
Tangan Duan Du pun terangkat ke atas. “Makanan pembuka kalian sudah boleh di nikmati, jangan sisakan satupun dari mereka,” perintah Duan Du yang masih terlihat menyeringai licik.
Kiaakk..!! Kiaakk..!! Wuss wuss..!!
Dalam sekejap ribuan bayangan milik Duan Du langsung mengepung musuh mereka.
Terlihat jelas ribuan bayangan berebutan dalam mencabik-cabik musuh mereka, tanpa bisa melakukan perlawanan.
Tidak butuh waktu beberapa menit, setelah semua musuh musnah tanpa sisa, Duan Du pun kembali bergerak bersama bayangannya mengikuti pergerakan Tu Long.
***
Sementara Tu Long yang mengejar ke 5 Jendral milik Gu Siujin, kini terlihat berhasil.
Saat ini Tu Long menyeringai lebar ke arah ke 5 jendral tersebut.
“Khehe,, mari kita selesaikan ini dengan cepat,” ucap Tu Long.
Krak krak..!!
Tanpa basa basi, Tu Long pun berubah ke mode Berseker.
Bersamaan dengan itu, ke 5 musuh yang melihat Tu Long akan berubah, merasakan perasaan bahaya dan langsung melesat ke arah Tu Long.
“Jangan biarkan dia berubah,” teriak Jendral pertama.
Dret..!! Wuss wuss..!!
2 dari musuh terlihat sampai lebih dulu dan langsung mengayunkan senjata mereka yang telah di aliri oleh energi.
Slash..!! Slash..!!
“Mati,” teriak jendral kedua dan ketiga serempak.
Bomm..!!
Namun bukannya mengenai Tu Long, malah muncul dua bayangan dari tubuh Tu Long dan langsung menghadang serangan tersebut, agar tidak melukai Tu Long yang saat ini dalam perubahan.
Blush..!!
Bersamaan dengan suara ledakan terdengar, Tu Long yang menyelesaikan perubahannya, kini dengan cepat menerjang ke arah Jendral ke 3.
Wung..!!
__ADS_1
Karena jendral ke 3 saat ini pokusnya mengarah ke bayangan yang muncul, ia pun tidak sadar jika sebuah tinju muncul tepat mengarah ke wajahnya.
Bomm..!!
Kekuatan tinju tersebut sangat kuat, saking kuatnya, kepala jendral ke 3 langsung hancur tanpa sisa.
Melihat rekannya mati dalam sekejap, bukannya takut, jendral ke 2 malah di penuhi amarah.
Bukan hanya dia saja, melainkan ke 3 jendral yang tersisa.
“Sialan, akan ku bunuh kau,” teriak ke 4 Jendral kini langsung menerjang Tu Long.
Tu Long tentu tidak akan mampu menahan semua serangan tersebut dan salah sedikit, ia bisa terluka, walau dalam keadaan mode berseker.
Dengan cepat Tu Long melesat ke arah bangunan yang ada di sisi Timur.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Bom.bom...!!
Bersamaan dengan kaburnya Tu Long, beberapa serangan energi, terlihat terus menerus memborbardir Tu Long. Namun tidak ada yang mengenainya.
Tap tap..!!
Terlihat jendral ke 4 muncul di belakang Tu Long dengan kapak terayun.
“Mati kau,” teriak jendral ke 4.
Sret..!!
Bom...!!
Tu Long dengan cepat menggeser tubuhnya dengan seringai lebar.
“Khehe,, di sini adalah tempat yang cocok untuk membunuh kalian satu persatu,” kekeh Tu Long dan merasa bisa menang jika bertarung di medan sempit seperti ini, karena tidak akan bisa di kepung lagi.
Tanpa basa basi, Tu Long pun memberikan serangan balasan menggunakan Tinjunya ke perut jendral ke 4.
Tepat saat Tinju Tu Long akan mengenai musuhnya.
Sebilah pedang energi melesat dari arah kanannya melalui celah sempit.
__ADS_1
Dengan cepat Tu Long melayang lalu memutar tubuhnya. Namun tinju Tu Long tetap melaju.
Bam..!!
Namun itu memberikan waktu bagi jendral ke 4 untuk menyilang kapak besarnya. Alhasil, serangan Tu Long pun di tahan.
Tap tap..!!
Tidak lama setelah itu, muncul jendral ke 2 dari arah kanan sembari menatap Tu Long.
“Akan ku hancurkan tubuhmu dengan pedangku,” ucap jendral ke 2 dengan nada dingin.
Tu Long pun hanya memiringkan sedikit kepalanya di sertai senyuman lebar.
“Lakukan jika kau mampu,” ejek Tu Long.
Dret..!!
Jendral ke dan ke 4 pun langsung melesat ke arah Tu Long.
Tu Long terlihat tidak bergerak sama sekali, karena saat ini ia mengedarkan energinya untuk merasakan dimana 2 musuh yang tersisa.
Saat merasakan ke 2 musuh yang tersisa hendak menghancurkan bangunan-bangunan di sekelilingnya.
Tu Long pun langsung melakukan manuver ke atas, lantaran di saat itu dua senjata musuh hendak menusuknya.
Dari atas, di saat Tu Long masih melayang dengan cepat Tu Long mengayunkan tangan kirinya ke arah yang terlemah dan tinjunya ke arah musuh terkuat.
Wung..!!
Slash..!!
Jendral ke 2 dan ke 4 yang mendongakkan kepala mereka ke atas pun tak mau kalah dan malah ikut mengayunkan senjata mereka juga.
Trank..!! Bom bom..!!
Uhuk..!!
Terlihat salah satu dari kedua musuh Tu Long, langsung terhempas ke bawah hingga menciptakan kawah kecil, akibat beratnya serangan Tu Long.
Sementara satunya hanya terhempas biasa.
Memanfaatkan celah tersebut, Tu Long yang masih melayang, langsung melesat ke arah Jendral ke 4 yang kini berusaha bangkit.
__ADS_1
Wuss..!! Crash..!!