Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Mengambil umpan Untuk Menjebak Musuh


__ADS_3

Tujuan Xiu Bai menghancurkan kota yang ada di depannya ini adalah untuk memprovokasi Iblis Neraka.


***


Wuss wuss..!!


“Kakak, apa kita tidak istirahat dulu? Ini sudah yang ke 2000, kota yang telah kita hancurkan,” tanya Bai Da Xing terlihat sedikit kelelahan.


Bai Da Xing bukan kelelahan akibat kehabisan energi, melainkan ia lelah secara fisik dan mental, lantaran terus menerus bergerak tanpa henti.


Tap tap..!!


“Apa yang kau katakan benar Ye'er, jika semua area yang kita tuju dan hancurkan, telah di pasangi sebuah energi yang tidak mampu kita ketahui.” Ucap Bai Han.


“Lalu energi tersebut secara perlahan masuk ke dalam tubuh kita, dan mulai menganggu pikiran kita secara perlahan-lahan.” Sambung Bai Han terlihat merenung.


Tak lama setelah menundukkan kepalanya, pandangan Bai Han pun melirik ke arah Bai Da Xing dan Lan Yuheng yang sudah duduk dengan santai.


Mereka terlihat sangat menikmati istirahat mereka, hingga tanpa sadar mereka berdua terlelap.


“Energi yang mengandung racun pelumpuh,” ucap Bai Chu Ye.


Tap tap..!!


“Kakak bantu Yuheng, biarkan Ye'er yang akan membantu Da Xing,” ucap Bai Chu Ye langsung muncul di belakang Bai Da Xing.


Bai Han pun dengan cepat bergerak ke arah Lan Yuheng.


Dret..!!


Namun baru saja mereka ingin mengalirkan energi mereka masing-masing ke tubuh Bai Da Xing dan Lan Yuheng.


Tatapan Bai Han dan Bai Chu Ye pun mengarah ke dua arah yang berbeda.


“Keluarlah, aku tahu kalian semua ada di sana,” ucap Bai Han dengan nada dingin.


Dret..!!


Wuss wuss wuss..!!


“Hoho,, indra yang sangat tajam, padahal kami sudah menyembunyikan aura kami dengan sangat baik,” ucap sosok Monster berkepala Serigala Merah.


Ia adalah salah satu bawahan langsung Lang Ge, kekuatannya juga terbilang cukup mengerikan.


“Akhirnya yang asli datang juga, kau tahu, kami sudah bosan melakukan akting dari awal menghancurkan Kota-kota buatan serta para budak yang sebenarnya telah mati, namun karena di kendalikan, mereka seolah-olah terlihat seperti hidup.” Ucap Bai Da Xing langsung bangkit.


Tap tap..!!


“Hoho,, bagaimana? Aku hebat bukan dalam menipu?” Sambung Lan Yuheng ikut bangkit, sambil mengeluarkan seutas senyum lebar.


“Ka..Kalian,” ucap sosok bawahan Lang Ge, wajahnya terlihat di penuhi amarah, lantaran bukan musuh yang masuk ke dalam jebakan, tapi ia dan semua bawahannya.


“Apa yang kalian tunggu, cepat habisi mereka semua,” teriak bawahan Lang Ge yang di penuhi kebencian serta aura membunuh.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Dengan cepat semua monster berkepala Serigala merah langsung menerjang ke arah Bai Han, Bai Chu Ye , Lan Yuheng dan Bai Da Xing.

__ADS_1


Melihat itu, dengan cepat Bai Chu Ye berubah menjadi kabut darah dan melesat ke arah pemimpin mereka.


Dret..!!


Bai Han tak mau kalah, ia dengan cepat menyusul adiknya, namun arah yang ia tuju adalah ke semua monster yang menurut Bai Han paling membahayakan kedua saudaranya nanti.


Melihat Bai Chu Ye dan Bai Han bergerak, Lan Yuheng dan Bai Da Xing pun saling memandang satu sama lain.


“Kiri atau kanan?” Tanya Lan Yuheng yang sempat-sempatnya bicara saat musuh sudah mulai mendekat.


“Yang mana saja boleh kak, karena mereka semua pada akhirnya akan hancur,” jawab Bai Da Xing di sertai seutas senyum penuh semangat.


Blush..!!


Blush..!!


“Jika begitu, kita mulai dari belakang,” ajak Lan Yuheng langsung mengeluarkan energi petirnya dan tubuhnya kini di selimuti oleh petir seutuhnya.


Bukan hanya Lan Yuheng, Bai Da Xing pun melakukan hal yang sama, ia kini di selimuti oleh energi unik.


“Si sialan bodoh ini, tadi katanya kiri atau kanan, tapi ia memilih belakang,” umpat Bai Da Xing terlihat kesal, lantaran ia hendak menyerang ke arah kanan, dimana tempat kakaknya Lan Yuheng berada.


Dret..!!


Dengan cepat Bai Da Xing mengubah arahnya dan langsung mengikuti kakaknya Lan Yuheng.


