilah cakar seketika melesat ke arah Xiu Bai.


Saat bilah cakar Naga Hitam bersayap Phoenix melesat, terlihat jelas bilah tersebut di selimuti oleh api bewarna merah kehitaman.


Xiu Bai yang melihat itu awalnya ingin menghindar, tapi dengan cepat Pedang Asura melesat menarik Xiu Bai ke arah bilah cakar.


“Sial, apa-apaan ini,” gumam Xiu Bai langsung mengutuk Pedang Asura.


Wung..!!


Pedang Asura langsung berdengung, bersamaam dengan itu, saat bilah cakar akan menyentuh ujung pedang asura, bilah cakar seketika lenyap.


Hal tersebut tentu saja membuat Xiu Bai dan Naga Hitam bersayap Phoenix terkejut.


Tapi tak lama, Xiu Bai langsung mengubah ekspresinya dengan seringai lebar.


Wuss..!!


Mengikuti keingingan Pedang Asura, Xiu Bai pun muncul di depan musuhnya sambil mengayunkan pedang asura.


Slash..!!


Naga Hitam yang melihat itu dengan cepat mengayunkan cakarnya sambil memasang wajah sombong, karena mengira jika tebasan manusia di depannya hanya ampas.


Crash..!!


Bruk..!!

__ADS_1


Seketika keheningan terjadi dalam seperkian detik, dan tak lama suara raungan kesakitan pun terdengar lantang.


Argh..!!


“Kaki ku, sialan kau, akan ku cabik-cabik tubuhmu manusia rendahan,” raung Naga Hitam kini menatap tajam Xiu Bai dengan penuh kemarahan.


Saking marahnya, ia tidak berpikir jernih saat ini, jika ia berpikir jernih, pastinya ia akan mundur karena Xiu Bai mampu memotong anggota tubuhnya dengan mudah.


Wuss..!!


Naga Hitam yang di penuhi emosi pun membuka mulutnya saat mendekati Xiu Bai.


Walau terlihat ragu, Xiu Bai pun mempercayakan musuhnya terhadap pedang Asura saat ini sambil memejamkan matanya.


Slash..!!


Bruk..!!


Xiu Bai yang memejamkan mata sambil mengayunkan pedang asura kini terlihat mengerutkan keningnya. Karena tidak merasakan apapun maupun suara raungan lagi.


Saat ia membuka matanya, ia pun membelalakkan matanya saat melihat kepala Naga Hitam sudah ada di depan kakinya.


“I..Ini, aku tak menyangka membunuh Naga sekuat ini seolah seperti membunuh tikus,” gumam Xiu Bai.


Walau begitu, tak ada jejak kebahagian di mata Xiu Bai saat ini, itu karena ia merasa bukan dirinya yang membunuhnya, melainkan pedang Asura.


Tap tap..!!


“Eeeh,, mati begitu saja? Apakah dia memang Pemimpin Tertinggi Binatang Iblis?” Tanya Han Liu yang muncul di samping Xiu Bai.


Tapi ia tidak menyangka jika musuh mati begitu saja tanpa pertarungan yang panjang.


“Hemm..!! Benar, dia pemimpin tertinggi Binatang Iblis, walau begitu, ada satu darinya yang hampir setara, atau mungkin sudah setara dengannya di dalam sana,” jawab Xiu Bai sambil menunjuk ke arah lokasi yang di tutupi kabut tebal.


“Hoho, jika begitu tunggu apa lagi, ayo kita masuk kesana, darahku kini mendidih karena ingin melawan orang sekuat yang kau maksud,” ajak Han Liu memasang wajah bahagia.


“Ooh jika begitu kau saja yang masuk sendiri, aku akan menunggu di sini,” ucap Xiu Bai terdengar santai.


Wajah Han Liu seketika berubah menjadi jelek saat mendengar itu, keberaniannya yang tadi terlihat kini mulai mengendur.


“Ayolah Tuan muda, bagaimana bisa aku menang melawannya seorang diri,” ucap Han Liu terdengar memelas.


