
“Hehe,, lihatlah anggota klan kalian,” ejek musuh Yuan Ji menunjuk ke arah ketiga rekannya yang akan di hancurkan.
“Ti..Tidak..!!”
Bom bom bom..!!
Seketika tubuh ke 3 anggota klan Darah Kuno langsung meledak.
Hal tersebut membuat Yuan Ji di penuhi oleh amarah yang tidak pernah ia perlihatkan selama ia di ciptakan dari awal.
Arghhh..!!
Blush..!!
Seketika aura Yuan Ji langsung meledak, hal tersebut membuat musuh Yuan Ji terhempas cukup jauh.
Terlihat kabut darah yang muncul di sekeliling Yuan Ji, kini mulai menghilang. Bersamaan dengan itu, sosok pemuda yang mirip Yuan Ji muncul dengan wajah dingin.
“A..Ayah,” ucap Yuan Ji langsung berlutut di depan Bai Chu Ye.
Tapi sebelum Yuan Ji terjatuh, Bai Chu Ye lebih dulu menghentikannya dengan memegang lengan kanan Yuan Ji.
“Jangan menangis, ketahuilah, setiap sesuatu yang tercipta, memiliki pasangan masing-masing. Sama halnya dengan dimana ada kehidupan tercipta, maka kematian pun menjadi pasangan ahirnya.” Ucap Bai Chu Ye dengan nada tenang.
Mendengar itu, Yuan Ji merasakan kehangatan dan menjadi tenang.
Bruk..!!
Melihat Yuan Ji tenang, Bai Chu Ye pun langsung memukul pundaknya hingga membuatnya pingsan.
Tak lama, pandangan Bai Chu Ye mengarah ke musuh Yuan Ji yang kini menerjang ke arahnya.
“Mati,” teriak sosok berjubah merah yang kini mengayunkan pedangnya, bukan hanya itu saja, terlihat wujud Roh di atas sosok berjubah merah ikut mengayunkan senjatanya.
Blush..!!
Dret..!!
Boomm..!!
“I..Ini,” ucap sosok berjubah merah yang terlihat melototkan matanya saat melihat area sekelilingnya.
Baru kali ini ia melihat sebuah Roh tanpa wujud, dan Roh Bai Chu Ye adalah kabut darah, dan semua kabut darah yang ada sekelilingnya ini bisa membentuk apapun kehendak pemiliknya.
Dan kini serangan sosok berjubah merah telah di tahan oleh wujud Raksasa membentuk kabut.
Wuss..!!
Tanpa banyak bicara, Bai Chu Ye pun menggerakkan tangannya dan seketika jutaan pasukan kabut darah pun tercipta.
“Kau ingin tersiksa seperti apa?” Tanya Bai Chu Ye dengan nada dingin.
Glek..!!
__ADS_1
Saat mendengar nada suara Bai Chu Ye, seketika sosok berjubah merah mundur tanpa sadar.
Bukan hanya dirinya saja, keempat rekannya yang kini tidak mampu bergerak akibat di tahan oleh kabut darah, langsung berkeringat dingin.
Melihat musuhnya diam, Bai Chu Ye pun kembali menggerakkan tangannya.
Wuss..!! Wuss..!!
Crash crash crash..!!
Argh..!! Argh..!!
Seketika jutaan pasukan kabut darah Bai Chu Ye pun langsung berubah kembali menjadi kabut darah dan melesat kesana kemari menyayat-nyayat tubuh kelima bawahan Pemimpin Tertinggi Menara.
Terlihat saat akan mencapai tubuh target, kabut darah mulai membentuk tubuh manusia berbentuk kabut lalu mengayunkan pedang yang tercipta di tangan mereka. Itu terus terjadi, dan lolongan teriakan terdengar semakin menggema tanpa ada jeda.
...
Semua penghuni Alam Celestial yang ada di satu Benua. Mereka yang melihat kejadian di tersebut dengan mata telanjang, tanpa sadar bergidik ngeri akan kekejaman Bai Chu Ye.
Tapi di satu sisi mereka juga merasakan kehangatan akan apa yang Bai Chu Ye lakukan. Karena jika orang yang di bunuh adalah keluarga mereka, mereka pun pastinya akan melakukan hal yang sama dengan apa yang Bai Chu Ye lakukan.
5 menit berlalu.
Kini sudah tidak terdengar lagi suara teriakan. Bai Chu Ye pun terlihat muncul di depan perisai yang di buat oleh Yuan Ji bersama anggota klan Darah Kuno.
Jlep..!!
Krak krak..!!
Hanya dengan jentikan jari, seketika perisai tersebut langsung hancur.
“Bagi kalian yang ingin ikut, maka masuklah ke dalam portal itu dengan teratur. Tapi bagi yang tidak ingin meninggalkan tempat kelahiran mereka, maka tinggallah. Akan tetapi aku tidak akan menjamin keselamatan kalian lagi,” ucap Bai Chu Ye dengan nada datar.
Mendengar itu, ratusan juta penghuni Alam Celestial pun saling melirik satu sama lain.