Wuss..!!


Lan Yuheng yang sudah menerjang dengan kepalan tangan di aliri petir. Langsung mengayunkan tinjunya ke bawah, dimana musuh berada.


“Mati,” teriak Lan Yuheng.


Bom bom bom..!!


Ledakan yang cukup besar seketika terdengar.


Area di sekitar ledakan juga ikut terkena dampaknya.


Wung..!!


Namun itu masih belum berahir, Bai Da Xing yang melihat target mereka masih ada yang selamat, kini muncul di balik asap kabut tebal.


Slash..!! Slash..!!


Slahs..!! Slash..!!


Bruk bruk..!!


Semua monster kepala Serigala Merah yang bertahan hidup, langsung terjatuh dengan tubuh terpotong-potong.


“Berapa kak?” Tanya Bai Da Xing kini melirik kakaknya.


“Hanya ada 8 yang mati,” jawab Lan Yuheng


Wuss..!!


Dengan santai Lan Yuheng membungkukkan badannya di saat sebilah pedang hampir menusuk punggungnya dari belakang.


Slash..!!

__ADS_1


Bruk..!!


Bersamaan dengan Lan Yuheng membungkukkan badan, Bai Da Xing pun langsung memainkan perannya sebagai eksekusi terahir.


“sudah 9,” ucap Bai Da Xing sambil melirik musuhnya yang berdatangan secara beramai-ramai.


“Satu, dua, tiga,” bukannya melakukan persiapan, Lan Yuheng dan Bai Da Xing malah sibuk menghitung jumlah musuh yang terus mendatangi dan mengepung mereka.


Anehnya lagi, semua monster yang mendatangi Bai Da Xing serta Lan Yuheng, hanya diam saja, mereka tidak langsung menyerang. Entah mereka semua bodoh atau bagaimana.


“72,” ucap Bai Da Xing sambil melirik kakaknya.


“Di bagian kanan, ada 60, jadi total 132,” sambung Lan Yuheng.


“Apa kau ada ide bagaimana cara menghadapi mereka tanpa terlalu banyak mengeluarkan energi kak?” Tanya Bai Da Xing.


“Tentu ada,” jawab Lan Yuheng dengan santai.


“Caranya?” Tanya Bai Da Xing dengan nada penuh semangat.


“Kau tahu, karena ide ini aku ambil darimu, yaitu kita giring saja mereka ke tempat Tuan muda Ye berada,” jawab Lan Yuheng tersenyum tipis.


Pandangan Lan Yuheng pun mengarah ke Bai Chu Ye. “Lihatlah, aku yakin jika mereka semua terkena kabut darah Tuan muda Ye, maka mereka semua akan jadi abu.” Tunjuk Lan Yuheng.


Bai Da Xing yang awalnya penuh semangat, seketika memasang wajah cemberut. Tapi ia juga tidak bisa mengelak, lantaran rencana Lan Yuheng adalah yang paling bagus kali ini.


“Baiklah jika begitu, karena kakak punya bakat dalam meniru, maka tiru saja semua yang dulu Tuan Duan Du katakan dalam memprovokasi musuh, aku yakin mereka semua pasti akan cepat terpancing.” Ucap Bai Da Xing.


“Enak saja kau memberikan kakak mu perintah, kini bagianmu dalam bertindak, tadi itu sudah menjadi bagianku,” dengus Lan Yuheng.


Bai Da Xing yang awalnya ingin santai, kembali memasang wajah cemberut. “Huh,, dasar tidak berperasaan,” dengus Bai Da Xing sembari melesat ke udara.


Dret..!!


Wuss..!! Wuss..!!


***


Wung..!!


Duaarr..!!


Bom bom..!!


Terlihat kabut darah yang membentuk sebuah angin topan dan melesat ke arah sosok Monster Serigala Merah, langsung bentrok dengan puluhan bilah cakar Serigala.


Tap tap..!!


Sadar jika musuhnya jauh lebih kuat, dengan cepat Bai Chu Ye mundur untuk menghindari sisa bilah cakar yang mengarah ke arahnya.


Crash..!! Bom bom bom..!!


Beberapa sisa bilah cakar yang telah melewati Bai Chu Ye, kini terlihat menghancurkan pohon, bukit, hingga lembah yang cukup jauh di belakang Bai Chu Ye.


“Dia kuat, dalam bentuk kekuatan fisik, energi dan pengalaman, ia jauh melebihiku. Tapi ia tidak menggunakan kepalanya untuk berpikir dalam bertarung,” gumam Bai Chu Ye langsung tahu dalam sekali bentrokan.


“Jika begitu, aku harus memancingnya menjauhi tempat ini, karena dampaknya akan membuat Yuheng dan Da Xing nanti terluka,” gumam Bai Chu Ye yang langsung tahu bagaimana cara menghadapi musuhnya ini.


Dret..!!

__ADS_1


Wuss wuss..!!


__ADS_2