“Hemm..!! Kau bisa menang jika membawa ini, malah ia mungkin akan lari terbirit-birit saat kau mengangkat pedang ini tinggi-tinggi,” ucap Xiu Bai menunjukkan pedang asura.


Han Liu yang melihat pedang hitam bertulis asura pun sedikit mengerutkan keningnya karena sama sekali tidak bisa merasakan apapun dari pedang tersebut. Ia malah menduga jika pedang yang Xiu Bai pegang hanyalah pedang biasa.


“Jangan bercanda Tuan muda, bagaimana bisa pedang biasa seperti itu bisa membuat Binatang Iblis sekuat Naga ini lari terbirit-birit melihat pedang itu, kau ngaco,” ucap Han Liu.


“Ooh kau tidak percaya maka buktikan saja secara langsung, bawa pedang ini, tapi simpan di dalam cincin penyimpananmu, dan saat kau dalam bahaya, keluarkan saja pedang ini. Jika aku berbohong, maka kau bisa menyalahkanku,” ucap Xiu Bai dengan senyum kecil.


Han Liu yang melihat raut wajah Xiu Bai sangat serius pun mau tak mau sedikit percaya.


“Baiklah, tunggu di sini, aku akan masuk,” ucap Han Liu langsung mengambil pedang asura dan melangkah memasuki kabut.

__ADS_1


Tap tap..!!


Xiu Bai yang melihat itu pun langsung tersenyum sambil bergumam. “Kita lihat, apakah dugaanku salah atau tidak jika Phoenix Hitam ini memang takut terhadap pedang asura ini.”


Diam-diam Xiu Bai pun mengikuti Han Liu.


Tap tap..!!


***


Dret..!!


Bom bom bom..!!


Sementara di tempat Xiu Tian, saat ini ia terlihat melawan Serigala Berbulu Emas menggunakan kelebihannya, yaitu kecepatan.


Walau begitu, yang di rugikan saat ini adalah Xiu Tian, bahkan terlihat saat ini Xiu Tian dalam kondisi tidak baik.


Sementara Serigala Berbulu Emas yang di serang dari berbagai arah bertahan, walau bertahan, ia menutupi seluruh tubuhnya menggunakan bulu emasnya yang berdiri layaknya sebuah jarum. Dan karena hal inilah yang membuat Xiu Tian terluka.


Tap tap..!!


“Sial, sudah 10 pedang patah, dan kaki tanganku terus menerus mengeluarkan luka,” gumam Xiu Tian sambil mencabut bulu emas yang menancap di pergelangan tangan Xiu Tian.


“Khehehe,, apa kau sudah menyerah bocah, jika begitu, biarkan aku membunuhmu tanpa perlawanan,” ejek Serigala Berbulu Emas ingin bergerak ke arah Xiu Tian.


Dret..!!


Tepat saat Serigala Berbulu Emas lengah dengan membuka pertahanannya.


Xiu Tian yang memanfaatkan kesempatan itu pun langsung muncul di depan musuhnya sambil menghunuskan pedangnya.


Jlep..!!


Urgh...!!


Mata Serigala Berbulu Emas seketika melotot tak percaya karena ia lengah hingga kini tenggorokannya di tembus.


Sadar sudah tidak ada harapan baginya untuk hidup. Serigala Berbulu emas pun ingin meledakkan dirinya.


Crash..!!


Xiu Tian yang sadar akan niat musuhnya pun dengan cepat menebas leher musuhnya hingga kepalanya menggelinding.


Bruk..!!


“Hehe,, kini aku mendapat cara agar mudah membunuh musuh saat bertarung,” kekeh Xiu Tian karena merasa mendapat pencerahan.


Sret..!!


Setelah mengambil mayat serta kepala Serigala Berbulu Emas, Xiu Tian pun langsung melesat ke arah asal suara pertarungan yang ia yakini itu adalah suara pertarungan Duan Du dan Tu Long.


Dret..!!

__ADS_1


Wuss..!!


Wuss..!!


__ADS_2