Dan tidak butuh waktu lama, beberapa dari mereka terlihat langsung memasuki portal tanpa ragu.
Melihat itu, setiap orang pun mulai masuk tanpa ragu setelah ada yang pertama masuk. Hingga semuanya masuk tanpa menyisakan siapapun.
...
Bai Chu Ye yang melihat itu pun langsung membangunkan Yuan Ji.
Urgh..!!
“Ayah, kenapa kau membuatku pingsan?” Tanya Yuan Ji.
Bai Chu Ye hanya diam saja, terlihat tubuhnya mulai pudar. “Tunggu paman ku mendatangi mu Yuan Ji. Tidak lama. Lagi ia akan datang.” Ucap Bai Chu Ye langsung menghilang menjadi kabut darah dan masuk ke dalam tubuh Yuan Ji.
Melihat itu, Yuan Ji pun hanya bisa menghela nafas dan merasa lemah sehingga terpaksa menggunakan metode terahir, yaitu membangkitkan darah inti yang Ayahnya tanam di dalam dirinya untuk memanggil jiwa penuh ayahnya.
...
__ADS_1
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Tidak sampai 10 menit, Duan Du, Tu Long, Han Liu dan Peng He pun muncul tidak jauh dari Alam Celestial tempat Yuan Ji berada.
Saat melihat dan merasakan tidak ada jejak kehidupan, serta bekas pertarungan. Wajah Duan Du dan yang lainnya pun memasang wajah jelek.
“I..Ini, apakah kita terlambat?” Ucap Tu Long melirik ke arah Duan Du dan yang lainnya.
“Aku tidak tahu, di sana ada aura kehidupan, ayo kita dekati,” ucap Duan Du.
Dret..!! Wuss wuss..!!
Tap tap..!!
“Eeh,, Ye'er?” Ucap Duan Du dan Tu Long langsung terkejut saat melihat sosok yang mirip dengan Bai Chu Ye.
Tapi setelah mendekati dan merasakan auranya. Duan Du pun sadar jika sosok di depannya ini bukanlah keponakannya, melainkan Boneka yang mereka ingin datangi.
Tap tap..!!
“Salam Kakek, aku adalah Yuan Ji, putra dari orang yang kakek sebut tadi.” Ucap Yuan Ji langsung membungkukkan kepalanya untuk memberikan rasa hormat.
Tapi dengan cepat Duan Du dan Tu Long muncul di samping Yuan Ji.
“Tidak perlu terlalu sopan, dan langsung saja, karena kita adalah anggota keluarga, maka aku butuh informasi.” Ucap Duan Du langsung bertanya.
Yuan Ji langsung menjawab semua pertanyaan Duan Du dengan rinci.
Tak lama setelah itu, Duan Du dan yang lainnya kembali melanjutkan perjalanan, kini tujuan mereka mengarah ke Barat, arah yang di tuju oleh Bai Han dan Bo Wuhan.
***
Dret..!!
Tap tap..!!
“Bagaimana? Apakah sudah selesai?” Tanya Xiu Bai yang muncul bersama putra keduanya.
“Sudah ayah, kini Yuan Ji telah pergi bersama paman Du, paman Tu dan yang lainnya,” jawab Bai Chu Ye.
“Untuk yang lain, apakah tidak ada yang hendak memanggilmu?” Tanya Xiu Bai.
“Hemm..!! Aku rasa ayah tahu jawabannya, karena aku merasa saat jiwaku muncul di tempat Yuan Ji, ayah sedang mengawasiku. Itu artinya kesadaran ayah mungkin mencakup seluruh Alam Celestial ini.” Jawab Bai Chu Ye.
Xiu Bai pun langsung mengacak-ngacak rambut putranya. “Hoho,, ayah tidak bisa menutupinya ya, tapi ayah tidak bisa menggunakan kekuatan ayah yang sebenarnya di sini. Karena akan membahayakan kalian semua jika musuh-musuh ayah yang ada di Alam Dewa berdatangan.” Ucap Xiu Bai dengan nada tenang.
“Hemm..!! Begitu, jadi ayah tahu siapa sosok yang menghancurkan Alam Celestial Yang terlupakan bukan?” Tanya Bai Chu Ye kini melirik ayahnya.
“Tubuh dan jiwa mereka berbeda, untuk tubuh, itu adalah tubuh milik Dewa Iblis Serigala Ungu, Zi Lang dan jiwanya, ayah masih belum bisa menebaknya secara pasti. Tapi ayah menduga jika Jiwa itu berasal dari Alam Dewa,” jawab Xiu Bai.
“Dan juga, ada dua sosok yang kini sedang ayah lacak. Semoga saja mereka bukan musuh, karena kedua sosok ini tidak berasal dari Alam Celestial manapun,” sambung Xiu Bai.
__ADS_1
Kini pandangan Xiu Bai pun mengarah ke arah kejauhan, Xiu Bai juga saat ini sedang melacak dimana sosok Zi Lang yang sesungguhnya. Ia sadar jika salah bergerak, maka ancamannya adalah anggota keluarganya.